<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561</id><updated>2011-12-31T22:41:51.018-08:00</updated><category term='Lomba Andai saya menjadi Anggota DPD RI'/><title type='text'>Information and article</title><subtitle type='html'>(Education, Politics, Economics, Healty and Religion)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>165</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-1899278206012641569</id><published>2011-12-28T06:54:00.000-08:00</published><updated>2011-12-28T06:58:59.937-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lomba Andai saya menjadi Anggota DPD RI'/><title type='text'>Undang-undang Demi Kepentingan Rakyat Indonesia</title><content type='html'>Tema: Andai saya menjadi Anggota DPD RI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;Undang-undang Demi Kepentingan Rakyat Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     Seandainya Rakyat daerah memilih saya, khususnya daerah tempat saya tinggal, saya akan membuat rancangan undang-undang yang mempunyai kepentingan untuk Rakyat daerah dan mengajukannya ke DPR. Rancangan undang-undang tersebut yaitu empat objek antara lain pendidikan, perekonomian, kesehatan dan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Pertama tentang pendidikan, undang-undang yang dibuat mengenai:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Biaya pendidikan gratis untuk skala sekolah negeri hingga universitas negeri sedangkan sekolah dan universitas swasta dimurahkan untuk Rakyat yang kurang mampu atau dikatakan miskin dengan cukup menunjukan surat pengantar Rt dan Rw dan slip gaji atau surat pengantar kantor pekerja. Ini dimaksudkan agar orang yang mampu mensubsidi Rakyat yang kurang mampu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pembatasan nilai kelulusan dirubah menjadi standar 5.5. Alasan saya adalah untuk membantu bagi anak-anak sekolah melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Ada manusia tingkat kecerdasan yang terbatas pada teori ilmu pengetahuan tetapi cerdas saat praktik atau turun kelapangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menekankan nilai kelulusan untuk pelajaran agama dan atau Pendidikan Moral. Inilah yang dapat dijadikan modal dasar mental tahan KKN.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;     Berikutnya yaitu perekonomian yang diajukan undang-undangnya adalah:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menekankan pada otonomi daerah tersebut dengan mengelola sumber daya alam dan manusianya. Sebagai contoh: Daerah brebes merupakan penghasil telor asin dan bawang merah, jadi bagaimana pemerintah pusat mau membantu dengan mengenalkan atau membuat istimewa daerah itu dengan hasil bumi tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat peraturan untuk penanam modal dari luar daerah dan dari daerah tersebut. Ini bisa dijadikan sumber utama pendapatan daerah tersebut, mungkin bisa dari pajak dan sumber daya manusia. Peraturan tersebut mengenai kemudahan birokrasi atau dikenal dengan perizinan, ketenagakerjaan, pengelolaan limbah, dan timbal balik untuk daerah tersebut. Misalnya semua perizinan investasi dibantu oleh kepala desa, kecamatan dan Bupati tanpa dikenakan biaya birokrasi. Kemudian pemerintahan daerah memberikan beberapa peraturan yang harus dipatuhi yaitu SDM minimal 50% dari daerah bersangkutan, limbah dari PT merupakan tanggung jawab perusahaan, mematuhi adat istiadat setempat, warga diberikan ruang untuk berusaha di dalam ataupun di luar lingkungan perusahaan dan pajak yang dikenakan daerah sekian persen sesuai kesepakatan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;     Selanjutnya lingkungan dan kesehatan. Undang-undang ini dapat dikenai untuk semua yang berada di daerah tersebut. Peraturan yang saya ajukan ini diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menentukan jalan provinsi dan jalan utama daerah. Ini dimaksudkan untuk menghindari polusi dari kebisingan suara dan asap kendaraan bermotor.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membatasi kendaraan yang berlalu-lalang di jalan utama daerah tersebut kecuali jalan-jalan provinsi dimana proses masuk dan keluar akses daerah tersebut dan menjadikan kendaraan bukan bermotor seperti sepeda, becak atau dokar, bisa juga pejalan kaki, digunakan saat kegiatan rutin sehari-hari. Ini dibuat agar menghindari kemacetan yang mungkin terjadi akibat penambahan kendaraan dan dapat mengurangi tingkat polusi dan tingkat kecelakaan di daerah tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menentukan tingkat pembiayaan kesehatan bagi Rakyat daerah tersebut menjadi tiga klasifikasi yaitu kurang mampu, berkecukupan dan sangat mampu. Bagi rakyat yang kurang mampu biaya kesehatan dikenakan gratis tanpa pembedaan biaya tetapi dengan menunjukan surat jaminan atau surat keterangan dari Rt dan rw saja cukup. Untuk yang berkecukupan biaya yang dikenakan 50% dan harus menunjukan surat keterangan dari kecamatan. Sedangkan untuk warga yang sangat mampu dikenakan 100%, dengan alasan dapat mensubsidi warga yang tidak mampu dan berkecukupan tersebut.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;     Demikianlah ajuan perundang-undangan saya ke DPR seandainya saya menjadi Anggota DPD RI.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-1899278206012641569?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/1899278206012641569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=1899278206012641569' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1899278206012641569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1899278206012641569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2011/12/undang-undang-demi-kepentingan-rakyat.html' title='Undang-undang Demi Kepentingan Rakyat Indonesia'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-8784350158250824123</id><published>2009-09-26T22:09:00.000-07:00</published><updated>2009-09-26T22:16:32.988-07:00</updated><title type='text'>28 yr Mom discovers Cellphone Secret and makes $ 5.874 overnight</title><content type='html'>A friend told Sarah about the Cellphone Secret website.&lt;br /&gt;"I couldn't believe it at first, but then I made real money with it." Now she is showing her grand-father the tricks ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Is the Cellphone Secret making millionaires overnight? For Mary Steadman it almost is. Mary, a 28 year old housewife, was waiting for her husband to call when she accidentally discovered a Cellphone Secret that wireless companies have tried to keep confidential for a long time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She explains: "After I found the 'glitch' I was making $ 5.874 overnight. I was so excited when my husband came home and I showed him. He didn't believe me at first, but now that we make a steady extra-income with it he is more than convinced. He even thinks about quitting his computer job and doing it full-time with me." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mary's story sounds almost to good to be true. We investigated her claims and found out that the rapidly growing wireless industry has indeed created a 'secret opportunity' that has a tremendous income potential. Especially, during the Recession the smartphone industry remains strong and keeps growing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What everybody is asking now. What exactly is the Secret?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flooded by constant requests about the secret Mary has asked her husband to help her. Together, they setup a website (Cellphone Glitch) where they explain all the background informations and reveal the secret. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarah from Nevada was one of the first to hear about the webpage from a close friend. "At first I couldn't believe it, but then I made real money with it"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Is it only a matter of time before the 'glitch' gets fixed? There certainly is an urge to react now, as more and more people are finding out about this. It won't be long before the once closed-keeped secret is known to everybody. Mary advices everybody to "hop on the band-wagon now before the good times are over"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-8784350158250824123?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.bidvertiser.com/bdv/bidvertiser/bdv_ref.dbm?Ref_Option=pub&amp;Ref_PID=101909' title='28 yr Mom discovers Cellphone Secret and makes $ 5.874 overnight'/><link rel='enclosure' type='' href='http://aff.primaryads.com/t.asp?id=16142&amp;e=37406&amp;subid=ct8pzd' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/8784350158250824123/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=8784350158250824123' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8784350158250824123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8784350158250824123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2009/09/28-yr-mom-discovers-cellphone-secret.html' title='28 yr Mom discovers Cellphone Secret and makes $ 5.874 overnight'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-8090581668133670930</id><published>2008-11-17T05:50:00.000-08:00</published><updated>2008-11-17T05:55:35.028-08:00</updated><title type='text'>Siapa Gurumu?</title><content type='html'>Sehabis sholat maghrib. Di masjid saya bertemu seorang anak muda yang&lt;br /&gt;marah berat ketika laptopnya diambil pencuri. Dia mengajak saya&lt;br /&gt;mencari pencuri tersebut. Setelah bercerita panjang lebar, ingin&lt;br /&gt;mencelakakan pencuri laptopnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya katakan padanya, "Siapa gurumu yang mengajarkan dirimu untuk&lt;br /&gt;mencintai laptopmu itu sehingga begitu sangat membenci pada pencuri&lt;br /&gt;itu, padahal dia juga hamba Alloh? Bukankah gurumu yang telah&lt;br /&gt;mengajarkan kebencian itulah yang sepatutnya dipidana?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu tak menjawab dan pergi begitu saja. Entah siapa yang&lt;br /&gt;dicarinya, pencuri laptopnya atau gurunya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Cinta,&lt;br /&gt;agussyafii&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-8090581668133670930?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.bidvertiser.com/bdv/bidvertiser/bdv_ref.dbm?Ref_PID=101909&amp;Ref_Option=adv&amp;source=54817688&amp;IsAd=1&amp;jloc=http%3A//bdv.bidvertiser.com/bidvertiser.dbm%3Fpid%3D101909%26bid%3D242557%26RD%3D31%26DIF%3D1%26bd_ref_v%3Dhttp%253A//ucupneptune.blogsp' title='Siapa Gurumu?'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/8090581668133670930/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=8090581668133670930' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8090581668133670930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8090581668133670930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/11/siapa-gurumu.html' title='Siapa Gurumu?'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-1140502794056833051</id><published>2008-09-08T07:13:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T07:27:19.388-07:00</updated><title type='text'>Kesadaran dan Kepastian Tidak Ada Hubungannya</title><content type='html'>Ditulis oleh: Liong Vincent Christian / Vincent Liong dan Anton Widjojo&lt;br /&gt;Tempat, Hari dan Tanggal: Jakarta, Sabtu, 6 September 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e-link tempat diskusi: &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/3965"&gt;klik disini&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/message/24648"&gt;disini&lt;/a&gt; balasan harap di cc ke alamat email vincentliong@yahoo.co.nz agar dapat cepat kami baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;+==============================+&lt;&lt;br /&gt;note: artikel ini adalah rangkuman hasil kutip-mengkutip dari banyak artikel kompatiologi berbeda, yang diurutkan ditambahkan dan disesuaikan sesuai tema yang ingin disajikan penulis.&lt;br /&gt;&gt;+==============================+&lt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       “Semenjak manusia sadar bahwa dia memiliki kesadaran diri, dan kesadaran diri adalah sesuatu yang pasti, maka manusia menganggap semua ilmu pengetahuan harus dibangun atas dasar kepastian. Sehingga semua pengetahuan yang didapat dari pengalaman dan dan ketidak pastian tidak dapat dipandang sebagai ilmu.&lt;br /&gt;       Tetapi jangan lupa kesadaran diri dan pengalaman tidaklah ada hubungannya. Pengalaman akan menghasilkan pemahaman yang berbeda bagi tiap individu. Jadi pengetahuan yang didapat dari pengalaman tidak dapat dengan begitu saja dikatakan benar atau salah dengan memakai metode kepastian.”&lt;br /&gt;(dikutip dari bagian Pendahuluan dari e-book “Kompatiologi Logika Komunikasi Empati”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang memilih jalan hidup sebagai orang kebanyakan (95%) tidak secara otomatis dapat dipastikan memiliki kewarasan, mengikuti norma dan peraturan yang berlaku.&lt;br /&gt;Menjadi orang yang memilih jalan hidup yang berbeda dari kebanyakan orang (5%) tidak secara otomatis bisa dipastikan tidak memiliki kewarasan, tidak mengikuti norma dan peraturan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang gila adalah orang yang tidak menyadari kegilaannya, sehingga kegilaan tersebut dapat muncul dengan tidak terkontrol; Kalau seseorang telah mampu menyadari adanya kegilaan-kegilaan yang dimilikinya, maka tentunya orang tersebut tidak akan melampiaskan kegilaannya di sembarang waktu dan tempat. Dia hanya melampiaskannya pada tempat-tempat tertentu, di mana suatu kegilaan dapat dilampiaskan tanpa merugikan pihak lain di luar diri kita. Sebab jika pelampiasan kegilaan dilakukan pada waktu dan tempat yang salah, maka dapat merugikan pihak lain, yang menimbulkan konsekwensi; orang lain tersebut akan merespon dengan membalas merugikan diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umpamanya pada sebuah kehidupan di dunia malam dimana aturan budaya yang berlaku melekat pada peran masing-masing individu di dalamnya;&lt;br /&gt;Seorang konsumen mempunyai Hak dapat bertingkah sesuai dengan kemauannya, yang jika dilakukan di luar wilayah kehidupan malam, tindakan itu dapat disebut melecehkan, pada para wanita/pria penghibur di dalam ruangan tsb; dengan Kewajiban membayar sesuai tarif yang berlaku.&lt;br /&gt;Seorang wanita/pria penghibur memiliki Kewajiban untuk menerima perlakuan konsumen Tanpa Memiliki Hak untuk menolak atau menunjukkan ketidaksenangannya; dengan konsekwensi positifnya wanita/pria penghibur tsb memiliki Hak atas bayaran uang dari konsumen sesuai tariff yang berlaku.&lt;br /&gt;Dan para pelayan yang bekerja di dunia malam berKewajiban menghidangkan minuman dan membersihkan sisa-sisa minuman tamu, tetap bertingkahlaku selayaknya orang yang bekerja di wilayah 95% seperti layaknya sopan-santun pegawai; para pelayan Tidak berHak untuk marah terhadap resiko bila terlecehkan oleh orang mabuk, keuntungannya mereka berHak mendapatkan upah yang lebih dibandingkan mereka menjadi pelayan di wilayah 95%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelanggaran aturan terjadi bilamana; Seorang konsumen tidak melaksanakan Kewajibannya membayar sesuai tarif yang berlaku, Seorang wanita/pria penghibur dan pelayan marah karena dilecehkan konsumen. Seorang wanita/pria penghibur menghalangi konsumen dalam memaksimalkan Hak-nya untuk melecehkan si wanita/pria penghibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturan budaya yang melekat pada masing-masing peran di kehidupan dunia malam baik kepada; si konsumen, si wanita/pria penghibur maupun si pelayan menginjinkan setiap individu untuk memaksimalkan Hak-nya selama masih melunasi Kewajibannya masing-masing. Si konsumen boleh merayu si wanita/pria penghibur dan membuatnya mabuk agar kehilangan kontrol dan bisa dimaksimalkan untuk dipermainkan lebih jauh. Si wanita/pria penghibur bisa berusaha merayu si konsumen agar membeli service yang lebih sehingga mendapatkan uang tips dan uang jasa yang lebih dari kesepakatan sebelumnya. Si pelayan bisa memberikan pelayanan misalnya; pemesanan minuman yang cepat, membersihkan meja dari sampah atau berprilaku lebih ramah dan ‘ringan tangan’ (suka membantu) agar mendapatkan uang tips yang lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan yang sama dari semuanya adalah aturan tentang fairness. Siapa yang mendapatkan lebih dituntut lebih dan siapa yang mendapatkan kurang dituntut kurang, itulah yang disebut kesepakatan yang fair. Untuk mendapatkan Hak-nya seseorang harus melakukan Kewajiban-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala kesepakatan antar peran masing-masing individu di dalam dunia malam hanya berlaku di dalam ruangan itu saja dan saat itu saja. Mungkin saja ketika masing-masing individu keluar dari ruangan, kembali ke dunianya masing-masing, satu sama lain mereka menjadi tidak saling kenal, seolah-olah tidak pernah bertemu, tidak ada yang pernah terjadi. Kesepakatan budaya ala dunia malam hanya berlaku di dalam ruangan itu saja dan saat itu saja, di luar masing-masing individu kembali menjadi manusia 95% dengan norma, aturan, dan sopan santun yang berlaku di masyarakat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau seorang supir Bajaj memukul seorang polisi, lalu seorang polisi membalas dengan menangkap supir Bajaj tersebut, maka bisa saja terjadi “korps”(persaudaraan seprofesi) yaitu para supir Bajaj tersebut akan bersama-sama mengeroyok polisi yang menangkap supir Bajaj tersebut tanpa mencari tahu sebab-musebab asal-usulnya permasalahan.&lt;br /&gt;Jikalau seorang Polisi menyalahgunakan kekuasaannya kepada seorang anggota “masyarakat” (yang bukan anggota korps polisi), lalu orang tersebut melapor ke kantor tempat polisi tersebut bertugas, maka bisa saja terjadi bilamana anggota masyarakat tsb malah akan dikerjai oleh “rekan sejawat” si polisi yang melakukan kesalahan. Tindakan yang tepat untuk dilakukan oleh anggota masyarakat tersebut adalah melaporkan pelanggaran tsb kepada yang lebih tinggi posisinya misalkan ke polisi militer.&lt;br /&gt;Jikalau seorang dokter melakukan malpraktek dan si korban mengadukannya ke rumahsakit tempat dokter tersebut bertugas, maka bisa saja terjadi para rekan sejawat si dokter yang melakukan malpraktek akan mati-matian menutupi kesalahan rekan sejawatnya. Tindakan yang tepat untuk dilakukan oleh si korban adalah mengadukan kasus tsb ke lembaga bantuan hukum yang menangani kasus malpraktek atau mengadukan hal tsb ke badan yang mengawasi kode etik kedokteran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepolisian memiliki peran sebagai Polisi Hukum Masyarakat; Kedokteran memiliki peran sebagai Polisi Kesehatan Masyarakat; dan Psikologi memiliki peran sebagai Polisi Superego Masyarakat. Tiap bidang kegiatan professional yang memiliki perannya sebagai “Polisi” terhadap suatu bidang di masyarakat, sudah seharusnya juga memiliki “Polisi Militer”-nya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I * Ketika orang mulai beranggapan bahwa “kesadaran berhubungan dengan kepastian”;&lt;br /&gt;II * Ketika “fair-ness” tidak dijalankan (Siapa yang mendapatkan lebih dituntut lebih dan siapa yang mendapatkan kurang dituntut kurang, itulah yang disebut kesepakatan yang fair);&lt;br /&gt;III * Ketika suatu jenis kegiatan professional yang memiliki perannya sebagai “Polisi” terhadap suatu jenis bidang kegiatan di masyarakat, tidak memiliki “Polisi Militer”-nya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ketiga hal ini terjadi bersamaan, maka yang tercipta adalah pemerintahan “Tiran” yang akan berakhir dengan keruntuhannya secara alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       “Akal yang diharapkan akan menghasilkan hal yang lebih baik dan bermoral, ternyata malah menghasilkan kekacauan dan kesengsaraan bagi manusia dan hanya menghasilkan keuntungan bagi kelompok atau dirinya dan tidak pernah mempertimbangkan kerugian dipihak lain. Sedangkan strategi bertujuan meminimalkan kerugian dari semua pihak.&lt;br /&gt;       Semenjak manusia sadar bahwa dia memiliki kesadaran diri, dan kesadaran diri adalah sesuatu yang pasti, maka manusia menganggap semua ilmu pengetahuan harus dibangun atas dasar kepastian. Sehingga semua pengetahuan yang didapat dari pengalaman dan dan ketidak pastian tidak dapat dipandang sebagai ilmu.&lt;br /&gt;       Tetapi jangan lupa kesadaran diri dan pengalaman tidaklah ada hubungannya. Pengalaman akan menghasilkan pemahaman yang berbeda bagi tiap individu. Jadi pengetahuan yang didapat dari pengalaman tidak dapat dengan begitu saja dikatakan benar atau salah dengan memakai metode kepastian.&lt;br /&gt;       Kini tiba pada pengertian baru, bahwa pengalaman tidak dapat menjadi tolok ukur, tetapi menghasilkan jangkauan variasi yang berskala. Ini sebenarnya sudah kita ketahui sejak dulu, tetapi tidak pernah kita sadari, seperti waktu, tidak kita sadari adalah suatu dimensi sampai Einstein mengenalkan pada kita bahwa waktu adalah dimensi. Setelah kita menyadari waktu adalah dimensi, banyak pengetahuan yang dahulu terasa benar, akhirnya kebenarannya hanya di dalam lingkup dan kondisi yang sangat sempit dan tertentu.&lt;br /&gt;       Anda mempunyai kesadaran akan adanya pilihan. Pilihan ada di tangan anda. Tetap tinggal di kepastian, atau berani mengalami realita baru dalam hidup anda.”&lt;br /&gt;(dikutip dari bagian Pendahuluan dari e-book “Kompatiologi Logika Komunikasi Empati”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Download for Free (tidak perlu membership) Update Terbaru E-Book Kompatiologi&lt;br /&gt;&lt;a href="http://rapidshare.com/files/137418283/kompatiologi_logika_komunikasi_empati.pdf.html"&gt;klik ini (kompatiologi_logika_komunikasi_empati model pdf)&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://rapidshare.com/files/137418284/kompatiologi_logika_komunikasi_empati.rtf.html"&gt;2. kompatiologi_logika_komunikasi_empati model rtf&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://rapidshare.com/files/137418285/catatan_harian_seorang_pendekon_kompatiologi_andy_ferdiansyah.pdf.html"&gt;3. catatan_harian_seorang_pendekon_kompatiologi_andy_ferdiansyah model pdf&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://rapidshare.com/files/137418286/catatan_harian_seorang_pendekon_kompatiologi_andy_ferdiansyah.rtf.html"&gt;4. catatan_harian_seorang_pendekon_kompatiologi_andy_ferdiansyah model rtf&lt;/a&gt;; &lt;a href="http://rapidshare.com/files/137418287/Kitab_Angin_Kompatiologi_Juswan_Setyawan.rar.html"&gt;5. Kitab_Angin_Kompatiologi_Juswan_Setyawan model rar&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-1140502794056833051?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.bidvertiser.com/bdv/bidvertiser/bdv_ref.dbm?Ref_PID=101909&amp;Ref_Option=adv&amp;source=54817688' title='Kesadaran dan Kepastian Tidak Ada Hubungannya'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/1140502794056833051/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=1140502794056833051' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1140502794056833051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1140502794056833051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/09/kesadaran-dan-kepastian-tidak-ada.html' title='Kesadaran dan Kepastian Tidak Ada Hubungannya'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-5582655508941633999</id><published>2008-09-04T06:09:00.000-07:00</published><updated>2008-09-04T06:17:18.252-07:00</updated><title type='text'>Tehnik Kepemimpinan Jawa dalam Pribadi Barack Obama</title><content type='html'>Tehnik Kepemimpinan Jawa dalam Pribadi Barack Obama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh: Vincent Liong dan Anton Widjojo&lt;br /&gt;Tempat, Hari &amp; Tanggal: Jakarta, Kamis, 4 September 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e-link tempat diskusi: &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/message/24628"&gt;di sini &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam budaya Jawa, pemimpin itu adalah karena suratan nasib, dan didukung oleh orang-orang yang ingin dipimpin oleh dirinya. Seorang pemimpin dari dalam lubuk hatinya tidak pernah ingin dan merasa layak untuk menjadi pemimpin. Bahkan untuk menghindari bahwa ia diharuskan memimpin, ia akan menceritakan segala kekurangannya, keterbatasannya, dengan harapan tidak dituntut untuk memimpin. Bilamana masyarakat tetap berkehendak agar dia yang memimpin, maka ia akan meminta bantuan dari rakyat agar dirinya dapat memimpin dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus calon presiden Amerika yang bernama Barack Obama, yang pernah mengalami sebagian masa kecil di Jakarta dan memiliki ayah tiri yang adalah orang Indonesia; tampak sekali pengaruh pola kepemimpinan budaya Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dijabarkan lebih jauh, point-pointnya sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kedaulatan Rakyat; Dalam sistem ini bagaimana rakyat itu mendaulatkan kekuasaan kepada pemimpin dengan rasa percaya, rasa kerjasama dan kompromi. Sehingga pemimpin itu bisa membawa negara bersama-sama rakyat, untuk bergerak secara terorganisasi demi mencapai cita-cita bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pemimpin itu tidak perlu menonjolkan ambisi dan kelebihannya walaupun dirinya memiliki sekian banyak kelebihan. Melainkan hanya menjalankan keinginan rakyat bukan keinginannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tanggungjawab kemajuan dan keutuhan negara bukan sekedar tanggungjawab pemimpin, melainkan tanggungjawab bersama; pemimpin dan masyarakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pemimpin juga ikut mengajak rakyat untuk memikirkan bagaimana sulitnya mengambil suatu kebijaksanaan, sehingga dengan cara demikian tidak akan pernah ada janji-janji kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pemimpin memberikan kesempatan kepada rakyat untuk memberikan ide, input; untuk pembaharuan demi kemajuan bersama. Sehingga lebih cepat terjadi pembaharuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pemimpin bisa memberikan kepada rakyatnya suatu pengharapan akan masa depan yang lebih baik, dengan adanya pengharapan maka semangat orang akan terbangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem ini membuat perjalanan seorang pemimpin dalam memimpin negara menjadi lebih mudah, persatuan kesatuan, rasa kebersamaan dan tanggungjawab dipikul bersama sehingga tidak ada saling menyalahkan lagi. Semangat berjuang membangun untuk mencapai cita-cita yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note untuk artikel Tehnik Kepemimpinan Jawa dalam Pribadi Barack Obama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan penulisan tulisan ini tidak bermaksut untuk menyatakan kesukaan atau ketidaksukaan tentang pribadi Barack Obama. Tidak juga untuk menghakimi suatu&lt;br /&gt;pelaksanaan sistem pemerintahan yang baik atau buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ditulis di judulnya yaitu Tehnik Kepemimpinan Jawa dalam Pribadi Barack Obama; maka tujuan penulisannya adalah soal "Tehnik Kepemimpinan Jawa" yang diterapkan oleh "Pribadi Barack Obama" yang dilihat polanya oleh para pengamat Barack Obama termasuk diri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan saya adalah akan muncul diskusi yang saling melengkapi mengenai analisa berbagai jenis Tehnik Kepemimpinan dan untung-ruginya ketika diterapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan saya tersebut dapat secara bebas diintepretasikan sesuai keberpihakan dan kepentingan pembaca masing-masing terhadap pribadi Barack Obama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi harap dilakukan di maillist vincentliong dan komunikasi_empati agar tidak terpencar-pencar sehingga mudah dicari benang merahnya.&lt;br /&gt;e-link tempat diskusi: &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/message/24628"&gt;klik di sini&lt;/a&gt; atau&lt;br /&gt;&lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/3945"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ttd,&lt;br /&gt;Vincent Liong&lt;br /&gt;Jakarta, Kamis, 4 September 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-5582655508941633999?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.bidvertiser.com/bdv/bidvertiser/bdv_ref.dbm?Ref_PID=101909&amp;Ref_Option=adv&amp;source=54817688' title='Tehnik Kepemimpinan Jawa dalam Pribadi Barack Obama'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/5582655508941633999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=5582655508941633999' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5582655508941633999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5582655508941633999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/09/tehnik-kepemimpinan-jawa-dalam-pribadi.html' title='Tehnik Kepemimpinan Jawa dalam Pribadi Barack Obama'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-57816936080395046</id><published>2008-07-05T11:45:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T11:46:10.850-07:00</updated><title type='text'>Wudhu lahir dan batin</title><content type='html'>Semoga bermanfaat =============== Wudhu lahir dan batin Seorang ahli ibadah bernama Isam Bin Yusuf, sangat waras dan khusyuk sholatnya. Namun, dia selalu khawatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggap lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasaikan kurang khusyuk. Pada suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim Al-Assam dan bertanya, "Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya tuan sholat?" Hatim berkata, "Apabila masuk waktu solat, aku berwudhu lahir dan batin." Isam bertanya, "Bagaimana wudhu lahir dan batin itu? " Hatim berkata,"Wudhu lahir sebagaimana biasa yaitu membasuh semua anggota badan&lt;br /&gt;&gt; &gt; dengan baik." "Setiap bacaan dan doa didalam sholat, aku paham maknanya kemudian aku ruku' dan sujud dengan tawadhu, aku bertasyahud dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas. Beginilah aku bersholat selama 30 tahun." Apabila Isam mendengar, menangislah dia karena membayangkan ibadahnya yang kurang baik bila dibandingkan dengan Hatim. Untuk munafaat kita bersama, Tolong sampaikan email ini kepada sahabat2. Sabda Nabi, ilmu itu milik Tuhan, barang siapa menyebarkan ilmu demi kebaikan, insyaAllah Tuhan akan menggandakan 10 kali kepadanya&lt;br /&gt;Sholatlah, kawan!&lt;br /&gt;Belajarlah perlahan-lahan.&lt;br /&gt;Tentunya kita tidak dilahirkan untuk langsung bisa berlari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-57816936080395046?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.bidvertiser.com/bdv/bidvertiser/bdv_ref.dbm?Ref_PID=101909&amp;Ref_Option=adv&amp;source=54817688&amp;IsAd=1' title='Wudhu lahir dan batin'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/57816936080395046/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=57816936080395046' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/57816936080395046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/57816936080395046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/07/wudhu-lahir-dan-batin.html' title='Wudhu lahir dan batin'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-6893447540993616108</id><published>2008-05-10T07:14:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T22:40:39.479-08:00</updated><title type='text'>Safe Alternatives to Breast Enhancement!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/SCWuWIroAnI/AAAAAAAAABY/OuFdGrYpo6U/s1600-h/breast.thumbnail.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/SCWuWIroAnI/AAAAAAAAABY/OuFdGrYpo6U/s400/breast.thumbnail.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5198753040179921522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;You are looking for alternatives to surgical breast augmentation, you really want to enhance your breasts; you may not be satisfied with your current size or you just want to fill your clothes so you are going to have the sexy look which is seem to the elusive object of desire for so many these days, especially with increasing numbers of women getting surgical breast augmentation nowadays! That is on one hand!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On the other hand you are not looking for the too perfect but very artificial look of breast implants. There was a time when you were in this boat, you really have to learn and accept the breast you had, and trying to live with them peacefully! But when it comes to today world, where so many invention in almost all area including the breast enhancement, thanks to the advance of modern science and technology, there are some more options that offer the same effectiveness to surgical breast augmentation. Yes, we are talking about breast enhancement pill and breast enhancement creams.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The next question is “Do breast enhancement pill and breast enhancement creams really work?” according to one site specializing in breast enhancement products the answer is in one simple word, yes! Breastenhancementguides.com as it names after provides guides to breast enhancement products. This site further explained that all these products do really work, but they do not all work Often, many of them do not work as what the products promised and what even worst they actually produce undesirable side effects, while with the ones that do work and enlarge your breasts, you will soon notice that they come with some general lifestyle guidelines you need to exercise to achieve the maximum results out of one of these products. Be a smart consumer, as sometimes the manufacturers of breast enhancement pill and breast enhancement creams they neglect to tell you that you must practice to certain lifestyle guidelines to get their formula to take effect, and some products may actually still give additional breast growth even after your body’s natural mechanisms have “shut off” the breast growth cycle.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;More according to Breastenhancementguides.com is always pair your breast enhancement pill with the breast enhancement creams. This creams actually going into your skin and delivers some effective ingredients to stimulate further your breast growth, by this way it easier for your breast enhancement pill to do its work. By combining the oral and also applying the cream, you will get optimal results as you do utilize both external and internal breast growth stimulation. To get more information about breast enhancement products review you can visit Breastenhancementguides.com!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-6893447540993616108?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://grandparagon.com/index.php/2008/05/09/safe-alternatives-to-breast-enhancement/' title='Safe Alternatives to Breast Enhancement!'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/6893447540993616108/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=6893447540993616108' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6893447540993616108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6893447540993616108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/05/safe-alternatives-to-breast-enhancement.html' title='Safe Alternatives to Breast Enhancement!'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/SCWuWIroAnI/AAAAAAAAABY/OuFdGrYpo6U/s72-c/breast.thumbnail.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-8560273955876418855</id><published>2008-05-10T07:11:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T22:40:39.573-08:00</updated><title type='text'>Bill Gates Pesan Mahasiswa Jangan Ikuti Jejaknya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/SCWtfYroAmI/AAAAAAAAABQ/oFytIp9lbeo/s1600-h/show.php.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/SCWtfYroAmI/AAAAAAAAABQ/oFytIp9lbeo/s400/show.php.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5198752099582083682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jakarta (ANTARA News) - Pemilik perusahaan piranti lunak raksasa Microsoft, Bill Gates, yang tak sempat lulus dari Universitas Harvard berpesan kepada mahasiswa Indonesia agar tidak mengikuti jejaknya keluar (drop out) dari universitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan itu disampaikan oleh salah satu orang terkaya dunia itu kepada mahasiswa dari 45 perguruan tinggi negeri dan swasta yang menghadiri "Presidential Lectures" di Jakarta Convention Center, Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang terpenting adalah ikuti apa yang membuat kalian ingin tahu, nikmati pekerjaan itu dan teruskan keinginan itu," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gates menuturkan ia memutuskan meninggalkan bangku kuliah dan menggeluti rasa ingin tahunya karena ketertarikannya pada piranti lunak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya merasa beruntung memiliki orang tua yang mendorong saya untuk membaca dan membangkitkan rasa ingin tahu saya. Mereka mendukung dan mengijinkan saya mengikuti rasa ingin tahu itu," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketertarikan Gates pada piranti lunak muncul saat ia masih muda dan komputer yang tersedia saat itu masih sangat terbatas dan mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 17 tahun, ia mulai yakin bahwa pengembangan piranti lunak dapat memperluas penggunaan komputer personal yang tersedia di setiap rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyakinan itu yang mendorong Gates meninggalkan bangku kuliah untuk kemudian bergelut dengan Microsoft, perusahaan yang dibentuknya bersama teman masa kecilnya Paul Allen pada 1975, guna menemukan piranti lunak yang dapat digunakan untuk komputer personal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Microsoft kini telah menjadi raja dunia di bidang piranti lunak dengan pendapatan 51,12 miliar dolar AS pada 2007 dan mempekerjakan 78.000 karyawan di 105 negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 2008, Gates berencana mengurangi peran keseharian di Microsoft secara bertahap dan berkonsentrasi untuk yayasan yang didirikan bersama istrinya, Melinda Gates, yang bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik nama lengkap William H Gates itu lahir di Seattle, Amerika Serikat pada 28 Oktober 1955, dari pasangan William Gates II yang berprofesi sebagai pengacara dan Mary Gates, seorang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mulai menaruh minat pada bidang piranti lunak sejak usia 13.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gates berada di Indonesia selama dua hari, 8-9 Mei 2008, untuk membalas kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke kantor pusat Microsoft di Seattle, pada 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain memberi kuliah umum berjudul "The Second Digital Decades" dalam "Presidential Lectures" yang dihadiri 2.500 peserta, Gates juga dijadwalkan menghadiri Asia Pasific Global Leaders Forum yang merupakan acara pertemuan pemimpin dan pebisnis Asia Pasifik, di Hotel Shangrila, Jumat siang.(*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-8560273955876418855?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.antara.co.id/arc/2008/5/9/bill-gates-pesan-mahasiswa-jangan-ikuti-jejaknya/' title='Bill Gates Pesan Mahasiswa Jangan Ikuti Jejaknya'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/8560273955876418855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=8560273955876418855' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8560273955876418855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8560273955876418855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/05/bill-gates-pesan-mahasiswa-jangan-ikuti.html' title='Bill Gates Pesan Mahasiswa Jangan Ikuti Jejaknya'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/SCWtfYroAmI/AAAAAAAAABQ/oFytIp9lbeo/s72-c/show.php.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-5751922551272699212</id><published>2008-05-03T14:00:00.001-07:00</published><updated>2008-05-03T14:02:45.650-07:00</updated><title type='text'>Silahkan check situs ini... Check this site</title><content type='html'>http://storyofnarutoanime.blogspot.com&lt;br /&gt;Bagi temen-temen yang suka bikin cerita tentang Naruto menurut versi kalian, silakan kirim ke saya lewat situs ini atau message aja ke yusufsastra.ilmi@gmail.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This site is for you guys that have a hobby writing Naruto story with your own version. Send to your story to my email at: yusufsastra.ilmi@gmail.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;you can read the story that you've  send or read naruto story from another author at this site.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;having fun... don't forget to review it, because the author want to know about your comment...&lt;br /&gt;http://storyofnarutoanime.blogspot.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-5751922551272699212?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://storyofnarutoanime.blogspot.com' title='Silahkan check situs ini... Check this site'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/5751922551272699212/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=5751922551272699212' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5751922551272699212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5751922551272699212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/05/silahkan-check-situs-ini-check-this.html' title='Silahkan check situs ini... Check this site'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-2881035879007222126</id><published>2008-04-26T09:54:00.000-07:00</published><updated>2008-04-26T09:55:16.444-07:00</updated><title type='text'>Ada Kebaikan</title><content type='html'>Siapakah orang yang sibuk?&lt;br /&gt;Orang yang sibuk adalah orang yang suka&lt;br /&gt;menyepelekan waktu sholatnya&lt;br /&gt;seolah-olah ia mempunyai kerajaan&lt;br /&gt;seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s&lt;br /&gt;Maka sempatkanlah bagimu untuk&lt;br /&gt;beribadah..............dan bersegeralah!&lt;br /&gt;Siapakah orang yang manis senyumanya?&lt;br /&gt;Orang yang mempunyai senyuman yang&lt;br /&gt;manis adalah orang yang ditimpa&lt;br /&gt;Musibah lalu dia berucap "Inna lillahi&lt;br /&gt;wainna illaihi rajiuun." Kemudian&lt;br /&gt;berkata,"Ya Rabb, Aku ridho dengan&lt;br /&gt;ketentuanMu ini", sambil mengukir&lt;br /&gt;senyuman. Maka berbaik hatilah dan&lt;br /&gt;bersabar...............&lt;br /&gt;Siapakah orang yang kaya?&lt;br /&gt;Orang yang kaya adalah orang yang&lt;br /&gt;bersyukur dengan apa yang ada dan&lt;br /&gt;Tidak lupa akan kenikmatan dunia yang&lt;br /&gt;sementara ini. Maka bersyukurlah atas&lt;br /&gt;nikmat yang kau terima dan&lt;br /&gt;berbagilah.......&lt;br /&gt;Siapakah orang yang miskin?&lt;br /&gt;Orang yang miskin adalah orang tidak&lt;br /&gt;puas dengan nikmat yang ada&lt;br /&gt;Selalu menumpuk-numpukkan harta. Maka&lt;br /&gt;janganlah kau menjadi kikir juga&lt;br /&gt;dengki...........&lt;br /&gt;Siapakah orang yang rugi?&lt;br /&gt;Orang yang rugi adalah orang yang sudah&lt;br /&gt;sampai usia pertengahan&lt;br /&gt;namun&lt;br /&gt;masih berat untuk melakukan ibadat dan&lt;br /&gt;amal-amal kebaikan.&lt;br /&gt;Maka hargailah waktumu dan&lt;br /&gt;bersegeralah..............&lt;br /&gt;Siapakah orang yang paling cantik?&lt;br /&gt;Orang yang paling cantik adalah orang&lt;br /&gt;yang mempunyai akhlak yang&lt;br /&gt;baik. Maka peliharalah akhlakmu dari&lt;br /&gt;dosa dan&lt;br /&gt;noda.............................&lt;br /&gt;Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?&lt;br /&gt;Orang yang mempunyai rumah yang paling&lt;br /&gt;luas adalah orang yang mati&lt;br /&gt;Membawa amal-amal kebaikan dimana&lt;br /&gt;kuburnya akan di perluaskan sejauh mata&lt;br /&gt;memandang. Maka beramal shalehlah&lt;br /&gt;selagi sempat dan mampu...............&lt;br /&gt;Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?&lt;br /&gt;Orang yang mempunyai rumah yang sempit&lt;br /&gt;adalah orang yang mati tidak&lt;br /&gt;membawa amal-amal kebaikkan lalu&lt;br /&gt;kuburnya menghimpitnya. Maka ingatlah&lt;br /&gt;akan kematian dan kehidupan setelah&lt;br /&gt;dunia............&lt;br /&gt;Siapakah orang yang mempunyai akal?&lt;br /&gt;Orang yang mempunyai akal adalah orang-&lt;br /&gt;orang yang menghuni syurga&lt;br /&gt;Kelak,karena telah menggunakan akal&lt;br /&gt;sewaktu di dunia untuk menghindari&lt;br /&gt;Siksa neraka. Maka peliharalah akal&lt;br /&gt;sehatmu dan pergunakan semaksimal&lt;br /&gt;mungkin. Untuk mengharap ridho-&lt;br /&gt;Nya..............&lt;br /&gt;Siapakah org yg PELIT ?&lt;br /&gt;Orang yg pelit ialah org yg membiarkan&lt;br /&gt;atau pesan ini begitu&lt;br /&gt;saja, malah dia tidak akan menyampaikan&lt;br /&gt;kepada org lain.&lt;br /&gt;Maka sampaikanlah kepada yang lain&lt;br /&gt;sedikit berita gembira ini selagi&lt;br /&gt;sempat, karena tiada ruginya&lt;br /&gt;bagimu...........&lt;br /&gt;Amin ya rabbal alamin.............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-2881035879007222126?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/2881035879007222126/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=2881035879007222126' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2881035879007222126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2881035879007222126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/04/ada-kebaikan.html' title='Ada Kebaikan'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-7056295109107115859</id><published>2008-04-26T09:52:00.000-07:00</published><updated>2008-04-26T09:53:18.699-07:00</updated><title type='text'>BLOG YG MENJELEK2KAN BANGSA KITA</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dear Members,&lt;br /&gt;http://ihateindon.blogspot.com... Tolong Flag website ini, website yang berisi blog dari Malaysia yg jelek-jelekin bangsa indonesia. Semakin banyak yg Flag, semakin cepet websitenya di tutup. Tolong forward ke temen2 bangsa Indonesia yang lainnya yaph. Makasih. (Flag terletak di atas disebelah Search Blog)&lt;br /&gt;Salam &amp; Thanks&lt;br /&gt;Lutfi&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-7056295109107115859?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/7056295109107115859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=7056295109107115859' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7056295109107115859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7056295109107115859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/04/blog-yg-menjelek2kan-bangsa-kita.html' title='BLOG YG MENJELEK2KAN BANGSA KITA'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-989402508206187729</id><published>2008-04-26T09:51:00.000-07:00</published><updated>2008-04-26T09:52:07.609-07:00</updated><title type='text'>To all muslims: Urgent plz....read</title><content type='html'>Rasulullah (Sallallahu alaihe&lt;br /&gt;wasallam) said: 'When a man dies and&lt;br /&gt;his relatives are busy in funeral,&lt;br /&gt;there stands an extremely handsome man&lt;br /&gt;by his head. When the dead body is&lt;br /&gt;shrouded, that man gets in between the&lt;br /&gt;shroud and the chest of the deceased.&lt;br /&gt;When after the burial, the people&lt;br /&gt;return home, 2 angels, Munkar and&lt;br /&gt;Nakeer(names of two special Angels),&lt;br /&gt;come in the grave and try to separate&lt;br /&gt;this handsome man so that they may be&lt;br /&gt;able to interrogate the dead man in&lt;br /&gt;privacy about his faith. But the&lt;br /&gt;handsome man says, 'He is my&lt;br /&gt;companion, he is my friend. I will&lt;br /&gt;not leave him alone in any case If&lt;br /&gt;you are appointed for interrogation,&lt;br /&gt;do your job. I cannot leave him until&lt;br /&gt;I get him admitted into Paradise '.&lt;br /&gt;Thereafter he turns to his dead&lt;br /&gt;companion and says, 'I am the Qur'an,&lt;br /&gt;which you used to read, sometimes in a&lt;br /&gt;loud voice and sometimes in a low&lt;br /&gt;voice. Do not worry. After the&lt;br /&gt;interrogation of Munkar and Naker, you&lt;br /&gt;will have no grief.'&lt;br /&gt;When the interrogation is over, the&lt;br /&gt;handsome man arranges for him from Al-&lt;br /&gt;Mala'ul A'laa (the angels in Heaven)&lt;br /&gt;silk bedding filled with musk.&lt;br /&gt;Rasulullah (Sallallahu alaihe&lt;br /&gt;wasallam) said: 'On the Day of&lt;br /&gt;Judgement, before Allah, no other&lt;br /&gt;Intercessor will have a greater status&lt;br /&gt;than the Qur'an, neither a Prophet nor&lt;br /&gt;an angel.'&lt;br /&gt;Please keep forwarding this 'Hadith'&lt;br /&gt;to all ....because&lt;br /&gt;Rasulullah (Sallallahu alaihe&lt;br /&gt;wasallam) said:&lt;br /&gt;'Pass on knowledge from me even if it&lt;br /&gt;is only one verse'.&lt;br /&gt;May Allah bestow this favour on all of&lt;br /&gt;us.&lt;br /&gt;AMEEN&lt;br /&gt;Assalamu Alaikum&lt;br /&gt;We are praying that the following&lt;br /&gt;message in the next seven days would&lt;br /&gt;reach at least FIVE MILLION Muslims&lt;br /&gt;all over the world, Insha-Allah.&lt;br /&gt;Please forward this message TODAY to&lt;br /&gt;your friends and relatives and earn&lt;br /&gt;abundant Rewards from Allah Subhanahu&lt;br /&gt;watala.&lt;br /&gt;SAYINGS (HADITH) OF PROPHET MUHAMMAD&lt;br /&gt;(Sallallaahu alaihi wa sallam)&lt;br /&gt;The one who disdains prayers (Salat)&lt;br /&gt;will receive Fifteen punishments from&lt;br /&gt;Allah..&lt;br /&gt;Six punishments in this lifetime&lt;br /&gt;Three while dying&lt;br /&gt;Three in the grave &amp;&lt;br /&gt;Three on the Day of Judgment.&lt;br /&gt;THE SIX PUNISHMENTS OF LIFE&lt;br /&gt;1. Allah takes away blessings from his&lt;br /&gt;age (makes his life misfortunate)&lt;br /&gt;2. Allah does not accept his plea&lt;br /&gt;(Dua's)&lt;br /&gt;3. Allah erases the features of good&lt;br /&gt;people from his face.&lt;br /&gt;4. He will be detested by all&lt;br /&gt;creatures on earth.&lt;br /&gt;5. Allah does not reward him for his&lt;br /&gt;good deeds. (No thawab)&lt;br /&gt;6. He will not be included in the&lt;br /&gt;Dua's of good people.&lt;br /&gt;THE THREE PUNISHMENTS WHILE DYING :&lt;br /&gt;1. He dies humiliated.&lt;br /&gt;2. He dies hungry.&lt;br /&gt;3. He dies thirsty. Even if he drinks&lt;br /&gt;the water of all seas he will still be&lt;br /&gt;thirsty.&lt;br /&gt;THE THREE PUNISHMENTS IN THE GRAVE :&lt;br /&gt;1. Allah tightens his grave until his&lt;br /&gt;chest ribs come over each other.&lt;br /&gt;2. Allah pours on him fire with&lt;br /&gt;embers.&lt;br /&gt;3. Allah sets on him a snake&lt;br /&gt;called 'the brave', 'the bold' which&lt;br /&gt;hits him from morning until afternoon&lt;br /&gt;for leaving Fajr prayer, from the&lt;br /&gt;afternoon unti Asr for leaving Dhuhr&lt;br /&gt;prayer and so on. With each strike he&lt;br /&gt;sinks 70 yards under the ground.&lt;br /&gt;THE THREE PUNISHMENTS ON THE DAY OF&lt;br /&gt;JUDGMENT :&lt;br /&gt;1. Allah sends who would accompany him&lt;br /&gt;to he&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-989402508206187729?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/989402508206187729/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=989402508206187729' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/989402508206187729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/989402508206187729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/04/to-all-muslims-urgent-plzread.html' title='To all muslims: Urgent plz....read'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-7232367057859247897</id><published>2008-04-26T09:48:00.000-07:00</published><updated>2008-04-26T09:50:24.738-07:00</updated><title type='text'>PENCURI PULSA HP .. HATI-HATI...</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENTING - MOHON DIBACA - JANGAN DIACUHKAN MOHON BACA PESAN INI - PERINGATAN YANG SANGAT PENTING&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika anda menerima panggilan telepon dari seseorang dengan no.telp yang tidak dikenal atau terdaftar, berkata bahwa dia (pria/wanita) berasal dari divisi engineering/ teknisi perusahaan salah satu vendor/operator cellphone yang ingin memeriksa sambungan telepon atau sinyal atau dengan alasan apapun, dan selanjutnya dia berkata bahwa kita harus menekan tombol # 90 atau atau nomor apapun (bisa juga dengan kode huruf), secepatnya matikan/putuskan sambungan telepon tersebut tanpa menekan tombol yang mereka minta. karena saat ini ada penipu-penipu yang menggunakan peralatan dimana jika anda menekan tombol Z atau maka penipu-penipu tersebut dapat mengakses SIM card telepon kita dan mereka dapat menggunakan line anda dengan dan atas biaya anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon forward email ini kepada seluruh teman anda untuk mencegah tindak kriminal ini. dan juga ada beberapa issue lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda menerima telepon di telepon genggam/cellphone dan layar cellphone anda menampilkan display seperti ini : (LAN).&lt;br /&gt;JANGAN MENERIMA SAMBUNGAN TELEPON TERSEBUT, HARAP LANGSUNG MATIKAN TELEPON ANDA DENGAN MENEKAN TOMBOL POWER(ON/OFF) CELLPHONE ANDA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena jika anda menerima sambungan telepon tersebut maka cellphone anda akan terkena virus. virus ini akan menghapus seluruh IMEI dan Informasi IMSI dari cellphone dan SIM card anda, dimana selanjutnya anda akan terputus hubungan sama sekali dari vendor/operator manapun.&lt;br /&gt;(dimana anda harus mengganti cellphone dan SIM card anda dengan yang baru). Informasi ini telah dikonfirmasi dengan Motorola and Nokia. saat ini terdapat lebih dari 3 juta telepon genggam/cellphone yang terkena Virus ini. anda pun dapat membaca berita ataupun informasi mengenai hal ini di situs web CNN.&lt;br /&gt;MOHON PESAN INI DAPAT DILANJUTKAN KEPADA TEMAN-TEMAN ANDA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kind Regards,&lt;br /&gt;PT Siemens Indonesia&lt;br /&gt;ACCOUNTING Department&lt;br /&gt;SiemensBusinessPark BuildingC Level&lt;br /&gt;Jl. M.T. Haryono Kav. 58-60&lt;br /&gt;Jakarta12780, INDONESIA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-7232367057859247897?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/7232367057859247897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=7232367057859247897' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7232367057859247897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7232367057859247897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/04/pencuri-pulsa-hp-hati-hati.html' title='PENCURI PULSA HP .. HATI-HATI...'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-4981357361444372247</id><published>2008-04-26T09:45:00.000-07:00</published><updated>2008-04-26T09:47:13.876-07:00</updated><title type='text'>tulisan untuk someone yang special.........</title><content type='html'>taukah arti sedih???&lt;br /&gt;sedih itu saat kita punya seseorang yang special..tapi kita gak bisa mememilikinya&lt;br /&gt;taukah arti sepi??&lt;br /&gt;sepi itu saat kita punya seseorang yang special..tapi dia gak ada buat hibur kita&lt;br /&gt;taukah arti takut???&lt;br /&gt;takut itu saat kita ingin mengungkapkan perasaan kita ke orang yang special..tapi kita takut merusak hubungan kita sama dia!!!!&lt;br /&gt;taukah arti bingung??&lt;br /&gt;bingung itu saat kita ingin menyatakan perasaan kita..tapi kita bingung bagaimana caranya.............&lt;br /&gt;apakah hanya ini yang di dapatkan dari menyayangi seseorang...........&lt;br /&gt;Damn......................It's so Confusing..............................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Written by Teddy&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-4981357361444372247?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/4981357361444372247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=4981357361444372247' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/4981357361444372247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/4981357361444372247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/04/tulisan-untuk-someone-yang-special.html' title='tulisan untuk someone yang special.........'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-7879638593144853398</id><published>2008-04-26T09:43:00.002-07:00</published><updated>2008-04-26T09:45:09.566-07:00</updated><title type='text'>Renungan terahir</title><content type='html'>DOAKU ....&lt;br /&gt;Wahai Allah, Engkaulah yang maha tahu kapan ajal akan menjemput kami&lt;br /&gt;Kain kafan mana yang akan dililitkan di tubuh ini,&lt;br /&gt;Juga liang lahat mana yang kami akan huni&lt;br /&gt;Wahai Allah ijinkanlah kami memiliki sisa umur yang benar, ampunilah andaikata selama ini kami menghianatimu&lt;br /&gt;Jadikan harta yang engkau titipkan benar benar dapat menjadi cahaya dalam kubur kami kelak&lt;br /&gt;Jadikanlah sholat sholat kami menjadi pendamping kami ya Allah&lt;br /&gt;Ya Allah kami mohon berikanlah hari ini menjadi hari ampunan bagi segala dosa dosa kami,&lt;br /&gt;Ampun ya Allah..., Ampunilah kami ya Allah ...&lt;br /&gt;Ampuni sekelam apapun masa lalu kami,&lt;br /&gt;Hapuskanlah segala kotornya aib aib kami&lt;br /&gt;Ampuni apabila kami sering tidak ridho dengan takdir Mu ya Allah&lt;br /&gt;Ampuni segala kezaliman kami, terhadap orang tua kami&lt;br /&gt;Ya Allah, selamatkan orang tua kami, jadikan tetesan keringatnya,&lt;br /&gt;Air matanya, darahnya jadi jalan&lt;br /&gt;Kemuliaan bagi dunia dan akhirat&lt;br /&gt;Sayangi ibu bapak kami ya Allah....&lt;br /&gt;Golongkan kami menjadi anak yang tahu balas budi&lt;br /&gt;Ya Allah.. engkau mencintai kami.. dengan rahman dan rahim mu&lt;br /&gt;engkau selalu tegur kami dalam setiap kesempatan… tak lain agar kami dekat dan kembali kepadamu..&lt;br /&gt;Namun apa balasan kami… kami sering melupakanmu.. kami sering melalaikan perintahmu.. engkau memanggil kami dengan kumandang adzan namun kami.. masih terbuai dengan kehidupan dunia..&lt;br /&gt;Engkau mencintai kami namun kami tak pernah ada rasa cinta kepadamu.. cinta kami hanya untuk makhlukmu.. cinta kami hanya untuk pasangan kami… cinta kami hanya pada harta kami.. namun engkau tetap mencintai kami… engkau menunggu kami untuk mencintaimu dan kembali padamu…&lt;br /&gt;Ya Allah Maka tunjukilah kami agar bisa mencintaimu lebih dari apapun di dunia ini.&lt;br /&gt;Ya Allah engkaulah yang kami maksud Ridhomu yg hamba harapkan berilah kami kemampuan untuk dapat mencintaimu dan makrifat kepadamu&lt;br /&gt;Ya Allah… Rasul kami Muhammad SAW sangat mencintai kami sebagai umatnya.. bahkan ketika beliau akan di panggil menghadapmu… tiada kata lain yg belliau ucapkan selain… Ummaty.. ummaty… umatku.. umatku… Bagaimana dengan umatku… Beliau simpan doa beliau untuk kami.. setelah hari kiamat.. untuk memberi syafaat kepada kami, kepada umatnya.&lt;br /&gt;Namun apa balasan dari kami.. kami tak penah bersholwat kepadanya.. kami lupa akan sunah-Sunahnya&lt;br /&gt;Engkau hadirkan beliau dalam hidup kami.. untuk suri tauladan bagi kami… namun kami.. tak penah mengambil dan mencontoh suri tauladannya… tingkah laku kami jauh lebih buruk bahkan hina Ya Allah……….&lt;br /&gt;Ya Allah jadikanlah apa yg telah kami lakukan hari ini..sebagai wujud cintanya kami terhadap beliau .. junjungan kami..&lt;br /&gt;Ya Allah Kami semua fakir di hadapan MU tapi juga kikir dalam mengabdi kepada MU .&lt;br /&gt;Ya Allah Ampunilah kami dan sudara-saudara kami yang telah memberi arti dalam hidup kami&lt;br /&gt;Ya Allah…Mungkin tanpa kami sadari , kami pernah melanggar aturanMU&lt;br /&gt;Melanggar aturan qiyadah kami,bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah&lt;br /&gt;Yang telah engkau percayakan kepada kami. Ampunilah kami Ya Allah… dengan segala pengampunanmu…&lt;br /&gt;Ya Allah&lt;br /&gt;Siang kami tak selalu dalam iman yang teguh&lt;br /&gt;Malam kami tak senantiasa dibasahi airmata karena takut padamu dan taubat padamu..,&lt;br /&gt;Pagi kami tak selalu terhias oleh dzikir pada MU&lt;br /&gt;Begitulah kami yang lemah ini ya Robbi..&lt;br /&gt;Ya Allah…Janganlah kau cabut nyawa kami dalam keadaan lupa pada Mu&lt;br /&gt;Atau.dalam maksiat kepadaMU&lt;br /&gt;Ya Allah Tutuplah untuk kami dengan sebaik-baiknya penutupan !!&lt;br /&gt;Ya Allah Pertemukan kami dalam syurga MU dalam bingkai kecintaan kepadaMU&lt;br /&gt;Ya Allah..&lt;br /&gt;Tiada kami bersandar kecuali hanya padamu&lt;br /&gt;Jangan pernah biarkan kami berharap kecuali cukup hanya berharap darimu&lt;br /&gt;Dan puaskan diri kami cukup hanya dengan karuniamu…&lt;br /&gt;Ya Allah&lt;br /&gt;Karuniakan kepada kami hati yg penuh keikhlasan&lt;br /&gt;Sehingga apapun yng kami lakukan hanya semata-mata karena engkau&lt;br /&gt;Jangan biarkan kami silau oleh pujian dan penghargaan makhlukmu&lt;br /&gt;Jangan biarkan perbuatan kami silau hanya karena timbalan dan penghargaan hamba2mu&lt;br /&gt;Oleh: Teddy&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-7879638593144853398?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/7879638593144853398/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=7879638593144853398' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7879638593144853398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7879638593144853398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/04/renungan-terahir.html' title='Renungan terahir'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-7338083406518072442</id><published>2008-04-26T09:43:00.001-07:00</published><updated>2008-04-26T09:43:53.037-07:00</updated><title type='text'>Renungan 3</title><content type='html'>KEMATIANKU .....&lt;br /&gt;Wahai saudaraku apabila hari ini malaikat maut menghampiri kita maka sholat kita hari ini adalah sholat terakhir kita&lt;br /&gt;Kumpulnya kita hari ini adalah&lt;br /&gt;Terakhirnya kumpul kita..&lt;br /&gt;Wahai saudaraku, ingatlah satu desah nafas adalah satu langkah menuju kubur kita&lt;br /&gt;Semakin hari sesungguhnya kita semakin dekat degan kematian kita&lt;br /&gt;Kematian bukan hanya milik orang lain tapi juga milik kita&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa ajal dapat menjemput kita dimana saja&lt;br /&gt;mungkin dikala tidur,&lt;br /&gt;dikala berjalan.&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa ajal tidak bisa diduga&lt;br /&gt;Wahai saudara saudaraku, kita pasti akan mati dan kita pasti akan mempertanggung jawabkan apapun yg kita lakukan&lt;br /&gt;Tidak ada sedikit pun yg kita lakukan akan kembali kepada kita sendiri&lt;br /&gt;Allah melihat persis apa yg kita lakukan tidak ada yg tersembunyi&lt;br /&gt;Siapkah kita andaikata malaikat maut menjemput kita hari ini ?&lt;br /&gt;Ingatlah pada syarakatul maut adalah saat yg sangat pahit&lt;br /&gt;Kita sering melihat bagaimana hewan kurban yg tidak punya dosa,&lt;br /&gt;Allah memperlihatkan kepada kita pahit nya saat ajal memisah dari tubuh kita mata terbeliak lidah menjulur,&lt;br /&gt;badan menggelepar glepar sesungguhnya kitapun akan demikian&lt;br /&gt;Walaupun tampak tenang sesungguhnya pahit kecuali Bagi orang orang yang merindukan Allah&lt;br /&gt;Andaikata kita sudah mati tidak ada lagi yang bisa menolong , harta harta kita yang mati matian kita kumpulkan&lt;br /&gt;tak bisa kita bawa karna bukan milik kita tapi milik Allah&lt;br /&gt;Tinggal sehelai kain kafan yang dililitkan ditubuh kita&lt;br /&gt;Bayangkanlah apabila tubuh ini sudah kaku,wajah ini sudah beku&lt;br /&gt;Kain kafan sudah mulai dibungkus&lt;br /&gt;Bersyukur kalau kita ada yang mengurus&lt;br /&gt;Bayangkanlah bila tubuh kita sudah terbujur kaku&lt;br /&gt;bersyukur bila ada yang menyolatkan kita&lt;br /&gt;Istri, suami, anak anak kita hanya bisa menangis disekitar kita&lt;br /&gt;Kita akan diusung ke kamar kita yang baru, yaitu ke liang lahat&lt;br /&gt;Wajah kita akan dibuka untuk menyentuh tanah dan papan akan ditutup disekitar kita&lt;br /&gt;Pelan pelan orang yang kita cintai akan menaburkan tanah sehingga semakin gelap, semakin kini sendiri&lt;br /&gt;Tanah semakin penuh, semakin jauh dari mereka&lt;br /&gt;Mungkinkah nanti anak anak kita yang menaburkan tanah ataukah sahabat sahabat kita&lt;br /&gt;Inilah pertemuan terakhir dengan mereka&lt;br /&gt;Tinggallah kita sendiri di liang lahat, mereka semua akan pulang&lt;br /&gt;Belatung, cacing sudah mulai mengunyah tubuh kita&lt;br /&gt;Tapi yang menjadi masalah ketika mulai datang malaikat kubur,&lt;br /&gt;Mungkin pertanyaannya: "wahai mahluk malang berpuluh puluh tahun engkau hidup di dunia "&lt;br /&gt;Betapa banyaknya engkau menghianati Allah yang selalu menjamumu&lt;br /&gt;Betapa banyak nikmatnya dan kau balas dengan penghianatan&lt;br /&gt;Mungkin saat itu dinding kubur mulai menghimpit tubuh&lt;br /&gt;Sebetulnya sholat kita akan membela namun sholat kita terlalu lemah, karena tidak pernah khusu&lt;br /&gt;Mungkin sedekah kita akan membela namun sedekah kita terlalu lemah karena kita terlampau kikir&lt;br /&gt;Mungkin saum kita akan menolong namun saum kita hanya saum perut, mata tidak pernah saum, mulut tidak&lt;br /&gt;pernah saum, hanya bisa menyakiti orang lain&lt;br /&gt;Mungkin haji kita akan menolong tapi haji kita haji mardun, yang tertolak karena niatnya tidak benar&lt;br /&gt;Tinggallah kita menderita, paling hanya doa anak dan keluarga kita yang kita tunggu tunggu, tapi bagaimana ?&lt;br /&gt;Bagaimana jika Mereka tidak bisa berdoa karna kita tidak pernah mengajarkan mengenal Allah dengan baik&lt;br /&gt;Tahukah saudaraku, siksa kubur terhenti apabila anak kita berdoa atau orang yang Allah titipkan,&lt;br /&gt;Doa tersebut bagai cahaya yang masuk sehingga kubur kita menjadi terang benerang&lt;br /&gt;Berbahagialah bagi orang orang yang cukup bekal, kubur akan menjadi salah satu kenikmatan&lt;br /&gt;Sholatnya menjadi cahaya terang benerang ,&lt;br /&gt;sedekahnya menjadi ganjaran,&lt;br /&gt;wakafnya menjadi pahala yang tak pernah putus,&lt;br /&gt;orang orang yang ditolong akan selalu mendoakan, ilmu yang diajarkan akan mengalir tiga ganjaran&lt;br /&gt;Wahai saudaraku, kenapa kita selalu mengganggap kematian itu keliatannya adalah untuk orang lain, padahal kita pasti mati&lt;br /&gt;Setiap perbuatan kita di dunia akan dihitung lengkap, apakah kebaikan&lt;br /&gt;Oleh: Teddy&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-7338083406518072442?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/7338083406518072442/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=7338083406518072442' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7338083406518072442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7338083406518072442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/04/renungan-3.html' title='Renungan 3'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-4511467784268788224</id><published>2008-04-26T09:42:00.001-07:00</published><updated>2008-04-26T09:42:44.403-07:00</updated><title type='text'>Renugan 2</title><content type='html'>Kepada orang tua kita sering durhaka, berbulan bulan kita menghisap darahnya dalam kandungan&lt;br /&gt;Berdiri sulit, berbaring sulit, Kita terlahir bersimbah darah, dua tahun kita hisap air susunya&lt;br /&gt;Belasan tahun kita hisap keringat dan tenaganya&lt;br /&gt;Berapa banyak kata - kata kita mengirisnya, berapa banyak sorot mata kita menghujam melukai perasaannya&lt;br /&gt;berapa kali kita memalingkan wajah dengan ketus kepadanya&lt;br /&gt;Berapa kali kita menghardik dan mendustakannya, padahal amalan yang dicintai Allah adalah doa kita kepada orang tua&lt;br /&gt;Saudaraku, durhaka kepada orang tua adalah dosa besar.&lt;br /&gt;Mungkin orang tua kita berlumur keringat dan dosa karena ingin melihat kita berbahagia&lt;br /&gt;agar kita bisa makan, agar kita punya sepatu, agar kita dihargai teman teman&lt;br /&gt;Mereka membanting tulang memeras keringat, kadang mengabaikan sujud dan sholat mereka karena kita.&lt;br /&gt;ORANG TUAKU ....&lt;br /&gt;Kita tidak tahu akan berapa lama lagi kita bisa menatap wajah ibu bapak kita&lt;br /&gt;Andaikata ibu bapak kita sudah terbungkus kafan&lt;br /&gt;Tidak ada lagi wajah yang bisa ditatap&lt;br /&gt;Tidak ada lagi tangan yang bisa kita cium&lt;br /&gt;Tidak ada lagi oleh oleh yang bisa kita bawakan&lt;br /&gt;Tidak ada lagi sapaan yang bisa kita tunggu&lt;br /&gt;Tidak ada lagi doanya untuk kita&lt;br /&gt;Andai ibu bapak kita sudah berada di liang lahat maka tidak pernah lagi kita melihat lagi mereka dirumah&lt;br /&gt;Saudaraku..Jangan sia siakan ibu bapak kita&lt;br /&gt;Sampai kapankah kita akan melukai hatinya,&lt;br /&gt;seburuk apapun keadaannya darah dagingnya melekat pada tubuh kita&lt;br /&gt;Solehkanlah yang orang tuanya yang belum soleh&lt;br /&gt;Muliakan yang orang tuanya terhina&lt;br /&gt;Saudaraku kenanglah kebaikan orang tua kita&lt;br /&gt;Dimana gerangan di akhirat keluarga kita berkumpul, adik, kakak, apakah kita kan kumpul di surga&lt;br /&gt;berjumpa dengan Rosul Allah atau cerai berai di neraka&lt;br /&gt;Ya Allah utuhkan keluarga kami di dunia ini dengan mulia, utuhkanlah keluarga kami di surgaMu dengan mulia&lt;br /&gt;Ya Allah karuniakan kepada kami hati yang penuh cinta, cinta kepadamu ya Allah, dan golongkanlah&lt;br /&gt;hati ini menjadi hati yang selalu rindu ingin berjumpa dengan Mu&lt;br /&gt;oleh: Teddy&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-4511467784268788224?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/4511467784268788224/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=4511467784268788224' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/4511467784268788224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/4511467784268788224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/04/renugan-2.html' title='Renugan 2'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-386481717504926683</id><published>2008-04-13T11:20:00.000-07:00</published><updated>2008-04-13T11:22:18.004-07:00</updated><title type='text'>Renungan bagian satu</title><content type='html'>Oleh: Teddy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara2ku.. di hari ini, dan dalam waktu ini… mari kita tundukkan hati kita.. mari kita mengingat sejenak akan apa yang telah kita lakukan.. Seraya menghisab diri kita seblum kita di hisab oleh sang maha pengahisab…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku.. Allah sedang menatap kita.. Allah sedang mendengar kita.. maka berdoalah kepadanya dengan merendahkan hati dan diri kita.. di hadapannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang maha agung, maha menatap, maha mendengar, maha memperhatikan, Dia tahu apa yang kita lakukan&lt;br /&gt;Tidak satupun lirikan mata yang luput dari pengetahuan Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada satu katapun yang terucap yang tidak didengar oleh pendengaran Allah yang maha mendengar&lt;br /&gt;Saat ini kita dihargai orang lain, teman, orang tua&lt;br /&gt;sesungguhnya bukan kemuliaan yang kita miliki melainkan karena Allah yang masih menutupi aib kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Saudaraku kian lama kita dekat dengan kepulangan kita&lt;br /&gt;Kain kafan akan ada saatnya dibungkuskan ke badan kita&lt;br /&gt;Alangkah beruntungnya jikalau kematian datang kita benar benar sudah siap&lt;br /&gt;Dosa sudah diampuni oleh Allah, badan kita terbasuh air wudhu&lt;br /&gt;Alangkah indahnya jikalau malaikat maut menjemput dengan paras yang teramat indah&lt;br /&gt;Kening kita usai bersujud, lisan kita sedang lirih menyebut nama Allah&lt;br /&gt;Keringat kita sedang bersimbah berjuang dijalan Allah&lt;br /&gt;Alangkah indahnya jikalau kematian datang orang tua ridho kepada kita,&lt;br /&gt;orang orang yang kita sakiti sudah memaafkan kita&lt;br /&gt;tidak ada hutang piutang dengan kita&lt;br /&gt;Alangkah indahnya jikalau kematian datang air mata kita sedang menetes ingat dan rindu kepada Allah&lt;br /&gt;Kita lepas ajal kita dengan kemuliaan dengan khusnul khotimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi alangkah banyaknya orang orang yang mati dengan keadaan sebaliknya&lt;br /&gt;Mati dalam keadaan dosa&lt;br /&gt;Mati di tempat zina&lt;br /&gt;Mati dikutuk dan dilaknat orang tua&lt;br /&gt;Mati dengan berselimut harta haram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku, hidup di dunia hanya sebentar, Allah yang menciptakan kita memilih kita menjadi manusia,&lt;br /&gt;bukan menjadi hewan atau tumbuh tumbuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara bermilliaran manusia, kita ditakdirkan menjadi orang islam&lt;br /&gt;Betapa banyaknya manusia yang tidak mengenal islam&lt;br /&gt;Diantara begitu banyak orang islam banyak yang tidak mengenal sujud dan tausiah, Ucapkanlah Allhamdullilah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kening ini sering diberi kesempatan untuk bersujud, Allhamdullilah&lt;br /&gt;Otak kita dibuat cerdas tidak menjadi orang yang hilang ingatan&lt;br /&gt;Allah memberi mata kepada kita sehingga kita bisa melihat indahnya alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita diberi telinga yang dapat mendengar dengan jelas yang seharusnya mendengar suara adzan, mendengar ayat Al-quran&lt;br /&gt;&amp; dapat menerima ilmu, ucapkanlah Allhamdullilah&lt;br /&gt;Namun.. kami sering melalaikan telinga kami dari hal itu.&lt;br /&gt;kami tak pernah mendengar lantunan ayat2mu, tak pernah mendengar ceramah2 agama, tak pernah mendengar nasehat2.. tp telinga ini.. lebih sering mendengar..musik yg tak ada manfaatnya bagi kami, namun telinga ini lebih sering mendengarkan aib dan gossip2 saudara2 kami&lt;br /&gt;Ya Allah..&lt;br /&gt;Padahal mudah bagi Allah untuk mengambil telinga ini&lt;br /&gt;mudah bagi Allah untuk menghendaki dunia ini menjadi sepi seketika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah memberikan kita lidah yang bisa bersuara walaupun Allah tahu betapa banyak dusta yang kita ucapkan,&lt;br /&gt;betapa banyak fitnah yang kita sebar dari mulut kita&lt;br /&gt;Allah maha tahu perasaan yang tercabik akibat lisan kita&lt;br /&gt;Tapi Allah masih memberikan kesempatan untuk menyebut namanya&lt;br /&gt;Dituntun untuk bisa ber Istigfar padahal mudah bagi Allah untuk menjadikan&lt;br /&gt;mulut ini tidak bersuara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah maha tahu bagaimana kita riya dengan tubuh ini,&lt;br /&gt;Memamerkan tubuh kita sehingga orang lain tergelincir&lt;br /&gt;Atau kita sering kecewa mengutuk tubuh ini&lt;br /&gt;Allah maha tahu kening ini betapapun bersujud&lt;br /&gt;namun jarang khusu ingat kepada Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah maha tahu keadaan hati kita yang petantang petenteng, sombong, merasa hebat padahal yang&lt;br /&gt;kita sombongkan adalah titipan Allah&lt;br /&gt;Andaikan hari ini malaikat maut berada dihadapan kita,&lt;br /&gt;bekal yang apa yang bisa kita bawa pulang ?&lt;br /&gt;bukankah kita pasti mati ?&lt;br /&gt;Bukannya semua akan diperhitungkan&lt;br /&gt;Saudara saudaraku bukankah kita ingin pulang kepada Allah?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-386481717504926683?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/386481717504926683/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=386481717504926683' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/386481717504926683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/386481717504926683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/04/renungan-bagian-satu.html' title='Renungan bagian satu'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-5139109549269333175</id><published>2008-03-16T07:47:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T22:40:40.192-08:00</updated><title type='text'>Kemajuan dan Tantangan Pada Keuangan Manajemen Publik</title><content type='html'>Sistem keuangan manajemen publik merupakan sesuatu yang sangat penting untuk mengatasi pengeluaran dan mengurangi resiko korupsi. Modernisasi dari sebuah sistem, proses dan institusi dengan perputaran budget telah ditetapkan jika meningkatkan pengeluaran adalah untuk mencapai prioritas pemerintah seperti pengurangan kemiskinan dan pertumbuhan. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa kemiskinan di Indonesia makin bertambah, setelah krisis ekonomi ‘menghantam’ perekonomian Indonesia. Diharapkan dengan meningkatkan dan memperbaiki sistem dari manajemen keuangan publik dapat mengatasi dari perkembangan pengeluaran publik dan meningkatkan pendapatan.   &lt;br /&gt;Indonesia telah memiliki kemajuan utama dalam perkembangan seperti kerangka undang-undang untuk mengatur keuangan publik dan membuktikan transparasi keuangan tersebut. Perundang-undangan untuk lembaga hukum keuangan negara, departemen keuangan negara, perundang-undangan unuk lembaga audit dan rencana pengembangan nasional merupakan langkah yang sifnifikan dalam membawa Indonesia kearah praktisi dunia internasional. Departemen Keuangan telah mengalami perombakan agar fungsi Departemen Keuangan berjalan lebih baik. Hukum sekarang sudah diemplementasikan dengan lebih baik, untuk lebih dikhususkan dalam membuat budget nasional sesuai dengan internasional standar (GFS-classification), pembentukan akuntansi keuangan yang tunggal (TSA) dan penyatuan dari yang sebelumnya terpisah dan pengembangan budget.&lt;br /&gt;Meskipun kemajuan dalam keuangan manajemen publik baru saja diperbaiki, kelemahan dalam kerangka keuangan manajemen publik masih dalam ruang lingkup perencanaan dan proses perencanaan pembentukan budget, pembagian budget, perakuntansian dan pelaporan, perakuntansial eksternal. Sekalipun demikian kerangka umum yang sah telah digunakan, tantangan yang signifikan dengan hal untuk memondasi pembentukan keseluruhan seperti implementasi dan pembentukan keahlian yang mendasari proses bisnis.&lt;br /&gt;Gambar 1 peraturan perundang-undangan yang terlaksana&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R90z5Ylpq-I/AAAAAAAAAAg/9pBTohn8xio/s1600-h/1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R90z5Ylpq-I/AAAAAAAAAAg/9pBTohn8xio/s320/1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178352207491869666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2 Perbedaan yang terjadi antara budget dan realisasinya&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R900m4lprAI/AAAAAAAAAAw/egoEkmhJuMM/s1600-h/2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R900m4lprAI/AAAAAAAAAAw/egoEkmhJuMM/s320/2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178352989175917570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Source: MoF, World Bank.&lt;br /&gt;Note: Figures are percent of total expenditures before mid-year revisions. 2006 based on preliminary realization data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembahasan&lt;br /&gt;Sejauh ini beberapa indikator kunci dari prestasi budget pemerintah belum menjadi lebih baik, terutama pada indikator realisasi budget. Sebenarnya pengeluaran pemerintah pusat secara konsisten telah menimpang dari tujuan awal. Subsidi yang telah diberikan ke beberapa daerah, cenderung untuk diremehkan, dan sebagai hasilnya malah terlalu berlebihan. Dalam waktu yang sama, dibagian yang lain dari sebuah budget (pada khususnya realisasi penambahan pengeluaran utama) adalah selalu lebih kecil dari budget yang telah direncanakan. Dalam kenyataan ini, Indonesia masih harus mengeluarkan sebesar 50% dari total pengeluaran pusat dalam akhir triwulan tahun yang bersangkutan. Untuk lima tahun yang lalu, pengeluaran memang berjalan lambat, tetapi selalu bertambah dalam beberapa tahun kedepan. Pola pengeluaran ini harus diperhatikan sebab implementasi sebuah proyek telah terganggu oleh sebuah perputaran yang tidak menguntungkan. Implementasi dari proyek dimulai lamban dan pada akhirnya beberapa proyek untuk tahun yang akan datang juga terganggu pelaksanaannya saat awal tahun tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 3 Pengeluaran dari non-recurrent expenditures&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R900-4lprBI/AAAAAAAAAA4/guR-qltxmFc/s1600-h/3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R900-4lprBI/AAAAAAAAAA4/guR-qltxmFc/s320/3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178353401492778002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Souce: MoF, World Bank staff.&lt;br /&gt;Note: Figures are percent of annual total budget. FY2001-04 refers to development expenditures, FY2005 and FY2006 refer to capital expenditures and goods and services expenditures. December 06 based on preliminary budget realization data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga penyebab yang menjelaskan kesulitan dalam mengefisiensikan implementasi budget:&lt;br /&gt;1. persiapan budget yang lemah&lt;br /&gt;2. pelaksanaan budget yang kaku&lt;br /&gt;3. implementasi yang tersendat.&lt;br /&gt;Pertama, persiapan budget yang lemah, terutama saat estimasi berlebihan pada harga minyak menjadi peranan penting untuk pergantian tengah tahun perbaikan budget.. Sejak tahun 2001, perbaikan budget tengah tahun telah ditentukan dari rata-rata 13% dari total budget. Seperti penggantian perbaikan mengurangi kredibilitas dari kebenaran sebuah budget dan membuat susah implementasi. Gambar 4 menerangkan bahwa penggantian tahun 2006 ketika tengah tahun perbaikan dijadikan batas dasar penentuan harga minyak pada persiapan budget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 4 Penentuan harga dari minyak&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R901iYlprCI/AAAAAAAAABA/CsoZNdzNsxw/s1600-h/4.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R901iYlprCI/AAAAAAAAABA/CsoZNdzNsxw/s320/4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178354011378134050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kedua, pemerintah dalam mengurus proses pelaksanaan budget sangat kaku. Penjelasan control input yang menjadi tujuan menentukan komposisi dalam sebuah budget mengikuti prioritas politik, budget tersebut tidak akan dirubah selama pelaksanaan. Jaminan pengeluaran (DIPAs), ketika diisukan pada saat periode awal tahun, dijadikan dasar jenis budget dengan fleksibilitasnya rendah dengan keterangan komposisinya merupakan input yang diperlukan untuk memberikan timbal balik kegiatan yang menguntungkan. Ketiga, pengeluaran pembayaran yang lambat dihubungkan menjadi isu utama dalam mengimplementasikan kapasitas dari agensi. Meskipun demikian pembatasan kapasitas untuk waktu yang ditetapkan dari pengaduan proses usaha dengan peraturan pengetatan usaha merupakan penyokong dari pengeluaran pembayaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;Indonesia masih lemah dalam sistem keuangan manajemen publik. Sebenarnya, sistem keuangan manajemen publik merupakan sesuatu yang sangat penting untuk mengatasi pengeluaran dan mengurangi resiko korupsi. Kelemahan dalam kerangka keuangan manajemen publik masih dalam ruang lingkup perencanaan dan proses perencanaan pembentukan budget, pembagian budget, perakuntansian dan pelaporan, perakuntansial eksternal. Ada tiga penyebab yang menjelaskan kesulitan dalam mengefisiensikan implementasi budget: (a) persiapan budget yang lemah; (b) pelaksanaan budget yang kaku; dan (c) implementasi yang tersendat.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The World Bank. 2007. Spending For Development, Making The Most of Indonesia’s New Opportunities, Indonesia Public Expenditure 2007. Jakarta: The World Bank/Bank Dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BPS, Bappenas, and UNDP. 2004. Indonesia Laporan Pembangunan Manusia 2004. Jakarta, BPS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ministry of Finance. 2005. “Warta Anggaran: Media Informasi dan Komunikasi Pemerintah Pusat dan Daerah” 2nd Edition. Jakarta: Ministry of Finance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata Kuliah Budgeting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajuan dan Tantangan &lt;br /&gt;Pada Keuangan Manajemen Publik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R9018YlprDI/AAAAAAAAABI/j37otBh7TOw/s1600-h/5.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R9018YlprDI/AAAAAAAAABI/j37otBh7TOw/s320/5.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178354458054732850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh:&lt;br /&gt; Yusuf Sastra Ilmi C1C 003026&lt;br /&gt; Sofan Hani C1C 0030&lt;br /&gt; Peppy Valendoy C1C 003059&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN&lt;br /&gt;FAKULTAS EKONOMI&lt;br /&gt;PURWOKERTO&lt;br /&gt;2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-5139109549269333175?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/5139109549269333175/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=5139109549269333175' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5139109549269333175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5139109549269333175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/03/kemajuan-dan-tantangan-pada-keuangan.html' title='Kemajuan dan Tantangan Pada Keuangan Manajemen Publik'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R90z5Ylpq-I/AAAAAAAAAAg/9pBTohn8xio/s72-c/1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-6621947974635630107</id><published>2008-03-09T09:18:00.000-07:00</published><updated>2008-03-09T09:19:50.002-07:00</updated><title type='text'>Mahasiswa Tuntut Pemerintah Indonesia Peduli Palestina</title><content type='html'>Category : Politic&lt;br /&gt;Liputan6.com, Bandung: Ratusan mahasiswa di Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/3) siang, berdemonstrasi di halaman Gedung Sate.  Mereka mengecam aksi militer Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza. Selain berorasi, pengunjuk rasa juga menggelar aksi teatrikal. Aksi ini untuk menggugah kepedulian masyarakat Islam terhadap rakyat Palestina yang kini tengah ditekan Israel. Sekaligus mengecam masyarakat internasional, termasuk Pemerintah Indonesia yang seolah tutup mata atas tragedi di Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para mahasiswa sempat berusaha masuk ke Gedung Sate, namun gagal karena dihadang polisi. Akhirnya, mereka beraksi di salah satu pusat perbelanjaan dan mengajak masyarakat mendukung rakyat Palestina dengan cara memboikot produk-produk negara-negara yang jelas-jelas menyokong Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protes mahasiswa dipicu serangan membabi-buta melalui darat serta udara oleh militer Israel terhadap rakyat palestina di Gaza, sejak pekan silam. Setidaknya 120 warga Palestina tewas, kebanyakan adalah warga sipil serta anak-anak. Pekan ini, serangan besar-besaran memang sudah dihentikan. Akan tetapi secara sporadis militer Israel mas&lt;br /&gt;ih terus menggempur posisi-posisi yang diyakini tempat persembunyian para pejuang Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis malam kemarin, seorang pria menyerbu perpustakaan seminari atau sekolah calon rabi di Yerusalem. Delapan siswa tewas dan sembilan lainnya luka dalam peristiwa penembakan itu. Sedangkan si pelaku akhirnya tewas tertembak.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)&lt;br /&gt;img&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Minta Kemiskinan Tak Dipolitisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liputan6.com, Bogor: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan agar masalah kemiskinan tak dipolitisasi. Apalagi masalah kemiskinan dijadikan isu kampanye. Hal ini disampaikan Presiden saat berkunjung ke acara program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri di Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden menyesalkan adanya pihak-pihak tertentu yang mengangkat isu kemiskinan dalam kampanye politik dengan mengkritik pemerintah. Yudhoyono menjawab kritik tersebut bahkan balik mengkritik pihak-pihak yang kerap menyalahkan kebijakan pemerintah karena justru tak terlibat membantu warga miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritik pun tak hanya dari partai politik. Ratusan warga Bogor juga berdemonstrasi sesaat sebelum Presiden tiba. Mereka mengkritik pemerintah yang tak mampu menurunkan sejumlah harga bahan pokok yang terus melonjak dalam enam bulan terakhir. Massa menuntut pemerintah mengontrol harga bahan pokok agar warga yang sudah hidup miskin tak makin sengsara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengunjuk rasa berusaha masuk ke lokasi pertemuan SBY yang berlangsung di Desa Sukmajaya, Bogor. Namun mereka tidak mampu menghadapi penjagaan polisi. Massa akhirnya kembali berorasi sambil membakar berbagai poster.(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-6621947974635630107?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/6621947974635630107/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=6621947974635630107' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6621947974635630107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6621947974635630107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/03/mahasiswa-tuntut-pemerintah-indonesia.html' title='Mahasiswa Tuntut Pemerintah Indonesia Peduli Palestina'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-2702217021411892999</id><published>2008-01-25T02:13:00.000-08:00</published><updated>2008-01-25T03:37:25.295-08:00</updated><title type='text'>Di saat lelah...</title><content type='html'>terik dan panas&lt;br /&gt;mengiringi langkah ini&lt;br /&gt;meraih cita-cita&lt;br /&gt;yang belum tercapai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak jalan&lt;br /&gt;yang harus kulalui&lt;br /&gt;Begitu banyak pilihan&lt;br /&gt;yang harus kupilih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi langkahku terhenti&lt;br /&gt;banyak duri yang menghalangi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya perlu satu&lt;br /&gt;satu yang bisa memantabkannya&lt;br /&gt;demi cita-cita&lt;br /&gt;dan hanya dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di saat lelah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;dia datang&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-2702217021411892999?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/2702217021411892999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=2702217021411892999' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2702217021411892999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2702217021411892999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/di-saat-lelah.html' title='Di saat lelah...'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-7240155571976117366</id><published>2008-01-24T01:36:00.000-08:00</published><updated>2008-01-24T01:59:04.057-08:00</updated><title type='text'>incest band</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-9211988a926357c4" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v21.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D9211988a926357c4%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331299675%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D376F185236B66C66CD4A1353692A3BF1351E333C.71BD8261380299953E05F2B9BF9B80ED9472C520%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D9211988a926357c4%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D3muZciQw_Z_NhwhkS-q5S9NcdPw&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v21.nonxt3.googlevideo.com/videoplayback?id%3D9211988a926357c4%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331299675%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D376F185236B66C66CD4A1353692A3BF1351E333C.71BD8261380299953E05F2B9BF9B80ED9472C520%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D9211988a926357c4%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3D3muZciQw_Z_NhwhkS-q5S9NcdPw&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-7240155571976117366?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=9211988a926357c4&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/7240155571976117366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=7240155571976117366' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7240155571976117366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7240155571976117366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/incest-band.html' title='incest band'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-4141526720015419484</id><published>2008-01-23T08:16:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T08:24:07.797-08:00</updated><title type='text'>JAHE UNTUK BAHAN BAKU OBAT</title><content type='html'>SNI&lt;br /&gt;(Standar Nasional Indonesia)&lt;br /&gt; (SNI 01-7087-2005)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; ICS 11-120-20. Badan Standardisasi Nasional.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Daftar Isi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Daftar isi&lt;br /&gt; Prakata&lt;br /&gt;Ruang Lingkup&lt;br /&gt;Acuan Normatif&lt;br /&gt;Istilah dan Definisi&lt;br /&gt;Syarat Mutu&lt;br /&gt;Cara Pengambilan Contoh&lt;br /&gt;Cara Uji&lt;br /&gt;Cara Pengemasan&lt;br /&gt;Pemeriksaan Contoh&lt;br /&gt;Bibliografi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Prakata&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Standar jahe untuk bahan baku obat disusun dan dirumuskan oleh Panitia Teknis 78A Produk Segar Pangan, Hortikultura dan Perkebunan dan elah dibahas dalam rapat konsensus nasional di Jakarta pada tanggal 18 Juni 2003 yang dihadiri oleh wakil-wakil produsen, konsumen, asosiasi, balai-balai penelitian, peguruan tinggi, serta  instansi pemerinah yang terkait.&lt;br /&gt; Standar ini disusun sebagai upaya untuk meningkatkan jaminan mutu (Quaity assurance) mengingat jahe untuk ahan baku obat banyak diperdagangkan serta mempengaruhi mutu dan produksi bat.&lt;br /&gt; Standar jahe untuk bahan baku obat disusun dengan mangacu pada :&lt;br /&gt;Undang-undang Republik Indonesia No. 12 tahun 1992, tentang Budidaya Tanaman.&lt;br /&gt;Peraturan Pemerinah No. 44 tahun 1995, tentang Perbenihan Tanaman.&lt;br /&gt;Keputusan Meneri Pertanian No. 170/Kpts/OT.210/3/2002, tentang Pelaksanaan Standardisasi Nasional di Bidang Pertanian.&lt;br /&gt;Keputusan Menteri Pertanian No. 803/Kpts/OT.210/7/1997, tentang Sertifikasi dan Pengawasan Benih Bina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jahe untuk bahan baku obat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang Lingkup&lt;br /&gt;Standar ini meliputi acuan normatif, istilah dan definisi, syarat mutu, pengambilan contoh, cara uji, yarat penandaan, dan cara pengemasan jahe untuk bahan baku obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acuan Normatif&lt;br /&gt;SNI 19-0428-1998, Petunjuk pengambilan contoh padatan.&lt;br /&gt;SNI 01-3193-1992, Penentuan kadar minak atsiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 3. Istilah dan definisi&lt;br /&gt; 3. 1. Jahe segar untuk bahan baku obat&lt;br /&gt;Rimpang (rhizoma) dari tanaman jahe (Zingiber officinale var. Emprit), yang sudah tua/matang fisiologis, berbentuk utuh dan segar serta dibersihkan (Gambar l).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. 2. Kesegaran&lt;br /&gt;Jahe dinyatakan segar apabila kulit jahe tampak halus/tidak mengkerut, kaku, dan mengkilat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. 3. Bentuk rimpang &lt;br /&gt;Rimpang jahe dinyatakan utuh apabia maksimal 2 anak rimpang patah pada pangkalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. 4. Rimpang betunas&lt;br /&gt;Jahe segar dinyatakan rimpang bertunas apabila salah satu atau beberapa ujung dari rimpang telah bertunas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. 5. Kenampakan irisan melintang&lt;br /&gt;Jahe segar apabila diiris melintang pada alah satu rimpangnya dinyatakan cerah apabila penampangnya berwarna cerah khas jahe segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. 6. Serangga hidup, hama dan penyakit lain&lt;br /&gt; Semua organisme yang dapat dilihat dengan mata tanpa pembesaran.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. 7. Rimpang yang terluka&lt;br /&gt; Rimpang yang luka pada jaringan endodermis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. 8. Rimpang busuk&lt;br /&gt;Rimpag dinyatakan busuk apabila terdapat bagian yang lebih lunak yang disebabkan jamur atau bakteri dari rimpag yang masih segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. 9. Kadar akstrak yang larut dalam air&lt;br /&gt;Persentase ekstrak yang larut dalam air dari bahan yang elah dikeringkan di udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. 10. Kadar ekstrak yang larut dalam etanol&lt;br /&gt;Persentase ekstrak yang larut dalam etanol dari bahan yang telah dikeringkan di udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. 11. Jumlah telur nematoda&lt;br /&gt;Jumlah telur nematoda yang ditemukan dalam tiap gram cuplikan kering.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-4141526720015419484?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/4141526720015419484/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=4141526720015419484' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/4141526720015419484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/4141526720015419484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/jahe-untuk-bahan-baku-obat.html' title='JAHE UNTUK BAHAN BAKU OBAT'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-3909181150774877835</id><published>2008-01-23T08:15:00.001-08:00</published><updated>2008-01-23T08:15:57.790-08:00</updated><title type='text'>SNI BUAH  RAMBUTAN SEGAR (STANDAR NASIONAL INDONESIA)</title><content type='html'>Buah rambutan segar adl buah dari tanaman rambutan (Nephelium lappaceum Linn) dalam tingkat ketuaan optimal, utuh, segar dan bersih.&lt;br /&gt; Keseragaman kultivar adl keseragaman kenampakan buah rambutan segar dari kultivar tertentu spt: Simacan, Binjai, Lebak Bulus, Rapiah dll. Yg ditandai dg bentuk dan warna buah.&lt;br /&gt; Panjang tangkai adl. ukuran panjang tangkai buah dari ujung yg  melekat pd permukaan buah sampai bekas potongan tangkai buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KLASIFIKASI / PENGGOLONGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Menurut beratnya Buah Rambutan segar untuk masing2 kultivar digolongkan dalam 2 jenis mutu I &amp; II.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-3909181150774877835?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/3909181150774877835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=3909181150774877835' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/3909181150774877835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/3909181150774877835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/sni-buah-rambutan-segar-standar.html' title='SNI BUAH  RAMBUTAN SEGAR (STANDAR NASIONAL INDONESIA)'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-5536207834960700101</id><published>2008-01-23T08:13:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T08:14:32.400-08:00</updated><title type='text'>SNI TOMAT SEGAR (STANDAR NASIONAL INDONESIA)</title><content type='html'>Tomat segar adl Buah dari tanaman tomat (Lycopersicum esculentum, Mill) dalam keadaan utuh, segar dan bersih.&lt;br /&gt; Kesamaan sifat varietas : Kesamaan sifat varietas dinyatakan seragam apabila terdapat keseragaman dalam bentuk tomat normal (bulat, bulat lonjong, bulat pipih; lonjong dan beralur) dan warna kulit buah.&lt;br /&gt; Tingkat ketuaan : Buah tomat dinyatakan tua apabila buah tomat telah mencapai tingkat perkembangan fisiologis yg menjamin proses pematangan yg sempurna dan isi dari dua atau lebih rongga buah telah berisi bahan yg mempunyai konsistensi/kekentalan serupa jelli dan biji-biji telah mencapai tingkat perkembangan yg sempurna. Buah tomat dinyatakan terlalu matang dan lunak apabila buah tomat telah mencapai kematangan penuh dg tekstur daging yg lunak dan dianggap telah lewat waktu pemasarannya.&lt;br /&gt; Ukuran : ukuran dinyatakan seragam apabila telah sesuai dg penggolongan 3 macam ukuran berat yg ditentukan dg tolenransi 5 % (jumlah/jumlah) maks.&lt;br /&gt; Kotoran : Kotoran dinyatakan tidak ada apabila tidak terdapat kotoran/ benda asing yg menempel pada tomat atau berada dalaam kemasan yg mempengaruhi kenampakannya. Bahan penyekat dan pembungkus tidak dianggap sebagai kotoran.&lt;br /&gt;Kerusakan : Tomat dinyatakan rusak apabila mengalami kerusakan atau cacat oleh sebab fisiologis, mekanis dan lain-lain yg terlihat pada permukaan buah.&lt;br /&gt; Busuk : Tomat dinyatakan busuk apabila mengalami pembusukan akibat kerusakan biologis.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;KLASIFIKASI / PENGGOLONGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut beratnya tomat segar digolongkan dalam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besar  : lebih dari 150 g / buah&lt;br /&gt;Sedang  : 100 g – 150 g / buah&lt;br /&gt;Kecil  : Kurang dari 100 g / buah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-5536207834960700101?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/5536207834960700101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=5536207834960700101' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5536207834960700101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5536207834960700101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/sni-tomat-segar-standar-nasional.html' title='SNI TOMAT SEGAR (STANDAR NASIONAL INDONESIA)'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-3705405786446529025</id><published>2008-01-23T07:41:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T08:13:43.285-08:00</updated><title type='text'>SNI KENTANG SEGAR</title><content type='html'>SNI KENTANG SEGAR&lt;br /&gt;(STANDAR NASIONAL INDONESIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi : Kentang segar adl. Umbi batang tanaman kentang dalam keadaan utuh, bersih dan segar.&lt;br /&gt;Keseragaman warna &amp; bentuk : Keseragaman warna kulit; Kuning atau Merah. &lt;br /&gt;warna daging : Putih, Kuning, Putih kekuning-kuningan atau kuning keputiha-putihan.&lt;br /&gt;Bentuknya : Bulat, Lonjong/ Lonjong bulat.&lt;br /&gt;Keseragaman Ukuran : Ukuran yang seragam sesuai dg penggolongan 4 macam ukuran berat. Toleransi diatas/dibawah ukuran berat masing-masing 5 % maksimum.&lt;br /&gt;Ke rataan permukaan Kentang : rata bila tidak lebig dari 10 % berat kentang dalam partai mempunyai benjolan yg lebig besar dari 1 Cm.&lt;br /&gt;Kotoran : semua bahan bukan kentang spt tanah, pasir, batang, daun dsbnya.&lt;br /&gt;Kentang cacat : Kentang yang berpenyakit, berhama, bertunas, pecah, burabah warna, bermata dalam atau karena kerusakan lain, kecuali bila cacat tersebut dapat dihilangkan dg pengupasan biasa dan hasil terkupas tidak kurang 90 % dari berat kentang. Toleransi thd yg berpenyakit maksimum 1 % untuk Mutu I dan 2 % untuk Mutu II.&lt;br /&gt;Ketuaan ketang : sifat yg ditunjukan oleh kulit kentang yg tidak mudah mengelupas. &lt;br /&gt;Tua bila Kulit kentang kuat &amp; tidak lebih dari 5 % berat kentang dalam partai mempunyai kulit yg mengelupas lebih dari ¼ bagian permukaan.&lt;br /&gt;Cukup tua : bila kulit kentang cukup kuat &amp; tidak lebih dari 10 % berat kentang dalam partai mempunyai kulit yg mengelupas lebih dari ¼ bagian permukaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KLASIFIKASI / PENGGOLONGAN&lt;br /&gt;Menurut ukuran berat kentang segar digolongkan menjadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecil  : 50 g ke bawah&lt;br /&gt;Sedang  : 51 g – 100 g.&lt;br /&gt;Besar  : 101 g – 300 g.&lt;br /&gt;Sangat Besar : 301 g ke atas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-3705405786446529025?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/3705405786446529025/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=3705405786446529025' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/3705405786446529025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/3705405786446529025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/sni-kentang-segar.html' title='SNI KENTANG SEGAR'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-5110835561340803094</id><published>2008-01-23T07:39:00.001-08:00</published><updated>2008-01-23T07:39:46.539-08:00</updated><title type='text'>Pengolahan Tanah Konservasi</title><content type='html'>Pengolahan tanah merupakan kebudayaan yang tertua dalam pertanian dan tetap diperlukan dalam pertanian modern.  Pengolahan tanah bagaimana yang tepat untuk kelestarian sumberdaya tanah?  Arsjad 2000, mendefinisikan pengolahan tanah sebagai setiap manipulasi mekanik terhadap tanah yang diperlukan untuk menciptakan keadaan tanah yang baik bagi pertumbuhan tanaman.  Tujuan pengolahan tanah adalah untuk menyiapkan tempat pesemaian, tempat bertanam, menciptakan daerah perakaran yang baik, membenamkan sisa tanaman, dan memberantas gulma.  Soepardi 1979, mengatakan mengolah tanah adalah untuk menciptakan sifat olah yang baik, dan sifat ini mencerminkan keadaan fisik tanah yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman.  Cara pengolahan tanah sangat mempengaruhi struktur tanah alami yang baik yang terbentuk karena penetrasi akar atau fauna tauna, apabila pengolahan tanah terlalu intensif maka struktur tanah akan rusak.  Kebiasaan petani yang mengolah tanah secara berlebihan dimana tanah diolah sampai bersih permukaannya merupakan salah satu contoh pengolahan yang keliru karena kondisi seperti ini mengakibatkan surface sealing yaitu butir tanah terdispersi oleh butir hujan , menyumbat pori-pori tanah sehingga terbentuk surface crusting.   Untuk mengatasi pengaruh buruk peng-olahan tanah, maka dianjurkan beberapa cara pengolahan tanah konservasi yang dapat memperkecil terjadinya erosi.  Cara yang dimaksud adalah :&lt;br /&gt;1. Tanpa olah tanah (TOT), tanah yang akan ditanami tidak diolah dan sisa-sisa tanaman sebelum-&lt;br /&gt;    nya dibiarkan tersebar di permukaan, yang akan melindungi tanah dari ancaman erosi selama  &lt;br /&gt;    masa yang sangat rawan yaitu pada saat pertumbuhan awal tanaman.  Penanaman dilakukan &lt;br /&gt;    dengan tugal.  Gulma diberantas dengan menggunakan herbisida&lt;br /&gt;2. Pengolahan tanah minimal, tidak semua permukaan tanah diolah, hanya barisan tanaman saja&lt;br /&gt;    yang diolah dan sebagian sisa-sisa tanaman dibiarkan pada permukaan tanah&lt;br /&gt;3. Pengolahan tanah menurut kontur, pengolahan tanah dilakukan memotong lereng sehingga ter-&lt;br /&gt;    bentuk jalur-jalur tumpukan tanah dan alur yang menurut kontur atau melintang lereng.  Peng-&lt;br /&gt;    olahan tanah menurut kontur akan lebih efektif jika diikuti dengan penanaman menurut kontur&lt;br /&gt;    juga yang memungkinkan penyerapan air dan menghindarkan pengangkutan tanah.&lt;br /&gt;           Sebagian dari praktek pengolahan tanah seperti ini  sebenarnya sudah ada sejak dulu dan telah dilakukan oleh petani di beberapa daerah di Indonesia. Petani mungkin menganggapnya sebagai tradisi nenek moyangnya yang perlu dipertahankan.  Walaupun saat itu belum ada penyuluh pertanian ataupun literatur tentang konservasi tanah, tetapi  para petani telah menerapkan cara bertani yang berasaskan konservasi tanah.  Mengolah tanah secara konservasi telah dilakukan oleh orang jaman dulu dengan tujuan untuk mendapatkan hasil dari usahataninya guna memenuhi kebutuhan hidup jangka pendek, dan mungkin belum terpikirkan oleh mereka untuk melestarikan sumber daya tanah&lt;br /&gt;Pengelolaan Tanaman Untuk Konservasi Tanah&lt;br /&gt;           Vegetasi sampai sekarang masih dianggap sebagai cara konservasi tanah yang paling jitu dalam mengontrol erosi tanah seperti yang diyakini sejumlah ahli konservasi bahwa “a bag of fertilizer is more effective than a bag of cement” (Hudson, 1989).  Erosi yang terjadi akan berbeda pada setiap penggunaan tanah, variasi ini tergantung pada pengelolaan tanaman. Contoh sederhana seperti yang dikemukakan Hudson (1957) cit. Hudson (1980), kehilangan tanah dari 2 plot percobaan  yang ditanami jagung, plot yang pengelolaannya tanamannya buruk kehilangan tanahnya 15 kali lebih besar dari plot yang pengelolaan tanahnya baik.  Secara alamiah, tanaman rumput cenderung melindungi tanah, dan tanaman dalam barisan memberikan perlindungan lebih kecil, tetapi pendapat umum  ini berobah oleh pengelolaan.    Pengelolaan tanaman akan sangat menentukan besar kecilnya erosi.  Penelitian menunjukkan bahwa pertanaman  jagung yang dikelola dengan baik akan bertumbuh baik dan dapat menekan laju erosi dibanding padang rumput yang pengelolaannya buruk.  Secara singkat dikatakan oleh Hudson bahwa erosi tidak tergantung pada tanaman apa yang tumbuh, tetapi bagaimana tanaman itu tumbuh.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Pengaruh tanaman dan pengelolaannya terhadap erosi tidak dapat dievaluasi secara terpisah karena pengaruhnya lebih ditentukan apabila keduanya dikombinasikan.   Tanaman yang sama dapat ditanam secara terus menerus atau dapat juga digilir atau tumpang sari dengan tanam-an lain.  Pergiliran tanaman dengan menggilirkan antara tanaman pangan dan tanaman penutup tanah/pupuk hijau  adalah salah satu cara penting dalam konservasi tanah.  Pergiliran tanaman mempengaruhi  lamanya pergantian penutupan tanah oleh tajuk tanaman.  Selain berfungsi sebagai &lt;br /&gt;pencegahan erosi, pergiliran tanaman memberikan keuntungan-keuntungan lain seperti :&lt;br /&gt;1.  Pemberantasan hama penyakit, menekan populasi hama dan penyakit karena memutuskan si klus hidup hama dan penyakit atau mengurangi sumber makanan dan tempat hidupnya&lt;br /&gt;2.  Pemberantasan gulma, penanaman satu jenis tanaman tertentu terus menerus akan meningkatkan pertumbuhan jenis-jenis gulma tertentu&lt;br /&gt;3.  Mempertahankan dan memperbaiki sifat-sifat fisik dan kesuburan tanah,  jika sisa tanaman pergiliran dijadikan mulsa atau dibenamkan dalam tanah akan mempertinggi kemampuan tanah menahan dan menyerap air, mempertinggi stabilitas agregat dan kapasitas infiltrasi tanah dan  tanaman tersebut adalah tanaman leguminosa akan menambah kandungan nitrogen tanah, dan akan memelihara keseimbangan unsur hara karena absorpsi unsur dari kedalaman yang berbeda&lt;br /&gt;            Ciri alam penting di daerah tropis seperti Indonesia adalah adanya intensitas penyinaran matahari dan curah hujan yang tinggi dan hampir merata sepanjang tahun.  Faktor geologi dan tanah dibentuk oleh kondisi tersebut dan menghasilkan suatu proses yang cepat dari pembentukan tanah baik dari pelapukan serasah maupun bahan induk.  Sebagai hasil dari proses tersebut, sebagian besar hara tanah tersimpan dalam biomassa vegetasi, dan hanya sedikit yang tersimpan dalam lapisan olah tanah.  Hal yang berbeda dengan kondisi di daerah iklim sedang dimana proses pertumbuhan vegetasi lambat dan sebagian besar hara tersimpan dlam lapisan olah tanah.  Oleh karena itu pengangkutan vegetasi ataupun sisa panen tanaman keluar lahan pertanian akan membuat tanah mengalami proses pemiskinan.   &lt;br /&gt;           Sisa-sisa panen tanaman dapat ditebar ke permukaan tanah, dicampurkan dekat permukaan tanah, atau dibajak dan dibenamkan dan dapat berfungi sebagai mulsa atau sebagai pupuk organik.  Efektivitas pengelolaan sisa-sisa tanaman ini dalam mengontrol erosi akan tergantung pada ba- nyaknya sisa tanaman yang tersedia.&lt;br /&gt;           Pemanfaatan sisa-sisa panen sebagai sebagai pupuk juga telah dilakukan sebagian petani di beberapa daerah sejak jaman dulu.  Sisa-sisa panen yang dibiarkan atau ditinggalkan di lahan pertanian mempunyai banyak fungsi dalam menunjang usaha tani, diantaranya adalah sebagai mulsa yang dapat menghindarkan pengrusakan permukaan tanah oleh energi hujan, mempertahankan kelembaban tanah mengurangi penguapan, sisa panen lambat laun akan terdekomposisi terjadi mineralisasi yaitu perubahan bentuk organik menjadi anorganik sehingga unsur hara yang dilepaskan akan menjadi tersedia untuk tanaman, disamping itu asam-asam organik yang dihasilkan dapat berfungsi sebagai bahan pembenah tanah atau soil conditioner.  Praktek pertanian dengan berbagai jenis pupuk buatan pabrik semakin intensif digunakan sehingga mulai muncul kekuatiran kehabisan bahan baku pembuat pupuk, mulai mahal dan langkanya ketersediaan pupuk  buatan, serta kekuatiran pencemaran tanah dan perairan oleh residu pupuk buatan, membuat sebagian orang kembali tertarik untuk melakukan  praktek  organic farming yang meminimalkan penggunaan bahan kimia dalam usahatani,  dengan menggunakan bahan alami  seperti pupuk hijau.   Praktek yang dulu telah dilakukan petani walaupun tanpa disadarinya berfungsi untuk konservasi tanah, saat ini dilakukan lagi dengan kesadaran sebagai pelestarian sumber daya alam.  &lt;br /&gt;           Saat ini pemanfaatan sisa-sisa panen, pupuk hijau, maupun limbah pengolahan produk pertanian (seperti limbah pabrik gula ) mulai  diminati sebagai teknologi dalam usahatani yang ramah lingkungan dan merupakan appropriate input for sustainable agriculture (AISA) yaitu suatu sistem pertanian berkelanjutan dengan input yang sesuai agar meningkatkan pendapatan petani dari usahataninya dan menjamin kelestarian sumberdaya alam.  Dalam konsep ini lebih ditekankan pada memaksimalkan daur ulang dan meminimalkan kerusakan lingkungan.  Dengan mengaplikasikan sisa-sisa panen ataupun bahan organik lainnya ke lahan pertanian maka akan memecahkan 2 masalah yaitu pengadaan pupuk organik dan masalah tempat pembuangan (berhubungan dengan pencemaran lingkungan).     &lt;br /&gt;           Dari bahasan diatas dapat dikatakan bahwa usaha untuk melestarikan sumberdaya alam sebenarnya telah ada sejak dulu walaupun yang melakukannya tidak menyadarinya.  Yang perlu dilakukan sekarang oleh  adalah memberikan pemahaman bagi masyarakat petani akan manfaat usahatani konservasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-5110835561340803094?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/5110835561340803094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=5110835561340803094' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5110835561340803094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5110835561340803094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/pengolahan-tanah-konservasi.html' title='Pengolahan Tanah Konservasi'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-6255684720653442518</id><published>2008-01-23T07:35:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T07:38:31.286-08:00</updated><title type='text'>USAHATANI KONSERVASI UNTUK PELESTARIAN SUMBERDAYA ALAM</title><content type='html'>Pendahuluan&lt;br /&gt;Apabila pertumbuhan jumlah penduduk dunia, industrialisasi, pencemaran lingkungan, produksi bahan pangan, dan pengurasan bahan-bahan mentah alamiah yang saat ini sedang berlangsung diteruskan tanpa perubahan, maka batas-batas pertumbuhan absolut di bumi akan tercapai seratus tahun lagi ( Dennis Meadow).&lt;br /&gt;           Mencermati pernyataan di atas, timbul pertanyaan sudah sejauh manakah kita mengeksploitasi alam ini? Apakah selama ini  manusia hanya memanfaatkan alam demi keperluannya tanpa menghiraukan akibat-akibatnya bila tidak ada usaha untuk memeliharanya? dan apakah ada usaha penghuni bumi ini untuk melestarikan sumberdaya alam?&lt;br /&gt;          Manusia tetap bisa menggunakan alam untuk tujuannya dengan cara menjadi bagian dari alam dengan  seakan-akan memasuki proses-proses alam sendiri. Rasa memiliki sumberdaya alam di planet bumi ini dapat dilakukan dengan cara melakukan pengelolaan sumberdaya alam secara tepat dan lestari, demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan.  Belum dipahaminya secara baik hubungan struktur antara masalah-masalah degradasi tanah dengan bentuk-bentuk institusi, norma, kaidah dan tata nilai sosial yang bersifat spesifik lokasi telah menyebabkan berbagai kekeliruan dalam alokasi sumberdaya alam sehingga terjadi berbagai inefisiensi dan kurang efektifnya upaya-upaya konservasi sumberdaya alam.&lt;br /&gt;           Pertumbuhan penduduk Indonesia yang relatif  besar menyebabkan kebutuhan akan lahan baik kuantitas maupun kwalitas akan semakin besar, sehingga dibeberapa daerah yang penduduknya padat tekanan terhadap tanah sangat besar.  Apabila pertambahan penduduk dan pe-ningkatan kebutuhan lahan tidak diimbangi dengan pemanfaatan yang baik dan benar menurut kaidah konservasi tanah dan air, maka keadaan itu akan mengancam kehidupan manusia dimasa yang akan datang, dan tujuan untuk pembangunan berkelanjutan semakin jauh dari jangkauan.  Dalam melaksanakan pembangunan , sumber-sumber daya alam Indonesia harus digunakan secara rasional.  Hal ini merupakan penjabaran dari UUD 1945 pasal 33.  Sumber daya alam harus diolah tanpa merusak lingkungan dan pengolahan sumberdaya alam harus dalam kerangka kebijakan pembangunan nasional secara menyeluruh dan mempertimbangkan kebutuhan generasi mendatang.&lt;br /&gt;           Untuk mencapai pembangunan pertanian berkelanjutan, maka dalam memilih teknologi  konservasi tanah dan air untuk diterapkan oleh petani di lahan pertaniannya , perlu diperhatikan beberapa hal yaitu teknologinya harus sesuai untuk petani, dapat diterima dan dikembangkan sesuai sumberdaya (pengetahuan) lokal.  Kegagalan penerapan teknologi konservasi tanah selama ini karena pembuat kebijakan bertindak hanya berdasarkan pikiran sendiri tanpa memahami keinginan ataupun kemampuan petani.  Dengan kata lain dalam pembangunan pertanian berkelanjutan perlu ada bottom up planning.  Pemilihan teknologi dengan melibatkan pendapat petani adalah salah satu cara untuk mencapai pertanian berkelanjutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konservasi Tanah dan Air&lt;br /&gt;           Konservasi tanah diartikan sebagai penempatan setiap bidang tanah pada cara penggunaan yang sesuai dengan kemampuan tanah tersebut dan memperlakukannya sesuai dengan syarat-syarat yang diperlukan agar tidak terjadi kerusakan tanah (Arsjad, 2000), dikatakan selanjutnya bahwa konservasi tanah tidaklah berarti penundaan atau pelarangan pengunaan tanah, tetapi menyesuaikan jenis penggunaannya dengan kemampuan tanah dan memberikan perlakuan sesuai dengan syarat-syarat yang diperlukan , agar tanah dapat berfungsi secara lestari.  Konservasi tanah berhubungan erat dengan konservasi air.   Setiap perlakuan yang diberikan pada sebidang tanah akan mempengaruhi tata air, dan usaha untuk mengkonservasi tanah juga merupakan konservasi air. Salah satu tujuan konservasi tanah adalah meminimumkan erosi pada suatu lahan.  Laju erosi yang masih lebih besar dari erosi yang dapat ditoleransikan merupakan masalah yang bila tidak ditanggulangi akan menjebak petani kembali ke dalam siklus yang saling memiskinkan .Tindakan konservasi tanah  merupakan cara untuk melestarikan sumberdaya alam.   &lt;br /&gt;Teknologi Usahatani Konservasi&lt;br /&gt;         Pada dasarnya usahatani konservasi merupakan suatu paket teknologi usahatani yang bertujuan meningkatkan produksi dan pendapatan petani, serta melestarikan sumberdaya tanah dan air pada DAS-DAS kritis (Saragih, 1996),  akan tetapi penyerapan teknologi tersebut masih relatif lambat disebabkan antara lain :&lt;br /&gt;1.  Besarnya modal yang diperlukan untuk penerapannya (khususnya untuk investasi bangunan&lt;br /&gt;     konservasi&lt;br /&gt;2.  Kurangnya tenaga penyuluh untuk mengkomunikasikan teknologi tersebut kepada petani&lt;br /&gt;3.  Masih lemahnya kemampuan pemahaman petani untuk menerapkan teknologi  usahatani kon-&lt;br /&gt;     servasi  sesuai yang diintroduksikan &lt;br /&gt;4.  Keragaman komoditas yang diusahakan di DAS-DAS kritis&lt;br /&gt;5.  Terbatasnya sarana/prasarana pendukung penerapan teknologi usaha tani konservasi&lt;br /&gt;          Hal-hal tersebut diatas menunjukkan bahwa teknologi usahatani konservasi yang ada  sekarang ini masih belum memadai sehingga perlu dicari teknologi yang lebih sesuai melalui kegiatan  :&lt;br /&gt;1.  Penelitian komponen-komponen teknologi yang dapat mendukung paket teknologi usahatani &lt;br /&gt;     konservasi &lt;br /&gt;2.  Penelitian pengembangan teknologi yang sudah ada  guna memodifikasi teknologi tersebut se-&lt;br /&gt;     suai  dengan kondisi agrofisik dan sosial ekonomi wilayah setempat&lt;br /&gt;           Tehnik konservasi tanah seperti pembuatan kontur, teras, penanaman dalam strip, penanaman penutup tanah, pemilihan pergiliran tanah yang cocok, penggunaan pupuk yang tepat, dan drainase dalam literatur sering dijabarkan sebagai tehnik yang melindungi atau memperbaiki tanah pertanian secara keseluruhan, akan tetapi perlu ditekankan bahwa tehnik-tehnik tersebut dapat efektif apabila penggunaan lahannya sudah cocok.  Tidak ada agroteknologi yang memungkinkan tanaman dapat tumbuh dengan baik dan tidak ada tehnik konservasi yang dapat mencegah erosi kalau kondisi tanahnya tidak cocok untuk pertanian (Sinukaban, 1989)..  Dalam tulisan ini dibahas beberapa agroteknologi dapat diterapkan petani di lahan pertaniannya.  Beberapa diantaranya merupakan  traditional wisdom, atau kearifan lokal yang menjadi sumber  pertanian berkelanjutan  sekarang ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-6255684720653442518?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/6255684720653442518/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=6255684720653442518' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6255684720653442518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6255684720653442518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/usahatani-konservasi-untuk-pelestarian.html' title='USAHATANI KONSERVASI UNTUK PELESTARIAN SUMBERDAYA ALAM'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-5429183795677113379</id><published>2008-01-23T07:34:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T07:35:09.805-08:00</updated><title type='text'>Pertanian Organis, Sub Sistem Kehidupan yang Lengkap</title><content type='html'>October 30, 2007Pertanian Organis, Sub Sistem Kehidupan yang Lengkap&lt;br /&gt;oleh: redaksi &lt;br /&gt;Pertanian organis yang semakin banyak berkembang belakangan ini menunjukkan adanya kesadaran petani dan berbagai pihak yang bergelut dalam sector pertanian akan pentingnya kesehatan dan keberlanjutan lingkungan. Revolusi hijau yang intensif input kimia telah memberi bukti bahwa lingkungan pertanian menjadi hancur dan tidak lestari. Pertanian organis kemudian dipercaya menjadi salah satu solusi alternatifnya. Namun, dalam pengembangan pertanian organis sendiri masih banyak kedala dari aspek teknis, sosial, pasar dan budaya. Tulisan berikut adalah hasil diskusi ELSPPAT yang dirangkum guna mengulas berbagai problematika tersebut.&lt;br /&gt;Satu dekade setelah berkembangnya Revolusi Hijau, muncullah suatu gerakan ?kembali ke alam? dan mengkristalisasi salah satunya dalam gerakan Pertanian Organis (PO). Gerakan ini muncul dari kalangan konservasionis yang sejak awal telah mencium gelagat dampak negatif dari dari Revolusi Hijau. Gerakan mengusung idiologi kelestarian yang menekankan harmonisasi dan kelestarian dari komponen-komponen yang ada di alam, termasuk manusia, berdasar kaidah moral, lingkungan dan keseimbangan tatanan sosial dan ekonomi komunitas. &lt;br /&gt;Benarkah pertanian modern (baca: non organis) masih relevan dengan tujuan dasarnya yaitu penyediaan kebutuhan pangan demi keberlanjutan kehidupan? Fakta yang terjadi adalah pertanian modern hanya mampu menyediakan pangan secara seragam dalam jangka pendek, dan mengabaikan kualitas. Sebaliknya, PO mampu menyediakan pangan beraneka ragam dengan kuantitas mencukupi dengan tetap memperhatikan keberlanjutan dalam jangka panjang. Hakekat kehidupan itu berlangsung terus-menerus sesuai kehendak-Nya, sehingga generasi masa depan pun juga memerlukan pangan cukup untuk melangsungkan kehidupan.&lt;br /&gt;Pengembangan PO secara teknis harus disesuaikan dengan prinsip dasar lokalitas. Artinya pengembangan PO harus disesuaikan dengan daya adaptasi tumbuh tanaman/binatang terhadap kondisi lahan, pengetahuan lokal teknis perawatannya, sumberdaya pendukung, manfaat sosial tanaman/binatang bagi komunitas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-5429183795677113379?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/5429183795677113379/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=5429183795677113379' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5429183795677113379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5429183795677113379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/pertanian-organis-sub-sistem-kehidupan.html' title='Pertanian Organis, Sub Sistem Kehidupan yang Lengkap'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-8046277627774269317</id><published>2008-01-23T07:30:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T07:32:04.339-08:00</updated><title type='text'>Apakah Kita Diasuh ”Keluarga Serigala”?</title><content type='html'>Wacana Menyambut Hari Keluarga Nasional XI, 29 Juni&lt;br /&gt;Oleh Ir. NENI UTAMI ADININGSIH, M.T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PADA tahun 1800, di musim dingin yang sangat buruk, seorang penyamak kulit bernama Vidal yang tinggal di Desa Saint Sernin (Prancis) menangkap seorang bocah laki-laki "liar" yang kemudian diberinya nama Victor (12). Sejak saat itu, Victor tidak pernah kembali lagi ke alam liar. Namun bukan berarti ia kemudian bisa berubah "menjadi manusia. Victor, yang diletakkan di dalam sebuah kandang, mengalami kesulitan berbicara. Ia juga tidak bisa tenang, ia selalu bergerak ke segala arah. Victor mengguncang-guncangkan kandang, dan kadang mengeram. Ia melolong seperti serigala. Wajar (?), sebab Victor yang sejak lahir sudah dibuang oleh orang tuanya ke hutan Aveyron dibesarkan oleh segerombolan serigala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Victor dibawa ke Paris. Oleh Phillipe Pinel, seorang psikolog, ia didiagnosa sebagai anak bodoh yang tidak dapat disembuhkan. Meskipun demikian, Jean-Marc-Gaspard Itard, seorang dokter muda yang juga pengajar anak bisu-tuli serta keterbelakangan mental, ingin mendidik Victor. Dengan tekun ia mengajarnya membaca, mengucapkan beberapa patah kata dan memahami beberapa perintah sederhana, tetapi sayang hingga akhir hayatnya (1828), Victor tetap tidak bisa melakukannya dengan benar. Cerita di atas saya petik dan rangkum dari buku The Wild Boy of Aveyron (Jean Marc Gaspard Itard, Prentice Hall, 1962), Wild Boy of Aveyron (Harlan Lane, Harvard University, 1979) dan The Forbidden Experiment: The Story of the Wild Boy of Aveyron (Roger Shattuck, Kodasha Globe, 1994).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Realita kualitas keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cerita di atas tampak bahwa Victor tidak dapat lagi "dimanusiakan". Mengapa? Karena masa awal pertumbuhannya (sebagai manusia) sudah lewat dan masa pembentukan (seperti serigala) sudah terjadi. Hal ini mencuatkan makna bahwa sangatlah besar pengaruh lingkungan, dalam hal ini keluarga, terhadap proses "pemanusiaan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang akan dilakukan oleh seorang anak, merupakan hasil pembelajarannya atas stimulasi dari lingkungan. Victor yang diasuh dan dibesarkan oleh keluarga serigala, tentu saja akan menempatkan dirinya sebagaimana layaknya anggota keluarga serigala. Artinya, bila kita ingin mendapatkan anak-anak yang cerdas (dalam segala aspek, intelektual, moral, emosional, spiritual), maka kita harus menempatkannya dalam lingkungan keluarga yang cerdas pula. Dan hal ini harus dilakukan sejak dini, selain karena masa itu tidak mungkin terulang, juga karena itulah saat di mana seorang manusia sedang dalam puncak pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, justru saat ini ada tengara, kita semakin tidak peduli akan eksistensi keluarga sebagai lingkungan awal proses "pemanusiaan". Yang lebih celakanya lagi, ketidakpedulian tersebut membuat anak-anak berada dalam lingkungan yang tidak cerdas, yang semakin menjauhkannya menjadi seorang manusia, seorang humanis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal berikut ini, dapat dijadikan sebagai indikasi telah terjadinya reduksi kualitas anak Indonesia, menjadi anak yang semakin tidak cerdas bahkan menjadi liar. Pertama, semakin banyaknya anak yang terlibat pergaulan bebas. Hasil polling terhadap 200 mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Bandung menunjukkan bahwa 50 persen responden telah melakukan hubungan badan satu kali dan 20 persen lebih dari dua kali (Pikiran Rakyat, 26/5/4). Dengan kondisi seperti ini, tidaklah aneh bila data yang dilansir oleh BKKBN menunjukkan bahwa 15-30 persen dari total kasus aborsi di Indonesia yang berjumlah 2,3 juta/tahun, dilakukan oleh remaja (Pikiran Rakyat, 6/6/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, semakin banyak anak yang mengonsumsi rokok. Data tahun 2000, yang dikeluarkan Global Youth Tobacco Survey (GYTS), sebagai hasil survei terhadap 2.074 responden usia 15-20 tahun, mengungkapkan bahwa 43,9 persen responden pernah merokok. Selain itu juga tampak adanya kecenderungan semakin muda saja usia pertama anak mengenal rokok yaitu umur enam-tujuh tahun. Kondisi ini perlu diwaspadai karena perilaku merokok merupakan pintu gerbang utama menjadi pencandu narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, semakin banyaknya anak yang terjerat narkoba. Data Markas Besar Kepolisian RI mengungkapkan bahwa 50 persen dari total pencandu narkoba (sekira 6,5 juta orang) adalah generasi muda yang berumur 7-25 tahun. Besar kemungkinannya persentase tersebut akan meningkat. Apalagi semakin muda saja usia awal menggunakan narkoba, seiring dengan semakin banyaknya anak dan semakin mudanya usia awal mengisap rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, semakin banyaknya kriminalitas oleh anak. Kian sering kita dengar aksi remaja/pelajar yang berani merampok di bus, tawuran, memerkosa bahkan membunuh. Mereka tidak lagi sekadar "nakal" namun telah melakukan tindak kriminal seperti memerkosa bahkan membunuh. Belum lagi kasus tawuran yang semakin menjadi "hal biasa". Tidak aneh bila setiap tahun, sedikitnya ada 4.000 anak di bawah usia 16 tahun yang dibawa ke pengadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, kian maraknya kasus anak-anak yang bunuh diri. Kasus terakhir terjadi pada 9 Juni lalu di Brebes (Jawa Tengah), ketika Khotijah (12), yang masih kelas 5 SD, nekat membakar diri sehingga tewas setelah dimarahi orang tuanya (Media Indonesia, 11/6/4). Kasus Khotijah ini menambah panjang deretan anak yang mencoba bunuh diri. Selama 2003, di Jawa Barat saja sedikitnya ada empat anak -- salah satunya Heryanto (yang sangat fenomenal itu) -- yang berupaya bunuh diri. Dapat dipastikan bahwa pada tahun 2004 ini jumlah akan meningkat. Karena hingga Juni 2004, sedikitnya sudah ada 8 kasus anak yang bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data-data di atas, barulah sekelumit dari begitu banyaknya reduksi kualitas yang dialami oleh anak-anak kita. Data di atas memperlihatkan kondisi anak-anak kita yang kian egois, emosional, malas, cepat putus asa, tanpa empati, konsumtif, serta hedonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberdayaan keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini harus segera diatasi bila ingin bangsa kita yang diwakili oleh anak-anak kita sebagai generasi penerus ini eksis di kancah global. Di era globalisasi ini dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki tiga potensi yaitu 1) dari segi rasionalitas, logika dan kemampuan penalaran, 2) dari segi budaya, rasa dan estetika serta 3) dari segi ketakwaan dan keimanan, moral dan etikanya. Permasalahannya, bagaimana cara untuk mewujudkan ketiga potensi tersebut? Dengan memberdayakan keluarga, dengan membuat keluarga berkualitas, dengan membentuk keluarga cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya ada delapan fungsi keluarga, yang apabila bisa dipenuhi oleh para orang tua diyakini akan mampu membentuk generasi mendatang yang mempunyai kecerdasan emosional (EQ), kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan spiritual (SQ). Kedelapan fungsi keluarga tersebut adalah pertama fungsi agama. Fungsi ini akan mengembangkan aspek spiritual berupa kecerdasan spiritual (SQ) dalam diri anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, fungsi sosial budaya yang akan menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian anak terhadap orang lain. Ketiga, fungsi cinta kasih yang akan mendidik anak untuk memahami perasaan, saling menyayangi antaranggota keluarga. Bersama fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih ini akan mengembangkan kecerdasan emosional (EQ) anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, fungsi perlindungan yang akan memberi ketenangan dan rasa aman serta menciptakan rasa tenteram dan damai di lingkungan keluarga, sehingga anak akan lebih terbuka membicarakan masalah yang dihadapinya kepada orang tua. Fungsi ini bermanfaat antara lain untuk mencegah kemungkinan anak-anak "melarikan diri" ke narkoba bahkan bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, fungsi reproduksi yang akan menjaga dan menjamin terciptanya reproduksi yang sehat dan berkualitas. Bagi anak/remaja, fungsi ini akan membantu menghindarkan mereka dari kemungkinan tertular infeksi menular seksual, HIV, juga menghindarkan mereka dari kemungkinan melakukan aborsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, fungsi sosialisasi dan pendidikan yang akan membentuk dan mengembangkan kecerdasan berpikir anak dengan menumbuhkan kreativitasnya, ketekunannya, keinginannya untuk maju dan berkompetisi secara sehat, percaya diri serta bertanggung jawab. Fungsi ini berperan dalam mengembangkan kecerdasan intelektual (IQ) anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, fungsi ekonomi yang antara lain mengajarkan dan melatih sikap hemat dan gemar menabung serta menumbuhkan jiwa berwirausaha sejak dini sehingga anak dapat menghargai nilai ekonomis dari setiap kegiatan atau aktivitas yang dilakukannya. Kedelapan, fungsi pemeliharaan lingkungan yang mengajarkan dan melatih anak untuk berinteraksi secara positif dengan lingkungan misalnya tidak membuang sampah sembarangan, tidak memetik bunga/pohon sembarangan, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tidak bisa dimungkiri bahwa keberhasilan keluarga dalam menjalankan kedelapan fungsinya tersebut juga sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal. Kemiskinan serta rendahnya tingkat pendidikan orang tua misalnya. Dan tugas pemerintahlah untuk mengatasi faktor-faktor eksternal tersebut. Pemerintah harus berupaya keras menciptakan kondisi yang kondusif (aman, sejahtera) agar setiap keluarga mempunyai kesempatan untuk menjalankan ke delapan fungsinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat berharap peringatan Hari Keluarga Nasional (29 Juni) kali ini bisa menggugah keluarga-keluarga (yang tentu harus didukung oleh pihak-pihak terkait) untuk meningkatkan kualitas keluarganya menjadi lebih cerdas. Bukankah semuanya telah setuju bahwa hanya melalui keluarga yang cerdaslah dapat dibangun keluarga yang sehat-sejahtera sebagaimana tema Harganas kali ini. Atau... kita ingin seperti sekarang ini saja, di mana anak-anak semakin "liar" bak liarnya Victor, si manusia serigala... sebagai pertanda bahwa mereka diasuh dalam "keluarga serigala". Mudah-mudahan tidak.*** &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis ibu rumah tangga, penggagas "Forum Studi Pemberdayaan Keluarga" (Family Empowerment Studies Forum).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-8046277627774269317?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/8046277627774269317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=8046277627774269317' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8046277627774269317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8046277627774269317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/apakah-kita-diasuh-keluarga-serigala.html' title='Apakah Kita Diasuh ”Keluarga Serigala”?'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-5608641590271247084</id><published>2008-01-23T07:22:00.001-08:00</published><updated>2008-01-23T07:29:58.621-08:00</updated><title type='text'>Delapan Fungsi Keluarga</title><content type='html'>Posted by Suyanto Ahmad at 08:24 &lt;br /&gt; Baru tau, ternyata ada peraturan pemerintah yang mengatur tentang fungsi keluarga, yaitu Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 1994. Dalam peraturan tersebut, disebutkan bahwa ada delapan fungsi keluarga, yakni: &lt;br /&gt;Fungsi Keagamaan&lt;br /&gt;Jelas sekali bahwa fungsi keluarga adalah untuk memelihara agama dua insan yang berlainan jenis, agar terhindar dari berbagai kemungkaran terkait dengan hubungan dengan lawan jenis &lt;br /&gt;Sosial Budaya&lt;br /&gt;Dengan fungsi ini diharapkan keluarga dapat memelihara dan memperkaya budaya bangsa. &lt;br /&gt;Cinta Kasih&lt;br /&gt;Fungsi ini yang dengan jelas ditegaskan dalam Al Qur'an, yakni mewujudkan mawaddah wa rahmah antara suami dan istri, serta anak-anak sebagai qurrota a'yun. &lt;br /&gt;Melindungi&lt;br /&gt;Yakni terutama melindungi anggotanya dari api neraka. Fungsi melindungi ini juga tersirat dalam pernyataan Allah dalam Al Qur'an, suami adalah pakaian bagi istri dan sebaliknya istri adalah pakaian bagi suaminya. &lt;br /&gt;Reproduksi&lt;br /&gt;Membuat kerangka yang terhormat dalam menjaga kelangsungan hidup umat manusia di muka bumi ini &lt;br /&gt;Sosialiasi dan Pendidikan&lt;br /&gt;Mendidik seluruh anggota keluarga, saling menasehati dalam kebaikan. &lt;br /&gt;Ekonomi&lt;br /&gt;Mencukupi kebutuhan seluruh anggota keluarga. &lt;br /&gt;Pembinaan Lingkungan&lt;br /&gt;Selain diharapkan untuk dapat hidup selaras dengan kondisi lingkungan, sosial dan budaya sekitarnya, keluarga juga diharapkan dapat memberikan pengaruh terhadap pembinaan lingkungan sekitarnya.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-5608641590271247084?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/5608641590271247084/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=5608641590271247084' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5608641590271247084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5608641590271247084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/delapan-fungsi-keluarga_23.html' title='Delapan Fungsi Keluarga'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-3211466415307792958</id><published>2008-01-23T07:22:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T07:25:12.367-08:00</updated><title type='text'>Delapan Fungsi Keluarga</title><content type='html'>Posted by Suyanto Ahmad at 08:24 &lt;br /&gt; Baru tau, ternyata ada peraturan pemerintah yang mengatur tentang fungsi keluarga, yaitu Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 1994. Dalam peraturan tersebut, disebutkan bahwa ada delapan fungsi keluarga, yakni: &lt;br /&gt;Fungsi Keagamaan&lt;br /&gt;Jelas sekali bahwa fungsi keluarga adalah untuk memelihara agama dua insan yang berlainan jenis, agar terhindar dari berbagai kemungkaran terkait dengan hubungan dengan lawan jenis &lt;br /&gt;Sosial Budaya&lt;br /&gt;Dengan fungsi ini diharapkan keluarga dapat memelihara dan memperkaya budaya bangsa. &lt;br /&gt;Cinta Kasih&lt;br /&gt;Fungsi ini yang dengan jelas ditegaskan dalam Al Qur'an, yakni mewujudkan mawaddah wa rahmah antara suami dan istri, serta anak-anak sebagai qurrota a'yun. &lt;br /&gt;Melindungi&lt;br /&gt;Yakni terutama melindungi anggotanya dari api neraka. Fungsi melindungi ini juga tersirat dalam pernyataan Allah dalam Al Qur'an, suami adalah pakaian bagi istri dan sebaliknya istri adalah pakaian bagi suaminya. &lt;br /&gt;Reproduksi&lt;br /&gt;Membuat kerangka yang terhormat dalam menjaga kelangsungan hidup umat manusia di muka bumi ini &lt;br /&gt;Sosialiasi dan Pendidikan&lt;br /&gt;Mendidik seluruh anggota keluarga, saling menasehati dalam kebaikan. &lt;br /&gt;Ekonomi&lt;br /&gt;Mencukupi kebutuhan seluruh anggota keluarga. &lt;br /&gt;Pembinaan Lingkungan&lt;br /&gt;Selain diharapkan untuk dapat hidup selaras dengan kondisi lingkungan, sosial dan budaya sekitarnya, keluarga juga diharapkan dapat memberikan pengaruh terhadap pembinaan lingkungan sekitarnya.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-3211466415307792958?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/3211466415307792958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=3211466415307792958' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/3211466415307792958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/3211466415307792958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/delapan-fungsi-keluarga.html' title='Delapan Fungsi Keluarga'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-934168451040078617</id><published>2008-01-23T07:00:00.001-08:00</published><updated>2008-01-23T07:17:23.917-08:00</updated><title type='text'>Pembinaan Perilaku Membuang Sampah Untuk Meminimalisir Budaya ‘Terabas’</title><content type='html'>Permasalahan yang paling sering ditemui di masyarakat perkotaan adalah permasalahan sampah. Permasalahan yang dihadapi seperti pengelolaan sampah yang tidak ada ujung penyelesaiannya, tersumbatnya air akibat tumpukan sampah, berbagai penyakit yang dibawanya, dsb. Penyebab timbulnya permasalahan sampah salah satunya ialah perilaku atau cara masyarakat dalam membuang sampah. Saat ini masyarakat menganggap bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan sebagai perilaku yang wajar. Perilaku ini menunjuk pada budaya ‘terabas’. Perilaku tersebut menyangkut kebiasaan seseorang yang timbul sejak dini sehingga perlu adanya pembinaan secara intensif dan efisien yang difokuskan di sekolah dasar.&lt;br /&gt;Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Situs penelitian ini adalah SDN Purwantoro V dan MI Jendral Sudirman. Fokus penelitian pada bentuk pembinaan membuang sampah yang diterapkan di sekolah dasar, perilaku siswa sekolah dasar yang mendapatkan pembinaan tersebut dalam membuang sampah dan konsep pembinaan perilaku membuang sampah yang tepat bagi siswa-siswa sekolah dasar sehingga bisa meminimalisir budaya terabas. Informan dalam penelitian ini adalah guru SDN Purwantoro V dan MI Jendral Sudirman serta siswa sekolah dasar tersebut&lt;br /&gt;Dari hasil penelitian diketahui bahwa pembinaan membuang sampah dilakukan melalui pembinaan orientasi, pembinaan pengembangan kepribadian, dan pembinaan lapangan. Sedangkan perilaku siswa setelah mendapatkan pembinaan tersebut berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya yang langsung dipraktekkan baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Konsep-konsep yang telah dikaji dari hasil wawancara berupa penggunaan buku poin, pemanfaatan sampah secara efektif dan efisien, serta penerapan school culture. &lt;br /&gt;Penerapan konsep pembinaan yang dilakukan secara intensif dan kontinyu dan didukung oleh seluruh komponen masyarakat diharapkan akan dapat meminimalisir budaya ‘terabas’.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-934168451040078617?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/934168451040078617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=934168451040078617' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/934168451040078617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/934168451040078617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/pembinaan-perilaku-membuang-sampah.html' title='Pembinaan Perilaku Membuang Sampah Untuk Meminimalisir Budaya ‘Terabas’'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-7200621360720193779</id><published>2008-01-23T06:57:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T06:59:06.773-08:00</updated><title type='text'>INTERNET DALAM BINGKAI PENDIDIKAN</title><content type='html'>PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Tahun 1960-an, Departemen Pertahanan Amerika Serikat dengan Proyek ARPA mengembangkan jaringan komputer untuk pertama kalinya. Beberapa komputer mainframe dihubungkan dalam sebuah jaringan. Pada tahapan awal, ARPA menghubungkan empat komputer kerangka yangterletak di Stanford Research Institute, University of California di Los Angeles dan Santa Barbera, dan University of Utah. Tujuan awalnya adalah bagaimana dalam jaringan tersebut, tiap komputer dapat saling mengambil dan memindahkan data melalui beberapa jalur komunikasi yang berlainan. Dalam tahun-tahun berikutnya berbagai macam jaringan komputer dihubungkan kepada ARPANET dan keseluruhan jaringan tersebut membentuk internet.&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;INTERNET, DUA SISI MATA PEDANG&lt;br /&gt;Di abad teknologi sekarang ini, perkembangannya telah ikut merambah dunia pendidikan. Dengan hadirnya teknologi informasi dalam beragam sisi kehidupan, banyak masalah dan kesulitan dapat teratasi. Akses informasi menjadi mudah dan cepat. Semuanya dapat diperoleh cukup dengan menekan tuts-tuts keyboard di mana saja kita berada.&lt;br /&gt;Dalam konteks ini, mencoba menghadirkan internet dalam ruang pendidikan menjadi sebuah keniscayaan. Apalagi dengan semakin terjangkaunya harga komputer dan pemasangan jaringan, membuat penggunaan internet makin meluas. Dikenallah istilah penetrasi jaringan internet di sekolah dan kampus. Tujuan paling sederhana, adalah bagaimana setiap komponen masyarakat bisa makin akrab dengan komputer dan dunia internet. Sumber-sumber terbatas yang selama ini hanya disediakan oleh sekolah/kampus dan perpustakaan, dapat dilengkapi dengan berselancar di dunia maya. Contoh paling sederhana adalah dengan memanfaatkan situs wikipedia yang menyediakan beragam bahasa yang berfungsi sebagai perpustakaan online.&lt;br /&gt;Dengan internet, semua yang terjadi di belahan dunia dapat dilihat dan diketahui saat itu juga. Semua jenis ilmu pengetahuan dan wawasan menjadi terbuka buat siapa saja. Bahkan, berkomunikasi dengan siapa saja di seluruh pelosok, bukanlah hal yang mustahil. &lt;br /&gt;Perkembangan e-learning (belajar sistem elektronik) dengan virtual school (sekolah virtual), membuat model pendidikan menjadi lebih dinamis, dibanding duduk diam mendengar para pendidik menjelaskan poin demi poin yang ada dalam diktat atau buku cetak. Forum interaktif sebagai sarana percakapan dan berdiskusi dengan orang lain di tempat yang berbeda menjadi salah satu alternatif yang menyenangkan. Membaca buku, artikel dan makalah secara online sambil menikmati musik favorit merepresentasikan cara belajar quantum, seperti yang dipopulerkan oleh bobby de potter.&lt;br /&gt;Namun tidak berbeda dengan semua hal yang diciptakan di dunia ini secara berpasangan, sisi baik dari perkembangan teknologi internet juga dibarengi dengan sisi buruk. Yang paling nyata dan merusak adalah item-item asusila yang tak bermoral dari beragam tinjauan dengan mudah dapat di akses di jaringan internet. Sementara pengguna terbanyak dari fasilitas ini adalah remaja yang masih dalam tahap pertumbuhan dan pencarian identitas diri.&lt;br /&gt;Maka bukan menjadi hal yang aneh, jika dalam masyarakat ditemukan banyak kasus kerusakan moral dan tindak pidana kejam lainnya yang dilakoni oleh para remaja. Beberapa bahkan melakukan tindak kekerasan pada rekan sebayanya dengan inspirasi yang didapatkan dari game online yang menceritakan tentang vandalisme. Dengan pengaruh pornografi dan pornoaksi, produktifitas belajar para pengguna internet menjadi menurun. Malas, dan hanya mengembarakan hayalan memikirkan hal-hal yang tidak bermanfaat. Tingkat kriminalitas juga menjadi naik, dan membuat keinginan untuk meningkatkan prestasi menjadi mandeg.&lt;br /&gt;Hal lainnya adalah ‘kecanduan’ yang susah diatasi. Chat online di dunia maya selalu ‘mematikan’ waktu tanpa terasa. Jika temanya mendiskusikan tentang pelajaran dan perkembangan inovasi terbaru, atau saling tukar informasi dalam beragam hal mungkin bukan masalah. Namun dalam beberapa survey acak yang dilakukan, kebanyakan netter yang memanfaatkan sarana chat menggunakannya untuk sekedar bergosip ria bahkan menjurus ke pornografi seperti yang sudah disebutkan di atas.&lt;br /&gt;MENGASAH SISI TAJAM&lt;br /&gt;Seperti pedang yang memiliki dua sisi, jika digunakan oleh orang yang tepat maka akan mendatangkan banyak manfaat. Namun, jika dipakai oleh mereka yang kurang bahkan tidak mengerti, jangankan memetik manfaat bisa jai malah akan melukai diri sendiri.&lt;br /&gt;Dengan berimbangnya manfaat dan keburukan dari perkembangan jaringan internet, menuntut para pelakon IT yang masih memiliki kesadaran untuk memaksimalkan fungsi-fungsi positif dan mengeliminir sisi negatifnya. Fungsi paling mendasar yang harus disebarkan adalah menanamkan kesadaran bagi para netter (sebutan bagi pengguna jaringan internet) untuk berpikir ke arah perbaikan dengan adanya jaringan internet ini. Bukan sebaliknya, yang bisa menghancurkan kemapanan masa depan yang sedang diukirnya.&lt;br /&gt;Penyediaan infrastruktur jaringan komputer, multimedia, video conference dan lain-lain harus diikuti dengan kesiapan sumber daya dan pengoptimalan resource yang ada. Sehingga dapat berjalan seiring dengan peningkatan sisi pendidikan yang dapat diambil dari internet. Pembinaan guru dan orang tua di rumah dan sekolah juga menjadi faktor yang berperan penting dalam meng-counter sisi negatif dari jaringan internet ini. Dengan kerja sama seluruh pihak dan elemen masyarakat, maka pemanfaatan internet sebagai media untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam makna yang sesungguhnya bukanlah menjadi hal yang utopi. &lt;br /&gt;Labels: Komunitas Anging Mammiri&lt;br /&gt;Writer: Muhammad Ilham @ 8:57 PM&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-7200621360720193779?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/7200621360720193779/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=7200621360720193779' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7200621360720193779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7200621360720193779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/internet-dalam-bingkai-pendidikan.html' title='INTERNET DALAM BINGKAI PENDIDIKAN'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-5005673711540088081</id><published>2008-01-23T06:53:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T06:56:51.408-08:00</updated><title type='text'>King, Larry. 2007. Seni Berbicara Kepada Siapa Saja, Kapan Saja, Di Mana Saja (Soft Cover).</title><content type='html'>Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Salah satu hal yang saya pelajari adalah: tak seorang pun tak dapat diajak bicara, bila kita memiliki sikap yang tepat. Setelah membaca buku ini, Anda akan mampu mengikuti segala percakapan dengan penuh keyakinan, dan Anda akan tahu cara menyampaikan pesan dengan efektif, dalam situasi apa pun. Anda akan dapat bicara dengan lebih baik dan dapat menikmatinya. Mulailah sekarang juga dan jadilah pembicara yang memesona.”&lt;br /&gt;-Larry King-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian hal yang akan Anda temukan dalam Seni Berbicara Kepada Siapa Saja, Kapan Saja, Di Mana Saja:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;+ Kunci sukses bicara dengan orang yang belum dikenal&lt;br /&gt;+ Rahasia sukses pidato dan presentasi&lt;br /&gt;+ Cara jitu menyampaikan berita buruk&lt;br /&gt;+ Mengatasi rasa malu dan membuat orang lain merasa nyaman&lt;br /&gt;+ Memesona dengan humor&lt;br /&gt;+ Apa yang harus dikatakan dalam wawancara pekerjaan&lt;br /&gt;+ Tiga kunci menuju pembicaraan bisnis yang sukses&lt;br /&gt;+ Delapan hal yang dimiliki para pembicara terbaik&lt;br /&gt;+ Bicara efektif di panggung politik&lt;br /&gt;+ Menghadapi media massa&lt;br /&gt;+ Kunci sukses tampil di radio dan TV&lt;br /&gt;+ Seni mengelak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa disangkal, berbicara adalah salah satu keahlian manusia yang sudah dilatih sejak usia balita. Tapi, walaupun terus saja sepanjang hidupnya manusia berbicara, dapat dibedakan antara orang yang “bisa” berbicara dan orang yang “tidak bisa” berbicara. Bisa jadi suara dan kalimat yang muncul dari mulut kita bukan lah sesuatu yang seharusnya, atau bukan suatu yang bermakna, atau tidak ada isinya, atau tidak ada manfaatnya, atau tidak bisa digunakan untuk mengambil manfaat, dan seterusnya. Bahkan peribahasa mengatakan, pedang yang paling tajam adalah lidah kita.&lt;br /&gt;Larry King adalah seorang pembawa acara di CNN, yang acaranya meraih rating tertinggi dan merupakan satu-satunya talk show interaktif yang menjangkau dan dipancarkan di seluruh dunia. Ia sudah berpengalaman dalam profesi pembawa acara, baik di radio, televisi, seminar, dll, selama lebih dari 40 tahun.&lt;br /&gt;Larry King mampu membuat aturan-aturan utama dalam seni berbicara yang menurutnya dapat menjadi kunci sukses menjadi pembicara yang baik, baik itu di dalam konteks keseharian, acara formal, maupun sebagai sebuah profesi, seperti pembawa acara.&lt;br /&gt;Buku Larry King ini disusun dengan format yang menarik, karena tidak melulu bicara tentang teori bagaimana berbicara dengan baik. Bahkan bisa dikatakan hanya sedikit teori, selebihnya adalah tip-tip dan cerita tentang pengalaman King berhadapan dengan orang-orang yang menjadi lawan bicaranya baik di acara-acara talk show maupun pembicaraan tidak resminya. Judul-judul dari isi buku tersebut sangat membuat penasaran, seperti “Percakapan trendi dan ketepatan bahasa politis”, “Tamu terbaik dan terburuk saya serta alasannya”, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;Bagian cerita tentang pengalaman King dalam menghadapi orang lain, yang tersebar hampir di seluruh penjuru buku, adalah bagian yang paling menarik untuk disimak dan diambil pelajaran. Nampaknya, King memang sengaja menjadikan cerita-cerita tersebut sebagai alat untuk mempermudah pembaca memahami maksud King. Dari gaya penulisan tersebut, King memberikan tip-tip dan pelajaran bukan dengan apa-apa yang dilakukan oleh dirinya, tetapi dari apa-apa yang dilakukan orang-orang hebat yang ia temui dan berbicara dengan dirinya.&lt;br /&gt;Buku King tentang seni berbicara ini tergolong sebagai buku yang ringkas dan padat, dituliskan dengan bahasa seadanya. Mungkin saja King lebih pandai berbicara daripada menulis, sehingga belum semua idenya dapat dituangkan dalam buku ini. Buku ini bukanlah suatu hasil riset maupun pemikiran mendalam tentang seni berbicara, lebih tepat dikatakan sebagai tip dari King. Karena buku ini mempunyai sudut pandang yang cukup sempit, yaitu King, dan budaya Amerika tentunya. Masih banyak nilia-nilai dan tip dalam berbicara yang belum dielaborasi khususnya yang terkait dengan keragamanan budaya manusia di dunia. Ada baiknya, apabila buku ini ingin menjadi buku internasional yang lebih mapan, nilai-nilai berbicara dari budaya mainstream di dunia juga diberi tempat, sebagai contoh seperti bagaimana orang Jepang berbicara, atau nilai Asia, nilai Afrika, nilai Eropa, dan seterusnya.&lt;br /&gt;Dari banyak sekali pelajaran yang berharga di dalam buku King tersebut, ada beberapa hal yang saya selalu ingat dalam hal seni berbicara, yaitu antusiasme, bertanya, dan diam. Semoga tulisan ini bermanfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-5005673711540088081?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/5005673711540088081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=5005673711540088081' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5005673711540088081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5005673711540088081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/king-larry-2007-seni-berbicara-kepada.html' title='King, Larry. 2007. Seni Berbicara Kepada Siapa Saja, Kapan Saja, Di Mana Saja (Soft Cover).'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-8665903927503646426</id><published>2008-01-23T06:50:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T06:53:19.891-08:00</updated><title type='text'>Demokrasi Lokal dan Pemilu Langsung di Daerah</title><content type='html'>Oleh : Tri Widodo W Utomo&lt;br /&gt;ARUS pemikiran yang menghendaki penguatan dan percepatan proses demokratisasi lokal semakin mengkristal akhir-akhir ini. Salah satu ide dasarnya adalah perlunya pemilu lokal, yang tentu saja, diikuti oleh parpol lokal. Meskipun di berbagai media mulai ramai dengan polemik tentang perlu tidaknya dan untung ruginya sistem pemilu langsung di daerah, namun kecenderungan ke arah sana kelihatannya makin tidak terhindarkan. Hasrat untuk memunculkan parpol dan pemilu lokal sesungguhnya merupakan manifestasi wajar terhadap keinginan banyak pihak untuk lebih menghormati keberadaan dan peran masyarakat sipil dalam sistem politik dan ketatanegaraan di daerah. Terlebih lagi, kebijakan desentralisasi luas lewat UU 22/1999 telah digulirkan yang semestinya turut memperbaiki iklim demokrasi. Namun, tampaknya, UU ini dipandang tidak cukup memberi peluang bagi berkembangnya partisipasi masyarakat secara langsung terhadap proses kebijakan publik di daerah. Akibatnya, muncullah gagasan tentang perlunya pemilu dan parpol lokal sebagai instrumen demokrasi, yang memang sama sekali tidak diatur dalam UU otonomi tadi. Oleh karena itu, secara konseptual ide ini dapat dikatakan sebagai terobosan penting dalam khazanah politik dan administrasi publik di Tanah Air. Namun, untuk dapat operasional, banyak aspek yang perlu dikaji dan dipertimbangkan. Pertama, pada umumnya dapat disimak bahwa para penganjur pemilu dan parpol lokal tidak percaya lagi terhadap fungsi parpol nasional sebagai wadah representasi kepentingan rakyat. Memang harus diakui bahwa para politikus (tokoh parpol) dewasa ini lebih banyak bertikai yang mencerminkan tarik ulur kepentingan internal mereka. Dalam keadaan demikian, wajar sekali jika timbul keraguan tentang efektivitas pemilu dan parpol nasional dalam menghasilkan tata kehidupan yang demokratis dan sosok pemerintah yang bersih dan bebas KKN. Meski demikian, perlu disadari pula bahwa tidak ada jaminan sama sekali bahwa model demokrasi lokal jauh lebih bersih, aspiratif, dan efektif dibanding demokrasi tingkat pusat. Seorang pengamat Indonesia di Jepang justru melihat politikus lokal sebagai kendala utama bagi proses demokratisasi. Ia mengatakan, ''politikus lokal kebanyakan lebih bersikap tradisional, otoriter, dan didominasi oleh kelas elite daerah yang berwawasan sempit, serta kurang terbiasa dengan proses demokratisasi dan keterbukaan informasi dibanding politikus nasional'' (Kimura, 1999). Di sisi lain, dari berbagai sumber bisa kita amati makin merebaknya korupsi di daerah sejak era otonomi secara luas. Dengan kata lain, gagasan pemilu/parpol lokal yang dipaksakan justru dikhawatirkan hanya memindahkan sekaligus menyebarkan kebusukan di tingkat nasional ke tingkat daerah. Terkait dengan belum matangnya politikus lokal kita ini, mekanisme pemilu lokal oleh parpol lokal boleh jadi menghasilkan demokrasi perwakilan yang memiliki akuntabilitas sangat rendah. Persepsi klasik kita bahwa sistem perwakilan selalu berarti lebih demokratis, dan demokrasi selalu berarti lebih akuntabel, mungkin sekali keliru. *** Kedua, para penganjur demokrasi lokal sering memakai argumen bahwa dalam ukuran kecil seperti negara kota, potensi demokrasi lebih besar ketimbang pemerintahan rakyat dalam ukuran besar. Namun, sesungguhnya paradigma ini sudah lama ditinggalkan, dan banyak negara maju yang melakukan penggabungan daerah-daerah kecil agar menjadi lebih besar, tanpa mengorbankan nilai-nilai demokrasi. Jepang misalnya, dewasa ini sedang giat melakukan amalgamasi dengan target pengurangan municipality dari 3.232 menjadi hanya 257 (Hayashi, 2002). Demikian halnya di Eropa. Di Swedia, unit pemda berkurang dari 1.006 pada tahun 1960-an menjadi 284 pada 1980-an. Sementara itu, pada periode yang sama, jumlah unit pemda di Belgia berkurang dari 2.663 menjadi 589; di Jerman dari 24.282 menjadi 8.426; dan di Inggris dari 1.288 menjadi 457 (Allen, 1990). Singkatnya, tidak ada korelasi positif antara ukuran daerah/negara dan kadar demokrasi. Ketiga, dorongan terhadap demokrasi lokal juga bersumber dari keraguan terhadap efektivitas UU otonomi daerah yang baru, yang hanya berkutat seputar demokratisasi pemerintahan. Sehingga terjadi penjarakan politik yang lebar dengan masyarakat daerah. Namun, sekecil apa pun harus diakui bahwa UU ini telah membawa perubahan yang cukup radikal dalam tata hukum dan tata pemerintahan kita. Kewenangan atau diskresi daerah yang jauh lebih besar dan perimbangan keuangan yang lebih proporsional, adalah dua upaya nyata untuk memberdayakan, memandirikan serta mendemokrasikan daerah. Bahwa grassroot democracy belum terjadi adalah betul, sebab desentralisasi yang ada saat ini baru merupakan desentralisasi tahap pertama (dari pusat kepada daerah). Untuk itu, yang kita butuhkan selanjutnya adalah desentralisasi tahap kedua (dari daerah kepada masyarakat). Namun, jelas dibutuhkan waktu yang cukup panjang untuk sampai pada tahap ini. Jika kita telah sampai pada tahap ini, maka konsep government yang telah berevolusi menjadi governance akan berproses lagi menjadi community governance atau citizen governance (Box, 1998). Dan pada saat itulah, kita semua akan menyaksikan wujud konkret demokrasi yang kita cita-citakan. Keempat, dalam artikel berjudul Budaya Imitasi dalam Birokrasi Lokal, saya melontarkan kritik terhadap kebiasaan untuk menerapkan sistem nasional di tingkat daerah. Salah satunya adalah ide mengadopsi sistem pemilihan presiden secara langsung menjadi pemilihan kepala daerah (KDH) secara langsung (SH, 20/12/01). Secara substansial, saya tidak menolak ide pemilihan KDH secara langsung. Namun, terdapat empat hal yang harus dijawab sebelum ide ini dilaksanakan, yaitu ada tidaknya konsep kedaulatan rakyat per daerah, mekanisme pertanggungjawaban KDH, tata laksana hubungan KDH dengan DPRD, serta efektivitas jalannya pemerintahan. Kegagalan menjawab keempat hal ini, bagi saya sama artinya dengan tidak logisnya ide pemilihan langsung. Dan jika sistem pemilihan KDH secara langsung tidak diperlukan, maka pemilu/parpol lokal juga tidak dibutuhkan. Kelima, perlu dicermati secara hati-hati agar demokrasi lokal tidak memperburuk semangat kedaerahan dan egoisme regional. Dalam konsep negara kesatuan, rakyat tidaklah terkotak-kotak berdasarkan batas-batas teritorial. Sehingga rakyat Papua semestinya memiliki hak untuk ikut menentukan format pemerintahan DKI, dan sebaliknya. Akhirnya, ada baiknya isu demokrasi lokal melalui pemilu dan parpol lokal ini dijadikan sebagai wacana dan debat publik sebelum dirumuskan secara formal dalam peraturan perundangan. Kita perlu belajar dari pemberlakuan otonomi daerah yang terburu-buru yang berakibat banyaknya masalah dalam tahap implementasinya. Oleh karena itu, sikap tergesa-gesa perlu dibuang jauh-jauh agar demokrasi yang sedang kita bangun benar-benar bermanfaat bagi rakyat banyak. Dan tidak dipelintir oleh sekelompok elite untuk kepentingan diri dan kelompoknya semata.*** Tri Widodo W Utomo, Graduate School of International Development, Nagoya University, Jepang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-8665903927503646426?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/8665903927503646426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=8665903927503646426' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8665903927503646426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8665903927503646426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/demokrasi-lokal-dan-pemilu-langsung-di.html' title='Demokrasi Lokal dan Pemilu Langsung di Daerah'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-6877711704597012054</id><published>2008-01-23T06:25:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T06:50:19.753-08:00</updated><title type='text'>OOGENESIS</title><content type='html'>Pada wanita, setelah tiba di gonad, sel benih primordial segera berdiferensiasi menjadi oogenium. Oogenium kemudian mengalami beberapa kali mitosis, dan pada akhir perkembangan embrional bulan ketiga setiap oogenium dikelilingi oleh selapis sel epitel yang berasal dari permukaan jaringan gonad, yang nantinya menjadi sel folikuler. Sebagian besar oogenium terus mengalami mitosis, sebagian lain berdiferensiasi dan tumbuh membesar menjadi oosit primer. Oosit primer kemudian mengadakan replikasi DNA dan memasuki proses miosis pertama sampai tahap profase. Pada bulan ke-5 sampai ke-7, jumlah oogenium diperkirakan mencapai 5-7 juta sel. Pada saat itu sel-sel mulai berdegenerasi, sehingga banyak oogenium dan oosit primer berhenti tumbuh dan menjadi atretik. Tetapi oosit primer yang telah memasuki tahap profase miosis pertama tetap bertahan pada stadiumnya dengan dilapisi sel folikuler epital gepeng ( selanjutnya oosit primer dengan sel folikuler primodial ). Folikel primodial tetap pada stadiumnya ( disebut fase istirahat/fase diktioten/ diplotene stage ), sampai sesudah kelahiran dan menjelang pubertas. Jumlahnya pada saat kelahiran sekitar 700 ribu-2 juta folikel. Pada masa pubertas, sambil mulai terbentuknya siklus menstruasi, folkel primordial/ oosit primer mulai malanjutkan pematanganya dengan kecepatan yang berbeda-beda. Pada saat ovulasi suatu siklus haid normal, yaitu sekitar 2 minggu sebelum terjadi perdarahan haid berikutnya, hanya satu sel folikel yang mengalami pematangan sampai tingkat lanjut dan keluar sebagai ovum yang siap dibuahi. Pertumbuhan atau pematangan diawali dengan pertambahan ukuran oosit primer/folikel primordial menjadi membesar, dan sel-sel epitel selapis gepeng disebut berbeda dalam stadium folikel primer. Awalnya oosit primer berhubungan erat dengan sel folikuler kuboit yang melapisinya, namun selanjutnya terbentuk suatu lapisan mukopolisakarida yang membatasi/memisahkan diantaranya, yang disebut zona pellucida. Kemudian terbentuk juga suatu rongga dalam lapisan folikuler ( antrum folikuli ) yang makin lama makin besar. Tetapi sel-sel folikuler yang berbatasan dengan zona pellucida oosit primer tetap utuh dan menjadi culumus oophorus. Stadium perkembangan ini disebut stadium folikel sekunder. Kemudian antrum folikuli semakin membesar, sementara bagian tepi luar lapisan folikuler mulai dilapisi oleh kedua lapisan jaringan ikat yaitu teka interna ( lapisan seluler, sebelah dalam, yang kemudian menghasilkan hormon estrogen ) dan teka esterna ( lapisan fibrosa, sebelah luar ). Pada stadium ini, folikel disebut sebagai berada dalam stadium sudah matang, disebut sebagai folikel tersier atau folikel deGraaf.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-6877711704597012054?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/6877711704597012054/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=6877711704597012054' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6877711704597012054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6877711704597012054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/oogenesis.html' title='OOGENESIS'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-4397579713683713309</id><published>2008-01-23T05:52:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T06:21:19.264-08:00</updated><title type='text'>The dangerous from smoke</title><content type='html'>There are many dangers of smoking to the body, to the immediate family, to the society, to the environment and to the economy. More than 700 chemical additives are found in cigarettes. Some of them are classified as toxic and are not allowed in food&lt;br /&gt;One of the main dangers of smoking is due to Nicotine. Nicotine is found naturally in tobacco. It has no odor and no color. It is, however, both physically and psychologically addictive, and it causes those who use it to want to smoke one cigarette after another.&lt;br /&gt;Smoking is the one of the main cause of death every year. Smoking cause number of smoke related diseases such as lung cancer (Smoking and Lung Cancer), respiratory problems and heart ailments and these dangers of smoking are increasing yearly.&lt;br /&gt;Certain breathing disabilities are also the dangers of smoking. It could also result in a decreased capability to enjoy physical capabilities because of the ailment or side effects like breathing problems. Smoking leads to reduction in life expectancy.&lt;br /&gt;Over the years a smoker will be more likely to develop respiratory ailments, thickening of the arteries, blood clots, cancer of the lung, cervix, larynx, mouth, esophagus, bladder, pancreas, and kidney, and emphysema, as well as exhibit symptoms such as reduced stamina, poor athletic performance, wheezing, coughing, dizziness, and nausea.&lt;br /&gt;In time, a smoker suffers increased resistance to the flow of air into the lungs and reduced lung capacity. Besides these serious problems, prolonged tobacco use leads to stained teeth and fingers and bad breath. Even a smoker's clothes and living quarters tend to smell of tobacco.&lt;br /&gt;Everybody knows that smoking is dangerous. Smoking can damage our body, For Example, your lungs, your brain, and your heart. The poisonous chemicals in a cigarette can cause death. Think about this, if you smoke you won't be able to run fast or jump as high if you can't breathe properly. Another problem is that you can get addicted easily by one of the chemicals called Nicotine. Nicotine can make you feel hyper sometimes. The more you smoke, the more you want to continue to smoke. Your body becomes physically dependent on the drug and begins to crave it.&lt;br /&gt;Everybody knows that smoking is dangerous. Smoking can damage our body, For Example, your lungs, your brain, and your heart. The poisonous chemicals in a cigarette can cause death. Think about this, if you smoke you won't be able to run fast or jump as high if you can't breathe properly. Another problem is that you can get addicted easily by one of the chemicals called Nicotine. Nicotine can make you feel hyper sometimes. The more you smoke, the more you want to continue to smoke. Your body becomes physically dependent on the drug and begins to crave it.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-4397579713683713309?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/4397579713683713309/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=4397579713683713309' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/4397579713683713309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/4397579713683713309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/dangerous-from-smoke.html' title='The dangerous from smoke'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-5743772280805606256</id><published>2008-01-23T05:30:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T05:52:18.394-08:00</updated><title type='text'>Apakah Merek ?</title><content type='html'>Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa. Merek merupakan salah satu kunci pertimbangan dalam keputusan bisnis. Merek adalah modal intelektual yang memiliki nilai ekonomi yang dapat ditingkatkan nilainya dalam produk dan teknologi. Merek adalah asset bisnis dan usaha. Merek sangat erat dengan busines image, goodwil dan reputasi. Merek dagang adalah : merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya. Merek jasa adalah : merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum merek di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia undang-undang merek kolonial yaitu sejak tahun 1885 dan diperbaharui dengan UU Merek No.21 tahun 1961, yang kemudian dirubah dengan UU Merek No.19 tahun 1992 dan direvisi kembali dengan UU Merek No.14 tahun 1997yang kemudian menjadi UU Merek No.15 tahun 2001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar Pemikiran Perlindungan Merek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To Protect Business Reputation and Goodwill;&lt;br /&gt;To Protect Consumer from Deception;&lt;br /&gt;To Prevent the Buying public from purchasing inferior goods or services in the mistaken believe that they originate from or are provided by another trade. (David I.Bainbridge - "Intellectual Property 2nd edition").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana masyarakat memperoleh perlindungan merek ?&lt;br /&gt;Melakukan pendaftaran merek dalam lingkup nasional dan internasional.&lt;br /&gt;Mempelajari sistem hukum yang mengatur aspek HKI&lt;br /&gt;Melakukan konsultasi dengan konsultan HKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat Perlindungan Merek&lt;br /&gt;Merek dapat menghasilkan income bagi perusahaan melalui lisensi, penjualan, komersialisasi dari merek yang dilindungi.&lt;br /&gt;Merek dapat meningkatkan nilai atau jaminan dimata investor dan institusi keuangan.&lt;br /&gt;Dalam penjualan atau merger asset merek dapat meningkatkan nilai perusahaan secara signifikan.&lt;br /&gt;Merek meningkatkan performance dan competitiveness/daya saing.&lt;br /&gt;Dengan pendaftaran merek membantu perlindungan dan penegakan haknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan Untuk Melakukan Pendaftaran Merek&lt;br /&gt;Hak Eksklusif dalam pasar / ekspor&lt;br /&gt;Posisi market yang kuat&lt;br /&gt;Pengembalian investasi&lt;br /&gt;Kesempatan untuk melisensi atau menjual&lt;br /&gt;Meningkatkan kekuatan dalam bernegosiasi&lt;br /&gt;Memberikan image yang positif bagi perusahaan&lt;br /&gt;Meningkatkan kesempatan untuk memperoleh konsumen dari produk dan jasa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-5743772280805606256?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/5743772280805606256/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=5743772280805606256' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5743772280805606256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5743772280805606256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/apakah-merek.html' title='Apakah Merek ?'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-2986572189081389957</id><published>2008-01-23T05:24:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T05:26:53.252-08:00</updated><title type='text'>Roti Tawar</title><content type='html'>Resep Roti Tawar &lt;br /&gt;bikin 1/3 resep (tapi lupa ukuran cetakannya) jadi deh 1 roti tawar besar, cukup untuk dua hari.. satu tips spy roti ga basah dalamnya: jangan potong saat roti masih panas, karena dijamin roti masih basah dengan suksesnya, he he he &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingredients:&lt;br /&gt;Note: &lt;br /&gt;Untuk 5 buah roti tawar @ 500 gram&lt;br /&gt;Cetakan roti tawar open top 22 x 12,5 x 8 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terigu Cakra Kembar 1500 gram&lt;br /&gt;Ragi instan 22,5 gram&lt;br /&gt;Air 930 gram&lt;br /&gt;Gula 75 gram&lt;br /&gt;Garam 30 gram&lt;br /&gt;Susu bubuk 60 gram&lt;br /&gt;Shortening atau blue band juga gpp 40 gram&lt;br /&gt;Bread improver 4,5 gram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Directions:&lt;br /&gt;1. Campur semua bahan kering. Masukkan air, aduk hingga adonan menyatu Masukkan shortening, aduk hingga kalis.&lt;br /&gt;2. Istirahatkan kurleb 10 menit.&lt;br /&gt;3. Bagi adonan dengan berat 500 gram, lalu bulatkan.&lt;br /&gt;4. Istirahatkan lagi selama kurleb 10 menit.&lt;br /&gt;5. Buang gasnya, lalu gulung, kemudian masukkan ke cetakan roti tawar yang sudah dioles dengan pemoles loyang.&lt;br /&gt;6. Istirahatkan selama kurleb 90 menit hingga adonan cukup mengembang.&lt;br /&gt;7. Panggang di oven pada suhu 220 derajat Celcius selama 25 menit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-2986572189081389957?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/2986572189081389957/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=2986572189081389957' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2986572189081389957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2986572189081389957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/roti-tawar.html' title='Roti Tawar'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-1356391023291837292</id><published>2008-01-23T05:20:00.001-08:00</published><updated>2008-01-23T05:20:54.145-08:00</updated><title type='text'>PERAN KEPEMIMPINAN DALAM  PERUBAHAN ORGANISASIONAL</title><content type='html'>Audith M Turmudhi&lt;br /&gt;(Dosen STMIK-AMIKOM Yogyakarta)&lt;br /&gt;Dimuat di Jurnal “Manajerial” STMIK-AMIKOM Yogyakarta vol. 2, no. 2, September 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abstract&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;The fast changing of organizational environment which is driven by competition, economical, political, globalization, social-demographical, and ethical forces must be responded through appropriate organizational change. There are four targets of organizational change should be considered i.e. organizational structure, physical setting, technology, and people. And the constraints which are able to threat the success of change effort are organizational systems and power, the differences of functional orientation and mechanical organizational structure, cultural inertia, group norms and cohesiveness, and group think and individual obstacle. In order that organizational change runs successfully, the effort should be led by a strong, visionary, intelligent, and development-oriented leadership.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Perubahan lingkungan organisasi – eksternal maupun internal – adalah suatu keniscayaan, dahulu maupun sekarang. Namun di masa sekarang, kecepatan dan intensitas perubahan lingkungan tersebut pada umumnya berlangsung begitu tinggi, penuh dinamika dan turbulensi. Bahkan, seringkali bersifat diskontinyu sehingga bukan saja menyulitkan, tetapi  dapat mengancam keberlangsungan hidup suatu organisasi. &lt;br /&gt; Jelaslah, perubahan lingkungan (environmental change) akan mengakibatkan tekanan  pada organisasi untuk melakukan perubahan organisasional (organizational change). Di tengah kuatnya arus perubahan lingkungan, tanpa perubahan diri secara tepat dan signifikan organisasi tersebut niscaya akan terseok, bahkan akan mati terlindas hukum besi perubahan.&lt;br /&gt; George dan Jones (2002)  menyebutkan sejumlah faktor lingkungan eksternal yang mendorong perubahan, yakni kekuatan kompetisi, kekuatan ekonomi, kekuatan  politik, kekuatan globalisasi, kekuatan sosial-demografik, dan kekuatan etikal. Dewasa ini persaingan dalam dunia bisnis berlangsung semakin sengit. Dinamika ekonomi dan politik nasional, regional maupun global bergerak sangat fluktuatif dan penuh kejutan. Globalisasi ekonomi dan budaya yang dipicu oleh perkembangan pesat teknologi informasi dan transportasi telah menyebabkan dunia ini bagaikan desa global (global village). Perubahan struktur demografik dan sosial berlangsung secara sangat signifikan. Dan di tengah semua itu mencuat pula di sana-sini kesadaran etik masyarakat yang menuntut ditegakkannya perilaku etis dalam dunia kerja, bisnis, dan politik.    &lt;br /&gt; Sementara, pada lingkungan internal organisasi, perubahan-perubahan yang terjadi pada nilai-nilai, etos kerja, kompetensi maupun aspirasi karyawan juga mengharuskan respons organisasional yang tepat. Makin tingginya tingkat pendidikan rata-rata karyawan, misalnya,  akan menyebabkan meningkatnya aspirasi dan tuntutan mereka dalam bekerja. Mereka pada umumnya mengharapkan perlakuan kerja yang lebih manusiawi, peluang aktualisasi diri yang lebih besar, suasana kerja yang lebih menyenangkan, cara kerja yang lebih fleksibel, pemberian  reward yang lebih adil dan lebih motivatif, kesempatan karir yang lebih terbuka, dan sebagainya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hambatan-hambatan Perubahan&lt;br /&gt; Namun, perubahan organisasional bukanlah hal yang mudah dilakukan. Ada banyak kendala yang bisa menghadang dan memacetkan program-program perubahan. Sejumlah kendala yang ditengarai oleh George dan Jones (2002:645-646) adalah: (1) kendala-kendala sistem keorganisasian dan kekuasaan, (2) perbedaan-perbedaan dalam orientasi fungsional dan struktur organisasi yang mekanistik, (3) kelembaman (inertia) kultur organisasi, (4) norma dan kohesivitas  kelompok, (5) pemikiran kelompok (group think) dan kendala-kendala individual, seperti ketidaksiapan yang mengakibatkan rasa  ketidakpastian, kekhawatiran, ketidakamanan, persepsi selektif, dan retensi kebiasaan.&lt;br /&gt;   Mekanisme yang telah tertanam untuk menghasilkan kemantapan dalam beroperasinya suatu organisasi -- yang diberlakukan dalam sistem seleksi karyawan, sistem pelatihan, sistem penilaian kinerja, sistem reward dan punishment, sistem informasi, sistem keuangan, sistem pengambilan keputusan, dan lain-lain -- akan menghasilkan suatu inertia ketika menghadapi perubahan. Pola hubungan-hubungan kekuasaan yang telah mapan dan mendatangkan sejumlah privileges bagi para pelakunya juga dapat menghambat upaya perubahan yang mengarah pada redistribusi wewenang pengambilan keputusan. Para manajer dan supervisor yang menikmati kewenangan yang luas mungkin merasa terancam dengan akan diberlakukannya sistem pengambilan keputusan partisipatif atau diterapkannya tim kerja swakelola.&lt;br /&gt; Orientasi fungsional yang berbeda pada tiap-tiap departemen atau bagian organisasi juga dapat mempersulit terbangunnya kesamaan visi perubahan. Sebagai contoh, departemen keuangan yang lebih berorientasi pada efisiensi biaya mungkin akan menolak ide perubahan teknologi yang diusulkan departemen produksi yang ingin mengejar kuantitas dan kualitas poduksi yang lebih tinggi yang akan berakibat pada meroketnya anggaran. Contoh lain, usulan perubahan desain produk oleh departemen pemasaran berdasarkan hasil riset pasar, bisa jadi kurang direspons positif oleh departemen produksi jika dirasa hanya akan menimbulkan kerepotan dalam proses produksi. Begitulah, masing-masing departemen atau divisi cenderung mengedepankan kepentingan atau mission diri sendiri. Validitas gagasan perubahan akan dinilai pertama-tama dari sudut pandang kepentingan masing-masing. Biasanya, egoisme departemental atau divisional tersebut tumbuh subur dalam struktur organisasi yang mekanistik.&lt;br /&gt; Budaya organisasi, sebagaimana disebutkan hampir 60 tahun yang lalu oleh Selznick (1948), merupakan variabel independen yang sangat memengaruhi perilaku karyawan.  Nilai-nilai yang sudah terlembagakan melalui praktik perilaku organisasional dalam kurun waktu yang cukup lama akan menjadi panduan otomatis perilaku para karyawan. Organisasi yang memiliki budaya yang kuat, yakni yang ditandai dengan dipegang dan dianutnya nilai-nilai inti organisasi secara intensif dan secara luas oleh anggota organisasi tersebut (Wiener, 1988), akan menyulitkan suatu perubahan organisasional yang menuntut berubahnya nilai-nilai inti tersebut. Dengan demikian, suatu organisasi yang sudah berpuluhtahun mempraktikkan nilai-nilai budaya korup, etos kerja medioker atau bahkan minimalis, dan business ethics yang rendah sudah barangtentu tidak mudah untuk berubah menjadi organisasi yang berbudaya etis, menjunjung tinggi nilai-nilai moral, beretoskerja tinggi, dan berorientasi pada keunggulan. &lt;br /&gt; Kelompok-kelompok kerja, formal maupun non-formal juga dapat menjadi penghalang upaya perubahan. Individu-individu yang ingin mengubah perilaku kerjanya besar kemungkinan akan dihambat oleh norma kelompok yang tidak sejalan. Tekanan kelompok dapat mengerem usaha-usaha individual maupun program perubahan organisasional. Kelompok-kelompok dengan kohesivitas tinggi yang merasa terancam akan kehilangan kenyamanannya atas penguasaan suatu sumber daya organisasi mungkin akan melakukan perlawanan. &lt;br /&gt; Kebiasaan berpikir para pimpinan dan segenap karyawan dalam menganalisis situasi dan merespons masalah dapat memerangkap mereka dalam pola-pola pikir konvensional-organisasional (group think). Hal itu akan cenderung menghalangi munculnya pemikiran segar yang diperlukan untuk perubahan. Dalam keadaan demikian, penglihatan masalah dari sudut pandang yang berbeda dan pengajuan alternatif solusi yang sama sekali lain, sulit muncul. Gagasan-gagasan baru, darimanapun datangnya, cenderung dicurigai.  &lt;br /&gt; Akhirnya, hambatan perubahan juga sering muncul dari keengganan individual yang berasal dari faktor kebiasaan, ketidaksiapan, terusiknya rasa aman, kekhawatiran akan berkurangnya penghasilan dan bertambahnya kerepotan, ketakutan terhadap hal-hal yang belum dikenali, dan persepsi negatif yang berasal dari informasi mengenai kegagalan-kegagalan upaya perubahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang Sasaran Perubahan&lt;br /&gt; Pada dasarnya ada empat bidang organisasional yang bisa menjadi sasaran perubahan, yaitu struktur organisasi, teknologi, setting fisik, dan sumber daya manusia   (Robertson et. al., 1993).&lt;br /&gt; Hal-hal yang bersifat struktural seperti pembagian kerja, sistem-sistem operasi, rentang kendali, dan desain organisasi jika dirasa sudah tidak lagi sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada dapat diubah.  Dapat dipertimbangkan perlunya dilakukan perubahan uraian pekerjaan (job description), pengayaan pekerjaan (job enrichment), pelenturan jam kerja, dan penerapan sistem imbalan yang lebih berbasis kinerja atau profit sharing. Tanggungjawab departemental dapat digabung demi keefektifan dan efisiensi. Beberapa lapisan vertikal dapat dihilangkan dan rentang kendali diperlebar demi mengurangi birokratisasi dan menambah daya responsi organisasi terhadap dinamika lingkungan. Aturan-aturan/prosedur yang dirasa menghambat kinerja bisa dipangkas, diganti dengan aturan-aturan/prosedur yang diperlukan untuk meningkatkan standardisasi. Proses pengambilan keputusan juga dapat dipercepat dengan meningkatkan desentralisasi. Bahkan, jika desain organisasi dengan struktur sederhana (simple structure) dinilai tidak lagi memadai, perlu dipertimbangkan memodifikasinya menjadi stuktur matriks, struktur tim, atau bentuk lainnya.&lt;br /&gt; Mengubah teknologi seringkali diperlukan demi efektivitas kerja karyawan dan peningkatan kinerja organisasi. Perubahan teknologis biasanya meliputi mesin-mesin, peralatan kerja, metode kerja, dan yang paling mencolok dewasa ini adalah otomatisasi atau komputerisasi. Otomatisasi menggantikan orang dengan mesin yang dapat bekerja lebih cepat, lebih akurat dan lebih murah. Sistem informasi yang canggih  memudahkan pengelolaan dan pemanfaatan informasi secara menakjubkan.&lt;br /&gt; Mengenai perubahan setting fisik, bukti empirik menunjukkan bahwa  memang tidak sertamerta hal itu berdampak besar pada kinerja individu maupun organisasi (Steele, 1986).  Meskipun demikian, setting fisik tertentu terbukti  dapat membantu atau merintangi karyawan-karyawan tertentu dalam berkinerja, sehingga dengan mengubahnya secara tepat kinerja karyawan dan organisasi dapat ditingkatkan (Porras dan Robertson, 1992).  Tata letak ruang kerja dan peralatan serta  desain interior yang dirancang dengan baik akan membantu membangun suasana dan keefektifan kerja. Karyawan akan mudah saling berkomunikasi dalam ruang kantor dengan desain terbuka, tanpa sekat-sekat dan dinding. Kenyamanan untuk produktivitas kerja juga dipengaruhi oleh intensitas pencahayaan, suhu ruangan, kebisingan, kebersihan, dekorasi maupun warna dinding.&lt;br /&gt; Akhirnya, bidang sasaran perubahan yang paling crucial adalah sumber daya manusia (SDM), baik secara individual, kelompok maupun keseluruhan anggota organisasi. Sebagai asset terpenting dan faktor kunci keberhasilan suatu organisasi, SDM perlu mendapat perhatian dan pengelolaan lebih khusus. Perubahan SDM bisa terjadi meliputi penggantian orang (turnover), mutasi, promosi, demosi; perubahan sikap, motivasi, dan perilaku kerja; peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kerja; dan perubahan nilai-nilai budaya organisasional yang menjadi dasar acuan perilaku segenap anggota organisasi.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Kepemimpinan yang Diperlukan untuk Perubahan&lt;br /&gt; Mengingat pentingnya upaya perubahan organisasional di tengah lingkungan yang berubah cepat dan bahkan acapkali bersifat diskontinyu, dan mengingat strategis dan krusialnya bidang-bidang sasaran perubahan serta kompleksnya faktor-faktor yang dapat merintangi upaya perubahan, maka perubahan organisasional seringkali tidak dapat dibiarkan terjadi secara “alamiah” saja. Perubahan seringkali perlu dirancang, direkayasa dan dikelola oleh suatu kepemimpinan yang kuat, visioner, cerdas, dan berorientasi pengembangan -- sebagai agen perubahan.&lt;br /&gt; Perubahan memerlukan kepemimpinan yang kuat dari segi otoritas yang dimilki maupun dari segi kepribadian dan komitmen karena memimpin perubahan dengan segala kompleksitas permasalahan dan hambatannya memerlukan power, keyakinan, kepercayaan diri, dan keterlibatan diri yang ekstra. Seperti yang disebutkan oleh Zaleznik (1986), seorang pemimpin tidak boleh bersikap impersonal, apalagi pasif terhadap tujuan-tujuan organisasi, melainkan harus mengambil sikap pribadi dan aktif. Dengan begitu ia tidak akan mudah patah oleh hambatan dan perlawanan. Ia justru akan bergairah menghadapi tantangan perubahan yang dipandangnya sebagai batu ujian kepemimpinannya (Maxwell, 1995).  &lt;br /&gt; Pemimpin perubahan juga harus visioner karena ia harus sanggup melihat cukup jauh ke depan ke arah mana kapal organisasi harus bergerak. Kotter (1990) menyebutkan bahwa memimpin perubahan harus dimulai dengan menetapkan arah setelah mengembangkan suatu visi tentang masa depan, dan kemudian menyatukan langkah orang-orang dengan mengomunikasikan penglihatannya dan mengilhami mereka untuk mengatasi rintangan-rintangan. Semua itu dilakukan tanpa harus bersikap otoriter. Namun, meskipun ia mengundang partisipasi pemikiran dari anggota, tongkat kepemimpinan tetaplah berada di tangannya.&lt;br /&gt; Kecerdasan juga sangat diperlukan untuk kepemimpinan perubahan. Tanpa kecerdasan yang baik, ia akan mudah terombang-ambing dalam kebingungan. Kecerdasan sangat diperlukan  karena pemimpin  harus pandai memilih strategi dan menetapkan program-program perubahan dan mengilhami teknik-teknik pengatasan masalah yang sesuai dengan situasi dan kondisi organisasional yang ada berserta dinamikanya.  Kecerdasan yang diperlukan dalam hal ini adalah kecerdasan yang multi-dimensional, yang pada intinya meliputi kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual. Dengan kecerdasan intelektual berarti ia memiliki pengetahuan, wawasan, dan kreativitas berpikir yang diperlukan. Dengan kecerdasan emosional berarti ia pandai mengelola emosi diri maupun emosi orang lain, sehingga proses perubahan dapat berjalan efektif (Cooper dan Sawaf, 1997). Dan dengan kecerdasan spiritual berarti ia memiliki kesadaran etis yang tinggi sehingga tujuan perubahan tidak semata demi peningkatan efektivitas organisasi namun juga demi tertunaikannya tanggungjawab moral dan etik (moral &amp; ethical responsibility) kepada semua stakes-holders (Hendricks dan Ludeman, 2003).&lt;br /&gt; Sebagai syarat keempat, yang lebih spesifik untuk kepemimpinan di tengah dunia yang berubah, adalah perilaku kepemimpinan yang berorientasi pengembangan, yaitu kepemimpinan yang menghargai eksperimentasi, mengusahakan munculnya gagasan-gagasan baru, dan menimbulkan serta melaksanakan perubahan (Ekvall dan Avronen, 1991). Pemimpin demikian akan mendorong ditemukannya cara-cara baru untuk menyelesaikan urusan, melahirkan pendekatan baru terhadap masalah, dan mendorong anggota untuk memulai kegiatan baru.&lt;br /&gt; Begitulah, di tengah gencarnya perubahan lingkungan, tanpa upaya perubahan organisasional yang  tepat di bawah kepemimpinan yang kuat, visioner, cerdas, dan berorientasi pengembangan, suatu organisasi akan berjalan terseok, bahkan mungkin akan mati didera kuatnya arus perubahan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Cooper, Robert K. dan Sawaf, Ayman, Excecutive EQ: Emotional Intelligence in Leadership &amp; Organization, New York: Grosset/Puttnam, 1997.&lt;br /&gt; Ekvall, G. dan Arvonen, J. “Change-Centered Leadership: An Extension of the Two-Dimensional Model,” Scandinavian Journal of Management, Vol. 7, No. 1 (1991).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; George, Jenifer M., Gareth R Jones, Organizational Behavior, 3rd edition, Prentice Hall International Incorporation, New Jersey, 2002.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Hendricks, Gay dan Ludeman, Kate, The Corporate Mystic (terjemahan), Bandung: Kaifa, 2003&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kotter, J. P., A Force for Change: How Leadership Differs from Management, New York: Free Press, 1990.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Maxwell, John C., Mengembangkan Kepemimpinan di Dalam Diri Anda (terjemahan), Jakarta: Binarupa Aksara, 1995.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Porras, J. I. dan  Robertson, P. J., “Organizational Development: Theory, Practice, and Research,” dalam M.D. Dunnette dan L.M. Hough (ed.), Handbook of Industrial &amp; Organizational Psychology, ed. ke-2, Vol. 3 (Palo Alto: Consulting Psychologist Press, 1992).&lt;br /&gt; Robertson, P. J., Roberts, D. R., dan Porras, J. I., “Dynamics of Planned Organizational Change: Assessing Empirical Support for a Theoretical Model,” Academy of Management Journal (Juni 1993).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Selznick, P., “Foundation of the Theory of Organizations”, American Sociological Review (Februari 1948).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Steele, F., Making and Managing High-Quality Workplaces: An Organizational Ecology, New York: Teachers College Press, 1986.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wiener, Y., “Forms of Values Systems: A Focus on Organizational Effectiveness and Cultural Change and Maintenance”, Academy of Management Review (Oktober 1988).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Zaleznik, A., “Excerpts from Managers and Leaders: Are They Different?”,  Harvard Business Review (Mei-Juni 1986).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-1356391023291837292?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/1356391023291837292/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=1356391023291837292' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1356391023291837292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1356391023291837292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/peran-kepemimpinan-dalam-perubahan.html' title='PERAN KEPEMIMPINAN DALAM  PERUBAHAN ORGANISASIONAL'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-6962089619137777774</id><published>2008-01-23T05:13:00.001-08:00</published><updated>2008-01-23T08:07:51.451-08:00</updated><title type='text'>Vid Clip for Free</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-2011978297db7cf8" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v18.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D2011978297db7cf8%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331299675%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D637EE7FC54435ED20CF917FF9A76B9AC805637D4.1F2C64B7C00EBF4C2F13324CBE1F05FA357B78BE%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D2011978297db7cf8%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3Dtffw-85efS9jFOhGdj5HNNZf-Kw&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v18.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D2011978297db7cf8%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331299675%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D637EE7FC54435ED20CF917FF9A76B9AC805637D4.1F2C64B7C00EBF4C2F13324CBE1F05FA357B78BE%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D2011978297db7cf8%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3Dtffw-85efS9jFOhGdj5HNNZf-Kw&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-6962089619137777774?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=2011978297db7cf8&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/6962089619137777774/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=6962089619137777774' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6962089619137777774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6962089619137777774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/vid-clip-for-free.html' title='Vid Clip for Free'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-1729294323477238291</id><published>2008-01-23T04:19:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T04:21:36.303-08:00</updated><title type='text'>THALASEMIA</title><content type='html'>Bambang Permono, IDG Ugrasena, Mia Ratwita A&lt;br /&gt;Divisi Hematologi – Bag./SMF Ilmu Kesehatan Anak FK Unair/RSU Dr. Soetomo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BATASAN&lt;br /&gt;Thalassemia adalah suatu kelompok anemia hemolitik kongenital herediter yang diturunkan secara autosomal, disebabkan oleh kekurangan sintesis rantai polipeptid yang menyusun molekul globin dalam hemoglobin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PATOFISIOLOGI&lt;br /&gt; Molekul globin terdiri atas sepasang rantai- dan sepasang rantai lain yang menentukan jenis Hb. Pada orang normal terdapat 3 jenis Hb, yaitu Hb A (merupakan &gt; 96% dari Hb total, tersusun dari 2 rantai- dan 2 rantai- = 22), Hb F (&lt; 2% = 22) dan HbA2 (&lt; 3% = 22). Kelainan produksi dapat terjadi pada ranta- (-thalassemia), rantai- (-thalassemia), rantai- (-thalassemia), rantai- (-thalassemia), maupun kombinasi kelainan rantai- dan rantai- (-thalassemia).&lt;br /&gt; Pada thalassemia-, kekurangan produksi rantai beta menyebabkan kekurangan pembentukan 22 (Hb A); kelebihan rantai- akan berikatan dengan rantai- yang secara kompensatoir Hb F meningkat; sisanya dalam jumlah besar diendapkan pada membran eritrosit sebagai Heinz bodies dengan akibat eritrosit mudah rusak (ineffective erythropoesis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EPIDEMIOLOGI&lt;br /&gt;Frekuensi gen thalassemia di Indonesia berkisar 3-10%. Berdasarkan angka ini, diperkirakan lebih 2000 penderita baru dilahirkan setiap tahunnya di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt; Anamnesis&lt;br /&gt;Keluhan timbul karena anemia: pucat, gangguan nafsu makan, gangguan tumbuh kembang dan perut membesar karena pembesaran lien dan hati. Pada umumnya keluh kesah ini mulai timbul pada usia 6 bulan.&lt;br /&gt; Pemeriksaan fisis&lt;br /&gt; Pucat &lt;br /&gt; Bentuk muka mongoloid (facies Cooley)&lt;br /&gt; Dapat ditemukan ikterus&lt;br /&gt; Gangguan pertumbuhan&lt;br /&gt; Splenomegali dan hepatomegali yang menyebabkan perut membesar&lt;br /&gt;Pemeriksaan penunjang&lt;br /&gt; Darah tepi :&lt;br /&gt; Hb rendah dapat sampai 2-3 g%&lt;br /&gt; Gambaran morfologi eritrosit : mikrositik hipokromik, sel target, anisositosis berat dengan makroovalositosis, mikrosferosit, polikromasi, basophilic stippling, benda Howell-Jolly, poikilositosis dan sel target. Gambaran ini lebih kurang khas.&lt;br /&gt; Retikulosit meningkat.&lt;br /&gt; Sumsum tulang (tidak menentukan diagnosis) :&lt;br /&gt; Hiperplasi sistem eritropoesis dengan normoblas terbanyak dari jenis asidofil.&lt;br /&gt; Granula Fe (dengan pengecatan Prussian biru) meningkat.&lt;br /&gt; Pemeriksaan khusus :&lt;br /&gt; Hb F meningkat : 20%-90% Hb total &lt;br /&gt; Elektroforesis Hb : hemoglobinopati lain dan mengukur kadar Hb F.&lt;br /&gt; Pemeriksaan pedigree: kedua orangtua pasien thalassemia mayor merupakan trait (carrier) dengan Hb A2 meningkat (&gt; 3,5% dari Hb total).&lt;br /&gt; Pemeriksaan lain :&lt;br /&gt; Foto Ro tulang kepala : gambaran hair on end, korteks menipis, diploe melebar dengan trabekula tegak lurus pada korteks.&lt;br /&gt; Foto tulang pipih dan ujung tulang panjang : perluasan sumsum tulang sehingga trabekula tampak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Thalasemia minor :&lt;br /&gt; anemia kurang besi&lt;br /&gt; anemia karena infeksi menahun&lt;br /&gt; anemia pada keracunan timah hitam (Pb)&lt;br /&gt; anemia sideroblastik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENATALAKSANAAN&lt;br /&gt; 1. Medikamentosa&lt;br /&gt; Pemberian iron chelating agent (desferoxamine): diberikan setelah kadar feritin serum sudah mencapai 1000 g/l atau saturasi transferin lebih 50%, atau sekitar 10-20 kali transfusi darah. Desferoxamine, dosis 25-50 mg/kg berat badan/hari subkutan melalui pompa infus dalam waktu 8-12 jam dengan minimal selama 5 hari berturut setiap selesai transfusi darah.&lt;br /&gt; Vitamin C 100-250 mg/hari selama pemberian kelasi besi, untuk meningkatkan efek kelasi besi.&lt;br /&gt; Asam folat 2-5 mg/hari untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat.&lt;br /&gt; Vitamin E 200-400 IU setiap hari sebagai antioksidan dapat memperpanjang umur sel darah merah.&lt;br /&gt;2. Bedah&lt;br /&gt; Splenektomi, dengan indikasi:&lt;br /&gt; limpa yang terlalu besar, sehingga membatasi gerak penderita, menimbulkan peningkatan tekanan intraabdominal dan bahaya terjadinya ruptur&lt;br /&gt; hipersplenisme ditandai dengan peningkatan kebutuhan transfusi darah atau kebutuhan suspensi eritrosit (PRC) melebihi 250 ml/kg berat badan dalam satu tahun&lt;br /&gt;3. Suportif&lt;br /&gt;Transfusi darah :&lt;br /&gt;Hb penderita dipertahankan antara 8 g/dl sampai 9,5 g/dl. Dengan kedaan ini akan memberikan supresi sumsum tualang yang adekuat, menurunkan tingkat akumulasi besi, dan dapat mempertahankan pertumbuhan dan perkembangan penderita. Pemberian darah dalam bentuk PRC (packed red cell), 3 ml/kg BB untuk setiap kenaikan Hb 1 g/dl.&lt;br /&gt;3. Lain-lain (rujukan subspesialis, rujukan spesialisasi lainnya dll)&lt;br /&gt;Tumbuh kembang, kardiologi, Gizi, endokrinologi, radiologi, Gigi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMANTAUAN&lt;br /&gt;1. Terapi &lt;br /&gt; Pemeriksaan kadar feritin setiap 1-3 bulan, karena kecenderungan kelebihan besi sebagai akibat absorbsi besi meningkat dan transfusi darah berulang.&lt;br /&gt; Efek samping kelasi besi yang dipantau: demam, sakit perut, sakit kepala, gatal, sukar bernapas. Bila hal ini terjadi kelasi besi dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tumbuh Kembang&lt;br /&gt;Anemia kronis memberikan dampak pada proses tumbuh kembang, karenanya diperlukan perhatian dan pemantauan tumbuh kembang penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt; Brozovic M, Henthorn J. Investigation of abnormal hemoglobins and thalassemia. In: Dacie JV, Lewis SM, eds. Practical Hematology. 8th ed. Churchill Livingstone Edinburgh, 1995 : 249.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Cappellini N, Cohen A, Eleftheriou A, Piga A, Porter J. Guidelines for the Clinical Management of Thalassaemia. Thalassaemia International Federation, April 2000.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Eleftheriou A. Clinical Management of Thalassaemia. In : Compliance to Iron Chelation Therapy With Desferrioxamine. Thalassaemia International Federation 2000 : 14-6.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Miller DR. Baehner RL, Mc. Millan CW, Miller LP. Blood Disease of Infancy and Childhood. 5th ed. St. Louis : Mosby Co., 1997 : 619.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Nathan DB, Oski FA. Hematology of Infancy and Childhood. 2nd ed. Philadelphia : WB Saunders, 2000 : 979.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Wahidiyat I, Thalassemia dan Permasalahannya di Indonesia. Naskah lengkap Kongres Nasional Ilmu Kesehatan Anak (KONIKA) Jakarta, 1999 : 293-6.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-1729294323477238291?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/1729294323477238291/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=1729294323477238291' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1729294323477238291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1729294323477238291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/thalasemia.html' title='THALASEMIA'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-2715537985552314871</id><published>2008-01-23T03:46:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T22:40:40.540-08:00</updated><title type='text'>China</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R5cqrfjFnNI/AAAAAAAAAAY/NdQ5PWI3FSI/s1600-h/mnj.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R5cqrfjFnNI/AAAAAAAAAAY/NdQ5PWI3FSI/s320/mnj.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158638824867601618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;z-Bottom of Form;z-Top of Form;HTML Markup;Comment;CLIMATE: China lies mainly in the northern temperate zone under the influence of monsoon. From September and October to March and April next year monsoon blow from Siberia and the Mongolia Plateau into China and decrease in force as it goes southward, causing dry and cold winter in the country and a temperature difference of 40 degree centigrade between the north and south. The temperature in China in the winter is 5 to 18 degree centigrade lower than that in other countries on the same latitude in winter. Monsoon blows into China from the ocean in summer, bringing with them warm and wet currents, thus rain. Great differences in climate are found from region to region owing to China's extensive territory and complex topography. The northern part of Heilongjiang Province in northeast China has no summer, Hainan Island has a long summer but no winter; the Huaihe River valley features four distinct seasons; the western part of the Qinghai-Tibet Plateau is covered by snow all year round; the southern part of the Yunan-Guizhou Plateau is spring-like all the year; and the northwestern inland region sees a great drop of temperature in the day. Annual precipitation also varies greatly from region to region; it is as high as 1,500 millimeters along the southeastern coast. Decreasing landward, it is less than 50 millimeters in northwest China. &lt;br /&gt;z-Bottom of Form;z-Top of Form;HTML Markup;Comment;NATIONALITIES: The People's Republic of China is a unified, multi-national country, comprising 56 nationalities. The Han people make up 91.02 percent of the total population, leaving 8.98 percent for the other 55 ethnic minorities. They are Mongolian, Hui, Tibetan, Uygur, Miao, Yi, Zhuang, Bouyei, Korean, Manchu, Dong, Yao, Bai, Tujia, Hani, Kazak, Dai, Li, Lisu, Va, She, Gaoshan, Lahu, Shui, Dongxiang, Naxi, Jingpo, Kirgiz, Tu, Daur, Mulam, Qiang, Blang, Salar, Maonan, Gelo, Xibe, Achang, Pumi, Tajik, Nu, Ozbek, Russian, Ewenki, Benglong, Bonan, Yugur, Jing, Tatar, Drung, Oroqen, Hezhen, Moinba, Lhoba and Gelo. All nationalities in China are equal according to the law. The State protects their lawful rights and interests and promotes equality, unity and mutual help among them.FAMILY NAMES: Chinese family names came into being some 5,000 years ago. There are more than 5,000 family names, of which 200 to 300 are polular. The order of Chinese names is family name goes first, following by given name. For instance, the family name of a person is Wang, given name is Dong, his/her full name would be Wang Dong . The most popular Chinese family names are LI, ZHANG, WANG, LI, ZHAO, LIU, CHEN. According to the most recent official statistics, the three most popular family names are: LI, WANG and ZHANG, occupied 7.9% (97million), 7.4 and 7.1 of total population in China respectively.RIVERS: China has 50,000 rivers each covering a catchment area of more than 100 square kilometers, and 1,500 of them cover a catchment area exceeding 1,000 square kilometers. Most of them flow from west to east to empty into the Pacific Ocean. Main rivers include the Yangtze (Changjiang), Yellow (Huanghe), Heilong, Pearl, Liaohe, Haihe, Qiangtang and Lancang. The Yangtze of 6,300 kilometers is the longest river in China. The second longest Yellow River is 5,464 kilometers. The Grand Canal from Hangzhou to Beijing is a great water project in ancient China. It is of 1,794 kilometers, making it the longest canal in the world.RELIGIONS: China is a multi-religious country. Buddhism, Taoism, Islam, Catholicism and Protestantism, with the first three being more wide spread.Various religions exert different influence on different ethnic groups. Islam is followed by the Hui, Uygur, Kazak, Kirgiz, Tatar, Dongxiang, Salar and Bonan nationalities; Buddhism and Lamaism are followed by the Tibetan, Mongolian, Dai and Yugur nationalities; Christianity is followed by the Miao, Yao and Yi nationalities; Shamanism is followed by the Oroqen, Ewenki and Daur nationalities; the majority Han nationality believes in Buddhism, Christianity and Taoism. &lt;br /&gt;z-Bottom of Form;z-Top of Form;HTML Markup;Comment;HISTORY: China, one of the four oldest civilizations in the world, has a written history of 4,000 years and boasts rich cultural relics and historical sites. It is the inventor of compass, paper-making, gunpowder and printing. · The Great Wall, Grand Canal and Karez irrigation system are three great ancient engineering projects built 2,000 years ago. Now they are the symbols of the rich culture of the Chinese nation. China has gone over a long history of primitive society, slavery society, feudal society and semi-feudal semi-colonial society and the present socialist society. · Chinese Dynasties and · Chinese Historic RelicsSTATE ORGANS: &lt;br /&gt;The National People's Congress (NPC) (Click For Chinese Language Version of the NPC Site)The President of the People's Republic of China: Hu Jintao The State Council (Chinese Government Website)The Central Military CommissionThe Supreme People's CourtThe Supreme People's Procuratorate (website in Chinese)&lt;br /&gt;z-Bottom of Form;z-Top of Form;HTML Markup;Comment;LANGUAGES: The national language is Putonghua (the common speech) or Mandarin, which is one of the five working languages at the United Nations. Most of the 55 minority nationalities have their own languages. Cantonese is one of the local dialects of southern China. As a written language, Chinese has been used for 6,000 years.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-2715537985552314871?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/2715537985552314871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=2715537985552314871' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2715537985552314871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2715537985552314871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/china.html' title='China'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_lwxqKpGUg2M/R5cqrfjFnNI/AAAAAAAAAAY/NdQ5PWI3FSI/s72-c/mnj.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-3956376287961852922</id><published>2008-01-23T03:43:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T03:45:50.192-08:00</updated><title type='text'>Pembangunan Hukum Yang Market-Friendly</title><content type='html'>Salah satu arah Kebijakan Program Pembangunan Nasional Bidang Hukum yang tercakup dalam Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) adalah mengembangkan peraturan perundang-undangan yang mendukung kegiatan perekonomian dalam menghadapi era perdagangan bebas. Tentunya arah kebijakan tersebut merupakan satu pernyataan eksplisit bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia telah melakukan pilihan untuk mengembangkan suatu sistem hukum yang mendukung ekonomi pasar (market economy). Penggunaan hukum secara sadar untuk mengubah atau mengembangkan masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang mendukung ekonomi pasar tersebut memang dimungkinkan mengingat hukum dapat difungsikan sebagai “a tool of social engineering”, suatu alat untuk merekayasa sosial. Disamping hukum, memang masih dapat diperdebatkan kemungkinan adanya faktor-faktor lain seperti ekonomi dan penggunaan teknologi dalam kemunculan suatu perubahan yang dikehendaki. Namun sekurang-kurangnya, sebagaimana pendapat Prof. DR. Satjipto Rahardjo, SH, hukum dapat digolongkan ke dalam faktor penggerak mula, yaitu yang memberikan dorongan pertama secara sistematik1.&lt;br /&gt;Tulisan ini berkehendak untuk mengukur seberapa efektif pembangunan hukum di Indonesia dalam mengembangkan sistem hukum yang mendukung perekonomian, serta bagaimana sistem hukum Indonesia yang mendukung ekonomi pasar tersebut dikembangkan dan apakah realitas telah memperlihatkan upaya-upaya yang sesuai sebagaimana yang diharapkan. Untuk mempermudah pembahasan, makalah ini meminjam model yang dikemukakan Cheryl W Gray2 mengenai prasyarat agar suatu sistem hukum dapat berfungsi dengan baik. Dalam publikasi The World Bank Poverty Reduction and Economy, Cheryl W Gray dalam tulisannya yang berjudul “Reforming Legal Systems in Developing and Transition Countries”, menyatakan bahwa terdapat tiga prasyarat penting yang perlu diperhatikan agar sistem hukum dapat berfungsi dengan baik dalam suatu ekonomi pasar, yakni tersedianya hukum yang ramah terhadap pasar (market-friendly laws), adanya kelembagaan yang mampu secara efektif menerapkan dan menegakkan hukum yang bersangkutan; dan adanya kebutuhan dari para pelaku pasar atas hukum dan perundang-undangan dimaksud3.&lt;br /&gt;Hukum Yang Market-Friendly&lt;br /&gt;Prasyarat utama yang diperlukan untuk dapat mengembangkan sistem hukum yang dapat berfungsi dengan baik (well-functioning) bagi suatu ekonomi pasar adalah mempersiapkan seperangkat hukum tertulis yang secara jelas dan jernih mampu menunjukkan batasan-batasan hak serta pertanggungjawaban individual dan yang relevan dengan kebijakan ekonomi yang pro mekanisme pasar. Upaya mewujudkan prasyarat ini bukanlah merupakan tugas yang sederhana, terutama bagi negara Republik Indonesia. Hal ini berkenaan dengan kondisi obyektif Indonesia yang masih merupakan negara berkembang yang berada pada masa transisi menuju ekonomi pasar dan terbatasnya kemampuan dalam melakukan analisis masalah serta pengambilan keputusan dalam bidang ekonomi.&lt;br /&gt;Faktor lain yang berpengaruh adalah kurangnya pengembangan prinsip-prinsip pertanggungjawaban terutama menyangkut kapasitas dan akuntabilitas fidusier (fiduciary capacity dan fiduciary accountability). Misalnya dalam pertanggungjawaban badan hukum pelaku usaha yang berupa Perseroan Terbatas (PT), meskipun telah ada peraturan perundang-undangan yang mengaturnya, yakni Undang-undang No. 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas (UUPT), namun kurang dapat diaplikasikan secara mudah mengingat tidak adanya yurisprudensi berkenaan dengan masalah yang bersangkutan. Ketentuan mengenai tanggung jawab direksi (fiduciary duties) dan kemungkinan penghapusan tanggung jawab terbatas suatu PT (Piercing The Corporate Veil) telah diatur dalam UUPT masing-masing Pasal 85 dan Pasal 3 ayat (2). Pasal 85 UUPT mengatur bahwa setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab menjalankan tugas untuk kepentingan dan usaha perseroan. Sedangkan Pasal 3 ayat (2) UUPT mengatur kemungkinan dikecualikannya prinsip tanggung jawab terbatas PT dalam hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;Persyaratan perseroan sebagai badan hukum belum atau tidak terpenuhi; &lt;br /&gt;Pemegang Saham baik langsung maupun tidak langsung dengan itikad buruk memanfaatkan perseroan semata-mata untuk kepentingan pribadi; &lt;br /&gt;Pemegang Saham terlibat dalam perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh perseroan; atau &lt;br /&gt;Pemegang Saham baik langsung maupun tidak langsung secara melawan hukum menggunakan kekayaan perseroan, yang mengakibatkan kekayaan perseroan menjadi tidak cukup untuk melunasi utang perseroan. &lt;br /&gt;Namun melihat kasus-kasus yang muncul berkenaan dengan permasalahan tersebut, penanganannya jauh dari ketentuan yang telah diatur dalam UUPT, contohnya adalah kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang termasuk penyalahgunaan utang atau pinjaman perusahaan oleh pemegang saham. Kasus lainnya adalah kasus kepailitan PT Mustika Niagatama (salah satu perusahaan Ongko Group) yang diindikasikan sebagai paper company, karena begitu minimnya asset PT Mustika Niagatama dibandingkan dengan jumlah kewajibannya. Fakta demikian muncul menjadi sorotan utama dalam laporan kurator, bahwa aset likuid PT Mustika Niagatama hanya Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah), sedangkan total utang yang dimiliki Rp 2.600.000.000.000,- (dua trilyun enam ratus milyar rupiah). Istilah Paper Company sendiri adalah suatu perusahaan yang di atas kertas berbentuk PT, namun hanya bertujuan sebagai penarik dana pinjaman bagi perusahaan lain dalam satu kelompok untuk mengelabui rambu-rambu perbankan, tidak menjalankan usaha sebagaimana layaknya PT. Memperhatikan pengertian dari paper company tersebut, maka pemegang saham PT Mustika Niagatama dapat dikenakan “Piercing The Corporate Veil”.&lt;br /&gt;Di lain pihak, terutama berkenaan dengan pembentukan peraturan perundang-undangan sebenarnya pemerintah telah mengupayakan pengembangan prinsip-prinsip pertanggungjawaban sebagai sarana untuk memulihkan praktek bisnis dan iklim berusaha yang sehat. Hal ini terlihat dari dicanangkannya prinsip-prinsip Good Governance dalam birokrasi pemerintahan dan Good Corporate Governance bagi kalangan bisnis, diberlakukannya Fit &amp; Proper Test dalam pemilihan Komisaris, Direksi dan Pejabat Eksekutif, serta diundangkannya Undang-undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Peraturan Bank Indonesia tentang Bank Umum yang baru, yakni PBI No. 2/27/PBI/2000 tanggal 15 Desember 2000, mempunyai semangat yang sama, terutama dalam hal penyempurnaan ketentuan bank umum dalam mencapai tujuan self regulatory banking (sistem perbankan yang disiplin) dan mendukung pelaksanaan risk-based supervision (pengawasan yang difokuskan pada resiko bank). Penyempurnaan tersebut merupakan upaya bagi implementasi prinsip-prinsip pokok pengawasan bank yang efektif dengan mengacu pada 25’s Core Principles for Effective Banking Supervision yang direkomendasikan Basle Committee.&lt;br /&gt;Tantangan berat lainnya bagi Indonesia dalam mewujudkan prasyarat pembentukan hukum yang market-friendly adalah kenyataan sebagaimana dikaji oleh Thomas M Franck bahwa pembentukan hukum di negara berkembang menghadapi persoalan untuk melaksanakan secara bersamaaan tiga tahap pembangunan hukum berkenaan dengan politik yang dilewati negara-negara modern industrialis, yakni tahap unifikasi, industrialisasi dan tahap social welfare4. Dengan kata lain Indonesia sebagai salah satu negara berkembang yang cenderung mengarahkan dirinya kepada negara yang mendukung ekonomi pasar membutuhkan para pemimpin masyarakat yang mempunyai keahlian khusus, yakni mampu melakukan perencanaan, rekonsiliasi, penyesuaian dan penyeimbangan ketiga tahap pembangunan hukum dimaksud. Ketiga tahapan tersebut merupakan pendekatan yang dikemukakan oleh Professor Organski5, yakni tahap pertama berupa unifikasi dimana yang menjadi permasalahan adalah integrasi politik dari suatu masyarakat atau pembentukan negara kesatuan. Tahap kedua berupa industrialisasi, dimana yang menjadi permasalahan utama adalah perjuangan modernisasi ekonomi dan politik, dan dalam tahap ini pemerintah dituntut untuk berfungsi sebagai pendorong pertumbuhan elit baru, antara lain para professional di bidang industri dan mempromosikan prinsip-prinsip akumulasi modal. Sedangkan tahap ketiga adalah tahap pergeseran peranan pemerintah untuk menjadi pelindung masyarakat dari kekerasan kehidupan industri dengan mengagendakan program-program kesejahteraan.&lt;br /&gt;Sebagai contoh aktual di Indonesia misalnya bagaimanapun optimisnya pendapat pemerintah mengenai kesatuan dan persatuan negara Republik Indonesia, namun tidak dapat dipungkiri bahwa dengan terjadinya berbagai kejadian yang mengarah disintegrasi, seperti lepasnya propinsi Timor Timur melalui referendum, bergejolaknya Aceh dan Ambon, masih menunjukkan adanya problem unifikasi. Kasus lain dapat dikemukakan, yakni berkenaan dengan akomodasi kepentingan politik dan ekonomi di seputar pembentukan dan aplikasi Undang-undang No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah.&lt;br /&gt;Keniscayaan dilakukannya secara bersamaan ketiga tahap pembangunan hukum berkenaan dengan permasalahan politik dan ekonomi sebagaimana dijelaskan di atas, untuk dapat mendorong hasil yang diinginkan pada gilirannya menghendaki juga adanya tipe-tipe baru hukum atau undang-undang, para professional dan institusi-institusi hukum. Oleh karena itu relevan dalam hal ini untuk meminjam hipotesis operasional Thomas M Franck yang dapat difungsikan sebagai prakondisi, bilamana Indonesia akan menciptakan tipe-tipe baru hukum atau undang-undang, professional dan institusi hukum, yakni sebagai berikut:&lt;br /&gt; Perlunya mempertinggi kepekaan para professional hukum, hakim dan pembuat undang-undang untuk memperjuangkan nilai-nilai kesatuan bangsa, perkembangan ekonomi dan keadilan sosial. &lt;br /&gt; Baik proses pembuatan keputusan yang bersifat yudisial maupun kuasi-yudisial serta proses regulasi dan rekonsiliasi yang bersifat legal maupun kuasi-legal di negara berkembang tidak dapat terelakkan akan terpusat kepada pencarian secara bersama-sama dan simultan nilai kesatuan, perkembangan ekonomi dan keadilan sosial. Upaya pencarian tersebut sama pentingnya dengan tugas untuk mendamaikan perbedaan yang muncul dari ketiga model perkembangan dan penemuan gabungan yang cocok bagi ketiga nilai dimaksud dalam kasus-kasus tertentu. &lt;br /&gt; Ketersediaan data-data yang relevan akan sangat menentukan, dimana pertentangan nilai yang cenderung memperluas konflik akan dipersempit dengan adanya data-data yang mencukupi. Dalam hal ini pengambilan keputusan yang efektif diperlukan tidak saja bagi para professional hukum, namun juga bagi saintis maupun pengamat-pengamat ekonomi. &lt;br /&gt; Upaya memperjuangkan nilai welfare-state dilalui dengan penggunaan firma hukum yang bergerak di bidang kepentingan publik, lembaga bantuan hukum, program paraprofesional dan hukum klinis serta peningkatan tanggung jawab sosial oleh asosiasi pengacara. &lt;br /&gt; Kekurangan alternatif yang bersifat kelembagaan atau prosedural bagi struktur formal perwakilan masyarakat secara umum membatasi perluasan partisipasi publik yang sangat berarti dalam perencanaan pembangunan. Oleh karenya para professional hukum harus dapat memainkan peranan penting dalam mendiversifikasi model-model partisipasi langsung masyarakat melalui upaya-upaya petisi, litigasi, lobbi, hearing dan mengusulkan lembaga-lembaga baru seperti ombudsman6. &lt;br /&gt;Berkenaan dengan pembentukan hukum yang berhadapan dengan kepentingan pembangunan ekonomi yang market-friendly, Cheryl W Gray menyatakan bahwa secara umum terdapat dua kemungkinan sumber hukum substantif, yakni home grown atau perundang-undangan “hasil cangkokan” (legislation transplanted) yang keseluruhan atau beberapa bagiannya merupakan hasil adaptasi dari perundang-undangan negara-negara yang sistem ekonomi pasarnya sudah memadai. Di satu sisi cara mengimpor hukum secara cangkokan dapat memberikan keuntungan dalam rangka menciptakan model-model uji-awal. Namun sesuai sifatnya yang merupakan cangkokan maka mengandung risiko, mengingat hukum yang bersangkutan tidak tumbuh dari budaya hukum lokal dan mungkin tidak sampai ke akarnya7.&lt;br /&gt;Untuk menengahi kedua kemungkinan sumber hukum substantif tersebut di atas, terdapat model transisi yang dinilai cukup praktis, yakni dengan jalan meminjam ide umum dari contoh-contoh hukum terbaik (best practice) dari negara lain, yang kemudian diadaptasi serta diinternalisasikan terlebih dahulu melalui debat-debat politik dan proses nasionalisasi secara cermat dalam tahap “legal drafting”. Sebagai contoh terbaik dalam hal ini adalah dalam pembentukan Undang-undang No. 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas, Undang-undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, dan beberapa undang-undang berkenaan dengan Hak Atas Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Rights).&lt;br /&gt;Pembentukan Lembaga Pendukung&lt;br /&gt;Prasyarat selanjutnya setelah pengembangan hukum yang market-friendly adalah perlunya pembentukan lembaga-lembaga penunjang yang diperlukan agar sistem hukum yang mendukung ekonomi pasar dimaksud dapat well-functioning. Tanpa prasyarat kelembagaan pendukung seperti ini, hukum yang didesain sebaik apapun tidak akan mampu berfungsi. Dalam pembahasan kelembagaan ini yang penting adalah bukan hanya permasalahan ada tidaknya (eksistensi) lembaga-lembaga pendukung tersebut namun yang lebih penting adalah adanya dukungan sistem perundang-undangan yang didesain dengan baik, dukungan finansial yang memadai, terselenggaranya pelatihan-pelatihan dan pemanfaatan bantuan-bantuan teknis (technical assistance) dalam pembentukan lembaga-lembaga penunjang dimaksud.&lt;br /&gt;Secara garis besar pengembangan lembaga pendukung hukum yang market-friendly tidak saja berkenaan dengan kelembagaan hukum formal, melainkan juga lembaga lain yang secara professional terkait erat dengan permasalahan hukum. Kelembagaan hukum formal yang menjadi sasaran pengembangan terutama adalah hakim, jaksa, arbitrator, pejabat-pejabat peradilan (juru sita dan hakim pengawas kepailitan) dan kurator. Sedangkan lembaga lain adalah berupa lembaga yang menghasilkan dan menyebarkan informasi sekaligus memantau pelaku-pelaku bisnis (the watchdog institutions), antara lain akuntan, appraisal, lembaga pemeringkat kredit (credit rating services), pengatur perdagangan sekuritas, instansi yang mendaftar kepemilikan perusahaan, pengacara, investigator swasta dan media massa.&lt;br /&gt;Relevan dikemukakan berkenaan dengan pembahasan masalah ini adalah hasil studi perkembangan hukum yang merupakan proyek Bank Dunia, yakni “Diagnostic Assessment of Legal Development in Indonesia” yang mengemukakan hakekat permasalahan yang hampir semuanya mengarah pada prasyarat kelembagaan pendukung sistem hukum yang mendukung ekonomi pasar, yaitu kelemahan sumber daya manusia hukum, kelemahan lembaga hukum, kelemahan Penyelesaian Sengketa Alternatif dan kelemahan sistem peradilan8.&lt;br /&gt;Khusus berkenaan dengan pengadilan, selanjutnya hasil studi perkembangan hukum proyek Bank Dunia menyebutkan bahwa saat ini sebagian besar masyarakat berpandangan sangat buruk terhadap kinerja sistem peradilan. Masyarakat beranggapan bahwa kondisi kerja di lembaga peradilan beserta aparatnya tidaklah memuaskan. Juga ada anggapan bahwa praktek pengadilan belum ditegakkan sebagaimana mestinya karena kurangnya pengetahuan dan kemampuan, atau bahkan kurangnya ketulusan dari mereka yang terlibat dalam sistem peradilan, baik hakim, pengacara, maupun masyarakat pencari keadilan9.&lt;br /&gt;Sebagai penyebab buruknya pandangan masyarakat terhadap pengadilan, terutama diakibatkan oleh pelayanan peradilan, yang dianggap gagal memenuhi harapan sebagai “benteng terakhir” melawan ketidakadilan. Perkara-perkara pengadilan ditangani dengan berbelit-belit, tidak efisien dan menghabiskan biaya yang mahal, serta prosedur penetapan putusannya yang tidak transparan. Penyebab lain yang merupakan tuduhan berat terhadap pengadilan adalah mengenai ketidakbebasan kekuasaan kehakiman dalam sistem peradilan Indonesia, terutama berhadapan dengan dominasi pemerintah. Contoh mutakhir adalah kasus diabaikannya pemilihan calon Ketua Mahkamah Agung yang telah diseleksi DPR.&lt;br /&gt;Sedangkan berkenaan dengan mekanisme penyelesaian perselisihan non-litigasi, antara lain arbitrase menghadapi kendala ketidakmampuannya untuk melaksanakan putusan secara mandiri. Keengganan masyarakat bisnis untuk bersentuhan dengan pengadilan, terutama berhubungan dengan prasangka korupnya lembaga peradilan yang ada, pada akhirnya kembali pada pengadilan dikarenakan masalah eksekusi dari Penyelesaian Sengketa melalui Badan Arbitrase tetap memerlukan fiat eksekusi dari Pengadilan.&lt;br /&gt;Secara kelembagaan Indonesia telah memiliki tiga buah lembaga arbitrase, yakni Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), Badan Arbitrase Muamalat Indonesia (BAMUI) serta Pusat Penyelesaian Perselisihan Bisnis Indonesia (P3BI) dan telah memiliki peraturan perundang-undangan baru berkenaan dengan hal tersebut, yakni Undang-undang No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Namun kewibawaan serta efektivitasnya sebagai mekanisme penyelesaian perselisihan tergantung pada promosi, publikasi dan sosialisasi agar keberadaannya menjadi lebih kokoh10, serta bonafiditas dan profesionalitas para arbiternya.&lt;br /&gt;Dilain pihak terdapat permasalahan lain berkenaan dengan bagian pembahasan ini, yakni adanya atau terjadinya ketidakefisienan dalam pembentukan lembaga-lembaga pendukung di bidang hukum bisnis. Misalnya pembentukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)11, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN)12, dan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)13 yang dilakukan secara terpisah dan berdiri sendiri-sendiri pada gilirannya akan menimbulkan pemborosan. Segala biaya untuk pelaksanaan tugas lembaga-lembaga tersebut dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Padahal di Amerika Serikat sendiri sebagai negara pelopor persaingan usaha sehat dan perlindungan konsumen, tugas sebagaimana dibebankan kepada KPPU, BPKN dan BPSK dicakup atau merupakan tugas satu lembaga yang bernama Federal Trade Commission (FTC). Sebagai bahan perbandingan di bawah ini dikutipkan posisi dan tugas FTC antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The FTC consists of five commissioners who are appointed for 7-year terms by the president, with the advice and consent of the Senate. Not more than three of the commissioners may be members of the same political party. One commissioner is chosen as chair by the president.&lt;br /&gt;The most prominent and active consumer protection agency this year was the Federal Trade Commission.14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan Akan Hukum&lt;br /&gt;Prasyarat terakhir adalah adanya penciptaan sejumlah insentif bagi individu-individu pelaku pasar (pelaku bisnis) dalam rangka memotivasi agar senantiasa berusaha memperjuangkan sepenuhnya hak-hak hukum yang dimiliki maupun hak-hak informasi serta penegakan hukum yang disediakan. Dengan kata lain adanya manfaat yang jelas bagi pelaku bisnis serta kepastian hukum baik mengenai hak, kewajiban maupun law-enforcement dari segala fasilitas hukum yang dibuat, sehingga kegiatan bisnis dapat terus survive.&lt;br /&gt;Cheryl W Gray memberikan contoh bahwa bank-bank atau kreditor lain tidak akan memanfaatkan hak yang disediakan oleh hukum jaminan atau hukum kepailitan, bilamana meragukan penegakannya oleh pemerintah. Pilihan yang dianggap efektif mungkin berupa penagihan secara agressif, misalnya dengan menggunakan debt collector15.&lt;br /&gt;Di Indonesia terdapat banyak contoh yang bisa diungkapkan mengenai kurangnya kemanfaatan atau tidak efektifnya institusi dan ketentuan hukum atau peraturan perundang-undangan. Pilihan penagihan utang dengan menggunakan Debt Collector lebih banyak dilakukan, dibandingkan dengan melalui mekanisme hukum jaminan atau hukum kepailitan. Kewibawaan lembaga kepailitan bahkan semakin hari semakin merosot, karena semakin nyata tidak dapat berbuat banyak sebagaimana diharapkan semula dalam menyelesaikan masalah piutang perusahaan. Putusan Pengadilan Niaga di akhir tahun 2000, yakni tepatnya tanggal 18 Desember 2000 merupakan hal yang kontroversial, yakni PKPU Tirtamas Comexindo yang berakhir tanpa terjadi perdamaian atau putusan pailit terhadap Tirtamas Comexindo.&lt;br /&gt;Sebelum diundangkannya Undang-undang No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, Indonesia telah memiliki tiga lembaga arbitrase, yakni Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), Badan Arbitrase Muamalat Indonesia (BAMUI) dan Pusat Penyelesaian Perselisihan Bisnis Indonesia (P3BI). Namun ketiga lembaga tersebut belum secara efektif dipilih sebagai penyelesaian perselisihan bisnis non-litigasi oleh masyarakat bisnis. Hal tersebut dikarenakan lembaga-lembaga non-peradilan tidak bisa melaksanakan putusannya secara mandiri dan sampai saat ini lebih menyukai pengadilan, karena pihak yang bersengketa dapat memenangkan perkara dengan menggunakan tekanan-tekanan yang tidak etis16. Ketidakefektifan lembaga Arbitrase dan Penyelesaian Sengketa Alternatif juga ditambah dengan adanya ketentuan hukum yang menyimpang dari prinsip pokok pengembangan lembaga non-litigasi, terutama kewajiban pengadilan untuk menolak perkara dimana para pihak sendiri telah memilih penyelesaian non-litigasi. Ketentuan tersebut tampak pada ketentuan Pasal 45 ayat (4) Undang-undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yakni yang mengatur sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apabila telah dipilih upaya penyelesaian sengketa konsumen di luar pengadilan, gugatan melalui pengadilan hanya dapat ditempuh apabila upaya tersebut dinyatakan tidak berhasil oleh salah satu pihak atau oleh para pihak yang bersengketa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal seperti ini kurang memberi kepastian hukum. Seyogyanya bila upaya penyelesaian sengketa di luar pengadilan telah dipilih oleh para pihak, upaya tersebut harus dilalui sebagaimana mestinya, dan pengadilan wajib untuk menolak gugatannya. Ketentuan Pasal 3 Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, menetapkan bahwa Pengadilan Negeri tidak berwenang untuk mengadili sengketa para pihak yang telah terikat dalam perjanjian arbitrase.&lt;br /&gt;Contoh lain yang sangat populer adalah kurangnya law-enforcement di bidang hukum Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), terutama berkenaan dengan masalah pembajakan atau pelanggaran dan kejahatan HAKI. Peraturan perundang-undangan serta institusi berkenaan dengan Hak Cipta, Merek, Paten, Desain Industri dan Sirkuit Terpadu telah ada dan dipandang cukup memadai. Namun berhadapan dengan masalah pembajakan, pemerintah dianggap tidak cukup berdaya dan kehilangan alternatif bagi pemberantasannya, bahkan terkesan kalah menghadapi mafia pembajakan. Masih segar dalam ingatan misalnya penertiban penjual VCD bajakan yang berakhir dengan perusakan jalan dan pertokoan di daerah Glodok.&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;Hukum dapat berfungsi sebagai “a tool of social engineering”, atau sekurang-kurangnya sebagai faktor penggerak mula yang memberikan dorongan pertama perubahan sosial secara sistematik. Dalam makalah ini fungsi hukum tersebut diarahkan untuk mengembangkan sistem hukum yang mendukung kegiatan perekonomian dalam menghadapi era perdagangan bebas di negara Indonesia.&lt;br /&gt;Sampai batas tertentu, pembangunan hukum di Indonesia efektif dalam mengembangkan sistem hukum yang mendukung perekonomian, terutama berkenaan dengan pembentukan peraturan perundang-undangan dengan mempergunakan model transisi, misalnya dalam pembentukan Undang-undang No. 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas, Undang-undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, dan beberapa peraturan perundang-undangan di bidang Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).&lt;br /&gt;Namun sebagaimana diukur dengan model yang dikemukakan Cheryl W Gray mengenai tiga prasyarat agar suatu sistem hukum dapat berfungsi dengan baik, yakni hukum yang dikembangkan harus market-friendly, terciptanya lembaga pendukung dan kemanfaatannya bagi kalangan bisnis, maka reformasi hukum di Indonesia masih menghadapi berbagai hambatan dan permasalahan, antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt; Dalam pembentukan hukum, Indonesia dihadapkan dengan permasalahan model pilihan hukum substantif, serta kondisi obyektif Indonesia sebagai negara berkembang, sehingga mesti melakukan secara bersamaam tiga tahap pembangunan hukum untuk menjadi negara modern industrialis, yakni tahap unifikasi, industrialisasi dan tahap social welfare; &lt;br /&gt; Dalam pembentukan lembaga pendukung, permasalahan yang dihadapi adalah adanya ketidakkepercayaan masyarakat terhadap pengadilan dan belum berwibawanya lembaga-lembaga alternatif penyelesaian sengketa; dan &lt;br /&gt; Dari aspek kemanfaatan, sebagai akibat adanya permasalahan dalam pembentukan lembaga pendukung, maka hukum dan institusi yang dibentuk masih belum memberikan kepastian bagi kalangan bisnis berkenaan dengan hak, kewajiban maupun law-enforcement-nya. &lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt; Cheryl W Gray, Reformasi Hukum Di Negara Sedang Berkembang, Jurnal Hukum Bisnis, Vol. 6, Jakarta, 1999. &lt;br /&gt; Microsoft Encarta Reference Suite 2001, CD-ROM Encyclopedia. &lt;br /&gt; Prof. DR. Satjipto Rahardjo, SH, Ilmu Hukum, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1991. &lt;br /&gt; The World Bank, Reformasi Hukum Di Indonesia, CyberConsult, Jakarta, 1999. &lt;br /&gt; Thomas M Franck, The New Development: Can American Law and Legal Institutions Help Developing Countries (Paper Kuliah). &lt;br /&gt;Wallace Mendelsons, Law and The Development Of Nations (Paper Kuliah).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-3956376287961852922?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/3956376287961852922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=3956376287961852922' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/3956376287961852922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/3956376287961852922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/pembangunan-hukum-yang-market-friendly.html' title='Pembangunan Hukum Yang Market-Friendly'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-8659916351513848052</id><published>2008-01-23T03:30:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T03:43:03.006-08:00</updated><title type='text'>Mempertahankan Adat Istiadat Kejawen</title><content type='html'>Menengok Grumbul Kalitanjung (1)&lt;br /&gt;NUANSA kehidupan warga Grumbul Kalitanjung, Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas masih menyisakan pengaruh dari masa Kadipaten Bonjok. Pada 1503, kadipaten itu terkenal sebagai penghasil minyak biji jarak dan biji nagasari. Produk minyak itu dijual ke luar daerah sampai ke perbatasan Galuh, Karangkamulyan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. &lt;br /&gt;Kadipaten Bonjok yang kini menjadi Desa Tambaknegara mempunyai empat grumbul, yaitu Kalitanjung, Karangdadap, Bonjok, dan Kaliwangi. Termasuk daerah kekuasaan Kadipaten Pasirluhur di bawah Kerajaan Mataram. &lt;br /&gt;Juru pelihara peninggalan sejarah Budi Somaputra mengemukakan, adipati yang pernah memimpin Kadipaten Bonjok adalah Wiranegara, Suranegara, Mertanegara, Mertagati, dan Sabdogati. &lt;br /&gt;''Keberadaan kelompok Kesepuhan Kalitanjung ternyata tidak lepas dari pengaruh para adipati terutama dalam adat istiadat yang masih dipatuhi sampai sekarang.''&lt;br /&gt;Grumbul Kalitanjung hanya dihuni sekitar 250 keluarga. Letaknya di barat dari Bendung Gerak Serayu dekat kawasan hutan milik Perhutani Banyumas Timur. Sebagian besar warganya hidup dari bertani ketela pohon yang dibuat canthir sebagai bahan baku makanan kecil khas Banyumas.&lt;br /&gt;Kejawen&lt;br /&gt;Kadipaten Bonjok sebenarnya berada di antara pengaruh agama Hindu dan Islam. Berkat ketekunan seorang mubalig dari Demak yang menyebarkan agama Islam di Kadipaten Bonjok, Adipati Mertanegara berikut para pejabat bawahannya masuk Islam. Sejak saat itu, dia lebih senang dipanggil Kiai Mertanegara dan istrinya Nyai Mertanegara sehingga melahirkan adanya kelompok kesepuhan yang memiliki adat istiadat kejawen. &lt;br /&gt;Warga Kalitanjung mempunyai punden Mbah Gusti Ageng berupa petilasan di sebuah bukit dekat kawasan hutan Perhutani yang dikelilingi pemakaman umum. Punden itu menjadi pusat semua kegiatan ritual, seperti Bukakan, Ruwat Bumi, Tutupan, dan Sadranan. Mereka juga masih mempertahankan tradisi berupa muyen menyambut kelahiran bayi, ritual doa setelah kematian mulai tiga hari, tujuh hari, 40 hari, 100 hari, dan 1.000 hari. ''Dalam melakukan sesuatu benar-benar dipertimbangkan dan disesuaikan dengan hari baik,'' ujar Edy Wahono, warga Desa Rawalo, yang menjadi pengamat adat istiadat di Kalitanjung.&lt;br /&gt;Kepala Desa Tambaknegara Tuswan Haryadi mengakui, warga Kalitanjung mempunyai tradisi yang unik dan agak tertutup. Salah satunya, dalam berbicara selalu santun dan pantang menyebut nama benda secara langsung. Dia mencontoh, matahari harus dikatakan tanggeran siang, bulan sebagai tanggeran ndalu, air disebut toya, jantung pisang sebagai sekar pisang.&lt;br /&gt;Menurut keterangan Edy Wahono, untuk mengungkap siapa Mbah Gusti Ageng sangat sulit karena warga Kalitanjung justru melarang ''orang luar'' mengetahui adat kejawen yang sudah mereka patuhi turun-temurun itu. ''Bahkan, pelajaran yang diberikan kepada calon kiai pun dilakukan dengan bisik-bisik oleh kiai guru dari garis keturunan laki-laki.'' (Anton Soeparno -36j)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-8659916351513848052?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/8659916351513848052/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=8659916351513848052' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8659916351513848052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8659916351513848052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/mempertahankan-adat-istiadat-kejawen.html' title='Mempertahankan Adat Istiadat Kejawen'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-6495843924246853861</id><published>2008-01-23T03:25:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T03:30:24.165-08:00</updated><title type='text'>Arsenikum, Zat Kimia Pembunuh Sel</title><content type='html'>KEMATIAN aktivis kemanusiaan Munir, S.H diduga karena &lt;br /&gt;                  keracunan arsenikum (arsenicum/As). Banyak yang kaget &lt;br /&gt;                  dengan kemungkinan demikian, sebab zat yang termasuk logam &lt;br /&gt;                  berat ini pada kadar di atas konsentrasi minimum, sangat &lt;br /&gt;                  mematikan.&lt;br /&gt;                  "Keterlaluan kalau memang ada kesengajaan untuk &lt;br /&gt;                  memasukkannya ke dalam tubuh manusia. Tidak mungkin dilakukan &lt;br /&gt;                  oleh kalangan awam, sebab diperlukan pengetahuan farmasi untuk &lt;br /&gt;                  bisa memasukkan zat ini ke dalam tubuh dalam dosis mematikan. &lt;br /&gt;                  Zat ini, pada konsentrasi tinggi, bersifat membunuh sel," &lt;br /&gt;                  ungkap staf pengajar pada Departemen Farmasi Institut &lt;br /&gt;                  Teknologi Bandung (ITB), Dr. Sukmadjaja Asyarie. Ia dihubungi &lt;br /&gt;                  melalui telefon, Jumat (12/11), untuk dimintai penjelasannya &lt;br /&gt;                  tentang zat arsenikum tersebut.&lt;br /&gt;                  Arsenikum, menurutnya, adalah suatu zat kimia yang dapat &lt;br /&gt;                  merusak ginjal jika keracunan kuat sekali. "Senyawa sulit &lt;br /&gt;                  dideteksi karena tidak memiliki rasa yang khas atau menonjol, &lt;br /&gt;                  gejala keracunan senyawa ini adalah sakit di kerongkongan &lt;br /&gt;                  sukar menelan, menyusul rasa nyeri lambung dan muntah-muntah," &lt;br /&gt;                  jelasnya.&lt;br /&gt;                  Sukmadjaja mengatakan arsenikum sendiri merupakan bagian &lt;br /&gt;                  alamiah dari lapisan permukaan atau kerak bumi. "Ada beberapa &lt;br /&gt;                  daerah yang lapisan tanahnya mengandung arsenikum yang tinggi, &lt;br /&gt;                  tapi ada juga yang rendah. Demikian pula dengan kandungan &lt;br /&gt;                  timbal (Pb) dan zat lainnya. Saya kebetulan tidak membawa &lt;br /&gt;                  catatan berapa rentang kadar arsenikum rata-rata pada tanah &lt;br /&gt;                  kering," ungkapnya.&lt;br /&gt;                  Karena merupakan lapisan kerak bumi, bisa saja zat ini &lt;br /&gt;                  turut masuk dalam makanan atau ikut larut dalam air tanah yang &lt;br /&gt;                  kita minum. "Dalam makanan misalnya sayuran atau buah-buahan &lt;br /&gt;                  yang ditanam. Namun, karena jumlahnya yang masih dalam batas &lt;br /&gt;                  konsentrasi, masuknya arsenikum dalam tubuh secara tidak &lt;br /&gt;                  sengaja tidak membahayakan," jelas Sukmadjaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                  Dalam farmakologi, semua zat baru berefek racun (merusak) &lt;br /&gt;                  jika kehadirannya dalam tubuh dosisnya berlebihan. "Karena &lt;br /&gt;                  itu, dalam obat-obatan yang bahannya dibuat dari beragam zat &lt;br /&gt;                  itu, sediaannya selalu dibatasi pada batas minimum yang masih &lt;br /&gt;                  bisa diterima oleh tubuh. Termasuk, pengaturan dosis &lt;br /&gt;                  pemberiannya untuk tubuh manusia," katanya.&lt;br /&gt;                  Dalam novel-novel detektif seperti yang dikarang Agatha &lt;br /&gt;                  Christie, memang selalu ada deskripsi penggunaan racun zat &lt;br /&gt;                  tertentu untuk mematikan seseorang. "Yang paling sering &lt;br /&gt;                  disebut misalnya asam biru (HCN) yang dimasukkan dalam minuman &lt;br /&gt;                  seseorang. Asam biru ini tingkat racunnya kalau di atas batas &lt;br /&gt;                  konsentrasi minimum, sama mematikannya dengan arsenikum tadi," &lt;br /&gt;                  katanya.&lt;br /&gt;                  Dipaparkan, keracunan arsenikum karena faktor alamiah &lt;br /&gt;                  seperti secara kontinyu mengonsumsi makanan atau minuman yang &lt;br /&gt;                  mengandung kadar As di atas ambang batas, gejalanya biasanya &lt;br /&gt;                  berlangsung dalam waktu lama."Tidak mematikan seketika, &lt;br /&gt;                  seperti apa yang digambarkan pada cerita-cerita detektif yang &lt;br /&gt;                  langsung memberikan dalam dosis yang sangat terukur dan &lt;br /&gt;                  mematikan," katanya. (Erwin Kustiman/"PR")***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-6495843924246853861?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/6495843924246853861/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=6495843924246853861' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6495843924246853861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6495843924246853861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/arsenikum-zat-kimia-pembunuh-sel.html' title='Arsenikum, Zat Kimia Pembunuh Sel'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-1652100073156993525</id><published>2008-01-23T03:24:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T03:25:45.991-08:00</updated><title type='text'>Zat dalam Sampo Berdampak pada Sel Saraf</title><content type='html'>NEW YORK – Bahan kimia yang ditemukan dalam sampo dan krim pelembab kulit ternyata bisa menyebabkan gangguan sistem saraf, demikian temuan terbaru ahli medis AS.&lt;br /&gt;Jangan mudah tergoda dengan iklan sampo dan krim lotion kulit. Terlebih kini kian marak iklan beragam merek dagang sampo. Pada sejumlah produk sampo dan krim kulit ditemukan zat kimia bernama methylisothiazolinone (MIT) yang bisa berpengaruh pada perkembangan sel saraf.&lt;br /&gt;Penelitian yang dilakukan oleh ahli medis dari University of Pittsburgh, awalnya dilakukan pada sejumlah tikus percobaan. Namun mereka yakin bahwa efek serupa bisa juga terjadi pada janin manusia. Secara detail studi ini dipublikasikan dalam jurnal American Society for Cell Biology. &lt;br /&gt;”Dari riset kami terhadap tikus, MIT jelas memicu gangguan pada perkembangan sistem saraf. Sejauh ini kami berpendapat bahwa efek yang sama cukup potensial bahwa bahan kimia tersebut berbahaya bagi manusia,” ujar Dr Elias Aizenman seperti yang dikutip BBCNews Online baru-baru ini. Bahkan apabila bahan tersebut dipakai oleh perempuan hamil, maka efeknya bisa mengenai perkembangan sel saraf bayi yang dikandungnya.&lt;br /&gt;Bahan kimia MIT selama ini memang cukup ampuh untuk memusnahkan bakteri berbahaya yang banyak tumbuh pada bahan pelembab atau air. Bahan ini kerap dipakai pada produk-produk perawatan tubuh pribadi seperti sampo dan krim pelembab tangan. Bahkan beberapa perusahaan menggunakannya dalam sistem pendingin airnya untuk keperluan produksi. Namun sayangnya Dr. Aizenman masih mengalami kendala dalam memastikan gangguan pasti pada perkembangan sel saraf. Timnya saat ini berencana untuk melakukan riset lebih jauh mengenai efek komponen kimia tersebut.&lt;br /&gt;Studi terakhir menemukan adanya efek jangka panjang walaupun kandungan MIT yang dipakai dalam jumlah rendah. MIT terkait dengan pertumbuhan struktur sel saraf bernama dendrites dan axons, yang memegang peranan penting dalam pengadaan sel yang mentransimsikan sinyal ke sel lain di dekatnya. Zat kimia MIT memblokir fungsi suatu enzim yang biasanya aktif ketika sel-sel melakukan kontak satu sama lain.&lt;br /&gt;”Bahan kimia ini makin banyak dipakai oleh perusahaan sampo dan krim kulit. Masih belum ada tes toksin yang dilakukan pada manusia untuk mengetahui sampai pada tingkat seberapa zat itu masih bisa dikatakan aman bagi manusia,” jelas Dr. Aizenman.&lt;br /&gt;Dibantah&lt;br /&gt;Dari sisi produsen sampo dan krim lotion kulit, tentu saja berkeberatan dengan hasil studi yang dikemukakan Aizenman. Para produsen sampo juga tak mau kalah mengajukan ahli medisnya. Seperti yang dikemukakan Dr Chris Flower dari Cosmetics, Toiletries and Perfumery Association di Inggris yang mengklaim bahwa MIT sudah melalui sejumlah uji coba keamanan kesehatan dan akan terus digunakan pada lebih banyak produk perawatan lainnya. &lt;br /&gt;”Tidak ada sebab yang berarti ditimbulkan oleh MIT. Bahan tersebut sudah melalui banyak tes keamanan sebelum dipakai dalam produk kosmetik,” ujar Flower. Ia menegaskan bahwa komponen MIT yang dipakai hanya yang sudah dikombinasikan dengan bahan kimia lain, itulah yang dipakai pada produk-produk di Eropa.&lt;br /&gt;Bahkan ia mengklaim bahwa ahli independen dari Komisi Eropa sudah memeriksa semua data produk yang mengandung MIT dan menyatakan cukup aman walau pada batas konsentrasi maksimum sekalipun. Menurut Dr. Flower, MIT adalah sejenis bahan pengawet yang ketika diuji coba di laboratorium pada sejumlah sel hanya akan berdampak pada jumlah konsentrasi tertentu saja. Sejauh ini bahan kimia tersebut memiliki profil cukup aman untuk penggunaan bahan perawatan dan kosmetik yang biasa dipakai orang.&lt;br /&gt;Sementara dampak MIT pada perempuan hamil juga masih diragukan. Dr Donald Peebles, konsultan kehormatan kandungan di University College London, berkomentar kalau temuan Aizenman tidak bisa dijadikan bukti bahwa MIT berbahaya bagi perempuan hamil. Masih dibutuhkan riset lebih banyak untuk mendukungnya. Studi terkini yang dilakukan berbasis pada struktur sel. Akan lebih menarik apabila melihat hasil uji coba pada tikus yang hamil dan mengobservasi perkembangan sarafnya.&lt;br /&gt;Masih dipertanyakan pula tanda-tanda mengenai sampai tingkat mana MIT memberi dampak pada perempuan yang mengandung dan menggunakan produk yang berisikan MIT.(SH/merry magdalena)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-1652100073156993525?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/1652100073156993525/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=1652100073156993525' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1652100073156993525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1652100073156993525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/zat-dalam-sampo-berdampak-pada-sel.html' title='Zat dalam Sampo Berdampak pada Sel Saraf'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-4620128769860639431</id><published>2008-01-23T03:23:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T03:24:37.097-08:00</updated><title type='text'>Kosmetik pun tak Luput dari Formalin</title><content type='html'>ANCAMAN formalin ternyata tak hanya datang melalui bahan makanan yang diawetkan atau terkontaminasi senyawa tersebut. Ancaman juga bias muncul melalui produk kosmetik dan kecantikan yang biasa kita gunakan sehari-hari. Mulai dari produk perawatan rambut (sampo), perawatan kulit dan tubuh (sabun mandi), deodoran, cologne, hingga pasta gigi. Yang lebih gawat, sampo dan sabun mandi bayi juga mengandung formalin. &lt;br /&gt;Formalin memiliki banyak nama alias, di antaranya Ivalon, Quaternium–15, Lysoform, Formalith, BVF, Methylene oxide, Morbicid, Methanal, Methyl aldehyde, Oxomethane, Formic aldehyde, Fannoform, Fyde, Lofol, Oxymethylene, Formol, dan Superlysoform. Cobalah cek kosmetik dan produk kecantikan yang Anda miliki, adakah salah satu nama di atas? Misalnya Quaternium–15, yang ditemukan dalam banyak produk perawatan rambut dan kosmetika.&lt;br /&gt;Terdapat fakta yang cukup menakutkan. Dari sekian banyak zat kimia yang biasa tertera dalam produk-produk kecantikan maupun rumah tangga, hanya 30 % yang telah teruji efek negatifnya bagi kesehatan manusia. Kurang dari 10 % yang telah teruji pengaruhnya pada sistem syaraf, dan tidak ada yang tahu mengenai efek kombinasi zat-zat kimia ini ketika bercampur dalam tubuh kita.&lt;br /&gt;The National Institute of Occupational Safety and Health menganalisis ribuan zat kimia yang digunakan dalam berbagai produk perawatan tubuh. Mereka menemukan zat-zat kimia yang bersifat toksik dapat menyebabkan mutasi biologis, komplikasi reproduktif, keracunan berat, tumor, serta iritasi kulit dan mata. Meskipun kita membaca daftar bahan yang tertera pada label produk dengan teliti, belum tentu produk tersebut dapat begitu saja dipercaya. &lt;br /&gt;Para produsen bisa mencantumkan nama kimia yang disamarkan dengan menggunakan nama dagang. Jadi, meskipun zat kimia tersebut tertera pada label, mungkin saja tidak dikenali. Bahkan meskipun bahan aktif yang berbahaya tertera pada kemasan, sering kali bahan-bahan sisanya dimasukkan ke dalam kategori inert (bahan nonaktif).&lt;br /&gt;Kategori nonaktif ini cenderung membuat kita menyimpulkan bahwa zat-zat kimia yang termasuk di dalamnya tidaklah beracun atau berbahaya. Padahal, banyak sekali zat kimia yang digunakan sebagai bahan inert sebenarnya lebih berbahaya daripada bahan aktifnya itu sendiri. Malahan ada juga zat karsinogen (penyebab kanker) yang digunakan sebagai bahan inert dalam produk rumah tangga.&lt;br /&gt;Salah satu penelitian di New York menghasilkan temuan bahwa 85 % produk yang diteliti menuliskan label peringatan yang tidak sesuai. Sebagian tertulis beracun, padahal sebenarnya tidak, sebagian lain justru sebaliknya. Banyak juga yang memberikan informasi pertolongan pertama yang salah. Selain itu, sama sekali tidak ada peringatan mengenai efek negatif yang mungkin terjadi dalam penggunaan jangka panjang. Hal ini sangat riskan karena kebanyakan penyakit yang berkaitan dengan penggunaan zat kimia merupakan akibat dari pemakaian jangka panjang.&lt;br /&gt;Salah satu bahan kimia yang banyak digunakan dalam produk kecantikan dan produk rumah tangga yakni formaldehid. Formaldehid digunakan baik dalam produk pembersih maupun produk perawatan tubuh karena bahan tersebut merupakan pengawet yang murah. Formaldehid dapat menyebabkan kanker, bisa berakibat fatal bila terhirup, tertelan, atau terserap melalui kulit. &lt;br /&gt;Meskipun begitu, para produsen masih dapat memasukkan formaldehid dalam sampo dan tidak menuliskannya sebagai bahan pembuat pada labelnya! Anda akan terkejut bila mengetahui bahwa formaldehid merupakan bahan kimia yang biasa terdapat dalam sampo bayi, sabun mandi, deodoran, parfum, cologne, pewarna rambut, obat kumur, pasta gigi, hair spray, dan banyak produk perawatan tubuh lainnya.&lt;br /&gt;Bayangkan saja, bila seorang anak kecil yang penuh rasa ingin tahu membuka kemasan salah satu produk pembersih dan meminumnya. Memang mengerikan, anak itu bisa saja mati. Nyatanya, kebanyakan korban keracunan adalah anak-anak yang telah menelan produk pembersih atau produk perawatan tubuh. &lt;br /&gt;Terhirup, lebih berbahaya&lt;br /&gt;Yang mengejutkan, ternyata keracunan karena terhirup lebih sering terjadi dan bisa jadi jauh lebih berbahaya daripada tertelan. Ketika sesuatu zat yang berbahaya tertelan, perut kita sebenarnya akan berusaha merusak dan menetralkan racun tersebut sebelum diserap ke dalam aliran darah. Tetapi ketika uap beracun dari zat kimia terhirup, racun ini langsung masuk ke dalam aliran darah dan dengan cepat menjalar kepada organ-organ fungsional seperti otak, jantung, hati, dan ginjal. &lt;br /&gt;Banyak produk yang mengeluarkan uap beracun yang bisa mengiritasi mata, hidung, tenggorokan, dan paru-paru, dan menyebabkan sakit kepala, sakit otot, dan infeksi rongga dada, mulut, dan hidung. Proses pelepasan uap ke udara ini terjadi meskipun zat kimia tersebut disegel rapat-rapat dalam tempatnya. Ingin bukti? Berjalanlah melewati rak berisi produk-produk pembersih di supermarket, dan ciumlah betapa kuatnya bau uap beracun di situ meskipun kemasan produknya tertutup rapat.&lt;br /&gt;Akhirnya, perlu disadari betapa berbahayanya ancaman zat kimia yang masuk secara absorpsi melalui kulit. Satu sentimeter persegi kulit kita mengandung tiga juta sel, empat meter sel syaraf, satu meter pembuluh darah, dan seratus kelenjar keringat. Pernah mendengar tentang plester nikotin dan krim analgesik? Obat-obat ini bekerja dengan cara diserap ke dalam aliran darah melalui kulit. Bahkan, beberapa obat penyakit jantung diberikan melalui plester transdermal (melalui kulit). &lt;br /&gt;Zat kimia apapun yang menyentuh kulit dapat diserap dan disebarkan ke seluruh tubuh. Hal ini dapat terjadi bahkan ketika kita menyentuh permukaan suatu benda yang telah diolesi suatu zat kimia beberapa hari atau beberapa minggu sebelumnya. Entah apa yang terjadi seandainya bayi kita merangkak melewati lantai dapur yang baru saja kita bersihkan. Karena itulah, kita harus lebih teliti lagi, jangan ceroboh menggunakan sembarang produk.*** &lt;br /&gt;Woro Swasti, S.Si.&lt;br /&gt;Alumnus Kimia ITB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-4620128769860639431?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/4620128769860639431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=4620128769860639431' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/4620128769860639431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/4620128769860639431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/kosmetik-pun-tak-luput-dari-formalin.html' title='Kosmetik pun tak Luput dari Formalin'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-3758097223792257422</id><published>2008-01-23T03:19:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T03:23:31.623-08:00</updated><title type='text'>Rokok, Laboratorium Reaksi Kimia Berbahaya</title><content type='html'>Oleh Sinly Evan Putra&lt;br /&gt;Mahasiswa Kimia FMIPA Universitas Lampung&lt;br /&gt;Kategori Kimia Lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat ironis memang bahwa manusia sangat memperhatikan keseimbangan alam akibat proses pembakaran bahan bakar oleh industri yang mengeluarkan polusi, tetapi dilain pihak orang-orang dengan sengaja mengalirkan gas produksi pembakaran rokok ke paru-paru mereka. &lt;br /&gt;Kebiasaan merokok telah menjadi budaya diberbagai bangsa di belahan dunia. Mayoritas perokok diseluruh dunia ini, 47 persen adalah populasi pria sedangkan 12 persen adalah populasi wanita dengan berbagai kategori umur. Latar belakang merokok beraneka ragam, di kalangan remaja dan dewasa pria adalah faktor gengsi dan agar disebut jagoan, malahan ada salah satu pepatah menarik yang digunakan sebagai pembenar atas kebiasaan merokok yaitu `ada ayam jago diatas genteng, ngga merokok ngga ganteng`. Sedangkan kalangan orang tua, stres dan karena ketagihan adalah faktor penyebab keinginan untuk merokok.&lt;br /&gt;Berbagai alasan dan faktor penyebab untuk merokok diatas biasanya kalah seandainya beradu argumen dengan pakar yang ahli tentang potensi berbahaya atas apa ditimbulkan dari kebiasaan merokok baik bagi dirinya sendiri, orang lain dan lingkungan. Harus diakui banyak perokok yang mengatakan bahwa merokok itu tidak enak tetapi dari sekian banyak pamflet, selebaran, kampanye anti rokok, sampai ke bungkus rokoknya diberi peringatan akan bahaya kesehatan dari rokok, tetap tak bisa mengubris secara massal berkurangnya kebiasaan merokok dan jumlah perokok&lt;br /&gt;Tulisan ini mungkin sama nasibnya dengan kumpulan aksi anti rokok yang didengungkan seperti diatas, tetapi saya mencoba membahasnya dari sudut kimia sesuai dengan literatur yang dipunyai, dengan harapan pembaca situs ini yang mayoritas dari jurusan kimia akan lebih mudah memahami ketimbang saya membahas dari sudut kesehatan, lingkungan atau industri. Sehingga mudah-mudahan setelah membaca artikel ini.setidaknya ada beberapa orang dapat berhenti merokok.&lt;br /&gt;Rokok dan Reaksi Kimia (Pembakaran)&lt;br /&gt;Proses pembakaran rokok tidaklah berbeda dengan proses pembakaran bahan-bahan padat lainnya. Rokok yang terbuat dari daun tembakau kering, kertas dan zat perasa, dapat dibentuk dari unsur Carbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N) dan Sulfur (S) serta unsur-unsur lain yang berjumlah kecil. Rokok secara keseluruhan dapat diformulasikan secara kimia yaitu sebagai (CvHwOtNySzSi).&lt;br /&gt;Dua reaksi yang mungkin terjadi dalam proses merokok&lt;br /&gt;Pertama adalah reaksi rokok dengan oksigen membentuk senyawa-senyawa seperti CO2, H2O, NOx, SOx, dan CO. Reaksi ini disebut reaksi pembakaran yang terjadi pada temperatur tinggi yaitu diatas 800oC. Reaksi ini terjadi pada bagian ujung atau permukaan rokok yang kontak dengan udara.&lt;br /&gt;CvHwOtNySzSi + O2 -&gt; CO2+ NOx+ H2O + SOx + SiO2 (abu) ((pada suhu 800oC))&lt;br /&gt;reaksi pembakaran rokok &lt;br /&gt;Reaksi yang kedua adalah reaksi pemecahan struktur kimia rokok menjadi senyawa kimia lainnya. Reaksi ini terjadi akibat pemanasan dan ketiadaan oksigen. Reaksi ini lebih dikenal dengan pirolisa. Pirolisa berlangsung pada temperatur yang lebih rendah dari 800oC. Sehingga rentang terjadinya pirolisa pada bagian dalam rokok berada pada area temperatur 400-800oC. Ciri khas reaksi ini adalah menghasilkan ribuan senyawa kimia yang strukturnya komplek.&lt;br /&gt;CvHwOtNySzSi -&gt; 3000-an senyawa kimia lainnya + panas produk ((pada suhu 400-800oC)) &lt;br /&gt;reaksi pirolisa&lt;br /&gt;Walaupun reaksi pirolisa tidak dominan dalam proses merokok, tetapi banyak senyawa yang dihasilkan tergolong pada senyawa kimia yang beracun yang mempunyai kemampuan berdifusi dalam darah. Proses difusi akan berlangsung terus selagi terdapat perbedaan konsentrasi. Tidak perlu disangkal lagi bahwa titik bahaya merokok ada pada pirolisa rokok. Sebenarnya produk pirolisa ini bisa terbakar bila produk melewati temperatur yang tinggi dan cukup akan Oksigen. Hal ini tidak terjadi dalam proses merokok karena proses hirup dan gas produk pada area temperatur 400-800oC langsung mengalir kearah mulut yang bertemperatur sekitar 37oC.&lt;br /&gt;Rokok dan proses penguapan uap air dan nikotin&lt;br /&gt;Selain reaksi kimia, juga terjadi proses penguapan uap air dan nikotin yang berlangsung pada temperatur antara 100-400oC. Nikotin yang menguap pada daerah temperatur di atas tidak dapat kesempatan untuk melalui temperatur tinggi dan tidak melalui proses pembakaran. Terkondensasinya uap nikotin dalam gas tergantung pada temperatur, konsentrasi uap nikotin dalam gas dan geometri saluran yang dilewati gas.&lt;br /&gt;Pada temperatur dibawah 100oC nikotin sudah mengkondensasi, jadi sebenarnya sebelum gas memasuki mulut, kondensasi nikotin telah terjadi. Berdasarkan keseimbangan, tidak semua nikotin dalam gas terkondensasi sebelum memasuki mulut sehingga nantinya gas yang masuk dalam paru-paru masih mengandung nikotin. Sesampai di paru-paru, nikotin akan mengalami keseimbangan baru, dan akan terjadi kondensasi lagi.&lt;br /&gt;Jadi, ditinjau secara proses pembakaran, proses merokok tidak ada bedanya dengan proses pembakaran kayu di dapur, proses pembakaran minyak tanah di kompor, proses pembakakaran batubara di industri semen, proses pembakaran gas alam di industri pemanas baja dan segala proses pembakaran yang melibatkan bahan bakar dan oksigen. Sangat ironis memang bahwa manusia sangat memperhatikan keseimbangan alam akibat proses pembakaran bahan bakar oleh industri yang mengeluarkan polusi, tetapi dilain pihak orang-orang dengan sengaja mengalirkan gas produksi pembakaran rokok ke paru- paru mereka. &lt;br /&gt;Jumlah kematian dan klaim perokok Menurut penelitian Organisasi Kesehatan dunia (WHO), setiap satu jam, tembakau rokok membunuh 560 orang diseluruh dunia. Kalau dihitung satu tahun terdapat 4,9 juta kematian didunia yang disebabkan oleh tembakau rokok. Kematian tersebut tidak terlepas dari 3800 zat kimia, yang sebagian besar merupakan racun dan karsinogen (zat pemicu kanker), selain itu juga asap dari rokok memiliki benzopyrene yaitu partikel-partikel karbon yang halus yang dihasilkan akibat pembakaran tidak sempurna arang, minyak, kayu atau bahan bakar lainnya yang merupakan penyebab langsung mutasi gen. Hal ini berbanding terbalik dengan sifat output rokok sendiri terhadap manusia yang bersifat abstrak serta berbeda dengan makanan dan minuman yang bersifat nyata dalam tubuh dan dapat diukur secara kuantitatif.&lt;br /&gt;Selain mengklaim mendapatkan kenikmatan dari output rokok, perokok juga mengklaim bahwa rokok dapat meningkatan ketekunan bekerja, meningkatkan produktivitas dan lain-lain. Tetapi klaim ini sulit untuk dibuktikan karena adanya nilai abstrak yang terlibat dalam output merokok. Para ahli malah memperkirakan bahwa rokok tidak ada hubunganya dengan klaim-klaim di atas. Malah terjadi sebaliknya, menurunnya produktiviats seseorang karena merokok akibat terbaginya waktu bekerja dan merokok. Selain itu berdasarkan penelitian terbaru menyatakan bahwa merokok dapat menurunkan IQ. (dari pelbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-3758097223792257422?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/3758097223792257422/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=3758097223792257422' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/3758097223792257422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/3758097223792257422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/rokok-laboratorium-reaksi-kimia.html' title='Rokok, Laboratorium Reaksi Kimia Berbahaya'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-8903887237456223096</id><published>2008-01-23T02:09:00.000-08:00</published><updated>2008-01-23T02:30:58.696-08:00</updated><title type='text'>International Criminal Court (ICC) Sebagai Pranata Baru Peradilan Internasional</title><content type='html'>Menjelang akhir abad yang sangat berdarah dalam perjalanan sejarah manusia, komunitas international bersama-sama mengadopsi sebuah treaty yang membentuk sebuah pengadilan pertama dalam sejarah yang independen dan permanen. Pengadilan tersebut saat ini telah menjadi kenyataan yang disebut sebagai International Criminal Court (ICC). ICC memiliki kemampuan untuk untuk melakukan investigasi dan menuntut setiap individu yang dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan (crimes against humanity), genosida (genocide), dan kejahatan perang (crime of war). ICC sifatnya melengkapi keberadaaan sistem peradilan nasional sebuah negara dan akan melangkah hanya jika pengadilan nasional sebuah negara tidak memiliki kemauan atau tidak mampu untuk menginvestigasi dan menuntut kejahatan-kejahatan yang terjadi tersebut. ICC juga akan membantu untuk mempertahankan hak-hak perempuan dan anak-anak yang bisanya memiliki kekuatan yang sangat kecil untuk mempertahankan hak-haknya untuk mendapat keadilan[1].Sejarah Berdirinya ICCStatuta yang menjadi dasar berdirinya ICC, Statuta Roma, diadopsi pada konferensi internasional yang disponsori oleh PBB di Roma pada tanggal 17 Juli 1998. Setelah melangsungkan pembahasan mendalam selama 5 minggu, 120 negara menyatakan pendiriannya untuk mengadopsi statuta tersebut. Hanya 7 negara menolak untuk mengadopsi statuta tersebut. Mereka adalah Cina, Israel, Iraq, Yaman, Qatar, Libya, dan Amerika Serikat (AS). Sementara 21 negara abstain dalam pemungutan suara. 139 negara berikutnya menandatangani treaty tersebut pada tanggal 31 Desember 2000. Selanjutnya pada tanggal 11 April 2002 sebanyak 66 negara meratifikasi treaty tentang Statuta Roma. Dengan diratifikasinya treaty ini oleh 66 negara maka telah melewati batas minimal sebanyak 60 negara yang menjadi syarat dapat berlakunya sebuah treaty. Pengadilan ini memulai bekerja sejak tanggal 1 Juli 2002. Pada tanggal 19 September 2002 sebanyak 81 negara telah meratifikasi treaty tentang Statuta Roma.[2] &lt;br /&gt;Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya bahwa ICC adalah sebuah pengadilan permanen yang dibentuk untuk melakukan investigasi dan menuntut setiap individu yang dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan (crimes against humanity), genosida (genocide), dan kejahatan perang (crime of war). Jika demikian halnya sekilas terlihat ada tumpang tindih kedudukan ICC jika dibandingkan dengan pengadilan-pengadilan Internasional lainnya yang telah lebih dulu ada seperti International Court of Justice (ICJ) ataupun International Criminal Tribunal for Former Yugosavia dan International Criminal Tribunal for Former Rwanda. Namun jika diamati lebih jelas terlihat perbedaan prinsip yang sangat mendasar antara ICC dengan 3 pengadilan lain tersebut. ICJ adalah pengadilan sipil yang mengadili sengketa antara negara. Artinya para pihak di sini adalah negara. Sedangkan ICC adalah pengadilan kriminal yang mengadili individu. Sementara jika kita bandingkan dengan pengadilan ad-hoc yang pernah dibentuk untuk bekas negara Yugoslavia dan Rwanda ada kesamaan dalam hal sebagai pengadilan kriminal yang mengadili individu seperti Slobodan Milosevic, namun terdapat perbedaan pada cakupan geografi yang dapat dijangkau. Tribunal untuk Yugoslavia dan Rwanda jelas hanya bisa menjangkau tindakan kriminal berat yang dilakukan oleh individu dua negara tersebut sementara ICC dapat menjangkau ke seluruh jengkal dunia dimana terdapat tindak kriminal berat tehadap kemanusiaan. &lt;br /&gt;ICC juga akan menghindarkan penundaan terhadap pengadilan pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan serta menghindari pembentukan tribunal berulang-ulang setiap terjadinya kejahatan terhadap kemanusiaan yang akan membutuhkan banyak biaya dan tenaga dalam pembentukannya. &lt;br /&gt;Beberapa hal yang dapat dilakukan dengan dibentuknya ICC adalah ICC dapat menjadi lembaga yang dapat menghindari terjadinya impunity yang selama ini dinikmati oleh individu-individu yang seharusnya bertanggungjawab terhadap kejahatan terhadap hak-hak asasi manusia secara internasional. ICC dapat membantu menyediakan insentif dan petunjuk pelaksanaan kepada setiap negara yang ingin melakukan penuntutan terhadap individu-individu yang bertanggungjawab terhadap kejahatan atas kemanusiaan di pengadilan negara mereka masing-masing. Selanjutnya ICC juga akan menjadi lembaga terakhir yang akan melakukan tuntutan terhadap individu yang melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak dituntut di negaranya diakibatkan oleh tidak adanya kemampuan ataupun kemauan dari negara tersebut untuk melakukan penuntutan. Jadi dalam hal ini ICC akan menjadi semacam benteng terakhir keadilan bagi korban kejahatan tehadap kemanusiaan. Sebagaimana yang ditulis oleh A Irmanputra Sidin yang mengatakan “Berdasarkan Artikel 17, ICC bukanlah pengadilan the first resort, tetapi the last of the last resort karena itu tidak akan merusak kedaulatan domestik negara peserta. ICC menggunakan prinsip remedi domestik bahwa negara peserta tetap mengadili terlebih dahulu pelaku pelanggaran HAM berat”.[3] Ini sejalan dengan penjelasan tentang ICC yang dipublikasikan dalam situs ICC yang mengatakan “As noted, the ICC is not intended to replace national courts. Domestic judicial systems remain the first line of accountability in prosecuting these crimes. The ICC ensures that those who commit the most serious human rights crimes are punished even if national courts are unable or unwilling to do so. Indeed, the possibility of an ICC proceeding may encourage national prosecutions in states that would otherwise avoid bringing war criminals to trial.”[4] Dengan demikian jelas terlihat bahwa ICC adalah pengadilan pelengkap (komplemen) bagi pengadilan nasional. Keberlakuannya hanya akan dapat terjadi jika pengadilan domestik tidak dapat mengadakan pengadilan terhadap pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan.ICC dan UU Pengadilan HAM IndonesiaJika kita hubungkan masalah yurisdiksi ICC ini dengan UU Pengadilan HAM Indonesia (UU No. 26/ 2000) maka dalam laporan Amnesty Internasional bulan Februari 2001 disebutkan bahwa pada pasal 5 UU No. 26/ 2000 mengatur bahwa Pengadilan HAM mempunyai lingkup wewenang untuk memeriksa dan memutus perkara pelanggaran berat HAM yang dilakukan oleh warga negara Indonesia di luar batas territorial wilayah negara RI. Aturan ini mengundang kekhawatiran bagi Amnesty International bahwa pembatasan wilayah territorial tersebut tidak konsisten dengan hukum internasional karena tidak memberikan kesempatan bagi penggunaan yurisdiksi universal terhadap mereka yang dicurigai melakukan tindakan pidana menurut hukum internasional dan berada di wilayah territorial Indonesia, atau bagi tersangka perkara-perkara semacam itu untuk diekstradisi ke negara lain yang mampu serta bersedia untuk menuntut mereka yang dituduh sebagai pelakunya.[5] &lt;br /&gt;Dalam hal definisi tentang kejahatan yang diatur pada Bab III pasal 7 UU Pengadilan HAM Indonesia, telah terlihat kesesuaian yang sangat positif dengan pengertian yang tercantum dalam Statuta Roma tentang ICC pasal 6 dan 7. Amnety Internasional dalam laporan yang sama menulis, “Pemakaian Statuta Roma sebagai dasar bagi pemberian definisi ini kami sambut baik karena bersama-sama dengan instrumen atau traktat internasional lainnya UU ini memberikan standar yang pasti bagi penyidikan dan penuntutan atas pelanggaran HAM yang berat. Cara pendekatan semacam ini juga akan membantu memberikan sarana bagi peratifikasian Statuta Roma oleh Indonesia”. [6] &lt;br /&gt;Selain masalah yurisdiksi tempat, ICC juga tidak memiliki yurisdiksi terhadap kejahatan yang terjadi sebelum 1 Juli 2002. ICC tidak memiliki yurisdiksi untuk mengadili delik yang terjadi (ratione temporis) sebelum 1 Juli 2002. Indonesia, jika suatu hari nanti meratifikasi ICC, maka jurisdiksi ICC hanya pada delik-delik yang terjadi setelah tanggal ratifikasi. Namun, Indonesia tanpa meratifikasi dapat meminta pelaksanaan yurisdiksi ICC dengan terlebih dahulu menyampaikan deklarasi penerimaan kepada Panitera ICC di Den Haag Belanda (Artikel 11,12 ICC).[7] Jika kita bandingkan dengan apa yang terjadi di Indonesia, maka hal ini kongruen dengan ketentuan UUD ’45 hasil amandemnen pada pasal 28I yang intinya melindungi seseorang dari penuntutan atas ketentuan yang berlaku surut. &lt;br /&gt;Hal ini di satu sisi menunjukkan adanya ketidaksinkronan antara Statuta Roma tentang ICC dengan ketentuan hukum internasional lainnya. Amnesty International, masih dalam laporannya tentang Pengadilan HAM Indonesia, mengomentari ketentuan pasal 28 I tersebut dengan memakai perbandingan pasal 11 (2) Universal Declaration of Human Rights yang menyatakan “Tidak seorangpun boleh dipersalahkan melakukan pelanggaran pidana karena perbuatan atau kelalaian yang tidak merupakan suatu pelanggaran pidana menurut UU nasional atau internasional, ketika perbuatan tersebut dilakukan”. Ketentuan ini menurut Amnesty International menunjukkan bahwa hukum internasional tidaklah melarang adanya perundang-undangan pidana yang berlaku surut yang semata-mata berupa prosedur untuk melakukan penyidikan, penuntutan, dan penjatuhan hukuman atas kelakuan, yang pada saat dilakukan, memang merupakan perbuatan kriminal menurut prinsip-prinsip umum peraturan yang telah diterima oleh komunitas bangsa-bangsa.[8] Jika kita cermati hal ini maka UUD ’45 dapat dikatakan melanggar prinsip-prinsip hukum internasional yang universal yang berikutnya berakibat pada tidak maksimalnya pelaksanaan UU Pengadilan HAM yang kita punya. Namun demikian hal ini juga terjadi pada Statuta Roma tentang ICC yang menyatakan tidak dimilikinya yurisdiksi oleh ICC untuk mengadili kejahatan yang terjadi sebelum 1 Juli 2002. Penulis tidak (belum) mendapat keterangan lanjutan yang dapat mnjelaskan mengapa dalam Statuta Roma ini bisa terjadi kelemahan yang sangat elementer seperti ini.Keberadaan dan kontroversi dalam ICC ICC berada di The Hague, Belanda. Namun demikian, jika diperlukan ICC dapat dipindah keberadaannya ke negara lain. Negara-negara yang mengikatkan diri pada ICC akan menentukan anggaran dan ikut membayar iuran untuk ICC. Pendanaan ICC juga didapat dari PBB khususnya ketika ICC menginvestigasi dan menuntut kasus yang diserahkan kepada ICC oleh Dewan Keamanan (DK) PBB. &lt;br /&gt;DK PBB dapat menyerahkan kepada ICC untuk melakukan investigasi dan penuntutan. DK PBB juga dapat meminta ICC untuk menghentikan investigasi dan penuntutan selama 12 bulan dalam suatu waktu jika DK merasakan bahwa langkah-langkah yang dilakukan oleh ICC saling tumpang tindih dengan tanggung jawab DK PBB untuk memelihara perdamaian dan keamanan. Ketentuan ini akan membuat setiap anggota tetap DK PBB memiliki kesulitan untuk memanipulasi ICC. &lt;br /&gt;Statuta Roma juga memberikan rambu-rambu yang sangat ketat untuk menghindari terjadinya masuknya kasus-kasus yang sarat dengan motivasi politik. Sebagai contoh semua dakwaan akan memerlukan konfirmasi dari hakim-hakim pra-peradilan. Hakim-hakim ini akan memeriksa bukti-bukti pendukung dakwaan sebelum mengumumkannya kepada publik. Dengan demikian terdakwa dan negara-negara yang memiliki perhatian terhadap kasus ini akan memiliki kesempatan untuk melakukan perlawanan terhadap dakwaan dalam proses dengar pendapat di depan sidang pra-peradilan. Sebagai tambahan, setiap investigasi yang dilakukan oleh jaksa penuntut harus mendapat persetujuan dari hakim-hakim pra-peradilan. &lt;br /&gt;Setiap hakim dan jaksa penuntut akan melewati proses penelitian yang cermat dan tepat sebelum mereka terpilih dan diangkat di pengadilan ini. Statuta Roma memberikan criteria yang ketat untuk melakukan seleksi terhadap jaksa dan hakim, persyaratan tersebut meliputi keahlian dan reputasi, karakter moral, dan independensi yang tidak tercela. Mereka yang terpilih selama masa jabatannya akan dilarang untuk terlibat dalam berbagai aktivitas yang akan dapat mempengaruhi indepensinya. Tentu saja Statuta Roma memberikan ketentuan bahwa para hakim dan jaksa yang menyalahgunakan kewenangannya akan dapat diberhentikan dengan tidak hormat. Setiap negara yang ikut serta meratifikasi ICC memiliki hak menominasikan orang-orangnya untuk dipilih sebagai hakim dan jaksa. Hanya hakim dan jaksa yang bertugas di tingkatan tertinggi di tiap negara yang dapat dinominasikan di ICC. &lt;br /&gt;Namun demikian keberadaan ICC tidak luput dari permasalahan. Sebagaimana yang disampaikan pada bagian awal tulisan ini, terdapat 7 negara yang menolak untuk menandatangani Statuta Roma salah satunya AS. Ironinya, ketika komunitas internasional melakukan kohesi melawan penjahat kemanusiaan, AS, yang distigma sebagai police of the world malah menyatakan tidak bergabung sebagai negara peserta. Argumentasi penolakan AS bahwa ICC telah mengurangi peran Dewan Keamanan PBB (DK PBB), sebuah sistem yang cacat, dibangun tanpa pengawasan, dan mengancam kedaulatannya.[9] Apa yang dilakukan oleh Pemerintah AS ini benar-benar mengejutkan karena hal ini sangat berlawanan terhadap dukungan terhadap pembentukan ICC oleh hampir semua sekutu dekat AS. Permusuhan Pemerintahan Bush terhadap ICC meningkat secara dramatis pada tahun 2002. Perhatian utama yang menjadi alsan pemerintah Bush menolak ICC berhubungan dengan kemungkinan yurisdiksi ICC dapat dipakai sebagai alat untuk melakukan investigasi dan penuntutan yang bermotif politik terhadap personil militer dan pejabat politik AS. &lt;br /&gt;Pada tanggal 6 Mei 2002 sebuah manuver diplomatic yang belum pernah terjadi sebelumnya, Pemerintah Bush secara efektif mencabut tanda tangan AS pada treaty yang telah dilakukan sebelumnya. Pada saat itu Duta Besar AS yang berkuasa penuh untuk masalah-masalah kejahatan perang, Pierre-Richard Prosper menyatakan bahwa pemerintah AS tidak ingin “berperang” melawan ICC. Namun sebenarnya prnyataan ini sama sekali tidak benar. Penolakan untuk meratifikasi treaty yang dilakukan oleh AS telah membuka jalan yang amat komprehensif bagi pemerintah AS untuk mengurangi peran ICC. &lt;br /&gt;Akibat dari penarikan diri ini pemerintahan Bush berikutnya melakukan langkah-langkah yang sangat tidak simpatik yang menunjukkan arogansi AS terhadap komunitas international.Langkah pertama yang dilakukan adalah pemerintah Bush melakukan negosiasi dengan DK PBB untuk memberikan pengecualian terhadap personel AS yang menjadi bagian dari operasi pasukan penjaga perdamaian PBB. Namun negosiasi ini pada bulan Mei 2002 gagal untuk mendapat pengecualian terhadap pasukan penjaga perdamaian di Timor Timur. Akibat dari hal itu pada bulan Juni AS melakukan veto terhadap rencana perpanjangan pasukan penjaga perdamaian untuk Bosnia-Herzegovina kecuali jika DK PBB memberikan pengecualian yang lengkap terhadap personel AS dari pemberlakuan ICC. Akibat dari permintaan ini hubungan AS dengan negara-negara sekutunya sempat tegang untuk beberapa waktu sampai akhirnya DK PBB menyepakati untuk memberi pengecualian terhadap personil AS yang terlibat dalam operasi pasukan penjaga perdamaian PBB untuk waktu satu tahun. Pengecualian ini diberikan dengan sangat terbatas dan DK PBB telah menunjukkan keinginannya untuk mengevaluasi pengecualian ini pada tanggal 30 Juni tahun depan. &lt;br /&gt;Kedua, Pemerintah AS telah mengajukan permintaan kepada negara-negara di seluruh dunia untuk melakukan “kerjasama” bilateral untuk tidak menyerahkan warga negara AS kepada ICC. Tujuan dari “kerjasama” ini (kerjasama impunity atau yang lebih dikenal sebagai persetujuan pasal 98) adalh untuk menghindarkan personel AS dari yurisdiksi ICC. Selain itu mereka juga mengkampanyekan dua tingkatan aturan main untuk tindak pidana internasional yakni yang berlaku untuk warga negara AS dan yang berlaku bagi warga ngara di luar AS. Hal ini tentu saja sangat menggelikan karena pemerintah AS melakukan segala cara untuk menghindari warga negaranya diserahkan kepada ICC smentara AS sangat getol untuk meminta negara-negara yang dianggap oleh AS telah melakukan tindakan pelecehan terhadap Hak Asasi Manusia. Organisasi seperti Human Right Watch International memprotes keras sikap AS ini dengan meminta negara-negara di seluruh dunia untuk menolak bekerja sama dengan AS dalam hal ini. &lt;br /&gt;Ketiga, Kongres A telah memberi dukungan kepada pemerintah AS atas usahanya dalam isu ini dengan mengesahkan UU Perlindungan Pegawai Pemerintah AS (American Service member Protection Act, ASPA) yang kemudian ditandatanganioleh Presiden Bush pada tanggal 3 Agustus 2002. Isi yang paling utama dari Undang-undang yang sangat anti-ICC ini adalah:a. Larangan bagi pemerintah AS untuk bekerja sama dengan ICC;b. Melakukan “invasi” terhadap ketentuan-ketentuan The Hague dengan memberikan kekuasaan kepada Presiden AS untuk menggunakan segala cara yang diperlukan untuk membebaskan personel AS dari tahanan atau penjara ICC;c. Memberikan hukuman kepada negara-negara yang bergabung dalam ICC, menolak untu memberikan bantuan militer kepada negara-negara yang ikut serta dalam ICC (kecuali terhadap negara-negara sekutu utama AS);d. Larangan bagi personel AS untuk berpartisipasi dalam misi penjaga perdamaian bila tidak ada garansi atau jaminan bahwa kekebalan terhadap ketentuan dalam ICC diberikan kepada mereka. &lt;br /&gt;Ketentuan-ketentuan dalam ASPA ini benar-benar memberikan bukti bahwa pemerintah AS telah melakukan sebuah tindakan yang bertentangan dengan kehendak dunia internasional untuk menyeret pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan dari manapun ke depan pengadilan pidana internasional yang permanen. Meskipun demikian, dengan dukungan komunitas internasional yang melihat arti penting dari ICC ini, ICC tetp mulai diberlakukan secara efektif pada 1 Juli 2002.KesimpulanInternational Criminal Court atau Peradilan Kriminal International akan menjadi system peradilan pidana yang permanent yang mulai berlaku sejak tanggal 1 Juli 2002 dan akan mengadili kejahatan-kejahatan terhadap kemanusiaan, genosida, serta kejahatan perang. ICC akan menghindari pembentukan berulang-ulang pengadilan kriminal internasional ad-hoc seperti yang selama ini dibentuk untuk Yugoslavia dan Rwanda. &lt;br /&gt;ICC bukan dimaksudkan untuk secara langsung mengadili kejahatan-kejahatan yang terjadi di satu negara, namun merupakan peradilan yang akan berlaku jika negara tempat terjadinya kejahatan-kejahatan tersebut tidak memiliki kemampuan atau kemauan untuk mengadilinya. Ini untuk menghindari impunity yang selama ini dinikmati oleh para pelaku kejahatan di beberapa negara yang dianggap tempat terjadinya kejahatan-kejahatan terhadap kemanusiaan.Namun demikian terdapat beberapa kelemahan bagi keberadaan ICC ini. Salah satunya yang paling menonjol adalah tidak diakuinya asas retroaktif dalam penyelesaian kasus-kasus kejahatan ini. Artinya, segala kejahatan terhadap kemanusiaan yang terjadi sebelum 1 Juli 2002 tidak akan menjadi yurisdiksi ICC. Para pelaku kejahatan kemanusiaan sebelum 1 Juli 2002 akan tetap menikmati kebebasan tanpa harus mendapat hukuman atas segala perbuatannya. Kelemahan lain dari ICC adalah bahwa mereka berlaku sebagai the last of the last resort bagi penuntutan terhadap pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan. Artinya mereka masih menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya kepada negara untuk melakukan penuntutan bagi para pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan. Padahal jika seseorang yang disangka sebagai pelaku kejahatan mampu memegang kekuasaan di negaranya, maka akan mustahil penuntutan terhadap dirinya dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum di negara tersebut. &lt;br /&gt;Meskipun demikian, masih dapat diupayakan upaya penuntutan terhadap pelaku kejahatan yang masih memegang kekuasaan ini dengan mengambil contoh pelaksanaan pengadilan HAM bagi para pelaku kejahatan kemanusian Timor-timur yang saat ini berlangsung di Indonesia. Meskipun dalam UU No. 26/2000 tentang Pengadilan HAM disebutkan bahwa UU ini tidak mengenal asas retroaktif, namun masih dapat diupayakan terobosan untuk tetap dapat melaksanakan pengadilan bagi para pelaku kejahatan kemanusiaan. &lt;br /&gt;Selain beberapa kelemahan di atas, berlakunya ICC ini juga dapat mengalami hambatan yang sangat berat dikarenakan ICC tidak mendapat dukungan politik yang kuat dari AS. Sebagaimana yang diuraikan sebelumnya bahwa AS dengan berbagai alasan menolak berlakunya ICC. Seperti yang kita ketahui posisi AS yang sangat dominan dalam politik internasional akan dapat menghambat efektivitas kerja dari ICC. Meskipun demikian dengan dukungan mayoritas Negara-negara di dunia kita harapkan ICC tetap dapat memulai tugasnya untuk menciptakan keadilan di seluruh dunia. ***30-01-2003***[1] Publikasi ICC pada situs resmi http://www.un.org/law/icc/ [2] Ibid[3] A Irmanputra Sidin, Berjalan Menuju Roma (Refleksi Berlakunya Statuta Roma), dalam situs http://www.kompas.com/kompas-cetak/0207/13/opini/berj04.htm[4] Op.cit http://www.un.org/law/icc/ [5] Amnesty International, Komentar Mengenai Undang-undang Pengadilan HAM Indonesia, February 2001. hal 1.[6] Ibid. hal 2[7] Op.cit A Irmanputra Sidin[8] Amnesty International, Op.cit[9] Op.cit. http://www.un.org/law/icc/ &lt;br /&gt;February 12, 2007 in Current Affairs | Permalink&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-8903887237456223096?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/8903887237456223096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=8903887237456223096' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8903887237456223096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8903887237456223096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/international-criminal-court-icc.html' title='International Criminal Court (ICC) Sebagai Pranata Baru Peradilan Internasional'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-7455781250278570558</id><published>2008-01-11T03:48:00.000-08:00</published><updated>2008-01-11T03:49:16.558-08:00</updated><title type='text'>Sebab Faktual &amp; Mental</title><content type='html'>Sutrisno.wordpress.com&lt;br /&gt;Konon, di negara maju, problem stress kerja ini mendominasi isu lain yang terkait dengan stress, misalnya stress keluarga, stress keuangan atau stress lainnya. Bagaimana kalau di Indonesia?&lt;br /&gt;Terlepas itu menjadi dominan atau tidak, tapi kita semua tahu bahwa stress kerja ini kerap menjangkiti banyak pihak di tempat kerja. Dari sejumlah penjelasan para ahli, stress kerja ini bisa menimbulkan dampak baik, tapi sekaligus buruk bagi yang bersangkutan dan bagi organisasi atau perusahaan. Orang yang terkena stress kerja (dengan catatan, tidak bisa menanggulanginya) cenderung jadi tidak produktif, tidak tertantang untuk menunjukkan kehebatannya, secara tidak sadar malah menunjukkan kebodohannya, malas-malasan, tidak efektif dan tidak efisien, ingin pindah tetapi tidak pindah-pindah, dan seterusnya. Secara kalkulasi manajemen, tentu saja ini merugikan organisasi. Apalagi jika si penderita stress kerja ini jumlahnya banyak di suatu tempat. &lt;br /&gt;Selain terkait dengan menurunnya produktivitas, stress kerja konon juga bisa mengurangi kekebalan tubuh. Karena itu, ada kemungkinan bahwa si penderita ini gampang terkena sakit, dari mulai yang berstadium rendah sampai ke yang berstadium tinggi. Sedikit-sedikit minta izin atau sering tidak masuk kantor. Ini jelas merugikan yang bersangkutan dan juga perusahaan. Stress kerja juga bisa mengganggu komunikasi atau hubungan, baik itu interpersonal dan intrapersonal.&lt;br /&gt;Paradok yang kerap dialami para penderita stress, adalah saat memerlukan bantuan orang lain, akan tetapi dia tidak mampu mengekspresikannya atau melakukannya dengan baik. Akibatnya mudah marah, mudah tersinggung, mudah mengacaukan suasana keakraban, komunikasi yang agresif atau submisif, apatis, dan lain-lain. Karena itu, hubungannya gampang berantakan di tengah jalan, gampang putus, atau gampang ngambek.&lt;br /&gt;Apa itu stress kerja dan dari mana timbul ? &lt;br /&gt;Dengan bahasa yang sederhana, stress kerja bisa dipahami sebagai keadaan di mana seseorang menghadapi tugas atau pekerjaan yang tidak bisa atau belum bisa dijangkau oleh kemampuannya. Jika kemampuan seseorang baru sampai angka lima tetapi menghadapi pekerjaan yang menuntut kemampuan dengan angka sembilan, maka sangat mungkin sekali orang itu akan terkena stress kerja.&lt;br /&gt;Dengan pengertian seperti di atas, berarti yang menyebabkan seseorang terkena stress kerja itu ada dua.&lt;br /&gt;Pertama, karena manajemen, organisasi, atasan, atau pimpinan yang memberikan tugas melebihi kemampuan riil yang dimiliki karyawan. Ini bisa kita sebut sebab faktual. Secara fakta, orang itu benar-benar mendapat tugas atau pekerjaan yang tidak bisa dijangkau oleh kemampuannya. &lt;br /&gt;Kedua, karena si karyawan sendiri. Kalau orang itu malas-masalan, biasa berpikir negatif, atau tidak mau belajar, mau enaknya saja, ya biasanya dikasih tugas sedikit lebih saja sudah menggerutu, sudah ngomong tidak bisa, tidak mampu, dan seterusnya. Ini bisa kita sebut sebab mental. Secara mental memang karyawan seperti itu perlu diperbaiki. &lt;br /&gt;Dengan kata lain, stress kerja bisa timbul karena kondisi kerja (the work condition) dan kualitas si pekerja (the personal quality). Jika suatu organisasi tidak memiliki standar manajemen yang mengatur lalu lintas pekerjaan, ini mungkin akan menimbulkan stress kerja bagi orang-orang tertentu. Standar manajemen kerja yang tidak jelas akan menciptakan kondisi di mana ada orang-orang tertentu yang kebanjiran pekerjaan tetapi ada juga yang krisis tugas. Standar manajemen kerja yang tidak jelas akan menciptakan kondisi di mana ada orang-orang tertentu yang diberi tanggung jawab melebihi kapasitasnya. Ini yang terkait dengan work condition.&lt;br /&gt;Adapun yang terkait dengan personal quality, misalnya saja, karyawan yang memiliki motivasi kerja bagus, memiliki tujuan karir yang lebih panjang, memiliki kebutuhan berprestasi yang lebih kuat, dan seterunya, akan lebih mudah untuk menyimpulkan target atau tugas sebagai tantangan (challenge), bukan sebagai tekanan (stressful). Stress kerja yang dialami pun menjadi motivator, penggerak dan pemicu kinerja di masa selanjutnya.&lt;br /&gt;Ini beda dengan karyawan yang memiliki motivasi rendah, memiliki tujuan karir yang pendek (hanya asal bisa menerima gaji atau asal tidak nganggur), atau memiliki kebutuhan berprestasi yang kurang kuat. Karyawan tipe kedua ini akan mudah berkesimpulan bahwa tugas atau target yang diberikan kepadanya sebagai stressor. Karyawan tipe ini gampang pusing, gampang bingung, gampang merasa tertekan.&lt;br /&gt;Untuk Para Pimpinan&lt;br /&gt;Kalau mengacu pada laporan ILO (Condition of Work Digest, Vol. 11/2, ILO Publication Center) kondisi kerja yang bisa digambarkan dengan penjelasan di bawah ini akan berpotensi menimbulkan stress kerja: &lt;br /&gt;Pertama adalah desain tugas / pekerjaan yang stressful. Ini misalnya beban kerja yang terlalu berat, kurang ada waktu untuk istirahat, jam kerja yang terlalu panjang, rutinitas yang membosankan atau target yang sulit dicapai berdasarkan kemampuan yang dimiliki pekerja (unrealistic goal or target)&lt;br /&gt;Kedua adalah gaya manajemen yang stressful. Ini misalnya kurang melibatkan pekerja dalam proses mengambil keputusan, komunikasi yang kurang mencair atau kebijakan manajemen yang terlalu kejam (lack of family-friendly policies) yang hanya mementingkan faktor efisiensi dan mengabaikan faktor manusiawi.&lt;br /&gt;Ketiga adalah hubungan interpersonal yang tidak kondusif. Ini misalnya terlalu banyak konflik antarindividu, kurang bersahabat antarsesama, krisis toleransi, dan seterusnya. Konon, miliu kerja yang sudah mencekam seperti ini tidak saja berakibat pada hambarnya suasana kerja antarpekerja, tetapi juga berimbas pada bagaimana orang-orang di dalam organisasi itu melayani orang lain, katakanlah seperti tamu, pelanggan, pembeli atau penelpon. Karena mereka merasakan “kekejaman” maka mereka pun memperlakukan orang lain secara kejam.&lt;br /&gt;Keempat adalah peranan kerja yang tidak jelas. Ini misalnya terjadi konflik peranan, ketidakjelasan hasil kerja yang bisa diharapkan atau terlalu banyak tanggung jawab yang dibebankan.&lt;br /&gt;Kelima adalah nasib karir yang tidak jelas. Ini misalnya terjadi ketidakamanan (insecurity), tidak ada kesempatan untuk berkembang, tidak diberi peluang untuk lebih maju, cepat melakukan perubahan yang tidak mempertimbangkan kesiapan pekerja (disorientasi), dan lain-lain. Jika ada orang yang di-PHK dengan alasan-alasan yang tidak jelas dan tidak dijelaskan, maka keputusan demikin ini bisa mengancam rasa aman pekerja lain. Mereka akan berpikir bahwa dirinya bisa saja akan bernasib sama. Kalau sudah ada banyak orang yang punya kesimpulan demikian tentu saja virus stress kerja cepat menyebar.&lt;br /&gt;Keenam adalah kondisi lingkungan yang mengancam keselamatan. Ini misalnya tidak nyaman, tidak sehat, tidak leluasa, dan lain-lain. Jika seseorang harus menjalankan tugas yang ber-resiko sementara dia secara mental dan skill tidak siap, bisa saja akan terkena stress kerja.&lt;br /&gt;Dari enam hal di atas, konon ada tiga yang paling dirasakan menjadi stressor, yaitu: a) memberi target, tugas atau tanggung jawab yang tidak realistis, b) lemah dukungan dari atasan, dan c) tidak membuka pintu keterlibatan dalam proses mengambil keputusan.&lt;br /&gt;Nah, untuk mengurangi, mengantisipasi atau mengatasinya, maka saran yang bisa kita pertimbangkan adalah: &lt;br /&gt;1. Merumuskan standar, criteria dan strategi untuk mengatur muatan kerja agar benar-benar sesuai dengan kapabilitas dan sumberdaya yang tersedia. Kalau kita menerima order yang deadline-nya begitu menekan, sementara kita secara skill dan resource belum siap dan itu kita “paksakan”, ya mau tidak mau akan menimbulkan stress. Untuk mengantisipasinya berarti kita perlu mempersiapkan diri untuk memiliki kualitas yang sesuai dengan standard demand yang sekiranya akan kita hadapi. Caranya, dengan meng-up grade diri.&lt;br /&gt;2. Merancang pekerjaan atau tugas yang kira-kira menantang, memberikan nilai tambah, memberikan kesempatan orang untuk mengaplikasikan keahliannya atau pengetahuan atau pengalaman. Bagaimana jika pekerjaan yang ada saat ini adalah rutinitas yang itu-itu saja? Mungkin pilihannya adalah memberi tantangan baru yang kira-kira bisa dicapai dan bisa dijadikan bukti adanya perkembangan atau peningkatan.&lt;br /&gt;3. Mempertegas peranan dan tanggung jawab masing-masing orang agar tidak terjadi crowded atau overlapping. Ini bisa dilakukan secara formal (kesepakatan baku) atau non-formal (catatan berdasarkan perkembangan keadaan).&lt;br /&gt;4. Memberi kesempatan berpartisipasi dalam proses mengambil keputusan. Orang akan merasa bertanggung jawab apabila dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Merasa bertanggung jawab adalah bagian positif dari kejiwaan. Jiwa yang positif akan tidak mudah terkena stress kerja.&lt;br /&gt;5. Mengurangi berbagai bentuk komunikasi dan informasi yang bisa menimbulkan kekacauan, ketakutan atau ketidakpastian.&lt;br /&gt;6. Memberi ruang terjadinya proses keakraban sosial di antara para pekerja, misalnya makan bareng, mengunjungi yang sakit, mengadakan perlombaan, dan lain-lain&lt;br /&gt;7. Menerapkan jam kerja yang compatibel dengan tuntutan perubahan eksternal maupun tujuan yang ingin dicapai.&lt;br /&gt;8. Menetapkan manajemen kinerja: memberi reward kepada yang berprestasi dan menegur yang melanggar serta menyemangati yang tertinggal. Jangan sampai kita bersikap acuh tak acuh pada yang berprestasi, acuh tak acuh pula pada yang melanggar dan acuh tak acuh pula pada yang tertinggal.&lt;br /&gt;9. Menghargai kepentingan atau nilai-nilai yang dianut individu selama tidak bertentangan dengan akal sehat secara umum, misalnya memberikan hak istirahat bagi karyawan yang baru saja terkena musibah semacam kematian keluarga&lt;br /&gt;10. Menjaga keputusan dan aksi (implementasi) agar sesuai dengan nilai-nilai yang dianut organisasi&lt;br /&gt;Untuk Para Karyawan&lt;br /&gt;Apa yang bisa dilakukan oleh seorang karyawan untuk menangani stress kerja? Kalau tidak bisa menangani seluruhnya, apa yang bisa dilakukan untuk menguranginya? Kalau tidak bisa menguranginya, apa yang bisa dilakukan untuk mengambil manfaat darinya? Berikut ini adalah hal-hal yang masih mungkin Anda lakukan:&lt;br /&gt;Pertama, panggilan tanggung jawab itu jalankan / artikan sebagai sebuah peluang atau kesempatan belajar. Terkadang atasan atau pimpinan juga belum tahu sejauhmana kemampuan Anda dalam sebuah tugas dan sejauhmana tugas itu realistis bisa dijalakan atau sejauh mana target itu bisa dicapai. Agar Anda dan atasan sama-sama tahu, ya jalankan lebih dulu lalu jelaskan hasilnya berdasarkan pengalaman di lapangan.&lt;br /&gt;Apakah Anda melihat tugas itu sebagai stressor atau opportunity, toh ujung-ujungnya Anda juga tetap harus menjalankannya, terutama jika Anda tidak punya pilihan lain yang available. Bukankah begitu? Inilah yang bisa disebut dengan mengubah cara melihat, bersikap dan cara memperlakukan. Perbedaannya, Anda yang menganggap tugas sebagai stressor, tidak memperoleh nilai tambah apapun, baik bagi diri sendiri maupun hasil kerja. Bagaimana bisa menghasilkan yang terbaik jika hati sudah berkeluh kesah. Sebaliknya, nilai tambah sudah pasti ada di tangan bagi Anda yang menerima tugas dan tanggung jawab sebagai sebuah peluang belajar. Anda merasa tambah pengalaman dan skill, tambah rasa percaya diri, tambah dipercaya, dsb.&lt;br /&gt;Kedua, gunakan sebagai wadah untuk memperkuat diri. Kekuatan manusia itu dibentuk dengan cara seperti kekuatan yang dimiliki batang pohon. Batang pohon itu bertambah kekuatannya karena hembusan angin yang menggoyahnya. Begitu juga dengan kekuatan mental manusia dalam menghadapi hal-hal sulit. Kekuatan ini bukan kekuatan yang dibawa dari lahir, tetapi kekuatan yang merupakan hasil dari olah kemampuan dalam menghadapi hal-hal sulit. Pendeknya, kalau orang sudah terbiasa menjadikan kesulitan sebagai saran untuk “give-up”, lama-lama terbiasa give-up (patah). Sebaliknya, kalau orang itu memilih untuk menantang atau membuktikan diri sebagai orang yang tangguh, lama-lama kelamaan akan terbiasa menjadi orang yang tangguh.&lt;br /&gt;Ketiga, jadikan sarana untuk menggali ilmu, informasi, atau cara melakukan sesuatu (tehnik &amp; metode). Kalau Anda hanya menghadapi target atau pekerjaan yang biasa-biasa saja, mungkin pengetahuan, informasi, cara yang Anda miliki ya mungkin itu-itu saja. Sebaliknya, jika Anda menghadapi target yang luar biasa, mungkin untuk sementara waktu Anda tertekan, tetapi jika itu digunakan sebagai jalan untuk menambah keahlian, lama-lama kan tidak begitu.&lt;br /&gt;Terkadang juga bahwa pekerjaan itu menjadi beban (stressor) atau tidak, bukan karena beban pekerjaannya, tetapi karena kemampuan kita yang belum naik. Kemampuan di sini bisa berupa kemampuan mental (mental skill) atau karena kemampuan kerja (job skill). Dengan menjadikan pekerjaan sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan, berarti kemungkinan terjadinya stress kerja di kemudian hari bisa berkurang.&lt;br /&gt;Satu hal lagi yang penting di sini adalah menjadikan pekerjaan yang kita anggap stressor itu sebagai sarana untuk menambah tehnik, metode atau cara dalam menangani pekerjaan. “Bagaimana kalau gaji kita tidak naik-naik padahal keahlian dan kemampuan kita sudah naik?” Jika Anda tidak berhenti meng-upgrade skill, serugi-ruginya Anda hari ini masih akan untung di hari esok. Skill Anda akan menaikkan kualitas Anda. Tapi jika Anda berhenti, ini malah membuat Anda stress dua kali: hari ini dan esok.&lt;br /&gt;Keempat, jadikan sarana untuk memperluas friendships. Biasanya, saat kita menghadapi tugas atau pekerjaan yang stressful, kita pun mulai berani untuk tanya sana-sini. Sebaiknya ini perlu kita jadikan pembuka untuk memperluas jaringan. Kelemahan kita terkadang adalah menghubungi orang hanya pada saat-saat kepepet. Alangkah baiknya kalau ini kita follow-up-i setelah kita tidak kepepet lagi nanti dan kita perdalam lagi hubungan yang telah ada.&lt;br /&gt;Kelima, pikirkan diri anda. Pada saat-saat menghadapi pekerjaan yang stressful, jangan hanya membayangkan atasan, manajemen, atau pimpinan yang suka maksa. Yang lebih penting untuk Anda bayangkan adalah memikirkan diri Anda yang sedang stress dan bagaimana cara mengatasinya. Kalau Anda hanya memikirkan atasan, mungkin Anda hanya akan menyalahkannya. Tapi jika Anda fokus memikirkan diri sendiri, maka yang muncul adalah kemauan atau inisiatif untuk mengatasi masalah anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-7455781250278570558?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/7455781250278570558/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=7455781250278570558' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7455781250278570558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7455781250278570558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/sebab-faktual-mental.html' title='Sebab Faktual &amp; Mental'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-7004985698839099127</id><published>2008-01-11T03:43:00.000-08:00</published><updated>2008-01-11T03:46:49.160-08:00</updated><title type='text'>MENGATASI KONFLIK</title><content type='html'>Www.sinar harapan.co.id&lt;br /&gt;Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi konflik yang terjadi di tempat kerja. Berikut adalah cara-cara mengatasi konflik yang diusulkan oleh beberapa pakar dalam buku-buku yang mereka tulis.Hindari sumber konflikDaniel Robin dalam artikelnya ”Strategies for handling difficult workplace behaviors” mengatakan jika kita dapat melakukan pekerjaan tanpa harus berinteraksi langsung dengan orang yang ”bisa menimbulkan konflik”, lakukanlah hal ini. Kita tidak perlu menguras tenaga, pikiran dan waktu untuk mencoba mengubah mereka ataupun mengubah diri kita sendiri. Kita tidak perlu bersusah payah mengatasi rasa kesal, ataupun marah yang muncul karena berurusan dengan mereka. Dengan demikian kita dan orang tersebut bisa melakukan pekerjaan masing-masing tanpa harus dipusingkan untuk menghadapi ketidakcocokan ataupun perbedaan-perbedaan menyolok lainnya yang bisa saja memiliki potensi yang besar sebagai penyebab konflik. Netralisasi sikapMenurut Robin, cara lain yang bisa kita lakukan untuk mengatasi konflik adalah menetralisasi sikap kita terhadap orang-orang yang berpotensi menjadi sumber konflik. Kalaupun kita tidak bisa menghindari interaksi dengan orang-orang yang mungkin bisa menyebabkan konflik, yang bisa kita lakukan adalah menetralisasi sikap kita terhadap orang-orang tersebut dengan mengabaikan kebiasaan-kebiasaan buruk mereka yang menyebalkan. Sebaliknya, yang bisa kita lakukan adalah memfokuskan perhatian pada kekuatan orang-orang tersebut dan mencari strategi ampuh untuk memanfaatkan kekuatan mereka untuk mendukung pekerjaan kita. Misalnya, jika orang-orang tersebut seringkali mengkritik pekerjaan kita dan merasa bahwa mereka bisa melakukannya dengan lebih baik dari kita, serahkan saja pekerjaan tersebut kepada mereka, dan kita bisa memfokuskan waktu, tenaga dan pikiran kita untuk mengerjakan pekerjaan yang lain. Dengan demikian lebih banyak pekerjaan yang bisa terselesaikan dari pada kita meladeni kritik mereka yang mungkin akan menyakitkan hati dan menyurutkan motivasi kita untuk bekerja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-7004985698839099127?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/7004985698839099127/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=7004985698839099127' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7004985698839099127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7004985698839099127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/mengatasi-konflik.html' title='MENGATASI KONFLIK'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-824755733922184402</id><published>2008-01-11T03:39:00.000-08:00</published><updated>2008-01-11T03:43:32.999-08:00</updated><title type='text'>Taman Buah Mekarsari</title><content type='html'>LataR Belakang &lt;br /&gt;Taman Buah Mekarsari dibangun atas prakarsa Alm. Ibu Tien Soeharto yang dilandasi keinginan luhur : &lt;br /&gt;Meningkatkan harkat dan martabat kaum tani melalui pembangunan industri yang kuat dengan dukungan pertanian yang tangguh. &lt;br /&gt;Menggangkat derajat buah-buahan Indonesia baik di dalam negeri maupun di mata dunia. &lt;br /&gt;Indonesia merupakan salah satu pusat keanekaragaman hayati tropika terbesar di dunia, dan memiliki berbagai jenis buah-buahan yang khas dari segi citarasa, bentuk dan warna. Namun potensi itu belum sepenuhnya dimanfaatkan, baikuntuk peningkatan kesejahteraan maupun pendapatan petani dan juga peningkatan gizi keluarga. &lt;br /&gt;Menjelang era globalisasi produk buah-buahan lokal harus mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri, bahkan bila memungkinkan ikut bersaing dalam pasaran dunia. Karena itu kehadiran Taman Buah Mekarsari sebagai salah satu Kebun Koleksi Plasma Nutfah Buah-buahan Tropis terbesar di dunia, menandai era kebangkitan buah-buahan Indonesia.&lt;br /&gt;Falsafah Lamtorogung &lt;br /&gt;Taman Buah Mekarsari ditata dalam Pola Daun Lamtorogung sebagai simbol tanaman serbaguna, penyubur tanah, pelestarian alam dan keindahan lingkungan.&lt;br /&gt;Tujuan&lt;br /&gt; Sebagai pusat pelestarian plasma nutfah hortikultura Indonesia untuk kegiatan penelitian, pendidikan, budidaya dan wisata. &lt;br /&gt; Menciptakan kebun percontohan hortikultura yang terdiri atas kebun buah, kebun sayur dan tanaman hias. &lt;br /&gt; Memberikan alternatif obyek wisata baru bagi wisatawan mancanegara maupun domestik. &lt;br /&gt; Menciptakan lapangan kerja baru khususnya di lingkungan Kecamatan Cileungsi. &lt;br /&gt;Memanfaatkan segenap potensi alam yang ada dengan azas pertimbangan keselarasan lingkungan.&lt;br /&gt;Bidang Kegiatan&lt;br /&gt;Produksi Bibit dan Buah&lt;br /&gt;Pengembangan Tanaman Dalam Pot&lt;br /&gt;Jasa Informasi Hortikultura&lt;br /&gt;Pendidikan dan Penyuluhan Hortikultura&lt;br /&gt;Penelitian Ilmiah dan Terapan&lt;br /&gt;Agrowisata&lt;br /&gt;Waktu Kunjungan :&lt;br /&gt;Selasa - Minggu dan Hari Libur Nasional&lt;br /&gt;Dibuka untuk umum&lt;br /&gt;Pukul 09.00 - 16.00&lt;br /&gt;Hari Senin Tutup&lt;br /&gt;Kunjungan Rombongan dengan Perjanjian &lt;br /&gt;melalui telepon/faksimile&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-824755733922184402?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/824755733922184402/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=824755733922184402' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/824755733922184402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/824755733922184402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/taman-buah-mekarsari.html' title='Taman Buah Mekarsari'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-3689103838028075225</id><published>2008-01-11T03:17:00.000-08:00</published><updated>2008-01-11T03:39:33.141-08:00</updated><title type='text'>TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI : KONSEP DAN PERKEMBANGANNYA</title><content type='html'>Hari Wibawanto&lt;br /&gt;Teknik Elektro Fakultas Teknik&lt;br /&gt;Universitas Negeri Semarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendahuluan&lt;br /&gt;Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagian  dari ilmu pengetahuan  dan teknologi (IPTEK) secara umum adalah semua  yang teknologi berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan (akuisisi),  pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi (Kementerian Negara Riset dan Teknologi, 2006: 6). Tercakup dalam definisi tersebut adalah semua perangkat keras, perangkat lunak, kandungan isi, dan infrastruktur komputer maupun (tele)komunikasi. Istilah TIK atau ICT (Information and Communication Technology), atau yang di kalangan negara Asia berbahasa Inggris disebut sebagai Infocom, muncul setelah berpadunya teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya) dan teknologi komunikasi sebagai sarana penyebaran informasi pada paruh kedua abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang sangat pesat, jauh melampaui bidang-bidang teknologi lainnya. Bahkan sampai awal abad ke-21 ini, dipercaya bahwa bidang TIK masih akan terus pesat berkembang dan belum terlihat titik jenuhnya sampai beberapa dekade mendatang. Pada tingkat global, perkembangan TIK telah mempengaruhi seluruh bidang kehidupan umat manusia. Intrusi TIK ke dalam bidang-bidang teknologi lain telah sedemikian jauh sehingga tidak ada satupun peralatan hasil inovasi teknologi yang tidak memanfaatkan perangkat TIK.  &lt;br /&gt;Membicarakan pengaruh TIK pada berbagai bidang lain tentu memerlukan waktu diskusi yang sangat panjang. Dalam makalah ini, kaitan TIK dengan proses pembelajaran disoroti lebih dibanding dengan kaitannya dengan bidang lain. Tanpa mengecilkan pengaruh TIK di bidang lain, bidang pembelajaran mendapatkan manfaat lebih dalam kaitannya dengan kemampuan TIK mengolah dan menyebarkan informasi.&lt;br /&gt;Perkembangan TIK&lt;br /&gt;Bila dilacak ke belakang, terdapat beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap eksistensi TIK saat ini. Pertama adalah temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Temuan ini kemudian ditindaklanjuti dengan penggelaran jaringan komunikasi dengan kabel yang melilit seluruh daratan Amerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik. Inilah infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global. Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, terealisasi transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama (Lallana, 2003:5). Komunikasi suara tanpa kabel segera berkembang pesat, dan kemudian bahkan diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an. Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943, yang kemudian diikuti oleh tahapan miniaturisai komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947, dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957. Perkembangan teknologi elektronika, yang merupakan soko guru TIK saat ini, mendapatkan momen emasnya pada era perang dingin. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (eks Uni Sovyet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi ‘otak’ perangkat keras komputer, dan terus berevolusi sampai saat ini. &lt;br /&gt;Di lain pihak, perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat mulai diimplementasi-kannya teknologi digital menggantikan teknologi analog yang mulai menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang dari awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi  inilah kandungan isi (content) berupa multimedia, mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi-komputasi-multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti ‘otot’ manusia maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi-komputasi-multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) ‘otak’ manusia.&lt;br /&gt;Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics) untuk maksud yang kurang lebih sama dengan TIK yang kita kenal saat ini. Encarta Dictionary mendeskripsikan telematics sebagai telecommunication+informatics (telekomunikasi+informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data transmission. Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk bidang pendidikan. Ide untuk menggunakan mesin-belajar, membuat simulasi proses-proses yang rumit, animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan, sangat menarik minat praktisi pembelajaran. Tambahan lagi, kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat, juga dapat difasilitasi oleh TIK. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e, mulai dari e-book, e-learning, e-laboratory, e-education, e-library dan sebagainya. Awalan e- bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika digital.&lt;br /&gt;Kebijakan Nasional bidang TIK&lt;br /&gt;Menyadari pentingnya TIK sebagai bidang yang berperan besar dalam pembangunan nasional, Kementerian Negara Riset dan Teknologi memberikan arahan sektor-sektor yang diprioritaskan untuk dikembangkan melalui kegiatan riset, antara lain: infrastruktur informasi, perangkat lunak, kandungan informasi (information content), pengembangan SDM dan kelembagaan, pengembangan regulasi dan standarisasi (Kementerian Negara Riset dan Teknologi, 2006: 5).&lt;br /&gt;Infrastruktur Informasi&lt;br /&gt;Infrastruktur informasi terdiri atas beberapa aspek yang seluruhnya harus dibangun secara paralel dan saling menunjang. Aspek pertama adalah jaringan fisikyang berfungsi sebagai jalan raya informasi baik pada tingkat jaringan tulang-punggung maupun tingkat akses pelanggan. Jaringan tulang punggung harus mampu menghubungkan seluruh daerah Indonesia sampai wilayah pemerintahan terkecil. Pada tingkat akses pelanggan harus memungkinkan tersedianya akses yang murah dan memadai bagi masyarakat luas. &lt;br /&gt;Aspek kedua menekankan pada kemanfaatan sebesar-besarnya pengelolaan sumber informasi bagi seluruh komponen masyarakat. Kondisi ini dapat dicapai melalui diwujudkannya interoperabilitas sumber daya informasi yang tersebar luas sehingga dapat dimanfaatkan secara efisien dan efektif oleh seluruh pemangku kepentingan. &lt;br /&gt;Aspek terakhir adalah pengembangan perangkat keras, baik di sisi jaringan maupun di sisi terminal. Pengembangan ini harus dirancang berdasarkan kebutuhan dan kondisi jaringan yang ada di Indonesia, dengan mengadopsi sistem terbuka dan menanamkan tingkat kecerdasan tertentu untuk memudahkan integrasi sistem dan pengembangannya di masa depan. &lt;br /&gt;Perangkat Lunak&lt;br /&gt;Pengembangan perangkat lunak diarahkan pada realisasi sistem aplikasi yang mampu menunjang proses transaksi ekonomi yang cepat dan aman, serta pengambilan keputusan yang benar dan cepat. Harga yang terjangkau dan daya saing pada tingkat internasional merupakan salah satu kriteria yang dipersyaratkan, khususnya mendukung kebijakan substitusi impor.&lt;br /&gt;Perangkat lunak sistem operasi dengan kehandalan tinggi dan kebutuhan sumber daya memori maupun prosesor yang minimal serta fleksibel terhadap perangkat keras maupun program aplikasi yang baru, merupakan prioritas yang harus dikembangkan. Program aplikasi juga perlu dikembangkan, terutama yang terkait dengan sektor perekonomian, industri, pendidikan, maupun pemerintahan.&lt;br /&gt;Dalam mempercepat pengembangan dan pendayagunaan perangkat lunak, perlu pula ditinjau implementasi konsep open source. Penerapan konsep open source ini diharapkan mampu menggalakkan industri perangkat lunak dengan partisipasi seluruh lapisan masyarakat tanpa melakukan pelanggaran hak cipta. &lt;br /&gt;Kandungan Informasi&lt;br /&gt;Kegiatan pengembangan kandungan informasi (information content) bertujuan  melakukan penataan, penyimpanan, dan pengolahan informasi yang diperlukan untuk meningkatkan efisiensi proses pembangunan, pengorganisasian,  pencarian, dan pendistribusian informasi. &lt;br /&gt;Kegiatan riset dan pengembangan kandungan informasi diawali dengan pemetaan berbagai potensi dan informasi nasional beserta pemodelan proses  information retrieval.  Dengan demikian implementasi  information repository dan information sharing merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pengembangan teknologi  informasi dan komunikasi. Pemanfaatan maksimal kandungan informasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan potensi lokal, akumulasi kekayaan seni dan budaya Indonesia yang beraneka  ragam dapat pula dieksploitasi sebesar-besarnya untuk menghasilkan produk-produk seni budaya yang berbasis  multimedia. &lt;br /&gt;Pengembangan SDM&lt;br /&gt;Dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) diperlukan upaya peningkatan kemandirian dan keunggulan, yang salah satunya adalah dengan mengembangkan sistem pendidikan dan pelatihan untuk membentuk keahlian dan keterampilan masyarakat dan peneliti dalam bidang teknologi yang strategis serta mengantisipasi timbulnya kesenjangan keahlian sebagai akibat kemajuan teknologi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi.&lt;br /&gt;Pengembangan Regulasi dan Standarisasi&lt;br /&gt;Program kajian regulasi meliputi penyusunan Undang-Undang dan penyempurnaan berbagai kebijakan terkait bidang teknologi informasi, komunikasi dan broadcasting. Salah satunya adalah penyempurnaan Cetak Biru Telekomunikasi dan UU Telekomunikasi No. 36/1999 yang sudah mulai ketinggalan dengan perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat. Penyelesaian Rancangan UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan berbagai UU lain yang dapat mendorong  pertumbuhan aplikasi IT sangatlah diharapkan realisasinya pada tahun 2005-2025. Termasuk dalam kerangka regulasi ini adalah mempercepat terlaksananya proses kompetisi yang sebenar-benarnya dalam penyediaan jasa telekomunikasi sehingga dapat memberikan perbaikan kondisi layanan, kemudahan bagi pengguna jasa, serta harga yang ekonomis.&lt;br /&gt;TIK dalam Pembelajaran&lt;br /&gt;Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan sebagai upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara, merupakan wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya interaksi imbal-balik yang seketika. Siaran bersifat searah, dari nara sumber belajar atau fasilitator kepada pembelajar.&lt;br /&gt;Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis, gambar, suara, dan movie) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih-lebih bila materi tayangannya adalah materi hasil rekaman), pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Pemanfaatan teknologi video conference yang dijalankan berdasar teknologi Internet, memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Selain aplikasi puncak seperti itu, beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini. &lt;br /&gt;Buku Elektronik&lt;br /&gt;Buku elektronik atau ebook adalah salah satu teknologi yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk yang ringkas dan dinamis. Ke dalam ebook dapat diintegrasikan tayangan suara, grafik, gambar, animasi, maupun movie sehingga informasi yang disajikan lebih kaya dibandingkan dengan buku konvensional. &lt;br /&gt;Jenis ebook paling sederhana adalah yang sekedar memindahkan buku konvensional menjadi bentuk elektronik yang ditayangkan oleh komputer. Dengan teknologi ini, ratusan buku dapat disimpan dalam satu keping CD atau compact disk (kapasitas sekitar 700MB), DVD atau digital versatile disk  (kapasitas 4,7 sampai 8,5 GB), ataupun flashdisk (saat ini kapasitas yang tersedia sampai 4 GB). Bentuk yang lebih kompleks dan memerlukan rancangan yang lebih cermat ada pada misalnya Microsoft Encarta dan Encyclopedia Britannica yang merupakan ensiklopedi dalam format multimedia. Format multimedia memungkinkan ebook menyediakan tidak saja informasi tertulis tetapi juga suara, gambar, movie dan unsur multimedia lainnya. Penjelasan tentang satu jenis musik, misalnya, dapat disertai dengan cuplikan suara jenis musik tersebut sehingga pengguna dapat dengan jelas memahami apa yang dimaksud oleh penyaji. &lt;br /&gt;E-learning&lt;br /&gt;Beragam definisi dapat ditemukan untuk e-learning. Victoria L. Tinio, misalnya, menyatakan bahwa e-learning meliputi pembelajaran pada semua tingkatan, formal maupun nonformal yang menggunakan jaringan komputer (intranet maupun ekstranet) untuk pengantaran bahan ajar, interaksi, dan/atau fasilitasi (Tinio, tt: 4). Untuk pembelajaran yang sebagian prosesnya berlangsung dengan bantuan jaringan internet, sering disebut sebagai online learning.  Definisi yang lebih luas dikemukakan pada working paper SEAMOLEC, yakni e-learning  adalah pembelajaran melalui jasa elektronik (SEAMOLEC, 2003:1). Meski beragam definisi namun pada dasarnya disetujui bahwa e-learning adalah pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi elektronik sebagai sarana penyajian dan distribusi informasi. Dalam definisi tersebut tercakup siaran radio maupun televisi pendidikan sebagai salah satu bentuk e-learning. Meskipun per definisi  radio dan televisi pendidikan adalah salah satu bentuk e-learning, pada umumnya disepakati bahwa e-learning mencapai bentuk puncaknya setelah bersinergi dengan teknologi internet. Internet-based learning atau web-based learning dalam bentuk paling sederhana adalah web-site yang dimanfaatkan untuk menyajikan materi-materi pembelajaran. Cara ini memungkinkan pembelajar mengakses sumber belajar yang disediakan oleh nara sumber atau fasilitator kapanpun dikehendaki. Bila diperlukan, dapat pula disediakan mailing-list khusus untuk situs pembelajaran tersebut yang berfungsi sebagai forum diskusi.&lt;br /&gt;Fasilitas e-learning yang lengkap disediakan oleh perangkat lunak khusus yang disebut perangkat lunak pengelola pembelajaran atau LMS (learning management system). LMS mutakhir berjalan berbasis teknologi internet sehingga dapat diakses dari manapun selama tersedia akses ke internet (Hari Wibawanto, 2006). Fasilitas yang disediakan meliputi pengelolaan siswa atau peserta didik, pengelolaan materi pembelajaran, pengelolaan proses pembelajaran termasuk pengelolaan evaluasi pembelajaran serta pengelolaan komunikasi antara pembelajar dengan fasilitator-fasilitatornya. Fasilitas ini memungkinkan kegiatan belajar dikelola tanpa adanya tatap muka langsung di antara pihak-pihak yang terlibat (administrator, fasilitator, peserta didik atau pembelajar). ‘Kehadiran’ pihak-pihak yang terlibat diwakili oleh email, kanal chatting, atau melalui video conference. &lt;br /&gt;Aplikasi Lain&lt;br /&gt;Selain e-book dan fasilitas e-learning, berbagai aplikasi lain bermunculan (dan kadang saling berintegrasi sehingga menimbulkan sinergi) sebagai dampak ikutan perkembangan TIK terutama internet.&lt;br /&gt;E-zine dari kata e-magazine, merupakan bentuk digital dari majalah konvensional. Penerbitan majalah berformat digital memungkinkan ditekannya ongkos produksi (karena tidak perlu mencetak) dan distribusi (karena sekali diupload ke server, seluruh dunia bisa mengaksesnya). Pemutakhiran isinya juga dapat dilakukan dengan sangat cepat sehingga perkembangan mutakhir dapat disajikan dengan lebih cepat. Termasuk dalam kategori e-zine ini adalah e-newspaper yang berfokus pada berita terkini dan e-journal yang memfokuskan diri pada laporan hasil-hasil penelitian.&lt;br /&gt;E-laboratory, merupakan bentuk digital dari fasilitas dan proses-proses laboratorium yang dapat disimulasikan secara digital. Pada dasarnya, perangkat lunak ini adalah perangkat lunak animasi dan simulasi yang dapat dikemas dalam keping CD, DVD maupun disajikan pada web-site sebagai web-based application (perangkat lunak yang berjalan pada jaringan internet).&lt;br /&gt;Blog atau weblog adalah perkembangan mutakhir di bidang web-based application. Ide semula adalah menyediakan fasilitas electronic diary atau buku harian elektronik untuk remaja. Pengguna dapat mengisi buku harian tersebut semudah menulis email, mengunggah (upload) ke server hanya dengan meng-klik ikon, dan hasilnya adalah tayangan tulisan di layar browser. Pemakai internet di manapun berada dapat melihat publikasi tersebut dengan mengakses alamat situs, misalnya: http://hariwibawanto.wordpress.com. Dari sisi kandungan isi, blok sekarang banyak berisi gagasan, ide, dan opini pribadi tentang satu masalah yang menarik secara subyektif. Meskipun akurasi informasi yang tersaji masih bisa diperdebatkan, tetapi yang penting adalah blog memungkinkan seseorang tanpa pengetahuan desain web-site dapat dengan mudah membuat web-site pribadi dan mengelola maupun memutakhirkan isinya dengan sangat mudah. Kemudahan lain adalah tersedianya banyak server blog gratis. Dalam konteks pemanfaatannya bagi proses pembelajaran, kandungan isi blog pembelajar, misalnya, dapat menjadi umpan balik bagi fasilitator.&lt;br /&gt;Konteks Lokal: Universitas Negeri Semarang&lt;br /&gt;Salah satu syarat awal keterlibatan sivitas akademika dalam dunia TIK modern adalah  computer literate atau melek komputer. Pendekatannya bisa top-down (dari dosen turun ke mahasiswa) atau sebaliknya bottom-up (dari mahasiswa naik ke dosen), atau dua-duanya berjalan simultan. Pendekatan ketiga itulah yang secara alami terjadi di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Penetrasi budaya masyarakat informasi yang ditularkan oleh perguruan tinggi besar di Indonesia maupun luar negeri telah menjadikan sebagian dosen melek komputer dan melek internet lebh dulu dari rekan-rekannya yang lain. Aset inilah yang secara alami melalui proses interaksi saling memerlukan, menjadi sarana persebaran keterampilan (dan budaya) menggunakan komputer dan internet. &lt;br /&gt;Penggarapan lebih serius dilakukan oleh UPT Sumber Belajar dan Media melalui kegiatan-kegiatan pelatihan produksi multimedia, perancangan situs web, dan sebagainya, yang berlangsung sejak tahun 2000. Dalam kegiatan-kegiatan pelatihan itulah dilakukan pengenalan pemanfaatan komputer untuk pembelajaran, sehingga menimbulkan gairah belajar-mengajar dengan fasilitas komputer. &lt;br /&gt;Sejak itu, mulailah masing-masing jurusan maupun program studi menyediakan fasilitas laboratorium komputer maupun laboratorium produksi multimedia. Kebutuhan yang mendesak terhadap akses internet mulai dilayani oleh warung internet yang bekerjasama dengan UPT Perpustakaan, kemudian disusul oleh layanan serupa di Jurusan Fisika, Jurusan Ekonomi, dan Jurusan Teknik Elektro.&lt;br /&gt;Menyadari pentingnya akses Internet dan fasilitas pembelajaran berbasis TIK lainnya, maka pada tahun 2006, melalui program hibah kompetisi INHERENT Unnes berupaya menyatukan jaringan-jaringan komputer lokal yang ada di 8 fakultas dengan menggunakan back-bone serat optik. Upaya itu berhasil dilakukan setelah Unnes memenangkan hibah INHERENT (Unnes, 2006). Penyatuan jaringan lokal tersebut memungkinkan dioperasikannya sistem informasi online yang mulai tahun 2007 dimanfaatkan sebagai sarana heregistrasi, yudisium, dan pengisian KRS secara online. Pengembangan selanjutnya adalah menyatukan beberapa kampus Unnes yang berada di lokasi lain (misalnya: Program Pascasarjana di Bendan Ngisor dan PGSD di Karanganyar) menjadi satu jaringan dengan kampus pusat di Gunungpati. Sayangnya, keterbatasan anggaran rutin yang disediakan Unnes menjadikan rencana-rencana tersebut hanya dapat dilaksanakan dengan mengandalkan dana-dana dari program hibah kompetisi.  Tim-tim yang dibentuk oleh Unnes mendapat tugas berat untuk mengajukan dan mempertahankan proposal yang diajukan ke Direktorat Pendidikan Tinggi, bersaing dengan ratusan perguruan tinggi lain (negeri maupun swasta), agar dapat didanai.&lt;br /&gt;Beberapa permasalahan yang ditengarai menjadi tantangan pemanfataan TIK bagi pembelajaran di Unnes antara lain adalah:&lt;br /&gt;Adanya digital divide dalam konteks lokal Unnes sendiri. Ada kesenjangan antara mahasiswa yang memperoleh kekayaan informasi lebih dengan mahasiswa yang memiliki akses informasi terbatas, baik akibat belum meratanya ketersediaan fasilitas, kurangnya keterampilan mengakses informasi, kurangnya dukungan finansial, maupun oleh sebab-sebab lain yang belum bisa diidentifikasi. Kesenjangan digital ini juga terjadi pada level dosen dan sivitas akademika lainnya.&lt;br /&gt;Adanya resistansi atau penolakan baik yang bersifat statik (berupa sifat malas berubah dan malas belajar) maupun agresif (perlawanan, karena menjadi pihak yang ‘dirugikan’).&lt;br /&gt;Ketergantungan pada sumber dana yang berasal dari hibah kompetisi menjadikan perkembangan TIK di Unnes tidak selalu berjalan sesuai skenario ideal.   Hal itu disebabkan setiap program hibah yang diluncurkan Dikti senantiasa memiliki arah dan fokus sendiri, dan tidak selalu bisa dikaitkan dengan implementasi TIK.&lt;br /&gt;Peluang-peluang di Masa Depan&lt;br /&gt;Pada Kurikulum Berbasis Kompetensi maupun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, termuat mata ajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk SMP/MI maupun SMA/SMK/MA/MAK. Sampai saat ini belum ada Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan yang menghasilkan guru dengan spesialisasi pengajar Teknologu Informasi dan Komunikasi. Sebagian besar guru TIK di lapangan adalah guru yang berasal dari bidang keahlian kependidikan lain yang kebetulan ‘bisa mengoperasikan komputer’ atau bahkan sarjana-sarjana komputer. Ini merupakan peluang bagi LPTK seperti Unnes, baik dengan membuka secara khusus program studi yang terkait dengan TIK ataupun membekali calon guru dengan keterampilan TIK yang memadai sehingga tidak gamang menghadapi penugasan sebagai guru TIK.&lt;br /&gt;Ladang garapan lain yang seharusnya digarap LPTK seperti Unnes adalah bidang pemanfaatan TIK dalam proses pembelajaran. Kiranya program studi Kurikulum dan Teknologi Pendidikan (dengan penekanan pada frasa terakhir, Teknologi Pendidikan) tepat untuk menggarap bidang tersebut. Berikut adalah sebagian dari daftar panjang bidang-bidang yang seharusnya digarap Unnes sebagai LPTK:&lt;br /&gt;Kajian desain dan implementasi bahan ajar multimedia;&lt;br /&gt;Kajian teori-teori belajar terkait proses pembelajaran online;&lt;br /&gt;Kajian eksploratif pemanfaatan jaringan Internet dalam proses pembelajaran;&lt;br /&gt;Desain dan implementasi perangkat lunak pembelajaran dengan berlandaskan pada teori belajar mutakhir;&lt;br /&gt;Pemanfaatan secara kreatif aplikasi-aplikasi berbasis internet yang telah ada menjadi alat bantu pembelajaran;&lt;br /&gt;Kajian pemanfaatan chatting, blogging, maupun teleconferencing pada proses pembelajaran;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Sebagai institusi yang menghasilkan guru dan tenaga kependidikan lainnya, Unnes masih perlu membenahi dan terus memperbaiki infrastruktur terkait teknologi informasi dan komunikasi. Perbaikan infrastruktur TIK ini merupakan keniscayaan, mengingat pesatnya perkembangan TIK pada umumnya dan yang terkait dengan proses pembelajaran pada khususnya. Selain perbaikan infrastruktur, rekayasa sosial untuk mendekatkan sivitas akademika dengan TIK perlu dilakukan mengingat bahwa adopsi teknologi hanya berhasil baik apabila disertai dengan penyesuaian-penyesuaian budaya maupun kebiasaan yang dibawa serta oleh teknologi tersebut. &lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;Hari Wibawanto. 2006. Learning Management System. Handout. Disajikan pada Training on ICT in Instruction for Quality Improvement of Graduate Study di Universitas Udayana, Denpasar.  &lt;br /&gt;Kementerian Negara Riset dan Teknologi. 2006. Buku Putih. Penelitian Pengembangan dan Penerapan IPTEK Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Tahun 2005-2025. Jakarta: Kementerian Negara Riset dan Teknologi.&lt;br /&gt;Lallana, Emmanuel C. 2003. The Information Age. Manila: e-Asean Task Force UNDP APDIP.&lt;br /&gt;SEAMOLEC. 2003. e-Learning di Indonesia dan Prospeknya di Masa Mendatang. Makalah. Disajikan pada Seminar Nasional E-Learning perlu E-Library di Universitas Kristen Petra Surabaya pada 3 Februari 2003.&lt;br /&gt;Unnes. 2006. Laporan Akhir Pelaksanaan Program K-2. Semarang: Unnes&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Penulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Drs. Hari Wibawanto, M.T.&lt;br /&gt;Menyelesaikan S1 di Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika IKIP Yogyakarta dan S2 di Fakultas Teknik Universitas Gadjahmada Yogyakarta dengan spesialisasi Sistem Komputer dan Informatika. Menjadi dosen Universitas Negeri Semarang sejak tahun 1991 setelah beberapa saat lamanya menjadi staf redaksi bidang rekayasa dan ilmu-ilmu hayati pada Ensiklopedi Nasional Indonesia.&lt;br /&gt;Terlibat aktif dalam penyusunan hibah-hibah kompetisi a.l.: Due-Like, SP4 Kompetisi, dan PHK K2 (Inherent). Saat ini sedang menyelesaikan pendidikan S3 di Universitas Gajahmada Yogyakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-3689103838028075225?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/3689103838028075225/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=3689103838028075225' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/3689103838028075225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/3689103838028075225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/teknologi-informasi-dan-komunikasi.html' title='TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI : KONSEP DAN PERKEMBANGANNYA'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-5542745300041368152</id><published>2008-01-11T01:37:00.000-08:00</published><updated>2008-01-11T01:53:36.507-08:00</updated><title type='text'>Dibahas, Definisi Kapal Nelayan Tradisional</title><content type='html'>BRISBANE- Kelompok kerja bersama Indonesia-Australia membahas definisi kapal nelayan tradisional. &lt;br /&gt;Menurut Dubes RI di Canberra Imron Cotan, langkah itu menyusul munculnya sejumlah kasus penangkapan kapal nelayan Indonesia yang diduga memasuki perairan negara itu. &lt;br /&gt;"Definisi itu penting karena menurut Australia kapal-kapal nelayan yang sudah dilengkapi alat Global Positioning System (GPS) dan mesin pendeteksi ikan, tidak termasuk kategori nelayan tradisional. Pengertian nelayan tradisional itu kan menurut kita," kata Imron di sela-sela kunjungannya ke Brisbane untuk menghadiri rapat koordinasi kantor-kantor perwakilan RI se-Australia, baru-baru ini.&lt;br /&gt;Bagi Australia, nelayan yang mencari ikan dengan kapal-kapal yang dilengkapi GPS dan mesin pendeteksi ikan tidak termasuk nelayan tradisional. &lt;br /&gt;Berkaitan dengan nasib sembilan anak buah KM Gunung Mas Baru yang ditangkap bersama kapten kapal, Muhammad Heri, 18 April lalu, Imron mengatakan, mereka sudah dikembalikan ke tanah air dengan biaya Pemerintah Australia. &lt;br /&gt;"Biasanya nelayan-nelayan kita yang tertangkap dipulangkan ke tanah air setelah dua atau tiga minggu ditahan. Pemulangan nelayan kita itu atas biaya mereka (Australia)," katanya.&lt;br /&gt;Menurut dia, yang tidak dipulangkan pihak berwenang Australia adalah nakhoda kapal dan awak kapal (nelayan) yang masuk kategori residivis karena sudah dua tiga kali tertangkap dalam kasus serupa. &lt;br /&gt;"Untuk mengantisipasi agar kasus yang sama tidak lagi terjadi, kita meminta agar nelayan-nelayan kita tidak lagi ditahan dilaut (di kapal yang ditangkap) tetapi dipindahkan ke tahanan darat," katanya.&lt;br /&gt;Membangun Rutan&lt;br /&gt;Pihak Australia, kata Imron, sedang membangun rumah tahanan (rutan) di Darwin, Northern Territory bagi para nelayan Indonesia. ''Mungkin akhir 2005 atau awal 2006, Rutan itu sudah selesai."&lt;br /&gt;Terkait dengan kasus nelayan Indonesia yang ditangkap dengan tuduhan melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Australia, kedua pemerintah berjanji menuntaskan masalah ini dengan sebaik-baiknya. Pemerintah Indonesia meminta Australia agar memperlakukan para nelayan yang ditangkap itu secara manusiawi. Sebagaimana diketahui, 27 perahu nelayan Indonesia tertangkap dalam sebuah operasi penumpasan penangkapan ikan ilegal oleh Australia, pertengahan April lalu.&lt;br /&gt;Imron juga mempertanyakan nasib kapal-kapal nelayan Indonesia yang ditinggal para awaknya yang dipulangkan pemerintah Australia ke tanah air. &lt;br /&gt;"Kita masih bertanya (kepada Australia) tentang bagaimana kapal-kapal nelayan itu bisa dikembalikan ke Indonesia setelah awaknya dipulangkan," katanya. (ant-46v)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-5542745300041368152?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/5542745300041368152/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=5542745300041368152' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5542745300041368152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5542745300041368152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/dibahas-definisi-kapal-nelayan.html' title='Dibahas, Definisi Kapal Nelayan Tradisional'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-6536458161913080161</id><published>2008-01-10T02:58:00.000-08:00</published><updated>2008-01-10T03:01:13.887-08:00</updated><title type='text'>Metode Pembelajaran Bahasa Inggris di SLTP</title><content type='html'>PEMBELAJARAN Bahasa Inggris secara formal di SLTP mencakup empat kemampuan berbahasa yaitu berbicara (speaking), mendengar (listening), membaca (reading), dan menulis (writing) di samping aspek-aspek lain seperti kosa kata, tata bahasa dan ejaan. Aspek-aspek kebahasaan ini harus diperhatikan seorang guru bahasa Inggris dalam menerapkan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan anak didik. Hal ini membutuhkan seorang guru yang kreatif dalam menumbuhkembangkan minat siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Inggris karena mata pelajaran ini kerap dirasakan sebagian peserta didik sebagai sebuah pelajaran yang tidak menarik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peranan seorang guru dalam mengatasi persoalan ini tergantung kreativitasnya menyajikan materi berupa penggunaan pola-pola atau metode pengajaran yang dapat menarik minat peserta didik dalam mempelajari Bahasa Inggris. Penerapan metode pengajaran harus disesuaikan dengan keadaan sekolah. Juga memperhatikan latar belakang kemampuan siswa. Baik dari segi akademis, psikologis, ekonomi maupun lingkungan anak didik sendiri. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan seorang guru dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Namun, sebelumnya, perlu diingat bahwa pendidikan tidak berproses dalam ruang hampa tetapi mengalami pergeseran yang terus meningkat dengan dunia sekitarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan pendidikan di Indonesia pada umumnya tercermin dari aneka metode pengajaran yang diciptakan, baik secara konstitusi maupun secara individual dari guru mata pelajaran yang dapat menunjang pembelajaran di sekolah. Metode pengajaran yang variatif sangat baik dikembangkan dan diterapkan dalam pengajaran Bahasa Inggris khususnya di SLTP. Hal ini dilakukan tanpa mengabaikan tingkat kemampuan (competency), daya, dan perkembangan siswa. Pasalnya, siswa sebagai anak didik yang masih remaja merupakan kelompok yang sedang berkembang menuju kematangan emosional dan intelektualnya. Pemilihan metode dan alat peraga juga sangat tergantung pada eksistensi siswa dalam lingkup pembelajaran itu sendiri. Variasi metode pengajaran yang digunakan akan menstimulasi siswa untuk lebih tanggap terhadap materi pengajaran yang diberikan. Di samping itu dengan adanya metode pengajaran yang bervariasi seperti game baik di dalam maupun di luar sekolah akan lebih melibatkan guru dengan berbagai kesulitan siswa dalam belajar Bahasa Inggris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman sebagai seorang guru bahasa Inggris SLTP baik di daerah pedalaman maupun di daerah perkotaan telah memberikan banyak perbedaan yang menunjukkan latar belakang siswa seperti yang telah disebutkan di atas. Misalnya, ketika mengajar Bahasa Inggris di pedalaman, seluruh materi pengajaran yang digunakan sama sekali tidak sesuai dengan pengalaman, lingkungan, dan ruang lingkup siswa yang masih bernuansa pedesaan yang belum tahu bahkan tidak tahu sama sekali tentang kehidupan perkotaan seperti Jakarta. Mengapa penulis katakan seperti itu karena bertolak dari pengalaman ketika mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris di pedalaman Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai seorang guru (mata pelajaran Bahasa Inggris), penulis harus berusaha maksimal untuk bisa menyesuaikan materi pengajaran yang tidak bergeser jauh dari kurikulum yang pada umumnya materi-materi penyajiannya bersifat Jakartacentris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini penulis mencoba beberapa metode yang saya terapkan dalam memberikan materi kepada siswa yang saya nilai cukup ampuh dalam mengatasi keawaman siswa menyangkut materi yang disodorkan Pusat. Pertama, Game ala rural. Metode ini berhubungan dengan pengembangan kosa kata yang identik dengan scrabble. Scrabble ala rural bukannya kumpulan huruf-huruf yang didesain secara canggih, di mana setiap huruf-hurufnya dilengkapi dengan magnet dan sebuah papan yang mewah tetapi huruf-huruf itu penulis mencoba menggunting sendiri dari kertas manila dengan sebuah tripleks yang bisa memungkinkan huruf-huruf tersebut bisa berpijak. Ternyata hasilnya memuaskan ketika siswa disodorkan satu topik kemudian mereka diminta untuk menyusun huruf-huruf tersebut menjadi kata yang berhubungan dengan tema yang telah ditentukan dengan limit waktu yang telah ditentukan pula. Dengan metode sederhana ini siswa lebih berminat untuk belajar dengan kondisi yang serba terbatas. Berbeda dengan siswa sekarang, khususnya di kota yang dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung pembelajaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pembelajaran kosa kata melalui permainan scrabble, siswa juga dilatih untuk menulis karangan sederhana dengan menggunakan kata-kata yang telah dipelajari dalam permainan. Namun ada satu cara yang paling mudah untuk siswa olah adalah penggunaan alat peraga dan gambar. Gambar merupakan stimulus yang sangat berperan dalam mengarahkan pikiran dan imajinasi siswa terhadap suatu tema atau persoalan tertentu. Menulis dengan menggunakan gambar sebagai media sangat sesuai dengan perkembangan siswa seperti yang telah dikatakan bahwa mereka adalah kelompok yang emosional dan agresif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode ini yang sering saya terapkan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas khususnya menyangkut kemampuan menulis. Sedangkan kemampuan berbahasa lainnya seperti berbicara, siswa diarahkan untuk membuat percakapan sendiri. Siswa diberikan satu topik yang berhubungan dengan tema yang sedang dipelajari untuk menciptakan sendiri dialog baik secara individu maupun secara kolektif kemudian didemonstrasikan di depan kelas dengan memperhatikan penggunaan kosa kata, intonasi, lafal, dan relevansi serta keterpaduan tema yang dibicarakan. Di samping tema, gambar, dan media yang disediakan sangat membantu siswa dalam mengembangkan satu topik dengan mudah. Pendekatan seperti ini perlu diterapkan oleh seorang guru mata pelajaran Bahasa Inggris dalam mengajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hermien Rosalia Nogo Botoor, guru SLTP Tri Ratna Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Majalah SUAR edisi 20 Juni – 20 Juli 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-6536458161913080161?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/6536458161913080161/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=6536458161913080161' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6536458161913080161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/6536458161913080161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/metode-pembelajaran-bahasa-inggris-di.html' title='Metode Pembelajaran Bahasa Inggris di SLTP'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-7481077065568234338</id><published>2008-01-10T02:52:00.000-08:00</published><updated>2008-01-10T02:56:12.548-08:00</updated><title type='text'>Belum Semua Jenis Kursus Punya Standar Pelayanan</title><content type='html'>Jakarta, Kompas - Sampai September 2001, baru terdapat 21 jenis kursus yang memiliki standardisasi pelayanan. Padahal, sampai saat ini terdapat sekitar 130 jenis kursus. Oleh karena itu, asosiasi lembaga kursus sejenis didorong untuk segera membuat standar pelayanan kursus.&lt;br /&gt;Hal ini diungkapkan Direktur Pendidikan Masyarakat Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) Ekodjatmiko Sukarso di Jakarta, Rabu (8/1). "Standardisasi kursus ini penting untuk memperkuat basis pelayanan yang disediakan lembaga kursus. Selain itu, juga akan sangat membantu masyarakat untuk memilih kursus-kursus bermutu," ujarnya.&lt;br /&gt;Secara umum, menurut Ekodjatmiko, tujuan standardisasi kursus, antara lain, untuk memberikan pelayanan terbaik dengan mutu kursus yang bisa diterima oleh dunia usaha atau industri. Karena itu, dalam pembuatan standardisasi kursus, juga harus melibatkan dunia industri dan usaha untuk mengetahui kompetensi seperti apa yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;"Kalau dunia industri sudah menyampaikan apa yang dimauinya, maka lembaga kursus tinggal menyesuaikan standar kursusnya. Itu kalau memang mereka ingin memberikan kompetensi pada warga belajar dan mengharapkan lulusannya bisa langsung memasuki dunia kerja dan industri," ujarnya.&lt;br /&gt;Selain itu, menurut Ekodjatmiko, dengan adanya standardisasi lembaga kursus ini akan mempermudah masyarakat untuk menentukan pilihan tempat kursus yang bermutu. Sebab, dalam pemberian standardisasi, minimal akan melihat kualitas kompetensi tenaga pendidik atau instruktur, kurikulum yang digunakan, ruang belajar, fasilitas pendidikan yang disediakan, serta proses belajar yang lebih mementingkan penguasaan kompetensi.&lt;br /&gt;Jumlah kursus yang ada di Indonesia saat ini mencapai 22.510 lembaga kursus. Data hingga September 2001 itu diperoleh dari lembaga kursus yang mendaftarkan diri ke Direktorat Pendidikan Masyarakat Depdiknas. Dari jumlah itu, jenis pendidikan keterampilan yang diselenggarakan tidak kurang dari 130 jenis.&lt;br /&gt;"Tidak heran kalau masyarakat sering kali menghadapi kesulitan untuk memilih lembaga-lembaga kursus yang berkualitas dan sesuai dengan program yang diinginkan," ujarnya.&lt;br /&gt;Menurut Ekodjatmiko, sebenarnya melalui mekanisme ujian nasional diharapkan bisa menjadi pegangan untuk mengetahui kompetensi yang dihasilkan lembaga kursus. Namun, perkembangan globalisasi sekarang menuntut kompetensi bukan sekadar nasional, tetapi kompetensi yang diakui secara internasional.&lt;br /&gt;"Oleh karena itu, akan lebih baik jika asosiasi lembaga kursus sejenis dalam membuat standardisasi juga memperhatikan perkembangan kebutuhan kompetensi pasar internasional," ujarnya. (MAM)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-7481077065568234338?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/7481077065568234338/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=7481077065568234338' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7481077065568234338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7481077065568234338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/belum-semua-jenis-kursus-punya-standar.html' title='Belum Semua Jenis Kursus Punya Standar Pelayanan'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-7685015710237285494</id><published>2008-01-10T02:51:00.000-08:00</published><updated>2008-01-10T02:52:35.101-08:00</updated><title type='text'>PENGERTIAN-PENGERTIAN HAK ASASI MANUSIA</title><content type='html'>Hak Asasi Manusia  adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Kuasa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, Pemerintah dan setiap orang, demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia (Pasal 1 angka 1 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM dan UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM).&lt;br /&gt;Pelanggaran Hak Asasi Manusia  adalah setiap perbuatan seseoarang atau kelompok orang termasuk aparat negara baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi, menghalangi, membatasi dan atau mencabut Hak Asasi Manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh Undang-undang, dan tidak mendapatkan atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku (Pasal 1 angka 6 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM).&lt;br /&gt;Pengadilan Hak Asasi Manusia  adalah Pengadilan Khusus terhadap pelanggaran Hak Asasi Manusia yang berat. Pelanggaran HAM yang berat diperiksa dan diputus oleh Pengadilan HAM meliputi :&lt;br /&gt; kejahatan genosida;&lt;br /&gt; kejahatan terhadap kemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejahatan genosida  adalah setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa, ras, kelompok etnis, kelompok agama, dengan cara :&lt;br /&gt; Membunuh anggota kelompok;&lt;br /&gt; mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota-anggota kelompok;&lt;br /&gt; menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang akan mengakibatkan kemusnahan secara fisik baik seluruh atau sebagiannya;&lt;br /&gt; memaksakan tindakan-tindakan yang bertujuan mencegah kelahiran di dalam kelompok; atau&lt;br /&gt; memindahkan secara paksa anak-anak dari kelompok tertentu ke kelompok lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejahatan terhadap kemanusiaan  adalah salah satu perbuatan yang dilakukan sebagian dari serangan yang meluas atau sistematik yang diketahuinya bahwa serangan tersebut ditujukan secara langsung terhadap penduduk sipil, berupa :&lt;br /&gt; pembunuhan;&lt;br /&gt; pemusnahan;&lt;br /&gt; perbudakan;&lt;br /&gt; pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa;&lt;br /&gt; perampasan kemerdekaan atau perampasan kebebasan fisik lain secara sewenang-wenang yang melanggar (asas-asas) ketentuan pokok hukum internasional;&lt;br /&gt; penyiksaan;&lt;br /&gt; perkosaan, perbudakan seksual, palcuran secara paksa, pemaksaan kehamilan, pemandulan atau sterilisasi secara paksa atau bentuk-bentuk kekerasan seksual lain yang setara;&lt;br /&gt; penganiayaan terhadap suatu kelompok tertentu atau perkumpulan yang didasari persamaan paham politik, ras kebangsaan, etnis, budaya, agama, jenis kelamin atau alasan lain yang telah diakui secara universal sebagai hal yang dilarang menurut hukum internasional;&lt;br /&gt; penghilangan orang secara paksa; atau&lt;br /&gt; kejahatan apartheid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Penjelasan Pasal 7, 8, 9 UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM)&lt;br /&gt;Penyiksaan  adalah setiap perbuatan yang dilakukan dengan sengaja, sehingga menimbulkan rasa sakit atau penderitaan yang hebat, baik jasmani maupun rohani, pada seseoarang untuk memperoleh pengakuan atau keterangan dari seseorang dari orang ketiga, dengan menghukumnya atau suatu perbuatan yang telah dilakukan atau diduga telah dilakukan oleh seseorang atau orang ketiga, atau mengancam atau memaksa seseorang atau orang ketiga, atau untuk suatu alasan yang didasarkan pada setiap bentuk diskriminasi, apabila rasa sakit atau penderitaan tersebut ditimbulkan oleh, atas hasutan dari, dengan persetujuan, atau sepengetahuan siapapun dan atau pejabat publik (Penjelasan Pasal 1 angka 4 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM)&lt;br /&gt;Penghilangan orang secara paksa  adalah tindakan yang dilakukan oleh siapapun yang menyebabkan seseorang tidak diketahui keberadaan dan keadaannya (Penjelasan Pasal 33 ayat 2 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM&lt;br /&gt;Copyright 2007, Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia&lt;br /&gt;Jl. Kuningan - Jakarta Selatan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-7685015710237285494?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/7685015710237285494/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=7685015710237285494' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7685015710237285494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7685015710237285494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/pengertian-pengertian-hak-asasi-manusia.html' title='PENGERTIAN-PENGERTIAN HAK ASASI MANUSIA'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-2331444241299600842</id><published>2008-01-10T02:49:00.000-08:00</published><updated>2008-01-10T02:51:27.241-08:00</updated><title type='text'>Mengenal Baja (introduction of Iron)</title><content type='html'>Baja dan Besi sampai saat ini menduduki peringkat pertama logam yang paling banyak penggunaanya, besi dan baja mempunyai kandungan unsur utama yang sama yaitu Fe, hanya kadar karbon lah yang membedakan besi dan baja, penggunaan besi dan baja dewasa ini sangat luas mulai dari perlatan yang sepele seperti jarum, peniti sampai dengan alat – alat dan mesin berat.&lt;br /&gt;Artikel ini akan mengupas sedikit mengenai sejarah dan proses pembuatan baja.&lt;br /&gt;Sejarah baja&lt;br /&gt;Besi ditemukan digunakan pertama kali pada sekitar 1500 SM&lt;br /&gt;Tahun 1100 SM, Bangsa hittites yang merahasiakan pembuatan tersebut selama 400 tahun dikuasai oleh bangsa asia barat, pada tahun tersebbut proses peleburan besi mulai diketahui secara luas.&lt;br /&gt;Tahun 1000 SM, bangsa yunani, mesir, jews, roma, carhaginians dan asiria juga mempelajari peleburan dan menggunakan besi dalam kehidupannya.&lt;br /&gt;Tahun 800 SM, India berhasil membuat besi setelah di invansi oleh bangsa arya.&lt;br /&gt;Tahun 700 – 600 SM, Cina belajar membuat besi.&lt;br /&gt;Tahun 400 – 500 SM, baja sudah ditemukan penggunaannya di eropa.&lt;br /&gt;Tahun 250 SM bangsa India menemukan cara membuat baja&lt;br /&gt;Tahun 1000 M, baja dengan campuran unsur lain ditemukan pertama kali pada 1000 M pada kekaisaran fatim yang disebut dengan baja damascus.&lt;br /&gt;1300 M, rahasia pembuatan baja damaskus hilang.&lt;br /&gt;1700 M, baja kembali diteliti penggunaan dan pembuatannya di eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bijih besi antara lain : &lt;br /&gt;Hematite - Fe2O3 - 70 % iron &lt;br /&gt;Magnetite - Fe3O4 - 72 % iron &lt;br /&gt;Limonite - Fe2O3 + H2O - 50 % to 66 % iron &lt;br /&gt;Siderite - FeCO3 - 48 % iron &lt;br /&gt;Pemurnian Besi&lt;br /&gt; Prinsip dasar : Menghilangkan kandungan oksigen dalam bijih besi.&lt;br /&gt; Cara tradisional : blomery, pada proses ini bijih besi dibakar dengan charcoal, dimana banyak mengandung carbon sehingga terjadi pengikatan oksigen, pembakaran tersebut menghasilkan karbondiokasida dan karbon monoksida yang terlepas ke udara, sehingga besi murni didapat dan dikeluarkan dari dapur,kekurangnya tidak semua besi dapat melebur sehingga terbentuk spoge, spoge berisi besi dan silica.&lt;br /&gt; Proses lebih modern adalah dengan blas furnace, blast furnace diisi oleh bijih besi, charcoal atau coke (coke adalah charcoal yang terbuat dari coal) dan limestone (CaCO3). Angin secara kencang dan kontinu ditiupkan dari bawah dapur. Hasil peluburan besi akan berada di bawah, cairan besi yang keluar ditampung dan disebut dengan pig iron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pembuatan baja&lt;br /&gt;Baja diproduksi didalam dapur pengolahan baja dari besi kasar baik padat maupun cair, besi bekas ( Skrap ) dan beberapa paduan logam. Ada beberapa proses pembuatan baja antara lain :&lt;br /&gt;proses konvertor&lt;br /&gt;terdiri dari satu tabung yang berbentuk bulat lonjong dengan menghadap kesamping.&lt;br /&gt;Sistem kerja&lt;br /&gt;Dipanaskan dengan kokas sampai ± 1500 0C,&lt;br /&gt;Dimiringkan untuk memasukkan bahan baku baja. (± 1/8 dari volume konvertor)&lt;br /&gt;Kembali ditegakkan.&lt;br /&gt;Udara dengan tekanan 1,5 – 2 atm dihembuskan dari kompresor.&lt;br /&gt;Setelah 20-25 menit konvertor dijungkirkan untuk mengelaurkan hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;proses Bassemer (asam)&lt;br /&gt;lapisan bagian dalam terbuat dari batu tahan api yang mengandung kwarsa asam atau aksid asam (SiO2), Bahan yang diolah besi kasar kelabu cair, CaO tidak ditambahkan sebab dapat bereaksi dengan SiO2,   SiO2 + CaO             CaSiO3&lt;br /&gt;proses Thomas (basa)&lt;br /&gt; Lapisan dinding bagian dalam terbuat dari batu tahan api bisa atau dolomit [ kalsium karbonat dan magnesium (CaCO3 + MgCO3)], besi yang diolah besi kasar putih yang mengandung P antara 1,7 – 2 %, Mn 1 – 2 % dan Si 0,6-0,8 %. Setelah unsur Mn dan Si terbakar, P membentuk oksida phospor (P2O5), untuk mengeluarkan besi cair ditambahkan zat kapur (CaO),&lt;br /&gt; 3 CaO + P2O5  Ca3(PO4)2 (terak cair)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;proses Siemens Martin &lt;br /&gt; menggunakan sistem regenerator (± 3000 0C.) fungsi dari regenerator adalah :&lt;br /&gt;memanaskan gas dan udara atau menambah temperatur dapur&lt;br /&gt;sebagai Fundamen/ landasan dapur&lt;br /&gt;menghemat pemakaian tempat&lt;br /&gt; Bisa digunakan baik besi kelabu maupun putih, &lt;br /&gt;Besi kelabu dinding dalamnya dilapisi batu silika (SiO2),&lt;br /&gt;besi putih dilapisi dengan batu dolomit (40 % MgCO3 + 60 % CaCO3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;proses Basic Oxygen Furnace&lt;br /&gt;logam cair dimasukkan ke ruang baker (dimiringkan lalu ditegakkan)&lt;br /&gt;Oksigen (± 1000) ditiupkan lewat Oxygen Lance ke ruang bakar dengan kecepatan tinggi. (55 m3 (99,5 %O2) tiap satu ton muatan) dengan tekanan 1400 kN/m2.&lt;br /&gt;ditambahkan bubuk kapur (CaO) untuk menurunkan kadar P dan S.&lt;br /&gt;Keuntungan dari BOF adalah:&lt;br /&gt;BOF menggunakan O2 murni tanpa Nitrogen&lt;br /&gt;Proses hanya lebih-kurang 50 menit.&lt;br /&gt;Tidak perlu tuyer di bagian bawah&lt;br /&gt;Phosphor dan Sulfur dapat terusir dulu daripada karbon&lt;br /&gt;Biaya operasi murah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;proses dapur listrik&lt;br /&gt;temperatur tinggi dengan menggunkan busur cahaya electrode dan induksi listrik.&lt;br /&gt;Keuntungan :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mudah mencapai temperatur tinggi dalam waktu singkat &lt;br /&gt;Temperatur dapat diatur &lt;br /&gt;Efisiensi termis dapur tinggi &lt;br /&gt;Cairan besi terlindungi dari kotoran dan pengaruh lingkungan sehingga kualitasnya baik&lt;br /&gt;Kerugian akibat penguapan sangat kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;proses dapur kopel&lt;br /&gt; mengolah besi kasar kelabu dan besi bekas menjadi baja atau besi tuang.&lt;br /&gt; Proses&lt;br /&gt;pemanasan pendahuluan agar bebas dari uap cair.&lt;br /&gt;Bahan bakar(arang kayu dan kokas) dinyalakan selama ± 15 jam.&lt;br /&gt;kokas dan udara dihembuskan dengan kecepatan rendah hingga kokas mencapai 700 – 800 mm dari dasar tungku.&lt;br /&gt;besi kasar dan baja bekas kira-kira 10 – 15 % ton/jam dimasukkan.&lt;br /&gt;15 menit baja cair dikeluarkan dari lubang pengeluaran.&lt;br /&gt;Untuk membentuk terak dan menurunkan kadar P dan S ditambahkan batu kapur (CaCO3) dan akan terurai menjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  akan bereaksi dengan karbon:&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Gas CO yang dikeluarkan melalui cerobong, panasnya dapat dimanfaatkan untuk pembangkit mesin-mesin lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;proses dapur Cawan&lt;br /&gt;Proses kerja dapur cawan dimulai dengan memasukkan baja bekas dan besi kasar dalam cawan,&lt;br /&gt;kemudian dapur ditutup rapat.&lt;br /&gt;Kemudian dimasukkan gas-gas panas yang memanaskan sekeliling cawan dan muatan dalam cawan akan mencair.&lt;br /&gt;Baja cair tersebut siap dituang untuk dijadikan baja-baja istimewa dengan menambahkan unsur-unsur paduan yang diperlukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi baja&lt;br /&gt;Menurut komposisi kimianya:&lt;br /&gt;Baja karbon (carbon steel), dibagi menjadi tiga yaitu;&lt;br /&gt;Baja karbon rendah (low carbon steel)  machine, machinery dan mild steel&lt;br /&gt;-  0,05 % - 0,30% C. &lt;br /&gt;Sifatnya mudah ditempa dan mudah di mesin. Penggunaannya:&lt;br /&gt; 0,05 % - 0,20 % C : automobile bodies, buildings, pipes, chains, rivets, screws, nails.&lt;br /&gt; 0,20 % - 0,30 % C : gears, shafts, bolts, forgings, bridges, buildings. &lt;br /&gt;Baja karbon menengah (medium carbon steel)&lt;br /&gt; Kekuatan lebih tinggi daripada baja karbon rendah. &lt;br /&gt; Sifatnya sulit untuk dibengkokkan, dilas, dipotong. Penggunaan: &lt;br /&gt; 0,30 % - 0,40 % C : connecting rods, crank pins, axles. &lt;br /&gt; 0,40 % - 0,50 % C : car axles, crankshafts, rails, boilers, auger bits, screwdrivers. &lt;br /&gt; 0,50 % - 0,60 % C : hammers dan sledges.&lt;br /&gt;Baja karbon tinggi (high carbon steel)   tool steel&lt;br /&gt; Sifatnya sulit dibengkokkan, dilas dan dipotong. Kandungan 0,60 % - 1,50 % C&lt;br /&gt;  Penggunaan &lt;br /&gt;  screw drivers, blacksmiths hummers, tables knives, screws, hammers, vise jaws, knives, drills. tools for turning brass and wood, reamers, tools for turning hard metals, saws for cutting steel, wire drawing dies, fine cutters.&lt;br /&gt;Baja paduan (alloy steel)&lt;br /&gt; Tujuan dilakukan penambahan unsur yaitu:&lt;br /&gt;Untuk menaikkan sifat mekanik baja (kekerasan, keliatan, kekuatan tarik dan sebagainya)&lt;br /&gt;Untuk menaikkan sifat mekanik pada temperatur rendah&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan daya tahan terhadap reaksi kimia (oksidasi dan reduksi)&lt;br /&gt; Untuk membuat sifat-sifat spesial &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baja paduan yang diklasifikasikan menurut kadar karbonnya dibagi menjadi:&lt;br /&gt;Low alloy steel, jika elemen paduannya ≤ 2,5 %&lt;br /&gt;Medium alloy steel, jika elemen paduannya 2,5 – 10 %&lt;br /&gt;High alloy steel, jika elemen paduannya &gt; 10 %&lt;br /&gt; Selain itu baja paduan dibagi menjadi dua golongan yaitu baja campuran khusus (special alloy steel) dan high speed steel. &lt;br /&gt;Baja Paduan Khusus (special alloy steel)&lt;br /&gt; Baja jenis ini mengandung satu atau lebih logam-logam seperti nikel, chromium, manganese, molybdenum, tungsten dan vanadium. Dengan menambahkan logam tersebut ke dalam baja maka baja paduan tersebut akan merubah sifat-sifat mekanik dan kimianya seperti menjadi lebih keras, kuat dan ulet bila dibandingkan terhadap baja karbon (carbon steel). &lt;br /&gt;High Speed Steel (HSS)   Self Hardening Steel&lt;br /&gt; Kandungan karbon : 0,70 % - 1,50 %. Penggunaan membuat alat-alat potong seperti drills, reamers, countersinks, lathe tool bits dan milling cutters. Disebut High Speed Steel karena alat potong yang dibuat dengan material tersebut dapat dioperasikan dua kali lebih cepat dibanding dengan  carbon steel. Sedangkan harga dari HSS besarnya dua sampai empat kali daripada carbon steel.&lt;br /&gt;Baja Paduan dengan Sifat Khusus&lt;br /&gt;Baja Tahan Karat (Stainless Steel)&lt;br /&gt; Sifatnya antara lain:&lt;br /&gt;Memiliki daya tahan yang baik terhadap panas, karat dan goresan/gesekan&lt;br /&gt;Tahan temperature rendah maupun tinggi&lt;br /&gt;Memiliki kekuatan besar dengan massa yang kecil&lt;br /&gt;Keras, liat, densitasnya besar dan permukaannya tahan aus&lt;br /&gt;Tahan terhadap oksidasi&lt;br /&gt;Kuat dan dapat ditempa&lt;br /&gt;Mudah dibersihkan&lt;br /&gt;Mengkilat dan tampak menarik&lt;br /&gt;High Strength Low Alloy Steel (HSLS)&lt;br /&gt; Sifat dari HSLA adalah memiliki tensile strength yang tinggi, anti bocor, tahan terhadap abrasi, mudah dibentuk, tahan terhadap korosi, ulet, sifat mampu mesin yang baik dan sifat mampu las yang tinggi (weldability). Untuk mendapatkan sifat-sifat di atas maka baja ini diproses secara khusus dengan menambahkan unsur-unsur seperti: tembaga (Cu), nikel (Ni), Chromium (Cr), Molybdenum (Mo), Vanadium (Va) dan Columbium.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Baja Perkakas (Tool Steel)&lt;br /&gt; Sifat-sifat yang harus dimiliki oleh baja perkakas adalah tahan pakai, tajam atau mudah diasah, tahan panas, kuat dan ulet. &lt;br /&gt; Kelompok dari tool steel berdasarkan unsur paduan dan proses pengerjaan panas yang diberikan antara lain:&lt;br /&gt;Later hardening atau carbon tool steel (ditandai dengan tipe W oleh AISI), Shock resisting (Tipe S), memiliki sifat kuat dan ulet dan tahan terhadap beban kejut dan repeat loading. Banyak dipakai untuk pahat, palu dan pisau.&lt;br /&gt;Cool work tool steel, diperoleh dengan proses hardening dengan pendinginan yang berbeda-beda. Tipe O dijelaskan dengan mendinginkan pada minyak sedangkan tipe A dan D didinginkan di udara.&lt;br /&gt;Hot Work Steel (tipe H), mula-mula dipanaskan hingga (300 – 500) ºC dan didinginkan perlahan-lahan, karena baja ini banyak mengandung tungsten dan molybdenum sehingga sifatnya keras.&lt;br /&gt;High speed steel (tipe T dan M), merupakan hasil paduan baja dengan tungsten dan molybdenum tanpa dilunakkan. Dengan sifatnya yang tidak mudah tumpul dan tahan panas tetapi tidak tahan kejut.&lt;br /&gt;Campuran carbon-tungsten (tipe F), sifatnya adalah keras tapi tidak tahan aus dan tidak cocok untuk beban dinamis serta untuk pemakaian pada temperatur tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi lain antara lain :&lt;br /&gt;Menurut penggunaannya:&lt;br /&gt;Baja konstruksi (structural steel), mengandung karbon kurang dari 0,7 % C.&lt;br /&gt;Baja perkakas (tool steel), mengandung karbon lebih dari 0,7 % C.&lt;br /&gt;Baja dengan sifat fisik dan kimia khusus:&lt;br /&gt;Baja tahan garam (acid-resisting steel)&lt;br /&gt;Baja tahan panas (heat resistant steel)&lt;br /&gt;Baja tanpa sisik (non scaling steel)&lt;br /&gt;Electric steel&lt;br /&gt;Magnetic steel&lt;br /&gt;Non magnetic steel&lt;br /&gt;Baja tahan pakai (wear resisting steel)&lt;br /&gt;Baja tahan karat/korosi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Dengan mengkombinasikan dua klasifikasi baja menurut kegunaan dan komposisi kimia maka diperoleh lima kelompok baja yaitu:&lt;br /&gt;Baja karbon konstruksi (carbon structural steel)&lt;br /&gt;Baja karbon perkakas (carbon tool steel)&lt;br /&gt;Baja paduan konstruksi (Alloyed structural steel)&lt;br /&gt;Baja paduan perkakas (Alloyed tool steel)&lt;br /&gt;Baja konstruksi paduan tinggi (Highly alloy structural steel)&lt;br /&gt;Selain itu baja juga diklasifisikan menurut kualitas:&lt;br /&gt;Baja kualitas biasa&lt;br /&gt;Baja kualitas baik&lt;br /&gt;Baja kualitas tinggi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-2331444241299600842?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/2331444241299600842/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=2331444241299600842' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2331444241299600842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2331444241299600842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/mengenal-baja-introduction-of-iron.html' title='Mengenal Baja (introduction of Iron)'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-9133384873894551050</id><published>2008-01-10T02:24:00.001-08:00</published><updated>2008-01-10T02:31:07.615-08:00</updated><title type='text'>LOW BACK PAIN</title><content type='html'>PENGERTIAN&lt;br /&gt;Low back pain (LBP) atau nyeri punggung bawah termasuk salah satu dari gangguan muskuloskeletal, gangguan psikologis dan akibat dari mobilisasi yang salah. LBP menyebabkan timbulnya rasa pegal, linu, ngilu, atau tidak enak pada daerah lumbal berikut sakrum. LBP diklasifikasikan kedalam 2 kelompok, yaitu kronik dan akut. LBP akut akan terjadi dalam waktu kurang dari 12 minggu. Sedangkan LBP kronik terjadi dalam waktu 3 bulan. Yang termasuk dalam faktor resiko LBP adalah umur, jenis kelamin, faktor indeks massa tubuh yang meliputi berat badan, tinggi badan, pekerjaan,  dan aktivitas / olahraga.&lt;br /&gt;(Idyan, Zamna., 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PATOFISIOLOGI &lt;br /&gt;Pinggang merupakan pengemban tubuh dari toraks sampai perut. Sokoguru bagian belakang tersebut terdiri dari lumbal dan tulang belakang pada umumnya. Tiap ruas tulang belakang berikut diskus intervertebralis sepanjang kolumna vertebralis merupakan satuan anatomik dan fisiologik. Bagian depan berupa korpus vertebralis dan diskus intervertebralis yang berfungsi sebagai pengemban yang kuat dan tahan terhadap tekanan-tekanan menurut porosnya. Berfungsi sebagai penahan tekanan adalah nukleus pulposus.&lt;br /&gt;Dalam keseluruhan tulang belakang terdapat kanalis vertebralis yang didalamnya terdapat medula spinalis yang membujur ke bawah sampai L 2. Melalui foramen intervertebralis setiap segmen medula spinalis menjulurkan radiks dorsalis dan ventralisnya ke periferi. Di tingkat servikal dan torakal, berkas serabut tepi itu menuju ke foramen tersebut secara horizontal. Namun di daerah lumbal dan sakrum berjalan secara curam ke bawah dahulu sebelum tiba di tingkat foramen intervertebralis yang bersangkutan. Hal tersebut dikarenakan medula spinalis membujur hanya sampai L 2 saja.&lt;br /&gt;Otot-otot yang terdapat di sekeliling tulang belakang mempunyai origo dan insersio pada prosesus transversus atau prosesus spinosus. Stabilitas kolumna vertebrale dijamin oleh ligamenta secara pasif dan secara aktif oleh otot-otot tersebut. Ujung-ujung  serabut penghantar impuls nyeri terdapat di ligamenta, otot-otot, periostium, lapisan luar anulus fibrosus dan sinovia artikulus posterior. &lt;br /&gt;(Sidharta, Priguna., 2004)) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ETIOLOGI&lt;br /&gt;Etiologi low back pain dapat dihubungkan dengan hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Proses degeneratif, meliputi: spondilosis, HNP, stenosis spinalis, osteoartritis.&lt;br /&gt;Perubahan degeneratif pada vertebrata lumbosakralis dapat terjadi pada korpus vertebrae berikut arkus dan prosessus artikularis serta ligamenta yang menghubungkan bagian-bagian ruas tulang belakang satu dengan yang lain. Dulu proses ini dikenal sebagai osteoartrosis deforman, tapi kini dinamakan spondilosis. Perubahan degeneratif ini juga dapat menyerang anulus fibrosis diskus intervertebralis  yang bila tersobek dapat disusul dengan protusio diskus intervertebralis yang akhirnya menimbulkan hernia nukleus pulposus (HNP). Unsur tulang belakang lain yang sering dilanda proses degeneratif ini adalah kartilago artikularis yang dikenal sebagai osteoartritis.&lt;br /&gt;2. Penyakit Inflamasi&lt;br /&gt;LBP akibat inflamasi terbagi 2 yaitu artritis rematoid yang sering timbul sebagai penyakit akut dengan ciri persendian keempat anggota gerak terkena secara serentak atau selisih beberapa hari/minggu, dan yang kedua adalah pada spondilitis angkilopoetika, dengan keluhan sakit punggung dan sakit pinggang yang sifatnya pegal-kaku dan pada waktu dingin dan sembab linu dan ngilu dirasakan.&lt;br /&gt;3. Osteoporotik&lt;br /&gt;Sakit pinggang pada orang tua dan jompo, terutama kaum wanita, seringkali disebabkan oleh osteoporosis. Sakit bersifat pegal, tajam atau radikular.&lt;br /&gt;4. Kelainan Kongenital&lt;br /&gt;Anomali kongenital yang diperlihatkan oleh foto rontgen polos dari vertebrae lumbosakralis sering dianggap sebagai penyebab LBP meskipun tidak selamanya benar. Contohnya adalah lumbalisasi atau adanya 6 bukan 5 korpus vertebrae lumbalis merupakan variasi anatomik yang tidak mengandung arti patologik. Demikian pula pada sakralisasi, yaitu adanya 4 bukan 5 korpus vertebrae lumbalis.&lt;br /&gt;5. Gangguan Sirkulatorik&lt;br /&gt;Aneurisma aorta abdominalis dapat membangkitkan LBP yang hebat dan dapat menyerupai sprung back atau HNP. Gangguan sirkulatorik yang lain adalah trombosis aorta terminalis  yang perlu mendapat perhatian karena mudah didiagnosa sebagai HNP. Gejalanya disebut sindrom Lerichie. Nyeri dapat menjalar sampai bokong, belakang paha dan tungkai kedua sisi.&lt;br /&gt;(Adelia, Rizma., 2007)&lt;br /&gt;6. Tumor&lt;br /&gt;Dapat disebabkan oleh tumor jinak seperti osteoma, penyakit Paget, osteoblastoma, hemangioma, neurinoma,meningioma. Atau tumor ganas yang primer seperti mieloma multipel maupun sekunder seperti macam-macam metastasis.&lt;br /&gt;7. Toksik&lt;br /&gt;Keracunan logam berat, misalnya radium.&lt;br /&gt;8. Infeksi&lt;br /&gt;Akut disebabkan oleh kuman piogenik (stafilokokus, streptokokus) dan kronik contohnya pada spondilitis tuberkulosis (penyakit Pott), jamur, osteomielitis kronik.&lt;br /&gt;9. Problem Psikoneurotik&lt;br /&gt;Histeria atau depresi, malingering, LBP kompensatorik. LBP yang tidak mempunyai dasar organik dan tidak sesuai dengan kerusakan jaringan atau batas-batas anatomis. &lt;br /&gt;(Nuarta, Bagus., 1989)&lt;br /&gt;MANIFESTASI KLINIS &lt;br /&gt;Manifestasi klinis LBP berbeda-beda sesuai dengan etiologinya masing-masing seperti beberapa contoh dibawah ini :&lt;br /&gt;1. LBP akibat sikap yang salah &lt;br /&gt;Sering dikeluhkan sebagai rasa pegal yang panas pada pinggang, kaku dan tidak enak namun  lokasi tidak jelas.&lt;br /&gt;Pemeriksaan fisik menunjukkan otot-otot paraspinal agak spastik di daerah lumbal, namun motalitas tulang belakang bagian lumbal masih sempurna, walaupun hiperfleksi dan hiperekstensi dapat menimbulkan perasaan tidak enak&lt;br /&gt;Lordosis yang menonjol&lt;br /&gt;Tidak ditemukan gangguan sensibilitas, motorik, dan refleks pada tendon&lt;br /&gt;Foto rontgen lumbosakral tidak memperlihatkan kelainan yang relevan.&lt;br /&gt;(Sidharta, Priguna., 2004) &lt;br /&gt;2. Pada Herniasi Diskus Lumbal&lt;br /&gt;Nyeri punggung yang onsetnya perlahan-lahan, bersifat tumpul atau terasa tidak enak, sering intermiten, wala kadang onsetnya mendadak dan berat.&lt;br /&gt;Diperhebat oleh aktivitas atau pengerahan tenaga serta mengedan, batuk atau bersin.&lt;br /&gt;Menghilang bila berbaring pada sisi yang tidak terkena dengan tungkai yang sakit difleksikan.&lt;br /&gt;Sering terdapat spasme refleks otot-otot paravertebrata yang menyebabkan nyeri sehingga membuat pasien tidak dapat berdiri tegak secara penuh.&lt;br /&gt;Setelah periode tertentu timbul skiatika atau iskialgia.&lt;br /&gt;3. LBP pada Spondilosis&lt;br /&gt;Kompresi radiks sulit dibedakan dengan yang disebabkan oleh protrusi diskus, walaupun nyeri biasanya kurang menonjol pada spondilisis&lt;br /&gt;Dapat muncul distesia tanpa nyeri pada daerah distribusi radiks yang terkena&lt;br /&gt;Dapat disertai kelumpuhan otot dan gangguan refleks&lt;br /&gt;Terjadi pembentukan osteofit pada bagian sentral dari korpus vertebra yang menekan medula spinalis.&lt;br /&gt;Kauda ekuina dapat terkena kompresi pada daerah lumbal bila terdapat stenosis kanal lumbal.&lt;br /&gt;4. LBP pada Spondilitis Tuberkulosis&lt;br /&gt;Terdapat gejala klasik tuberkulosis seperti penurunan berat badan, keringat malam, demam subfebris, kakeksia. Gejala ini sering tidak menonjol.&lt;br /&gt;Pada lokasi infeksi sering ditemukan nyeri vertebra/lokal dan menghilang bila istirahat.&lt;br /&gt;Gejala dan tanda kompresi radiks atau medula spinalis terjadi pada 20% kasus (akibat abses dingin)&lt;br /&gt;Onset penyakit dapat gradual atau mendadak (akibat kolaps vertebra dan kifosis)&lt;br /&gt;Diawali nyeri radikular yang mengelilingi dada atau perut, diikuti paraparesis yang lambat laun makin memberat, spastisitas, klonus, hiperrefleksia dan refleks Babinsky bilateral. Dapat ditemukan deformitas dan nyeri ketok tulang vertebra.&lt;br /&gt;Penekanan mulai dari bagian anterior sehingga gejala klinis yang muncul terutama gangguan motorik.&lt;br /&gt; LPB pada Spondilitis Ankilopoetika&lt;br /&gt;Biasanya dirasakan pada usia 20 tahun.&lt;br /&gt;Tidak hilang dengan istirahat dan tidak diperberat oleh gerakan.&lt;br /&gt;Pemeriksaan fisik menunjukkan pembatasan gerakan di sendi sakrolumbal        dan seluruh tulang belakang lumbal.&lt;br /&gt;Laju endap darah meninggi.&lt;br /&gt;Terjadi osifikasi ligamenta interspinosa.&lt;br /&gt;(Mansjoer, Arif, et all., 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN&lt;br /&gt;Riwayat penyakit dengan perhatian khusus pada lokasi  dan penjalaran nyeri, posisi tubuh yang menimbulkan atau memperberat nyeri, trauma, ligitasi (medikolegal), obat-obat penghilang nyeri yang dipakai dan jumlah yang dibutuhkan, kemungkinan keganasan.&lt;br /&gt;Pemeriksaan fisis, dengan perhatian khusus pada tanda-tanda infeksi sistemis, tanda-tanda keganasan yang tersembunyi, nyeri tekan lokal atau pada insisura iskiatika, spasme otot, ruang lingkup gerakan, tes angkat tungkai lurus (Laseque), dan pemeriksan rektum (tonus sfingter dan prostat).&lt;br /&gt;Pemeriksaan neurologis, dengan perhatian khusus pada afek dan alam perasaan, kelemahan otot, atrofi, atau fasikulasi, defisit sensorik termasuk perineum, refleks (tendon dalam, abdominal, anal, kremaster).&lt;br /&gt;Pemeriksaan laboratorium yaitu foto rontgen polos (posterior, lateral, oblik) hitung darah lengkap dan laju endap darah, serum : kreatinin, kalsium, fosfat, alkali fosfatase, asam urat, fosfatase asam (pria), gula darah puasa.&lt;br /&gt;Pemeriksaan khusus (misalnya sken tulang, gula darah 2-jam postprandial, sken magnetik resonan, sken tomografik, mielografi) bergantung pada hasil pemeriksaan rutin di atas.&lt;br /&gt;(Mansjoer, Arif, et all., 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENATALAKSANAAN&lt;br /&gt;Nyeri pinggang dapat diatasi dengan pemberian obat-obatan, istirahat dan modalitas. Pemberian obat anti inflamasi non steroid (OAINS) diperlukan untuk jangka waktu pendek disertai dengan penjelasan kemungkinan efek samping dan interaksi obat. Tidak dianjurkan penggunaan muscle relaxan karena memiliki efek depresan. Namun pada pasien dengan depresi premorbid atau timbul depresi akibat rasa nyeri, penggunaan anti depresan dianjurkan. Untuk pengobatan simptomatis lainnya, kadang memerlukan campuran antara obat analgesik, antiinflamasi,OAINS, dan penenang.&lt;br /&gt;Istirahat secara umum  atau lokal banyak memberikan manfaat. Tirah baring pada alas keras dimaksudkan untuk mencegah melengkungnya tulang punggung. Modalitas dapat berupa kompres es, semprotan etil klorida, dan fluorimetan.&lt;br /&gt;Tidak semua nyeri dapat diatasi dengan cara-cara di atas. Terkadang diperlukan tindakan injeksi anestetik atau antiinflamasi steroid pada tempat-tempat seperti pada faset, radiks saraf, epidural, intradural. Bahkan untuk beberapa kasus LBP dibutuhkan pembedahan.&lt;br /&gt;Setelah fase akut teratasi dilakukan beberapa pencegahan kekambuhan diantaranya pelatihan peregangan dan pemakaian korset atau braching.&lt;br /&gt;(Adelia, Rizma., 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adelia, Rizma., 2007. Nyeri Pinggang/Low Back Pain. In : http://www.fkunsri.wordpress.com/2007/09/01/nyeri-pinggang-low-back-pain/&lt;br /&gt;Idyan, Zamna., 2007. Hubungan Lama Duduk Saat Perkuliahan Dengan Keluhan Low Back Pain. In : http://www.inna-ppni.or.id/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=130&lt;br /&gt;Mansjoer, Arif, et all., 2007. Ilmu Penyakit Saraf. In: Kapita Selekta Kedokteran,&lt;br /&gt;edisi III, jilid kedua, cetakan keenam. Jakarta : Media Aesculapius. 54-59&lt;br /&gt;Nuarta, Bagus., 1989. Beberapa Segi Klinik dan Penatalaksanaan Nyeri Pinggang Bawah. In : http://www.kalbe.co.id&lt;br /&gt;Sidharta, Priguna., 2004. Sakit Pinggang. In: Neurologi Klinis Dalam Praktik Umum, edisi III, cetakan kelima. Jakarta : PT Dian Rakyat. 203-205&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-9133384873894551050?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/9133384873894551050/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=9133384873894551050' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/9133384873894551050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/9133384873894551050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/low-back-pain.html' title='LOW BACK PAIN'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-1983930630494955293</id><published>2008-01-10T02:21:00.000-08:00</published><updated>2008-01-10T02:24:27.569-08:00</updated><title type='text'>Orientalisme</title><content type='html'>Orientalisme adalah suatu gerakan yang timbul di zaman modern, pada bentuk lahirnya bersifat ilmiyah, yang meneliti dan memperdalam masalah ketimuran. Tetapi di balik penelitian masalah ketimuran itu mereka berusaha memalingkan masyarakat Timur dari Kebudayaan Timurnya, berpindah mengikuti keinginan aliran Kebudayaan Barat yang sesat dan menyesatkan.Orientalis, adalah kumpulan Sarjana-sarjana Barat, Yahudi, Kristen, Atheis dan lain-lain, yang mendalami bahasa-bahasa Timur (bahasa Arab, Persi, Ibrani, Suryani dan lain-lain), temtama mempelajari bahasa Arab secara mendalam. Studi ini mereka gunakan untuk memasukkan ide-ide dan faham-faham yang bathil ke dalam ajaran Islam, agar aqidah, ajaran dan da’wah Islam merosot, berkurang pengaruhnya terhadap masyarakat, tak berbekas dalam kehidupan, tidak mampu mengangkat derajat kemanusiaan, tidak berperan lagi untuk melepaskan manusia dari perhambaan pada makhluk, dan tujuan Islam tak kunjung tercapai dalam mengeluarkan manusia dari kegelapan-kegelapan (Zhulumaat: kufur, syirik, fasik, lemah, bodoh, tertindas, miskin, dijajah, dianiaya, dan dalam keadaan terbelakang dalam segala bidang) menuju An Nur (kebalikan dari Zhulumaat, yaitu bertauhid, iman, kuat, pintar, cerdas, adil, aman, makmur, maju dan lain sebagainya).Seperti kita ketahui, bahwa segala tipu daya dan kebatilan yang mereka resapkan sedikit demi sedikit telah masuk ke dalam kebudayaan Islam dan berakibat mengurangi peranan Islam dalam penyiaran ilmu pengetahuan yang telah membawa Eropa dari zaman pertengahan (masa kebodohan dan kegelapan) ke masa kejayaan masa modern (yang sekarang telah menjadi kebanggaan para Sarjana Barat).Pihak Orientalisme berusaha keras menyerang Islam, dan menggerogoti da’wahnya, sebab mereka tidak mampu melepaskan diri dari pengaruh nafsu hendak memusuhi Islam yang mereka warisi. Usaha mereka itu tidak saja secara sembunyi-sembunyi dan menaburkan benih-benih keragu-raguan terhadap sumber Islam, memasukkan kebatilan-kebatilan ke dalam ajaran syari’at, menggiring ummat Islam ke dalam aliran fikiran yang sesat, dan menyerang bahasa Arab (bahasa al Qur’an), tapi juga terang-terangan membantu propaganda gerakan yang berselubung di bawah nama Islam yang menyesatkan.Juga para Orientalis memonopoli semua mass media, yang digunakan untuk membinasakan dan menjauhkan ummat Islam dari agamanya, bahkan merusakkan putera-puteri Muslim yang belajar di sekolah-sekolah dan di negeri mereka.Di bawah ini akan kita uraikan bahaya Orientalisme ini, tujuannya dalam memerangi Islam dan menggerogoti da’wah, alat yang dipergunakannya dalam usaha mereka baik yang nyata maupun yang tersembunyi, usaha dan langkah yang perlu kita lakukan untuk melegaskan bahaya, serta tangkisan kita terhadap tipu daya musuh-musuh Islam dan lain-lainnya.1. Timbulnya Orientalisme.Salahlah orang yang berpendapat bahwa Orientalisme gerakan ilmiyah yang tujuannya hanya memperdalam masalah ketimuran saja (kepercayaan, adat dan peradabannya). Sebenamya Orientalisme hakekat dan kenyataannya adalah alat Penjajah; tujuan Orientalisme ini ialah: “memakai dan mempergunakan penelitian masalah ketimuran sebagai langkah untuk menyerang/memerangi Islam, menimbulkan rasa keragu-raguan terhadap sumber-sumber Islam agar ummat Islam berpaling dari agamanya, agar ummat Islam jangan sampai pada kemuliaan dan kekuatannya, tetapi hanya selalu mengekor kepada Barat, dan selalu taqlid masa bodoh dan apatis, melihat segala macam jenis kejahatan dan kemerosotan di negeri mereka. IOrientalisme ini hakekatnya adalah lanjutan dari perang Salib, melawan Islam, sebab sebenarnya perang Salib ini belum berhenti, tetapi hanya mengambil bentuk dan warna yang berbeda, di antaranya Orientalis.Orientalis muncul dengan kedok sebagai para ahli untuk mengadakan riset dan survey tentang sesuatu bidang ilmu pengetahuan dengan maksud tertentu untuk memasukkan berbaga macam fitnah, menebarkan isue-isue; melampiaskan segala isi hatinya dan kedengkiannya terhadap Islam, dan menulisi Islam dengan pena yang beracun.Para Orientalis terang-terangan menolak sistim ilmu Islam yang asli. Ini berakibat menyimpangnya ummat dari hakekat kebenaran, dan meninggalkan hukum Islam. Orientalis tidak mungkin membiarkan Islam terlaksana di tengah-tengah masyarakat. Para Orientalis adalah antek-antek penjajah Barat terhadap Negeri-negeri Timur dan Negeri Islam, karena gerakan Orientalis ini adalah lanjutan dari Perang Salib dalam bentuk yang lain.Gerakan Orientalis berkembang pesat dan sudah sampai berlanjut selama dua abad, perubahan yang bergerak sebagai salah satu bentuk penjajahan.Asal kata “Orientalisme” bahasa Arabnya al istisyraaq, mashdar fiil: Istasyraqa. Artinya, “mengarah ke Timur dan memakai pakaian masyarakatnya.”Para Orientalis (al Mustasyriqun) mendalami bahasa-bahasa Timur sebagai langkah untuk mengarah ke sana. Masing-masingnya mempelajari satu bahasa atau bermacam-macam bahasa Timur, seperti bahasa Arab, bahasa Parsi, bahasa Ibrani, bahasa Urdu, Suryani, Indonesia, Melayu, Cina dan lain-lain. Sesudah itu mereka mempelajari bermacam-macam ilmu pengetahuan, kesenian, adab/sastra, kepercayaan masyarakat yang mempunyai bahasa tersebut di atas dan lain-lainnya. Bahasa Arablah yang menjadi sasaran utama dari tujuan para Orientalis ini.Memang para Orientalis sudah banyak yang mempelajari bahasa Arab, dan menjadi spesialis dalam ilmu bahasa, seperti ahli Nahwu, ahli Sharaf, ahli Sastra (Adab) dan ahli Balaghah. Kemudian mereka mulai menjurus pada ilmu-ilmu Islamiyah, seperti: Aqidah, Syari’ah dan lain-lain, dan seterusnya menambah Aqidah dan Syari’ah yang murni itu dengan kebatilan-kebatilan untuk mengaburkan hakekat Islam dan memalingkan ummat dari agamanya yang menunjukinya ke jalan kemajuan dan kemuliaan. Tujuan tersebut telah terlaksana dan mempengaruhi kebudayaan negeri-negeri Islam.Bukti yang paling jelas mengenai hubungan Orientalisme dengan penjajahan yaitu bahwa pasaran Orientalisme sangat pesat di Eropa, Amerika dan negara-negara yang ada kepentingannya dengan negara Timur umumnya dan negara-negara Islam pada khususnya. Kesempatan yang lebih luas lagi bagi Orientalisme di negara-negara jajahan digunakan untuk mengendalikan peperangan di negara-negara Timur dalam segala bentuknya, yang dikenal di zaman modern, baik perang bersenjata (militer) maupun perang ekonomi, politik atau kebudayaan atau perang fikiran. Bahkan hampir tidak terdapat Kedutaan-kedutaan Negara-negara Penjajah di negeri-negeri Timur dan negara-negara Islam yang tidak ada di dalamnya. “Orientalis” yang menduduki posisi/jabatan-jabatan strategis pada kedutaan itu, baik diplomat atau pegawai biasa.Sesungguhnya ikatan Orientalisme dengan penjajah dan antek-anteknya menjadikan Orientalisme selalu meningkatkan usahanya dalam menyesatkan Islam dan menggerogoti da’wah Islamiyah. Mereka menggunakan semua alat, dalam penyesatan tersebut, sebab agama yang maha suci inilah satu-satunya penghalang yang tangguh dalam menghadapi penjajahan dan perhambaan kepada selain Allah.Para Orientalis mengetahui betul dalam penelitiannya terhadap Islam bahwa aqidah Islam menanamkan dasar-dasar yang kokoh sesuai dengan fitrah kemanusiaan, umum dan logis, sesuai dengan akal yang lempang, serta textnya (nash-nash) yang tegas, di mana tidak memungkinkan bagi akal (otak) para ahli fikir dan failasuf untuk membatalkan pokok yang satu ini dari sumbernya, apabila mereka sudah terbiasa dengan manhaj ilmu yang benar. Justru karena itu sejak dahulu, sejak timbulnya, Orientalisme selalu menanamkan bibit-bibit penyelewengan terhadap Da’wah Islam dengan memasukkan kebatilan-kebatilan, dengan kedok penelitian dan pembahasan ilmiyah yang berselubung.Dengan demikian nyatalah bahwa Orientalisme merupakah pelindung musuh-musuh Islam, Penjajah, Atheis, Zionis dan lain-lain. Di balik nama Orientalisme ini bernaung apa yang dikatakan penganut faham Komunis yang berbahaya dan merusak itu, dan para penyokong aliran-aliran atheisme di zaman modern. Mereka menghimpun segala kemarahan dan kebencian terhadap Islam; lantaran Islam itu berasaskan Tauhid dan merupakan Risalah Ilahiyah yang bertitik tolak dan memusatkan segala-galanya kepada Allah. Semua Rasul Allah selalu memulai da’wahnya terhadap kaum/ummatnya dengan perkataan: “Sembahlah olehmu Tuhan-mu; tak ada Tuhan selain Dia.”Agama adalah fitrah yang diberikan Allah kepada manusia, yang hakekat fitrah manusia pun sesuai dengan agama itu, dan Tauhid yang sangat sesuai dengan jiwa manusia; hanya Iblis dan Syaithanlah yang memalingkan dan mempengaruhi manusia kepada penyembahan thaghut, patung, batu, syaithan, api, kuasa manusia, dan lain-lain.Aqidah Islam adalah aqidah yang jelas dan tegas, jauh dari keraguan dan sangkaan serta khayalan (imaginasi). Dengan aqidah yang betul, manusia mampu mengendalikan hawa nafsunya; dan aqidah inilah yang diperkokoh oleh akal supaya tetap baik dan sampai pada hakekat yang sebenamya.Dengan begitu jelaslah bahwa Orientalisme adalah alat yang dipakai oleh musuh-musuh Islam yang ingin merusak dan menggerogoti da’wah dan ajaran Islam yang sangat sesuai dengan fitrah manusia tersebut.Para Orientalis berusaha keras memerangi Islam dengan segala cara, gaya dan dayanya dan dengan berbagai bentuk; karena tujuan mereka terang-terangan anti dan ingin menghancurkan Islam itu sendiri. Syukur, Allah selalu melindungi ummat Islam dan menenangkan ummat Islam, betapapun benci dan lihainya orang kafir.2. Usaha Orientalisme Dalam Memerangi Islam Dengan Bersenjatakan Ilmu.Para Da’i dan Ummat Islam yang antusias terhadap Da’wah Islamiyah patut sekali mengetahui dan mendalami usaha-usaha yang dilakukan oleh para Orientalis dalam memerangi Islam sebab mereka itu hakekatnya adalah musuh Islam yang paling keras.Mereka (Orientalis) menjadikan ilmu sebagai alat untuk menggerogoti da’wah Islam dan bersembunyi di balik topeng-topeng pembahasan dan penelitian ilmiyah. Sebenarnya mereka itu memasukkan bibit-bibit (benih-benih) kebatilan terutama sekali ke dalam Syari’ah Islamiyah, masalah-masalah Fiqih, muamallah dan lain-lain, di mana dengan sengaja mereka membikin hal-hal yang menyesatkan terhadap Angkatan Muda Islam, yang belajar kepada mereka, memantapkan serta memberikan hal-hal yang membuat orang bungkem dan merasa cukup terhadap fikiran-fikiran yang merusak dan berbahaya, dan menarik secara halus agar para mahasiswa yang Belajar dengan Orientalis dan yang belajar di negara-negara tersebut (Barat) bergabung dengan mereka (Orientalis) dalam merusak dan mencari-cari kejelekan Islam, tanpa mereka sadari. Bahkan ada Universitas Orientalis yang mensyaratkan adanya kemampuan mahasiswanya untuk menjelaskan kejelekan Islam bila mereka hendak mendapat degree kesarjanaan.Adapun tulisan-tulisan para Orientalis yang berkenaan dengan Risalah Islamiyah, Rasul-rasul lain-lain, tegas-tegas membongkar rahasia kebenciannya yang terpendam terhadap Islam.Salah satu contoh dapat kita kemukakan di sini, yaitu “apa” yang ditulis oleh salah seorang Orientalis yang bernama Gold Tziher (Buku-buku karangan Gold Tziher nii di zaman Belanda dijadikan standard pengetahuan agama di Fakultas-fakultas Hukum). Untuk mengetahui maksud jahat mereka dan peranannya dalam menindas Islam dan menggerogoti da’wah Islamiyah dengan menggunakan ILMU sebagai alat dalam mencapai tujuannya.Orientalis tersebut mengatakan dalam buku yang dikarang oleh Gold Tziher, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh Dr. M. Yusuf Musa dkk, berjudul AL AQIDAH WAS SYARI’AH FIL ISLAM, halaman 15, berbunyi:“… Maka pemberitaan-pemberitaan kegembiraan oleh Nabi Arab itu bukanlah suatu yang baru, melainkan hanya merupakan kutipan-kutipan yang diambilnya dari pengetahuan-pengetahuan dan pokok-pokok fikiran agama-agama yang diketahuinya atau diperolehnya akibat hubungannya dengan tokoh-tokoh Yahudi atau Kristen dan lain-lain. Hal itulah yang berbekas dan berpengaruh pada Muhammad secara mendalam, yang menurut dia (Muhammad) pantas sekali untuk membangunkan jiwa dan perasaan keagamaan yang sejati di kalangan anggota-anggota kaumnya.”Ini adalah perkataan yang berbisa, yang diulang-ulang oleh para Orientalist yang terang-terang benci/sentimen, seperti: da’wah yang pernah dilancarkan oleh kaum Musyrikin sejak 14 abad yang lalu, yang langsung dibalas oleh Allah SWT, sehingga Allah membongkar rahasia, akal dan perbuatan jahat mereka, dalam surat Al Fufqan ayat 4-6:Orang-orang Kafir itu berkata, “Ini tidak lain dari kata-kata dongeng yang diadakan oleh Muhammad dan ditolong oleh kaum lain; dengan perkataannya itu mereka sudah mengerjakan keaniayaan dan dosa besar.”Orang Kafir itu berkata lagi, “Adalah dongeng orang-orang dahulu kala yang dikutipnya; dan itulah yang didiktekan kepadanya pagi dan sore (terus-menerus).Katakanlah (hai Muhammad), Ajaran ini diturunkan oleh Yang Maha Tahu rahasia langit dan bumi, dan Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (al Furqan 4-6).Kemudian Allah membantah dan mematahkan alasan-alasan musyrik tersebut dengan firman-Nya:“Jika kamu ragu pada apa yang Kami turunkan pada hamba-Ku, maka datangkanlah satu surat yang serupa Qur’an itu, panggil saksi-saksimu yang selain Allah, jika kamu benar, andaikata kamu tidak sanggup membuatnya, dan pasti kamu tak akan sanggup berbuat itu, maka takutlah kamu pada api neraka yang sebagai kayu bakarnya ialah manusia dan batu yang disediakan untuk orang-orang kafir.” (al Baqarah 23).Gold Tziher dan konco-konconya di kalangan Orientalis adalah musuh Islam, melakukan pemurtadan seperti yang dilakukan oleh orang-orang musyrik Quraisy dahulu kala yang bersikap menentang dan angkuh. Sedangkan orang musryik Quraisy masih adil (sopan) dalam pembangkangannya, dan akhirnya mereka itu masuk ke dalam agama Islam dan ikut berjihad pada jalan Allah, dan pahlawan-pahlawan perang menghadapi musuh-musuh Islam.Adapun Orientalis selalu saja menyerang Islam, menggerogoti da’wah dengan membikin keragu-raguan di dalam pemaham-an Al Qur’an. Menimbulkan waham (pendangkalan faham) dengan memutarbalikkan fakta, dengan membuat hadis-hadis palsu atau mengatakan sendiri bahwa Rasul sendiri pernah melampaui ketentuan wahyu karena menasakhkan (membatalkan) wahyu yang pernah turun dengan perintah Allah. Bbegitulah dakwaan Orientalis tersebut, sebagaimana bisa dilihat pada buku berjudul Aqidah was Syari’ah fil Islam karangan Gold Thiher halaman 41.Jelaslah kebencian Orientalis ini, bahkan kebencian itu sudah mempengaruhi otaknya, karena akalnya yang sehat sudah dipengaruhi oleh hatinya yang benci, di mana dia mengakui bahwa Muhammad itu Rasulullah, yang merubah Risalah Tuhan-nya atas perintah Tuhan karena situasi yang memaksa. Apakah ini masuk di akal?Siapakah Rasul yang membawa Risalah yang berani mendustakan Allah, dan tetap sebagai Rasul? Tidakkah perkataan Orientalis tersebut suatu kebencian yang merusak akalnya sendiri dan memutar-balikkan fakta?Tidakkah pernah orang yang benci itu membaca ayat Allah yang menangkis tuduhan bohong orang musyrik, yang mengatakan bahwa Muhammad mengada-adakan kebohong-hohongan? Yaitu surat Al-Haqqah ayat 44-47:“Kalau dia (Muhammad) berkata kepada Kami perkataan-perkataan yang lain, niscaya akan Kami tarik dia dengan kekuatan dan kemudian akan Kami putuskan hubungan yang kuat itu dengannya, maka tidak akan ada seorang pun yang mampu menghalanginya (membelanya).” Permusuhan Orientalis terhadap Islam sudah nyata sekali, baik melalui perkataan (lisan), tulisan-tulisan yang beracun, maupun yang tersembunyi di dalam hatinya.Ummat Islam harus bersikap hati-hati dan berusaha membongkar kepalsuan, tipudaya kaum Orientalis yang berselubung di balik semboyan “kebijaksanaan atau logika” dan ummat Islam wajib kerja keras melaksanakan Risalah Islamiyah sampai meresap ke dalam akal fikiran dan perasaan dan dapat diwujudkan dalam kenyataan hidup.Kita membaca tulisan-tulisan Orientalis mengenai Islam, kalau topiknya betul, dia masukkan kata-kata tuduhan di sana-sini, maka berbuatlah dia ibarat pembunuh yang menyerang orang yang lengah.Betapa banyak para ilmuwan Islam yang tertipu oleh Orientalis ini, dan mentah-mentah mengambil keterangan, sebagai hukum positif tanpa kritik, bahkan ikut serta bergabung dengan Orientalis tersebut dalam memerangi Islam, penggerogotan Da’wah, penyesatan, dan menganggap itulah teori atau program yang terbaik. Na’uzubillah min zalik.Para Orientalis pada umumnya mempelajari Islam, dengan niat untuk menghimpun tuduhan terhadap Islam dengan kedok, selubung ilmiyah, penelitian dan survey tentang hakekat Islam, akan tetapi kefanatikannya mengalahkannya dari mengatakan kalimat haq.Maka untuk menghindari dirinya dari Taa’sub (fanatik), kita harus berusaha menjadikan mereka Sarjana yang murni, yang bersih dan tak palsu dan tidak zalim.Kaum Orientalis dan pengikut-pengikutnya memang berusaha menghimpun sifat-sifat positif dan negatif, tapi dalam penghimpunan itu mereka tak mungkin lupa menyisipkan komentar-komentar yang menyesatkan. Dari itu kita harus membaca karangan-karangan Orientalis dan lantas kita koreksi dengan berhati-hati sebab mereka tak mungkin bersih dari pengaruh sentimen nafsu pertentangan yang telah mereka warisi sejak zaman Perang Salib, dan tak mungkin lepas dari usaha keras mereka memerangi Islam, menggerogoti Da’wah kebenaran (membuktikan yang haq dan melenyapkan kebatilan).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-1983930630494955293?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/1983930630494955293/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=1983930630494955293' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1983930630494955293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1983930630494955293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/orientalisme.html' title='Orientalisme'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-2203633754472372770</id><published>2008-01-10T02:15:00.000-08:00</published><updated>2008-01-10T02:21:06.019-08:00</updated><title type='text'>Pendidikan Kewarganegaraan Dalam KTSP!</title><content type='html'>Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warga negara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga negara Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.&lt;br /&gt; Dari sejak SD sampai SMA, kita selalu mendapat pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, walaupun dengan berubah-ubah nama dari PMP, PPKn, dan sekarang PKn. Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan pengetahuan dan pengertian serta kesadaran Pertahanan Keamanan Nasional.Untuk itu, kepada mahasiswa diberikan pengertian dan pemahaman tentang pengantar Kewarganegaraan, Wawasan Nusantara, dan Ketahanan Nasional.&lt;br /&gt; Walaupun Pemerintah telah menetapkan tujuan pendidikan yaitu untuk membentuk manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak tinggi, tetapi kenyataan untuk mencapai tujuan tersebut kurang terimplementasikan dalam isi kurikulum. Contoh, materi yang menunjang tujuan tersebut diimplementasikan dalam mata pelajaran pendidikan agama dan PKn yang hanya diberikan waktu 2 jam perminggu dengan ruang lingkup materi yang terbatas, dengan dana dan sarana keagamaanyang sangat minim atau hampir tidak ada dan kadang dipandang sebelah mata.&lt;br /&gt; Mulai tahun pelajaran 2006/2007, Depdiknas meluncurkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau akrab disebut Kurikulum 2006. KTSP memberi keleluasaan penuh setiap sekolah mengembangkan kurikulum dengan tetap memperhatikan potensi sekolah dan potensi daerah sekitar. Dan itu berarti, ada perubahan kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan dengan KTSP.&lt;br /&gt;Pertanyaan mendasar, apakah Pendidikan Kewarganegaraan dalam KTSP akan merubah moral bangsa?&lt;br /&gt;Karena bangsa ini sudah mengalami krisis identitas bangsa.&lt;br /&gt; Terjadi krisis identitas bangsa Indonesia dicurigai bertolak dari sistem pendidikan kewarganegaraan yang tidak stabil. Alasannya, mata pelajaran civics atau pendidikan kewarganegaraan (PKn), pendidikan moral Pancasila (PMP), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)berkembang secara fluktuatif, dari tahun 1962 hingga 2000 mengalami ketidakajekan dalam kerangka berpikir. Hal itu sekaligus mencerminkan telah terjadinya krisis konseptual, yang berdampak pada terjadinya krisis operasional kurikuler.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dampak yang sangat terasa pada moral bangsa, yaitu masa orde baru. Pikiran atau cara pandang anak dalam PKn sangat minim. Kita hanya bisa berpikir statis dengan materi atau soal-soal PKn yang dibuat dengan gaya kesinambungan, jadi anak bisa memprediksi jawabannya. Saat itu mata kita tertutup dengan pelajaran tentang pertahanan dan keamanan nasional, kita juga kurang bisa mengetahui bahwa sebagai warga negara kita berhak menyampaikan aspirasi atau kritik kita terhadap Pemerintah dengan nyata.&lt;br /&gt; Tentang praktik Pendidikan Kewarganegaraan selama ini mau tidak mau membawa kita kepada kesimpulan, reformasi Pendidikan Kewarganegaraan belum terjadi. Karena itu kini saatnya kita melakukan reformasi menyeluruh demi keakuratan data harus dikatakan Pendidikan Kewarganegaraan mulai diajarkan lagi secara formal di sekolah sejak 2001. Semula bidang studi ini bernama Pendidikan Kewarganegaraan, tetapi sejak tahun 2002 berubah menjadi Kewarganegaraan (civic). Selama 3 tahun terjadi 3 kali perubahan Draf Kurikulum.Amat jelas dari Draf kurikulum itu tidak hanya tema-tema seputar demokrasi, civil society, dan HAM, tetapi juga tema-tema sentral lain yang sifatnya pengembangan diri (Self Help).&lt;br /&gt; Tentu saja desain ketiga kurikulum itu ternyata amat menekankan model aktif, dialogis-participatif.Kurikulum Kewarganegaraan kita menyebutnya sebagai model pendekatan belajar kontekstual, dimana partisipasi aktif dan dialogis siswa hanya salah satu unsur dari pendekatan itu. Model pendekatan ini hendak menonjolkan salah satu aspek filsafat pendidikan yang sedang Up to date, yakni pendidikan apapun harus dimulai dari pengalaman siswa.&lt;br /&gt; Di Indonesia, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan(KTSP) yang berlaku saat ini memberikan peluang untuk pendidikan yang mengadakan terobosan baru dalam kurikulum karena KTSP memiliki sub komponen yang mendukung yaitu mata pelajaran dan pendidikan kecakapan hidup. Dengan KTSP, struktur kurikulum tingkat sekolah dapat dikembangkan dengan cara memanfaatkan jam tambahan untuk menambah jam pembelajaran pada mata pelajaran tertntu. Pada komponen pendidikan kecakapan diri, pendidikan melek media tidak menjadi satu mata pelajaran tersendiri, tetapi substansinya menjadi bagian integral dari beberapa mata pelajaran yang memungkinkan. Selain itu, pelaksanaan pendidikan dapat disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing.Hal ini sejalan dengan karakteristik KTSP yang memberikan keleluasaan bagi guru dan sekolah untuk mengembangkan satuan sendiri yang disesuaikan dengan keadaan siswa, keadaan sekolah dan keadaan lingkungan.&lt;br /&gt; Dari uraian diatas kita dapat menyimpulkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan (civic education) yang selama ini diadakan di Indonesia telah menyimpang dari tujuan mulia Pendidikan Kewarganegaraan itu sendiri. Entah karena model pendekatan pengajaran yang sifatnya tidak dialogis-participatoris atau karena muatan-muatan politis-ideologis yang dikenakan pada Pendidikan Kewarganegaraan selama masa Orde baru, Pendidikan Kewarganegaraan dianggap mengalami kegagalan. Dan harga yang harus dibayar, karena kegagalan itu amat mahal, antara lain rusaknya moralitas bangsa Indonesia.&lt;br /&gt; Semoga dengan KTSP bisa memvisikan sebuah pendidikan kewarganegaraan yang demokratis-partisipatoris dengan desain materi yang melibaykan para siswa secara aktif dalam proses pendidikan itu. Sebagaimana lazimnya suatu bidang studi yang diajarkan di sekolah, materi keilmuan mata pelajaran Kewarganegaraan mencakup dimensi pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills), dan nilai (values). Sejalan dengan konsep Kewarganegaraan yang ingin membentuk warga negara yang ideal yaitu warga negara yang memiliki keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pengetahuan, ketrampilan, dan nilai-nilai sesuai dengan konsep dan prinsip-prinsip Kewarganegaraan. Pada gilirannya, warga negara yang baik tersebut diharapkan dapat membantu terwujudnya masyarakat yang demokratis konstitusional.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-2203633754472372770?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/2203633754472372770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=2203633754472372770' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2203633754472372770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2203633754472372770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/pendidikan-kewarganegaraan-dalam-ktsp.html' title='Pendidikan Kewarganegaraan Dalam KTSP!'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-5106606223712750911</id><published>2008-01-10T02:03:00.000-08:00</published><updated>2008-01-10T02:13:04.515-08:00</updated><title type='text'>BEBERAPA PANDANGAN TENTANG HUKUMAN MATI (DEATH PENALTY) DAN RELEVANSINYA DENGAN PERDEBATAN HUKUM DI INDONESIA</title><content type='html'>Wacana tentang perapan dan penghapusan hukuman mati (death penalty) dalam konteks hukum Indonesia tampaknya masih akan menghangat dalam beberapa dekade kedepan. Perdebatan ini sejalan dengan dinamika hukum nasional dan internasional yang sangat pesat dalam setengah abad terakhir serta munculnya pendekatan-pendekatan baru dalam melihat dan menilai relevansi hukuman mati dalam konteks sistem hukum, bentuk dan asas negara, serta perubahan sosial, termasuk teknologi. &lt;br /&gt;Sebagai ilustrasi, dahulu hukuman mati dipandang relevan, sah dan dilakukan secara terbuka didepan umum, dengan cara dipancung, dibakar, atau bahkan disiksa hingga mati. Di hampir seluruh dunia, hukuman mati dilakukan untuk kejahatan-kejahatan subversif berupa penghinaan terhadap Raja atau Pimpinan Agama, kejahatan perang dan pemberontakan, kriminalitas yang disertai dengan kekejaman, dan lain-lain. Kekuasaan untuk menjatuhkan hukuman mati ada pada Raja, Panglima Perang, Pimpinan Agama, atau Hakim yang ditunjuk oleh Raja. Seringkali keputusan untuk menjatuhkan hukuman mati tidak mengacu pada sandaran Undang-undang, namun hanya berdasarkan titah Raja. Seiring dengan perubahan sistem kenegaraan dan masyarakat, muncul pandangan baru terhadap hukuman mati. Tindak kejahatan yang dapat dikenai sangsi hukuman mati dibatasi, antara lain untuk tindak pembunuhan berencana dan kejam serta prosedur pelaksanaannya dilakukan tertutup. Pedang, goulatine, hukuman bakar dan siksa digantikan dengan peluru atau kursi listrik yang dipandang tidak menyebabkan sakaratul maut yang lama dan menyakitkan. Keputusan untuk menjatuhkan hukuman diambil melalui mekanisme peradilan, bukan berdasarkan perintah penguasa semata-mata. &lt;br /&gt;Dalam perkembangan terakhir, keabsahan hukuman mati terus dipertanyakan. Gugatan ini terkait dengan pandangan “Hukum Kodrat” yang menyatakan bahwa hak untuk hidup adalah hak yang melekat pada setiap individu yang tidak dapat dirampas dan dikurang-kurang (non-derogable rights) oleh siapapun, atas nama apapun dan dalam situasi apapun termasuk oleh negara, atas nama hukum atau dalam situasi darurat. Sebagai hak yang dianugerahkan Tuhan, hak hidup tidak bisa diambil oleh manusia manapun meski atasnama Tuhan sekalipun. Pandangan lain adalah adanya perubahan konsep dari hukuman sebagai pembalasan menjadi hukuman sebagai pendidikan dan permasyarakat. Penjara tidak disebut sebagai rumah tahanan, tapi lembaga permasyarakatan dengan asumsi para tahanan akan dididik untuk dapat kembali ke masyarakat, termasuk mereka yang melakukan kejahatan yang dipandang ‘layak’ dijatuhi hukuman mati. Termasuk beberapa kasus kesalahan dalam penjatuhan hukuman mati terhadap mereka yang tidak bersalah atau menjadi tumbal/kambing hitam hukum atau penghukuman terhadap mereka yang bertobat yang seharusnya bisa diganti dengan hukuman seumur hidup juga menjadi pertimbangan. &lt;br /&gt;Pendeknya, para pihak yang muncul dalam perdebatan ini baik yang pro maupun kontra bukan saja memperkaya khazanah pengetahuan hukum, namun juga mengandaikan adanya fenomena tuntutan agar hukum bukan saja mengedepankan asas penghukuman semata-mata, namun juga tidak terpisahkan dari konteks sosial dimana hukum tersebut tumbuh. Paling tidak, relevansi penerapan dan penghapusan hukuman mati kedepan tidak semata-mata mengedepankan gagasan keadilan dari sudut pandang negara, tapi juga merupakan aspirasi dan kehendak masyarakat dengan tetap memperhatikan perubahan pandangan hukum nasional dan internasional seperti UUD 1945, Kovenan/konvensi Internasional yang telahi diratifikan Pemerintah Indonesia, serta nilai-nilai yang dianut masyarakat secara umum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-5106606223712750911?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/5106606223712750911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=5106606223712750911' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5106606223712750911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5106606223712750911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/beberapa-pandangan-tentang-hukuman-mati.html' title='BEBERAPA PANDANGAN TENTANG HUKUMAN MATI (DEATH PENALTY) DAN RELEVANSINYA DENGAN PERDEBATAN HUKUM DI INDONESIA'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-7840567874383981455</id><published>2008-01-09T05:49:00.000-08:00</published><updated>2008-01-09T05:54:16.166-08:00</updated><title type='text'>Menyusuri Hutan Perbatasan Kalimantan-Sarawak Malaysia Dapat Sapi, "Indon" Dapat Ayam</title><content type='html'>Kompas/dedi muhtadi&lt;br /&gt;MANAKALA warga lapar, tak ada lagi yang peduli pada ideologi. Sepanjang ada yang menawari makanan, tangan mereka pasti akan dibuka lebar-lebar. Maka, ketika lapar semakin menjadi-jadi karena krisis ekonomi, orang yang menolong mereka pun dipuja sebagai sang dewa penolong, walau sebenarnya orang-orang itu mengisap darah mereka. Keadaan seperti itulah yang terjadi di perkampungan-perkampungan di kawasan hutan alam tropis di perbatasan Kalimantan-Sarawak, Malaysia Timur. Ketika krisis ekonomi melanda republik ini, banyak pengusaha kayu dari Malaysia datang ke Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, yang berbatasan dengan Distrik Lubok Antu, Sarawak. Pengusaha Malaysia, yang umumnya menguasai teknologi informasi, paham betul terhadap karakter orang Indon. Mereka langsung mendatangi masyarakat di desa-desa, menawari uang dan peralatan berat untuk menebang kayu. Dan, mereka pun disambut bak dewa penolong. Dalam waktu singkat, rumah warga yang tadinya kecil dan reyot dibangun dua lantai, dengan dilengkapi berbagai perabotan mahal seperti televisi, kulkas, dan parabola. Siapa yang tak tergiur melihat mereka punya mobil lebih dari satu? Apalagi jalan ke kampung mereka sudah dibuka untuk jalan logging (mengangkut kayu log). Tak heran bila penebangan dan penjarahan hutan di perbatasan Kalimantan-Sarawak itu marak. Walau begitu, ternyata peningkatan kesejahteraan itu tidak merata. Mereka yang tiba-tiba jadi orang kaya itu umumnya warga yang tingkat "kelaparannya" paling menonjol. Sebagian besar warga tetap saja miskin. *** MENURUT Camat Badau, Parbubu L Tobing, perambahan hutan dan penebangan kayu secara ilegal makin marak selama empat tahun terakhir. Puncaknya adalah saat dihentikannya kegiatan PT Yamaker (Yayasan Maju Kerja) milik Departemen Pertahanan yang diberi hak pengusahaan hutan (HPH) seluas hampir satu juta hektar di perbatasan Kalimantan-Sarawak. Pencabutan izin kegiatan PT Yamaker yang dinilai tidak bertanggung jawab terhadap kelestarian hutan itu bersamaan dengan datangnya badai krisis. Sejak itulah sejumlah oknum yang berpengaruh di kampung perbatasan itu mulai ditawari kerja sama oleh pengusaha Malaysia untuk menebang kayu. Mula-mula, pengusaha Malaysia hanya bermain di belakang layar. Belakangan mereka pun terlibat langsung dalam kegiatan penebangan dan penyelundupan kayu di lapangan. Dalam sekejap, mereka pun beralih ke ringgit. "Rupiah makin tidak ada harganya. Karena itu, warga di sini tidak mau pegang rupiah," ujar sejumlah pedagang valuta asing (money changer) di perbatasan. Pengusaha Malaysia juga tak segan-segan menawarkan jasa kepada para aparat kecamatan, baik dalam bentuk uang maupun tawaran bepergian ke Kuala Lumpur. Mereka berjanji membiayai segala yang diminta aparat, yang penting mereka diizinkan menebang kayu. Untuk mengamankan kegiatan itu, mereka melibatkan puluhan samseng (preman berani mati) yang dilengkapi senjata api. "Kami benar-benar tidak berdaya sekaligus kehilangan muka di mata warga," ujar Camat Badau, yang dibenarkan Sekretaris Wilayah Kecamatan Badau, S Tali. Badau hanyalah salah satu dari 24 pintu keluar untuk penyelundupan kayu ke Malaysia. Selain Badau, lokasi penebangan ilegal itu terjadi juga di Kecamatan Batang Lupar, Nanga Kantuk, Banua Martinus, dan Embaloh Hulu. Semuanya terletak di Kabupaten Kapuas Hulu yang merupakan kawasan hulu Sungai Kapuas, sumber air bagi jutaan warga Kalimantan Barat. Kayu yang ditebang adalah jenis meranti, jelutung, kempas, serangan batu, dan lainnya. Kayu-kayu yang diselundupkan itu berupa balok dan papan. Ukuran kayu balok rata-rata 15 x 20 cm. Setiap hari kayu yang diangkut ke Malaysia berkisar 40-50 truk. Dalam satu truk terisi 30 batang atau satu tan (sekitar 1,25 kubik). UNTUK kelancaran pengangkutan, pengusaha Malaysia juga membuka tiga jalur jalan kayu yang menghubungkan Lubok Antu Sarawak dengan Badau. Kayu yang diangkut itu dibongkar di garis perbatasan Kalimantan Barat-Sarawak. Di sana, kayu dijual kepada pengusaha Malaysia seharga 450-500 ringgit (1 ringgit Rp 2.300). Di sekitar perbatasan dalam wilayah Malaysia, sudah dibangun beberapa perusahaan penggergajian kayu (sawmill). Dalam tiga tahun terakhir, kayu yang mengalir dari Kalimantan Barat ke Sarawak lewat tiga jalan khusus itu mencapai jutaan tan. Di Malaysia, kayu yang sama dijual kepada perusahaan sawmill sebesar 2.700 ringgit (Rp 6,21 juta). Melihat kondisi penjarahan kayu yang sulit dikendalikan itu Camat Badau pernah mengusulkan agar diberlakukan retribusi terhadap kayu yang diangkut ke Malaysia. Tetapi usul itu ditolak pihak legislatif di tingkat kabupaten dengan alasan tak ada dasar hukum (peraturan daerah) yang mengatur tentang hal itu. Padahal, di lapangan, penjarahan kayu kian marak. Karena itu, sampai sekarang, negara tak mendapatkan sepeser pun dari bisnis kayu yang dikuasai warga jiran itu. Akibatnya, Indonesia yang punya hutan hanya dapat ayam, sedangkan Malaysia dapat sapi. (Jannes Eudes Wawa/Dedi Muhtadi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-7840567874383981455?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/7840567874383981455/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=7840567874383981455' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7840567874383981455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/7840567874383981455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/menyusuri-hutan-perbatasan-kalimantan.html' title='Menyusuri Hutan Perbatasan Kalimantan-Sarawak Malaysia Dapat Sapi, &quot;Indon&quot; Dapat Ayam'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-761124697224116428</id><published>2008-01-09T05:40:00.000-08:00</published><updated>2008-01-09T05:48:20.083-08:00</updated><title type='text'>DPR Serukan Perang terhadap Penebangan Liar</title><content type='html'>Jakarta, Kompas — Komisi I DPR mendukung diadakannya operasi secara menyeluruh dan penutupan perbatasan Indonesia-Malaysia selama tiga bulan untuk menghentikan penebangan kayu ilegal di Kalimantan. Kedua langkah itu perlu untuk mencegah deforestasi 1,6 juta sampai 2,1 juta hektar per tahun dan mencegah kerugian negara berupa hilangnya 50 juta meter kubik kayu atau setara dengan Rp 30 triliun setiap tahun.Demikian dikatakan anggota Komisi I DPR dari Fraksi Reformasi Djoko Susilo, Kamis (29/1) di Jakarta. Menurut Djoko, operasi nasional secara menyeluruh diperlukan karena sudah terbentuk mafia yang mengorganisir penebangan kayu ilegal. Mafia itu terjalin rapi antara oknum-oknum aparat keamanan, pemerintah daerah (pemda), bea cukai (BC), dan pengusaha-pengusaha Malaysia sehingga sulit diberantas.Bukti keberadaan mafia itu adalah ditemukannya rel kereta api sepanjang 31 km yang menjorok dari Sabah, Malaysia, ke wilayah Kalimantan Tengah dan peralatan berat berupa 15 kapal pengangkut kayu, tiga tugboat, tujuh ponton, dua truk, dan dua crane di Kalimantan Barat. Bukti itu masih ditambah keberadaan ribuan meter kubik kayu log dan puluhan jalan kecil untuk membawa kayu lewat jalan tikus di sepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia, yang dapat dilihat dengan pesawat terbang.Bukti keterlibatan pengusaha Malaysia juga terlihat pada banyaknya pabrik pengolahan kayu di Sabah, Malaysia, padahal hutan di daerah tersebut sudah habis ditebang. Penemuan itu meyakinkan DPR tentang adanya kerja sama antara pencuri kayu, pengusaha Malaysia, aparat keamanan, dan pemda setempat dalam melakukan kejahatan tingkat tinggi.Malaysia dan Singapura danggap memfasilitasi para penadah kayu ilegal karena menganggap kayu yang masuk ke wilayah mereka menjadi legal jika sudah membayar cukai.Menurut Djoko, gubernur juga patut dicurigai punya hubungan dengan mafia tersebut karena menolak Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 128/Kpts-II/2003 mengenai Petunjuk Teknis Tata Cara Pengenaan, Pemungutan, Pembayaran, dan Penyetoran dana Reboisasi yang memuat kuota penebangan hutan. “Saya menengarai, sikap keempat gubernur Kalimantan yang menolak kuota penebangan 1,5 juta meter kubik per tahun berkaitan dengan kepentingan cukong-cukong Malaysia,” katanya.&lt;br /&gt;Sudah mengguritaMafia penebangan kayu sudah menggurita dan melibatkan banyak pihak sehingga upaya pemberantasannya memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Oleh karena itu, perlu dilakukan operasi yang menyeluruh dengan melibatkan TNI, polisi, BC, imigrasi, dan Dephut. Operasi itu harus dilakukan oleh pasukan baru yang didatangkan dari pulau-pulau lain agar lebih efektif dan tidak mengalami bias kepentingan. “Jika perlu, operasi itu harus dilakukan dalam bentuk operasi militer atau perang dan kawasan perbatasan dinyatakan dalam kondisi darurat perang,” kata Djoko.Operasi militer bukan merupakan langkah berlebihan karena aktivitas penebangan kayu ilegal telah menggeser sejauh 1 km-60 km ke dalam. Berdasarkan temuan anggota DPR pada saat kunjungan kerja ke Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Sabah, penggeseran batas itu dilakukan dengan menghilangkan patok batas negara dan mengubah hutan Indonesia menjadi perkebunan kelapa sawit Malaysia.Secara fisik, batas negara Indonesia-Malaysia ditandai dengan patok batas dan perbedaan penggunaan lahan. Wilayah Indonesia berupa hutan tropis sedangkan wilayah Malaysia berupa perkebunan kelapa sawit. Namun, rusaknya hutan Indonesia karena penebangan liar dimanfaatkan pengusaha Malaysia untuk menanam kelapa sawit, wilayah Indonesia dirampas dan batas wilayahnya dimundurkan.Operasi itu juga dilakukan untuk menutup perbatasan Indonesia-Malaysia agar para pelaku penebangan kayu ilegal tidak dapat membawa kayu ke luar negeri.Penutupan perbatasan harus dilakukan minimal tiga bulan agar kelangsungan pasokan kayu untuk sawmill Malaysia terhenti dan tidak mampu berproduksi lagi. Dengan demikian, para pembeli luar negeri akan membeli dari sawmill Indonesia. Upaya pembangkrutan sawmill Malaysia menjadi penting untuk menghilangkan permintaan agar penebangan kayu ilegal tidak kembali terjadi ketika operasi nasional selesai dan perbatasan kembali dibuka. (K09)&lt;br /&gt;Last Updated:06 September, 2004&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-761124697224116428?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/761124697224116428/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=761124697224116428' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/761124697224116428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/761124697224116428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/dpr-serukan-perang-terhadap-penebangan.html' title='DPR Serukan Perang terhadap Penebangan Liar'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-1662986550906862915</id><published>2008-01-09T05:38:00.002-08:00</published><updated>2008-01-09T05:39:41.902-08:00</updated><title type='text'>ENERGI ALTERNATIF: REKAYASA INDUSTRI KEMBANGKAN BIODIESEL</title><content type='html'>JAKARTA - PT Rekayasa Industri menyatakan siap mengembangkan energi biodiesel sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak bumi. Pengembangan energi biodiesel merupakan langkah tepat untuk mengatasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), serta menghemat devisa. &lt;br /&gt;Dalam waktu dekat, PT Rekayasa Industri (RI) akan mempresentasikan proyek energi biodiesel dari buah jarak pagar kepada Presiden. "Pengembangan energi alternatif ini adalah suatu keharusan karena kita tidak bisa terus-menerus mengandalkan energi dari minyak bumi yang tidak terbarukan," Dirut PT RI Triharyo Indrawan Soesilo di Jakarta, kemarin. &lt;br /&gt;Dia menjelaskan, untuk memproduksi 100.000 barel per hari biodiesel atau setara dengan kebutuhan solar bagi rakyat miskin dibutuhkan lahan bagi penanaman pohon jarak pagar seluas tiga juta hektare dengan nilai investasi Rp3,7 triliun. Saat ini Indonesia memiliki lahan kritis seluas 13 hektare. Biaya investasi pabrik untuk memproduksi 100.000 barel biodiesel itu diperkirakan mencapai Rp14,6 triliun atau secara keseluruhan (biaya investasi pabrik ditambah penanaman) mencapai Rp18,3 triliun. &lt;br /&gt;Kalau biaya investasi itu dihitung per hari, kebutuhannya mencapai Rp43,8 miliar per hari. Jumlah itu lebih kecil daripada impor solar 100.000 barel per hari dengan harga US$70 per barel yang mencapai Rp70 miliar per hari. "Kita akan presentasikan potensi biodiesel dari buah jarak kepada Presiden. Pengembangan industri biodiesel ini diharapkan juga mampu menyerap tenaga kerja," kata Triharyo. &lt;br /&gt;Rencana pengembangan energi biodiesel ini disambut positif Menteri BUMN Sugiharto. Menurutnya, di masa mendatang Indonesia tidak mungkin dapat mengandalkan sumber energi dari minyak. Apalagi kecenderungan minyak dunia yang terus naik, dan kini sudah mencapai level US$65-US$70 per barel. Naiknya harga minyak ini jelas memberatkan keuangan pemerintah, karena harus mengimpor minyak mentah dengan harga tinggi. &lt;br /&gt;Menurutnya, upaya pemerintah untuk menaikkan harga BBM Oktober nanti belum mampu memberikan solusi krisis BBM dalam jangka panjang. "Itu hanya solusi sementara," kata Sugiharto. Dia menyatakan dirinya sudah diperintahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mencari dan mengembangkan energi alternatif yang berasal dari buah jarak pagar untuk dijadikan solar biodiesel. &lt;br /&gt;Di negara-negara maju seperti Jerman, Prancis, Italia, dan Denmark juga telah berpaling ke biodiesel. Sugiharto menambahkan, bila persentasi dari PT Rekayasa Industri disetujui Presiden, nantinya penggunaan biodiesel dari buah jarak pagar tersebut harus menjadi gerakan nasional. Sehingga mempercepat pemanfaatan energi alternatif menggantikan BBM yang tidak dapat diperbarui. Pihak Pertamina sudah menyatakan kesiapannya untuk membeli berapa pun produk biodiesel dari buah jarak. "Minyak jarak ini juga bisa dicampur dengan solar, tanpa ada efek samping," kata Sugiharto. (Sdk). Sumber : Media Indonesia (16/9/05)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-1662986550906862915?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/1662986550906862915/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=1662986550906862915' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1662986550906862915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/1662986550906862915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/energi-alternatif-rekayasa-industri.html' title='ENERGI ALTERNATIF: REKAYASA INDUSTRI KEMBANGKAN BIODIESEL'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-8824313671421179684</id><published>2008-01-09T05:30:00.000-08:00</published><updated>2008-01-09T05:37:46.439-08:00</updated><title type='text'>BIODIESEL BBM Alternatif Pengganti Solar</title><content type='html'>Senin,03 Juli 2006 07:38&lt;br /&gt;Tanaman Jarak Pagar &lt;br /&gt;Tanaman Jarak Pagar (Jatropha Curcas Linn) berasal dari daerah tropis Amerika Tengah, telah lama dikenal masyarakat Indonesia seajak jaman penjajahan Jepang. Tanaman Jarak banyak dijumpai sebagai pagar pekarangan, juga digunakan sebagai obat serta penghasil minyak lampu .Biji tanaman jarak mengandung persentase minyak yang besar, sehingga mulai dilirik orang.untuk digunakan sebagai sumber bahan bakar alternatif dimasa yang akan datang. Dengan memperhatikan potensial tanaman Jarak yang mudah tumbuh pada lahan kritis serta dapat dikembangkan sebagai bahan penghasil BBM alternatif (Biodiesel), tentunya tanaman ini akan memberikan harapan baru pada pengembangan agribisnis. Disamping untuk menunjang usaha konservasi lahan, tanaman Jarak akan memberikan solusi pada pengadaan Biodiesel sekaligus akan memembuka :kesempatan bagi penambahan lowongan pekerjaan dan pendapatan petani.&lt;br /&gt;Selain tanaman Jarak. bahan baku yang lain pun dapat di olah untuk menghasilkan Biodiesel seperti dari : Kopra, CPO kelapa sawit dan Jelantah (sisa minyak penggorengan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-8824313671421179684?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/8824313671421179684/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=8824313671421179684' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8824313671421179684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8824313671421179684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/biodiesel-bbm-alternatif-pengganti.html' title='BIODIESEL BBM Alternatif Pengganti Solar'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-2506699391916913762</id><published>2008-01-09T05:22:00.000-08:00</published><updated>2008-01-09T05:30:32.002-08:00</updated><title type='text'>Budidaya Tanaman Jarak (Jatropha Curcas) Sebagai Sumber Bahan Alternatif Biofuel</title><content type='html'>Senin,17 Oktober 2005 13:02&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia sebagai salah satu negara tropis yang memiliki sumberdaya alam yang sangat potensial.� Usaha pertanian merupakan usaha yang sangat potensial untuk dikembangkan di Indonesia karena Indonesia memiliki potensi sumber daya lahan, agroklimat dan sumber daya manusia yang memadai.� Kondisi iklim tropis dengan curah hujan yang cukup, ketersediaan lahan yang masih luas, serta telah berkembangnya teknologi optimalisasi produksi dapat mendukung kelayakan pengembangan usaha agribisnis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadinya krisis energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM) yang diinduksi oleh meningkatnya harga BBM dunia telah membuat Indonesia perlu mencari sumber-sumber bahan bakar alternatif yang mungkin dikembangkan di Indonesia.� Salah satu tanaman yang memiliki potensi sebagai sumber bahan bakar adalah tanaman jarak pagar (Jatropha curcas).�� Selama ini ini tanaman jarak pagar hanya ditanam sebagai pagar dan tidak diusahakan secara khusus.� Secara agronomis, tanaman jarak pagar ini dapat beradaptasi dengan lahan maupun agroklimat di Indonesia bahkan tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada kondisi kering (curah hujan &lt; 500 mm per tahun) maupun pada lahan dengan kesuburan rendah (lahan marjinal dan lahan kritis). Walaupun tanaman jarak tergolong tanaman yang bandel dan mudah tumbuh, tetapi ada permasalahan yang dihadapi dalam agribisnis� saat ini yaitu belum adanya varietas atau klon unggul, jumlah ketersediaan benih terbatas, teknik budidaya yang belum memadai dan sistem pemasaran serta harga yang belum ada standar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luas lahan kritis di Indonesia� lebih dari� 20 juta ha, sebagian besar berada di luar kawasan hutan, dengan pemanfaatan yang belum optimal atau bahkan cenderung ditelantarkan.� Dengan memperhatikan potensi tanaman jarak yang mudah tumbuh, dapat dikembangkan sebagai sumber bahan penghasil minyak bakar alternatif pada lahan kritis dapat memberikan harapan baru pengembangan agribisnis.� Keuntungan yang diperoleh pada budidaya tanaman jarak di lahan kritis antara lain (1) menunjang usaha konservasi lahan, (2) memberikan kesempatan kerja sehingga berimplikasi meingkatkan penghasilan kepada petani dan (3) memberikan solusi pengadaan minyak bakar (biofuel).�� &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JENIS DAN MORFOLOGI JARAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia terdapat berbagai jenis tanaman jarak antara lain jarak kepyar (Ricinus communis), jarak bali (Jatropha podagrica ), jarak ulung (Jatropha gossypifolia L.) dan jarak pagar� (Jatropha curcas). Diantara jenis tanaman jarak tersebut yang memiliki potensi sebagai penghasil minyak bakar (biofuel) adalah jarak pagar (Jatropha curcas)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarak pagar telah lama dikenal masyarakat di berbagai daerah Indonesia, yaitu sejak diperkenalkan oleh bangsa Jepang pada tahun 1942-an, yang mana masyarakat diperintahkan untuk melakukan penanaman jarak sebagai pagar pekarangan.� Beberapa nama daerah (nama lokal) yang diberikan lepada tanaman jarak pagar ini antara lain Sunda (jarak kosta, jarak budeg), Jawa (jarak gundul, jarak pager), Madura (kalekhe paghar), Bali (jarak pager), Nusatenggara (lulu mau, paku kase, jarak pageh), Alor (kuman nema), Sulawesi (jarak kosta, jarak wolanda, bindalo, bintalo, tondo utomene),� Maluku (ai huwa kamala, balacai, kadoto)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman jarak pagar termasuk famili Euphorbiaceae, satu famili dengan karet dan ubikayu.� Pohonnya berupa perdu dengan tinggi tanaman 1 � 7 m, bercabang tidak teratur.� Batangnya berkayu, silindris bila terluka mengeluarkan getah.� Daunya berupa daun tunggal, berlekuk, bersudut 3 atau 5, tulang daun menjari dengan 5 � 7 tulang utama, warna daun hijau (permukaan bagian bawah lebih pucat dibanding bagian atas).� Panjang tangkai daun antara 4 � 15 cm.� Bunga berwarna kuning kehijauan, berupa bunga majemuk berbentuk malai, berumah satu.� Bunga jantan dan bunga betina tersusun dalam rangkaian berbentuk cawan, muncul diujung batang atau ketiak daun.� Buah berupa buah kotak berbentuk bulat telur, diameter 2 � 4 cm, berwarna hijau ketika masih muda dan kuning jika masak.� Buah jarak terbagi 3 ruang yang masing � masing ruang diisi 3 biji.� Biji berbentuk bulat lonjong, warna coklat kehitaman.� Biji inilah yang banyak mengandung minyak dengan rendemen sekitar 30 � 40 %&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUDIDAYA TANAMAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini budidaya tanaman jarak belum dilakukan masyarakat untuk tujuan agribisnis.� Umumnya tanaman ini ditanam sebagai pagar pekarangan sehingga namanya dikenal sebagai jarak pagar.� Dalam pengembangan budidaya� tanaman jarak pagar pada lahan kritis perlu diperhatikan persyaratan lingkungan tumbuh dan aspek keagronomian (budidaya) sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan Lingkungan Tumbuh&lt;br /&gt;Tanaman jarak sebagai tanaman yang cukup bandel, dalam arti mudah beradaptasi terhadap lingkungan tumbuhnya,� menghendaki lingkungan tumbuh yang optimal bagi pertumbuhannya, yaitu Latitut�� 50o LU � 40o LS,� Altitut�� 0 � 2000 m dpl,� suhu� berkisar antara� 18o � 30o C.� Pada daerah dengan suhu rendah (&lt; 18o C) menghambat pertumbuhan, sedangkan pada suhu tinggi (&gt; 35o C) menyebabkan ��� gugur� daun dan bunga, buah kering ��� sehingga produksi menurun. Curah hujan antara 300 mm � 1200 mm per tahun.��� Dapat tumbuh pada tanah yang kurang subur, tetapi memiliki drainase baik, tidak tergenang, dan pH tanah 5.0 � 6.5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan Lahan&lt;br /&gt;Kegiatan persiapan lahan meliputi pembukaan lahan (land clearing), pengajiran dan pembuatan lubang tanam.� Lahan yang akan ditanami dibersihkan dari semak belukar terutama disekitar calaon tempat tanam.� Pengajiran dilakukan dengan menancapkan ajir (dari bambu atau batang kayu) dengan jarak tanam disesuaikan dengan rencana populasi tanaman yang diharapkan.� Penanaman dengan jarak tanam 2.0 m x 3.0 m (populasi 1600 pohon/ha), 2.0 m x 2.0 m (populasi 2500 pohon/ha) atau 1.5 m x 2.0 m (populasi 3300 pohon/ha).� Pada areal yang miring sebaiknya digunakan sistem kontur dengan jarak dalam barisan 1.5 m.� Lubang tanam dibuat dengan ukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm.&lt;br /&gt;Pembibitan&lt;br /&gt;Bahan tanam dapat berasal dari setek cabang atau batang, maupun benih.� Bahkan penyediaan bibit dengan teknik kultur jaringan dimungkinkan. Jika menggunakan setek dipilih cabang atau batang yang telah cukup berkayu.� Sedangkan untuk benih dipilih dari biji yang telah cukup tua yaitu diambil dari buah yang telah masak biasanya berwarna hitam.� Saat ini di Indonesia belum ada varietas maupun klon unggul jarak pagar, sehingga sumber benih masih mengandalkan pengumpulkan dari petani.� Peluang untuk penelitian ke arah ini masih sangat luas sehingga menjadi tantangan bagi perguruan tinggi maupun lembaga atau balai penelitian.� &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembibitan dapat dilakukan di polibag atau di bedengan.� Setiap polibag diisi media tanam berupa tanah lapisan atas (top soil) dan dicampur pupuk kandang lebih baik. Setiap polibag ditanami 1 (satu)� benih.� Tempat pembibitan diberi naungan / atap dengan bahan dapat berupa daun kelapa, jerami atau paranet.� Lama di pembibitan 2 � 3 bulan.� Kegiatan yang dilakukan selama pembibitan antara lain penyiraman (setiap hari 2 kali pagi dan sore), penyiangan, dan seleksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanaman&lt;br /&gt;Penanaman dilakukan pada awal atau selama musim penghujan sehingga kebutuhan air bagi tanaman cukup tersedia.� Bibit yang ditanam dipilih yang sehat dan cukup kuat serta tinggi bibit sekitar 50 cm atau lebih. Saat penanaman tanah disekitar batang tanaman dipadatkan dan permukaannya dibuat agak cembung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanaman dapat juga dilakukan secara langsung di lapangan (tanpa pembibitan)� dengan menggunakan stek cabang atau batang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembudidayaan tanaman jarak disarankan menerapkan sistem tumpangsari dengan tanaman lain seperti jagung, wijen atau padi ladang sehingga selain mengurangi resiko serangan hama penyakit juga diversifikasi hasil.� Jika pola penanaman dengan tumpangsari maka jarak tanam digunakan jarak agak lebar misalnya 2.0 m x 3.0 m &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengendalian Gulma&lt;br /&gt;Gulma disekitar tanaman dikendalikan baik secara manual / mekanis maupun secara kimia.� Pelaksanaan pengendalian gulma dapat bersamaan dengan kegiatan pembumbunan barisan tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemupukan&lt;br /&gt;Pada prinsipnya pemberian pupuk bertujuan untuk menambah ketersediaan unsur hara bagi tanaman.� Jenis dan dosis pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan tingkat kesuburan tanah setempat.� Belum ada dosis rekomendasi khusus untuk tanaman jarak pagar ini.� Jika asumsikan sama dengan jarak kepyar maka dosis pupuk untuk tanaman ini� per Ha : 80 kg N, 18 kg P2O5 ,32 kg K2O,�� 12 kg CaO� dan 10 kg MgO.� Pupuk N diberikan pada saat tanam dan umur� 28� hari setelah tanam (HST), sedangkan pupuk P, K, Ca dan Mg diberikan saat tanam��� Pemberian pupuk organik disarankan untuk memperbaiki struktur tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemangkasan &lt;br /&gt;Pemangkasan dilakukan bertujuan untuk meningkatkan jumlah cabang produktif.� Pemangkasan batang dapat mulai dilakukan pada ketinggian sekitar 20 cm dari permukaan tanah untuk meningkatkan jumlah cabang.� Pemangkasan dilakukan pada bagian batang yang telah cukup berkayu (warna coklat keabu-abuan).&lt;br /&gt;Pengendalian Hama dan Penyakit&lt;br /&gt;Tanaman jarak pagar yang ditanam petani di Indonesia umumnya sedikit atau hampir tidak ada serangan hama dan penyakit.� Hal ini diduga disebabkan sisitem penanamannya yang umunya dicampur dengan tanaman lain seperti gamal (Glyrecidia maculata) dan waru.� Jika penanaman dilakukan secara luas apalagi dengan sistem monokultur diduga akan timbul serangan hama dan penyakit.� &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sistem pertanaman jarak di Tanzania dan Nicaragua dilaporkan adanya serangan serangga pada inflorecent bunga dan buah serta serangan rayap pada pangkal batang.� Untuk itu pengendalian dapat dilakukan ssecara teknis maupun kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PANEN DAN PRODUKTIVITAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman jarak pagar (Jatropha curcas) mulai berbunga setelah umur 3 � 4� bulan, sedangkan pembentukan buah mulai pada umur 4 � 5 bulan.� Pemanenan dilakukan jika buah telah masak, dicirikan kulit buah berwarna kuning dan kemudian mulai mengering.� Biasanya buah masak setelah berumur 5 � 6 bulan. Tanaman jarak pagar merupakan tanaman tahunan yang dapat hidup lebih dari 20 tahun (jika dipelihara dengan baik).� &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pemanenan dengan memetik buah yang telah masak dengan tangan atau gunting.� Produktivitas tanaman jarak berkisar antara 3.5 � 4.5 kg biji / pohon / tahun.� Produksi akan stabil setelah tanaman berumur lebih dari 1 tahun.� Dengan tingkat populasi tanaman antara 2500 � 3300 pohon / ha, maka tingkat produktivitas antara 8 � 15 ton biji / ha.� Jika rendemen minyak sebesar� 35 % maka setiap ha lahan dapat diperoleh 2.5 � 5 ton minyak / ha / tahun.�� &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Dr. Ir. Hariyadi, MS&lt;br /&gt;---------------------------------------------------------&lt;br /&gt;1)��� Makalah disampaikan pada Focus Grup Diskusi (FGD) Tema Prospektif Sumberdaya lokal Bioenergi pada Deputi Bidang Pengembangan SISTEKNAS, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Puspiptek Serpong,� tanggal� 14 � 15 September 2005.&lt;br /&gt;2)��� Staf Pengajar Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian IPB, Bogor&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-2506699391916913762?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/2506699391916913762/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=2506699391916913762' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2506699391916913762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/2506699391916913762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/budidaya-tanaman-jarak-jatropha-curcas.html' title='Budidaya Tanaman Jarak (Jatropha Curcas) Sebagai Sumber Bahan Alternatif Biofuel'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-8981769484932823065</id><published>2008-01-09T05:08:00.000-08:00</published><updated>2008-01-09T05:20:58.433-08:00</updated><title type='text'>Peluang Perbaikan Kualitas Biji Kedelai</title><content type='html'>Penulis: M. Muchlish Adie dan Ayda Krisnawati&lt;br /&gt;Pemulia Kedelai Balitkabi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia merupakan salah satu negara pengkonsumsi kedelai terbesar di dunia. Olahan pangan asal kedelai dominan di Indonesia adalah tahu dan tempe. Komoditas kedelai saat ini tidak hanya diposisikan sebagai bahan pangan dan bahan baku industri pangan, namun juga ditempatkan sebagai bahan makanan sehat dan baku industri non-pangan. Upaya perbaikan kedelai sebagai bahan pangan dapat secara bertahap diarahkan pada peningkatan kuantitas dan kualitas protein serta peningkatan kandungan isoflavon pada biji.&lt;br /&gt;Kuantitas protein dari 62 varietas kedelai yang dilepas di Indonesia sekitar 42%, sedangkan di negara-negara sentra kedelai (Cina, Taiwan, Jepang, Brasilia) telah berhasil meningkatkan kandungan protein kedelai di atas 46%. Salah satu galur hasil persilangan Balitkabi memiliki kandungan protein hingga 46%. Kuantitas protein kedelai tertinggi dibandingkan tanaman pangan lainnya, namun kualitas proteinnya memiliki kelemahan karena rendahnya kandungan asam amino sistein dan methionin. Protein kedelai sebagian besar (70%) berupa protein tersimpan, yang didominasi oleh Betha-congglycinin dan glycinin. Glycinin memiliki kandungan sistein dan methionin 3 � 4 kali lebih banyak dibanding Betha-congglycinin dan antara kedua protein tersimpan tersebut memiliki korelasi negatif (r = -0,92). Pendekatan genetik untuk perbaikan kualitas protein diarahkan untuk mengeliminir keberadan Betha-congglycinin, sehingga kandungan sistein dan methionin pada biji kedelai akan meningkat.&lt;br /&gt;Kedelai memiliki kandungan isoflavon lebih tinggi dibanding tanaman bahan pangan lainnya. Isoflavon merupakan senyawa metabolit sekunder yang berfungsi sebagai antiestrogen, antioksidan dan antikarsinogenik. Isoflavon dari golongan genistien dan daidzien dinilai paling berperan untuk kesehatan. Genotipe kedelai asal Brasilia, yaitu BRM95-50570 memiliki kandungan isoflavon cukup tinggi yaitu 290 mg/100 g biji kedelai. Hasil identifikasi yang dilakukan di Cina juga memperoleh tiga kedelai dengan kandungan isoflavon antara 548 hingga 656 mg/100 g biji kedelai. Genotipe IAC 100 (asal Brasilia) juga memiliki kandungan isoflavon 447,5 mg/100 g biji, dan genotipe tersebut tersedia di Indonesia.&lt;br /&gt;Karakter kimiawi pada biji kedelai umumnya dikendalikan oleh gen sederhana termasuk protein dan isoflavon, sehingga pendekatan genetik untuk perbaikan kualitas biji memiliki peluang keberhasilan tinggi. Kendalanya adalah ketersediaan sumber gen, belum tersedianya metode seleksi yang efisien dan biaya untuk seleksi (bahan kimia) mahal; karenanya diperlukan program terintegrasi antar disiplin ilmu dan kelembagaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-8981769484932823065?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/8981769484932823065/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=8981769484932823065' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8981769484932823065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/8981769484932823065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/peluang-perbaikan-kualitas-biji-kedelai.html' title='Peluang Perbaikan Kualitas Biji Kedelai'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-5574173149909946807</id><published>2008-01-09T05:06:00.000-08:00</published><updated>2008-01-09T05:07:58.819-08:00</updated><title type='text'>Biogas dari Bungkil Biji Jarak Pagar, Inovasi Terbaru dari Teknik Kimia ITB</title><content type='html'>Selasa, 15/05/2007 - 15:27 oleh rizqi&lt;br /&gt;Kelompok Riset Biodiesel ITB baru–baru ini berhasil membuat BIOGAS DARI BUNGKIL (= AMPAS PERAHAN) BIJI JARAK PAGAR. Inovasi ini berangkat dari ide bahwa limbah perahan biji jarak untuk biodiesel dapat dimanfaatkan lagi sebagai bahan bakar bagi petani jarak. "Membuat minyak dari jarak bagi petani itu tidak murah, sedangkan mereka sendiri juga membutuhkan bahan bakar bagi keperluan sehari–hari. Dengan biogas ini, mereka bisa jual seluruh minyak yang mereka dapat dan memanfaatkan limbahnya untuk memasak," jelas Tatang H. Soerawidjaja, sang kepala kelompok riset Biodiesel ITB. Penggunaan biogas sebagai bahan bakar rumah tangga juga jauh lebih nyaman dibandingkan menggunakan minyak jarak pagar.&lt;br /&gt;Kelompok ini sekarang telah membangun satu unit pilot pembangkit biogas di lantai dasar gedung Teknik Kimia. Unit pembangkit biogas tersebut terdiri atas reaktor/generator, kotak pemasukan suspensi, penampung gas plastik dan kompor biogas (terlihat dalam foto). "Kompornya didesain lebih sederhana daripada kompor gas elpiji," kata Ibrahim lagi. Kompor tersebut memiliki tuas seperti kompor gas biasa untuk menyalakan dan mematikan api. Reaktor biogas tersebut saat ini menghasilkan sekitar 1 m3 biogas/hari dengan kapasitas 360 liter (terdiri dari 2 drum yang disambung), yang diberi pasokan harian berupa campuran/adonan 1,2 kg bungkil jarak pagar ditambahkan 12 liter air. Awalnya, reaktor ini diinisiasi dengan kotoran sapi yang dipakai untuk menghasilkan biogas. "Ini dilakukan karena biji jarak tidak memiliki konsorsium bakteri yang mengubah senyawa dalam bungkil menjadi gas. Jadi, setelah bakterinya teraklimatisasi baru kami masukkan bungkil sedikit demi sedikit," jelas Pak Tatang lagi. Dalam tiga hari, gas mulai dihasilkan dari reaktor dan diuji. "Pengujian gas dan pH dilakukan tiap tiga hari sekali, dan sampai sejauh ini pH yang terukur 8 (basa–red) dan 52% gas yang dihasilkan CH4," terang Ibrahim, penanggungjawab unit pembangkit biogas.&lt;br /&gt;Seperangkat unit pembangkit biogas ini bernilai satu setengah juta rupiah. Memang cukup mahal bagi kantong petani, tapi Pak Tatang mengharapkan adanya subsidi dari koperasi desa atau pihak lain. Harga tersebut bisa ditekan dengan penjualan kompornya saja. "Reaktor dan penampung gasnya kan bisa dibuat sendiri, harapannya kompornya pun bisa diproduksi secara massal di Bandung. Nanti, kami bisa mengajarkan teknik–teknik pengoperasiannya," tutur Pak Tatang lagi.&lt;br /&gt;Unit pembangkit biogas yang dikembangkan juga mampu memaksimalkan manfaat (ekonomi) biji jarak pagar bagi para petani/pekebunnya. Jika petani jarak memiliki 2500 pohon jarak pagar yang ekivalen dengan satu hektar lahan, maka biji jarak yang diperoleh kira–kira 4–5 ton dan akan diperoleh minimum 3,5–3,75 ton bungkil. "Satu rumah membutuhkan 2,5 kg bungkil dan 25 liter air dalam sehari untuk menjalankan unit pembangkit biogas dengan kapasitas reaktor 1,5 m3," terang dosen Teknik Kimia ini lagi. Estimasi kebutuhan selama setahun menunjukkan bahwa petani jarak hanya membutuhkan kurang dari 1 ton atau 912,5 kg bungkil biji jarak untuk bahan baku biogas. Sehingga, banyak sisa bungkil yang bisa dijual lagi untuk bahan baku unit yang sama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6878315547495544561-5574173149909946807?l=ucupneptune.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ucupneptune.blogspot.com/feeds/5574173149909946807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6878315547495544561&amp;postID=5574173149909946807' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5574173149909946807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6878315547495544561/posts/default/5574173149909946807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ucupneptune.blogspot.com/2008/01/biogas-dari-bungkil-biji-jarak-pagar.html' title='Biogas dari Bungkil Biji Jarak Pagar, Inovasi Terbaru dari Teknik Kimia ITB'/><author><name>ucupneptune</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13370190657182080938</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6878315547495544561.post-4425485679691414018</id><published>2008-01-09T05:00:00.000-08:00</published><updated>2008-01-09T05:05:21.251-08:00</updated><title type='text'>AL-QAEDA, ATAU PERMAINAN TENTARA?</title><content type='html'>Oleh George J. Aditjondro, 5 April 2002.&lt;br /&gt;Pengantar:&lt;br /&gt;Selama tiga tahun terakhir, kawasan Indonesia Timur, telah dilanda berbagai kerusuhan sosial yang sepintas lalu bercorak inter-etnis, bahkan inter-religius. Secara khusus dapat disebutkah Kepulauan Maluku, yang kini sudah dipecah menjadi dua propinsi, dan di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, di mana kerusuhan sosial telah berkecamuk selama tiga tahun.&lt;br /&gt;Secara garis besar, ada tiga kecenderungan dalam menafsirkan latar belakang kerusuhan sosial di Ambon dan Poso. Kecenderungan pertama adalah menyalahkan kekuatan-kekuatan luar negeri sebagai 'dalang' kerusuhan-kerusuhan itu, baik gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) yang berbasis di Negeri Belanda, dan gerakan al-Qayda, yang tadinya berbasis di Afghanistan. Ini yang sering dilakukan oleh Lasykar Jihad dan para pendukungnya, yang menuduh 'RMS'-lah yang mendalangi kerusuhan di Maluku, dengan memelestkan singkatan Republik Maluku Selatan menjadi 'Republik Maluku Serani'.&lt;br /&gt;Sebaliknya, kelompok-kelompok Maluku yang beragama Kristen, sudah lama mencurigai tangan-tangan Usamah bin Laden di balik Lasykar Jihad. Belakangan ini, kedua kelompok yang tidak berbasis di Indonesia itu dituduh oleh Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen AM Hendropriyono, sebagai dalang kerusuhan Poso babak terbaru (Detikcom, 12 Desember 2001). Kecenderungan pertama itu dilawan oleh kecenderungan yang kedua, yakni bahwa kerusuhan di Ambon - dan mungkin juga di Poso - terutama berakar dalam konflik-konflik etnis yang berlatar-belakang sosial-ekonomis di daerah itu (lihat misalnya, van Klinken 2001).&lt;br /&gt;Sementara itu, interpretasi ketiga (misalnya dalam Aditjondro 2001a, 2001c), adalah bahwa ketegangan sosio-ekonomis yang memang ada di berbagai daerah di Indonesia -- baik yang potensial bercorak konflik kelas, konflik antar-etnik, atau bahkan konflik rasial --, sengaja dipicu oleh berbagai faksi militer - dengan bantuan kelompok-kelompok paramiliter binaan mereka - menjadi konflik terbuka yang bersifat massal dan berdarah, guna memungkinkan intervensi militer di daerah-daerah itu. Dalam konteks yang lebih bercakup nasional, intervensi militer ini dimaksudkan sebagai dalih untuk pembukaan kembali Kodam-Kodam yang telah ditutup oleh Panglima ABRI Jenderal Benny Murdani , antara 1983 s/d 1986.&lt;br /&gt;Rencana pemekaran kembali jumlah Kodam dari 10 menjadi 17 dimulai oleh Menhankam/Panglima ABRI Jenderal Wiranto di masa pemerintahan Presiden BJ Habibie (Forum Keadilan, 29 Maret-4 April 1999: 18). Belum tiga bulan konflik di Ambon berlangsung, Korem 174 Pattimura - yang waktu itu masih berkedudukan di bawah Kodam VIII Trikora - sudah dimekarkan menjadi Kodam (Aditjondro 2001a: 114-115).&lt;br /&gt;Berdasarkan preseden itu, kerusuhan-kerusuhan sosial di daerah-daerah lain, misalnya di Kalimantan Barat dan Aceh, dapat dilihat sebagai bagian dari skenario militer untuk menghidupkan kembali Kodam-Kodam lain yang sudah ditutup satu dasawarsa sebelumnya (lihat Munir 2001: 18). Skenario itu kini sudah terlihat pula di Aceh. Walaupun sudah diprotes keras oleh berbagai aktivis dan kelompok hak-hak asasi manusia (lihat misalnya, Ishak 2002: 75-78), toh Kodam Iskandar Muda telah dibuka kembali.&lt;br /&gt;Kaitan antara Pemekaran Kodam dengan Konsollidasi Bisnis Militer:&lt;br /&gt;Pemekaran jumlah Kodam, Korem dan Kodim punya dampak penting bagi kehidupan sosial-ekonomi rakyat di daerah. Unit-unit teritorial militer di daerah itu adalah tulang punggung bisnis militer di sana. Hubungan antara struktur teritorial militer - khususnya struktur teritorial TNI/AD - dengan berbagai kegiatan bisnis militer, tergambar di skema sebagai berikut (dikutip dari Aditjondro 2002b):&lt;br /&gt;Dalam skema ini, istilah "bisnis militer" sudah tersirat bisnis Polisi (yang punya struktur teritorial yang paralel dengan struktur teritorial TNI/AD), serta bisnis kelompok paramiliter yang ikut didukung oleh fraksi-fraksi tentara. Bisnis militer ini, bukan hanya berbentuk perusahaan-perusahaan di bawah payung yayasan dan koperasi tentara dan polisi, atau mengandung saham yayasan dan koperasi tersebut.&lt;br /&gt;Selanjutnya, dalam skema di atas bisnis militer digambarkan punya tiga kaki. Kaki pertama adalah apa yang dinamakan oleh Indria Samego dkk "bisnis institusional ABRI". Sedangkan kaki kedua adalah apa yang mereka namakan "bisnis non-institusional ABRI", yakni bisnis milik purnawirawan ABRI dan keluarga mereka, yang sudah berkembang menjadi konglomerat-konglomerat (lihat Samego dkk 1998).&lt;br /&gt;Contoh bisnis non-institusional ABRI di Sulawesi Tengah, adalah perkebunan kelapa sawit PT Hardaya Inti Plantations seluas 51 ribu hektar di Kabupaten Buol Toli-Toli. Salah seorang pemegang saham dan komisarisnya adalah Rony Narpatisuta Hendropiyono (CIC 1997: 224-225), yang kemungkinan besar adalah putra Letjen (Purn.) AM Hendropiyono, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).&lt;br /&gt;Contoh lain adalah kilang kayu hitam PT Sulawesi Ebony Sentra (SES) di Palu, yang merupakan kongsi antara 21 perusahaan, termasuk PT Rante Mario dan PT Zedsko Indonesia (PDBI 1994: B-270 - B-271). Perusahaan pertama milik Tommy Suharto, putra bungsi Jenderal (Purn.) Suharto, sedangkan yang kedua milik Ilham Mattalatta, putera tertua Jenderal (Purn.) Andi Mattalatta. Anggota kongsi itu yang lain a.l. PT Fendi Indah, yang sepertiga sahamnya milik PT Nusamba yang 90&amp; milik keluarga Suharto. Sedangkan anggota kongsi itu yang cukup terkenal di Sulawesi Tengah dan Papua Barat, adalah PT Kebun Sari milik Abdul Rasyid, pengusaha asal Sulawesi Selatan, yang punya konsesi kayu eboni di kaki Gunung Nokilalaki, Sulawesi Tengah, serta konsesi kayu damar di Papua Barat, berkongsi dengan satu perusahaan Korea Selatan.&lt;br /&gt;Yang penting untuk dicatat, adalah bahwa wilayah konsesi bersama PT SES itu terentang di kawasan pegunungan di perbatasan Kabupaten Donggala dan Kabupaten Poso. Sebagian hutan eboni itu, merupakan wilayah ulayat suku-suku pegunungan (orang Lore) di Kabupaten Poso, warga Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST), yang kehidupan dan tempat tinggalnya kini terobrak-abrik oleh kerusuhan sosial di dataran rendah Poso, yang membujur dari Tentena s/d kota Poso.&lt;br /&gt;Hubungan antara bisnis institusional dan non-institusional, juga sudah cukup terkenal. Sebagian besaryayasan militer yang ikut memperlicin jalan bagi ekspansi bisnis keluarga Suharto (lihat Aditjondro 1998: 32-36, 2002a: 36-38). Salah satu contoh di Sulawesi Selatan adalah kongsi PT Yamabri Dwibhakti Utama milik Yayasan Markas Besar ABRI (Yamabri) bagi PT Makarti Trimitra, perkebunan kelapa sawit berpola PIR-Transmigrasi milik Ari Haryo Wibowo (Ari Sigit) di Kabupaten Luwu (Hamid 1998).&lt;br /&gt;Bisnis keluarga besar Soeharto, memang cukup menonjol di Sulawesi Selatan, berkat relasi-relasi yang dibuat Soeharto ketika menjabat sebagai Panglima Mandala di awal 1960-an. Tommy, pertama kali mendapat konsesi hutan di sana, yang dinamainya PT Rante Mario. Sedangkan pamannya, Probosutedjo, ketika pertama kali mendirikan perusahaan otomotif, di Makassar yang dinamakannya PT Garmak Motor, kependekan dari Garuda Makassar. Dalam perjalanannya, perusahaan itu pernah diambilalih oleh Menperdag (waktu itu), M. Jusuf (Warta Ekonomi, 21 Oktober 1996: 24), tapi kemudian telah diperolehnya kembali. Sedangkan generasi ketiga keluarga Soeharto, juga telah membangun berbagai aliansi bisnis dengan generasi kedua dari kroni-kroni Soeharto, seperti Ari Sigit yang membangun Arha Groupnya dengan Emir Baramuli, putra bekas ketua DPA, A.A. Baramuli. Makanya tidak mengherankan bahwa Sulawesi Selatan merupakan salah satu dari empat propinsi di mana Arha Group mendapat lisensi stiker alkohol yang kontroversial di awal 1995 (Warta Ekonomi, 30 Januari 1995: 12-14).&lt;br /&gt;Para mitra aliansi bisnis keluarga Soeharto di Makassar, memang seringkali mengundang kontroversi, karena kedekatan mereka dengan unsur-unsur kekuasaan, baik sipil maupun militer. Aliansi bisnis antara keluarga Soeharto dengan keluarga Habibie sendiri (lihat Aditjondro 1998), ikut menghambat cita-cita BJ Habibie untuk melegitimasi mandat kepresidenannya, yang hanya diperolehnya berkat kedekatannya dengan Soeharto. Lalu, bekas ketua Puskud Sulsel, Nurdin Halid, yang pernah diajukan ke pengadilan karena tidak dapat mempertanggungjawabkan hilangnya dana Rp 100 milyar milik para petani cengkeh, justru diangkat oleh Tommy Suharto untuk menjadi direktur PT Goro Batara Sakti, yang terlibat dalam kasus 'tukar guling' (ruilslag ) tanah Bulog dengan perusahaan bisnis ritel itu. Belakangan ini, para aktivis pro-demokrasi di Makassar menengarai, bahwa Nurdin Halid berada di balik berbagai demonstrasi yang berbau sektarian di Makassar, untuk membelokkan konflik-konflik vertikal menjadi konflik horisontal (lihat Aditjondro 2001b: 13).&lt;br /&gt;Adapun kaki ketiga, sesuai dengan namanya, yakni "bisnis kelabu", belum banyak diteliti, karena tidak terekam dengan jelas dalam statistik perdagangan, dan karena sebagian (besar?) sifatnya ilegal dan merupakan penyalahgunaan sarana publik. Kadang-kadang, bisnis kelabu ini dijalankan oleh perusahaan yang legal, artinya, punya badan hukum, bahkan berbentuk Perseroan Terbatas. Misalnya,Yapto Soerjosoemarno, SH, bekas ketua Pemuda Pancasila, memiliki sebuah perusahaan lain, PT Mahaphala Cakti, yang menumpang di kantor pengacaranya, Yapto &amp; Associates.&lt;br /&gt;Perusahaan itu memasok kebutuhan senjata bagi tentara dan polisi. Tapi bukan bisnis senjata yang paling banyak menghasilkan uang bagi perusahaan itu. Pemasokan ransum bagi tentara dan polisi yang bertugas di lapangan, serta pemasokan semen untuk pembangunan dan rehabilitasi asrama tentara dan polisi di seluruh Indonesia, yang ratusan jumlahnya, merupakan sumber pemasukan yang lebih besar bagi perusahaan itu. Makanya, setiap keputusan untuk mengirim ribuan tentara ke Maluku, Papua, Sulawesi, Kalimantan dan Aceh berpotensi menambah pemasukan perusahaan itu. Juga pembukaan kembali Kodam-Kodam lama, seperti Pattimura dan Iskandar Muda, berpotensi melahirkan order-order kakap untuk membangun dan meng-upgrade asrama prajurit serta kantor Kodam, Korem dan Kodim di Maluku dan Aceh (lihat Aditjondro 2002b).&lt;br /&gt;Sesudah meledaknya kerusuhan di Kepulauan Maluku, muncul berbagai jenis bisnis kelabu ini. Mulai dari penjarahan toko-toko bersama massa perusuh, bisnis pengamanan (calon) penumpang kapal dan pesawat terbang dari dan ke pelabuhan dan bandara di Ambon, perampokan bank di Ambon, pencurian kelapa dan pengolahannya kopra untuk diantar-pulaukan dari Maluku Utara ke Manado, penjualan senjata dan peluru, sampai dengan penjualan jasa sebagai tentara bayaran bagi kelompok-kelompok sipil yang bertikai. Pasukan Yonif Linud 431 Kostrad Divisi I yang berkedudukan di Kariango, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, kembali dari tugas di Ambon lengkap dengan barang-barang jarahan, yang paling umum berbentuk TV dan radio tape recorder (lihat Aditjondro 2001a: 121; D&amp;R, 24-30 Januari 2000: 16; sumber-sumber lain).&lt;br /&gt;Mirip seperti di Maluku, perdagangan senjata juga mulai merebak di Sulawesi Tengah, setelah meletusnya tiga gelombang kerusuhan di Kabupaten Poso. Akhir Mei 2000, Polda Sulteng menyita sejumlah senapan buatan PT Pindad, Bandung, yang dikirimkan melalui cargo yang ditujukan ke Kanwil Departemen Kehutanan Sulteng, dengan pengirim, Dirjen PKA Dephut di Jakarta. Ketika dikonfrontir oleh para wartawan di Palu, KaKanWil Dephut di sana menyatakan tidak tahu menahu sama sekali tentang kiriman senjata itu. Di samping itu, ada puluhan anggota TNI dan Polri juga melibatkan diri dalam kerusuhan di sana. Di antara tujuh orang yang teridentifikasi kuat terlibat dalam kerusuhan di Poso, yang telah menjalani pemeriksaan, dua orangmerupakan perwira TNI berpangkat Kapten (Sangaji 2001).&lt;br /&gt;Simpul penghubung ketiga bentuk bisnis militer itu adalah struktur teritorial militer sebab struktur inilah basis pengorganisasian bisnis institusional militer, yang pada gilirannya berkaitan dengan bisnis non-institusional dan bisnis kelabu mereka. Di lingkungan Angkatan Darat, misalnya, di tiap Korem ada Primkopad, di tiap Kodam ada Puskopad, dan di tingkat Pusat ada Inkopad (Lowry 1996: 138). Beberapa Kodam dan Polda, punya yayasannya sendiri. Selanjutnya, berbagai yayasan militer dan poliri di tingkat nasional dan daerah, bersama Inkopad, Inkopal, Inkopau dan Inkoppol, menjadi pemegang saham puluhan perusahaan besar.&lt;br /&gt;Sementara itu, para bekas panglima ketiga angkatan serta para bekas Kapolri dan bekas Kapolda, sering diangkat menjadi komisaris dari berbagai perusahaan milik keluarga para kapitalis birokrat dan purnawirawan ABRI, kalau tidak diangkat juga menjadi anggota pengurus berbagai yayasan militer dan polisi itu. Maka semakin solid-lah kaitan antara struktur teritorial militer dengan ketiga kaki bisnis militer itu.&lt;br /&gt;Namun seiring dengan tuntutan penghapusan doktrin dwifungsi ABRI, pandangan di antara para perwira tinggi TNI/AD terhadap seberapa kuat dan merasuknya struktur teritorial TNI di tengah-tengah masyarakat juga mulai mengalami polarisasi. Pandangan bahwa seluruh struktur teritorial itu harus dihapus, seperti yang dianut oleh almarhum Letjen Agus Wirahadikusumah, merupakan pandangan yang paling tidak populer. Namun soal perlu tidaknya Kodam-Kodam yang sudah ditutup dibuka kembali, seperti yang dicetuskan oleh Jenderal Wiranto, cukup jelas polarisasinya. Belakangan ini, cita-cita Wiranto itu semakin tidak populer.&lt;br /&gt;Di antara para perwira aktif dan purnawirawan TNI/AD, yang masih mendukung perluasan struktur teritorial TNI/AD, konon termasuk bekas KSAD Jenderal Tyasno Sudarto dan Letjen (Purn) AM Hendropryono. Konflik internal ini semakin menajam, sehubungan dengan pemilihan calon Panglima TNI yang akan datang, di mana Tyasno tampaknya merupakan calon pilihan Presiden Megawati Sukarnoputri, sementara KSAD Jenderal Endriartono Sutarto konon merupakan pilihan Panglima TNI, Laksamana Widodo AS (Adil, 24 Maret 2002: 16).&lt;br /&gt;Makanya, gelombang kerusuhan akhir November 2001 di Kabupaten Poso, setelah ribuan orang anggota Lasykar Jihad diloloskan masuk ke sana, dan memimpin serangkaian serangan fatal terhadap penganut agama Kristen di sana (Sydney Morning Herald, 3, 7 &amp; 10 Des. 2001; The Australian, 5 &amp; 10 Des. 2001; Australian Financial Review, 7 Des. 2001; Time, 17 Des. 2001; berita-berita email), lebih merupakan refleksi konflik internal di pucuk pimpinan Angkatan Darat. Tidak mengherankan pula, bahwa yang segera melontarkan sinyalemen bahwa al Qaeda dan RMS merupakan dalang kerusuhan di Poso, tidak lain dan tidak bukan adalah Hendropriyono. Jenderal Purnawirawan itu juga yang tiga tahun lalu ikut menuduh RMS sebagai dalang kerusuhan di Ambon (Aditjondro 2001a: 115).&lt;br /&gt;Peranan kelompok-kelompok paramiliter:&lt;br /&gt;Berbeda dengan di era pemerintahan Soeharto, era pasca-Soeharto semakin menyolok ditandai oleh mobilisasi kelompok-kelompok paramiliter. Baik dalam 'meramaikan' konflik-konflik perebutan puncak kekuasaan Negara di Jakarta, maupun dalam 'memelihara' dinamika gejolak-gejolak politik di daerah-daerah di Jawa dan di luar Jawa (lihat Simanjuntak 2000; van Dijk 2001).&lt;br /&gt;Kelompok-kelompok paramiliter itu juga ikut berperan dalam mengeksploitir ketegangan sosio-ekonomis di Kepulauan Maluku dan Sulawesi, menjadi konflik berdarah di antara kelompok-kelompok yang berbeda agama. Dalam kasus Ambon, yang berfungsi sebagai katalisator adalah kelompok-kelompok preman Maluku Kristen dan Islam di Jakarta (lihat Aditjondro 2001a). Sedangkan dalam kasus Poso, yang berfungsi mengekskalasi konflik antar-etnis di Poso menjadi semacam perang terbuka di antara kelompok Islam dan Kristen, adalah kelompok migran NTT di bawah pimpinan Fabianus Tibo, seorang recidivis yang pernah dihukum penjara karena membunuh transmigran Bali (Ecip &amp; Waru 2001: 44).&lt;br /&gt;Anehnya, setelah Tibo - bersama dua orang migran NTT yang lain - dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Palu, awal April tahun lalu - mendadak ketenteraman masyarakat di Kabupaten Poso tergoncang lagi akibat kedatangan ribuan anggota Lasykar Jihad dari Maluku dan tempat-tempat lain. Hal ini kembali mengulangi sejarah kedatangan ribuan anggota Lasykar Jihad dari Jawa, Sumatra dan Sulawesi ke Ambon, mulai bulan Mei 2000, tanpa sedikitpun mengalami hambatan dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Polri dengan seluruh aparat teritorial mereka yang hadir sampai ke pelosok-pelosok Nusantara.&lt;br /&gt;Kebetulan, berita terbongkarnya "Kamp Mujahidin", 10 Km di luar kota Poso yang konon dipimpin oleh Omar Bandon dan Parlindungan Siregar (Time, 18 Maret 2002: 48), membuat perhatian pers kembali terpancang pada jaringan teroris internasional itu, sedangkan hubungan antara Lasykar Jihad dengan faksi tentara yang tetap ingin memperluas struktur teritorial mereka, luput dari sorotan.&lt;br /&gt;Sementara itu, terpancing oleh kedatangan Lasykar Jihad ke Poso, satu kelompok paramiliter lain, Legiun Christum, mulai menyiapkan diri di kawasan pegunungan Minahasa, Sulawesi Utara, untuk melawan Lasykar Jihad. Malah mereka kabarnya juga menyiapkan diri untuk bersama suku-suku bangsa yang dominan Kristen di Minahasa, Poso, dan Toraja, melawan usaha-usaha mengubah Indonesia menjadi Negara Islam (Sydney Morning Herald, 15 Januari 2002).&lt;br /&gt;Kebetulan pula, manuver-manuver partai-partai Islam di Jakarta, yang bersama gerakan militan Islam mengkampanyekan kembalinya NKRI ke Piagam Jakarta 1945, telah ikut membangkitkan kembali semangat rakyat Minahasa untuk menentukan nasibnya sendiri. Ini misalnya dapat dilihat dari pencetusan Kongres Minahasa Raya, tanggal 5 Agustus 2000, yang memutuskan bahwa rakyat Minahasa akan keluar dari NKRI, apabila Mukadimah UUD 1945 mengalami amandemen sesuai dengan inti Piagam Jakarta itu.&lt;br /&gt;Seiring dengan hasil kongres itu, sebagian tokoh tua Minahasa telah membentuk Pasukan Brigade Manguni, konon untuk mengantisipasi masuknya Lasykar Jihad ke Minahasa. Malah sudah ada suara-suara yang mendorong pasukan paramiliter Kristen itu untuk masuk ke Ambon, untuk membela masyarakat Kristen yang kewalahan menghadapi gempuran Lasykar Jihad yang didukung oleh tentara itu.&lt;br /&gt;Perkembangan ini, tidak bisa dipandang enteng, karena sarat dengan simbolisme perang di Minahasa. Burung manguni (burung hantu), adalah burung yang dianggap sebagai petunjuk untuk berperang bagi suku-suku di Minahasa, di masa pra-Kristen. Jadi tidaknya menyerang musuh, ditentukan dari interpretasi terhadap arah terbang burung itu.&lt;br /&gt;Menuju Dua Kodam di Sulawesi?&lt;br /&gt;Melihat perkembangan ini, TNI dan Polri (khususnya, Brimob) semakin punya dalih untuk menambah pasukan mereka di Sulawesi Tengah dan Utara. Kalau itu sampai terjadi, maka mengikuti skenario Ambon, peluang untuk menghidupkan kembali Kodam Merdeka, -- yang meliputi Sulawesi Tengah , Sulawesi Utara, dan propinsi baru, Gorontalo - serta Kodam Hasanuddin - yang meliputi Sulawesi Selatan &amp; Tenggara -- akan semakin terbuka.&lt;br /&gt;Pemekaran Kodam Wirabuana menjadi Kodam Merdeka dan Kodam Hasanuddin, akan mempermantap kuku dan cakar tentara untuk meredam dinamika gerakan pro-demokrasi di kelima propinsi di Sulawesi, sambil memperbanyak titik-titik temu antara bisnis militer den
